Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL “APHRODITE, ADAKAH AKU DIHATIMU” KARYA ALFIDA FAWAZI Amalina Putri Nafindhiya; Ita Kurnia; Rinaldi Sulfikar Akhmal
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena campur kode yang terdapat pada novel “APHRODITE, Adakah aku dihatimu” karya Alfida fawazi yaitu campur kode ke luar (outer mixing code). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan fokus pada campur kode ke luar yang melibatkan penggunaan bahasa Inggris sebagai tambahan bahasa dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Peneliti menemukan dua wujud campur kode yaitu campur kode dalam bentuk kata dan campur kode dalam bentuk frasa. Data yang dikumpulkan menggunakan tipe studi dokumen (document studies) dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan catat dengan cara membaca keseluruhan isi novel dan mencatat bagian-bagian terpenting sesuai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah kurang lebih 23 data kode campur ke luar dengan rincian 15 data kode campur berbentuk kata dan 8 data kode campur berbentuk frasa. Alasan penulis mencampur bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris dalam novelnya karena penulis menyesuaikan dengan rentang waktu usia pembaca yang direkomendasikan yaitu pada usia SMP-SMA serta kehidupan karakter para tokoh yang diceritakan sebagian besar adalah remaja masa kini.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL “SAME CAMPUS WITH WIFE” KARYA FARAH FIDA KARINA Arin Zulfaida; Ita Kurnia; Sagita Dewi Anggraini; Jeane Elvira Devinta Sari
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.447

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "Same Campus With Wife" karya Farah Fida Karina. Novel ini menggambarkan kehidupan mahasiswa dengan penggunaan bahasa Indonesia dan Inggris yang bergantian. Alih kode dan campur kode tidak hanya memperkaya bahasa, tetapi juga mencerminkan identitas dan strategi komunikasi karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data berupa tuturan yang mengandung alih kode dan campur kode dikumpulkan melalui analisis isi novel. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan tuturan berdasarkan domain dan fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode digunakan untuk berbagai tujuan, seperti memperjelas deskripsi, menunjukkan keahlian, menciptakan keakraban, dan mencerminkan identitas. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang fenomena alih kode dan campur kode dalam konteks sastra, serta implikasi sosial dan budayanya.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL LOVESTRUCK KARYA EXSHA ANNISA FITRI Inggrit Khusnul Inayah; Ita Kurnia; Meilina Nur Farida; Putri Alvilia Febrianti
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.449

Abstract

Novel "Lovestruck" karya Exsha Annisa Fitri menampilkan fenomena alih kode dan campur kode sebagai cerminan dinamika sosial dan budaya karakter-karakternya. Penelitian kualitatif dengan pendekatan tematik ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam novel tersebut, dengan fokus pada konteks sosial dan budaya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode digunakan untuk menggambarkan situasi sosial, menciptakan karakterisasi yang kaya, dan menekankan tema-tema penting seperti identitas, modernitas, dan keanekaragaman dua budaya. Penggunaan bahasa Betawi, Inggris, dan Arab mencerminkan pengaruh budaya yang beragam dalam kehidupan karakter. Alih kode dan campur kode bukan hanya sekadar pilihan linguistik, tetapi juga representasi identitas dan pengalaman sosial karakter dalam menghadapi kompleksitas dunia modern.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL DAGO SETELAH HUJAN KARYA SKYSPHIRE Nanda Yudha Karisma; Ita Kurnia; Mutiara Luh Ponda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.450

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena campur kode dalam novel "Dago Setelah Hujan" karya Skysphire. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana dan mengapa penggunaan campur kode terjadi dalam novel tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk campur kode serta memahami fungsi campur kode dalam novel. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan dokumenter untuk pengumpulan data dan analisis struktural untuk analisis data. Data dikumpulkan dengan membaca teks novel secara menyeluruh dan mencatat bagian-bagian yang relevan dengan campur kode. Data kemudian diidentifikasi, diklasifikasikan, dan dideskripsikan setiap bentuk campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campur kode dalam novel mencerminkan keragaman budaya dan latar belakang sosial karakter-karakternya. Campur kode ke bahasa Inggris menunjukkan fleksibilitas dan kompleksitas karakter, sementara campur kode dengan bahasa lokal seperti Jawa dan Arab menambah kedalaman pada dialog. Penggunaan campur kode ini memperkaya gaya bahasa dan menggambarkan realitas sosial yang dinamis. Penelitian ini menekankan pentingnya memahami keragaman bahasa dan budaya dalam menciptakan karakter yang autentik dan menarik dalam karya sastra. Dengan demikian, novel ini tidak hanya mencerminkan kehidupan sehari-hari tetapi juga menunjukkan pentingnya integrasi budaya dalam komunikasi.
ANALISIS CAMPUR KODE DALAM NOVEL 4 MASA 1 MIMPI KARYA AGAM FACHRUL Dinda Wulansari; Ita Kurnia; Lana Alivia
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali fenomena alih kode dan campur kode dalam novel "4 Masa 1 Mimpi" karya Agam Fachrul, serta menganalisis maknanya dalam konteks sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data penelitian berupa penggalan teks novel yang menunjukkan alih kode dan campur kode, dikumpulkan dengan membaca secara cermat dan mencatat bagian-bagian yang relevan. Teknik analisis meliputi identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi fragmen teks yang mengandung fenomena tersebut. Hasil penelitian menunjukkan berbagai bentuk alih kode dan campur kode yang melibatkan bahasa Inggris, Arab, Sunda dan bahasa Indonesia Gaul. Makna dari alih kode dan campur kode dalam konteks novel ini mencakup penunjukan identitas penutur, hubungan sosial, situasi cerita, dan penciptaan efek estetis. Penelitian ini menegaskan bahwa alih kode dan campur kode adalah fenomena umum dalam bahasa, termasuk dalam karya sastra, yang memberikan wawasan mendalam mengenai konteks sosiokultural di mana karya sastra tersebut dihasilkan.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA NOVEL SANG PENANTANG BADAI KARYA WINNY RACA Adinda Rahmadatul Auliya; Ita Kurnia; Imelda Angelina Wibowo; Diya Mei Linda
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.453

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan alih kode dan campur kode dalam novel "Sang Penantang Badai" karya Winny Raca. Alih kode terjadi ketika karakter dalam percakapan beralih antara bahasa atau dialek yang berbeda, sedangkan campur kode terjadi saat karakter menggunakan dua atau lebih bahasa dalam satu kalimat atau percakapan. Fenomena ini tidak hanya memperkaya karakterisasi tetapi juga mencerminkan kompleksitas sosiolinguistik dalam cerita. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, yang memfokuskan pada pengumpulan dan analisis data dari teks-teks tertulis, khususnya novel tersebut. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan secara detail penggunaan kata, kalimat, dan paragraf yang menggambarkan alih kode dan campur kode. Pandangan Sudarja & Harapan (2019) dan Hymes (2021) tentang alih kode mendukung pemahaman bahwa fenomena ini dipicu oleh perubahan situasi atau partisipasi, sedangkan Muysken (2000 dalam Harya, 2018) menjelaskan bahwa campur kode mencakup penggunaan dua bahasa tanpa adanya perubahan situasi, termasuk penggabungan leksikon dan gramatika. Dalam novel ini, dari total 283 contoh penggunaan kode, campur kode mendominasi dengan 92.93%, sementara alih kode hanya mencakup 7.07%, menggambarkan kecenderungan karakter dalam menggunakan campur bahasa dalam berinteraksi sehari-hari.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “GALAKSI KEJORA” KARYA POPPI PERTIWI Muhammad Adzam; Ita Kurnia; Ahmad Daris Yuwana; Briyan Agus Nugroho
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.459

Abstract

Penelitian ini menyelidiki fenomena yang ditemukan dalam buku Poppi Pertiwi "Galaksi Kejora" yang berkaitan dengan alih kode dan campur kode. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan, menganalisis, dan menjelaskan bentuk alih dan campur kode yang ada dalam novel tersebut, serta memahami fungsi dan komponen yang mendorong gejala kebahasaan. Untuk sampel data, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih kutipan kalimat percakapan yang relevan dari novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memiliki sebelas kutipan alih kode dan sembilan kutipan campur kode. Alih kode sering terjadi karena perubahan lingkungan atau untuk menegaskan identitas sosial dan budaya. Sebaliknya, campur kode terjadi ketika penutur menggunakan bahasa secara dominan dan menyertakan elemen bahasa lain untuk mendukung ekspresi mereka.
ANALISIS CAMPUR KODE PADA NOVEL “YANG FANA ADALAH WAKTU” Amalia Khoiruna; Ita Kurnia; Salsabilla Nasywa Imtiaz; Nadia Puspita Ningrum
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.460

Abstract

Novel “Yang Fana Itu Waktu” karya Sapardi Djoko Damono sebagai penutup Trilogi Hujan Juni menyajikan kisah cinta Pingkan dan Sarwono yang diwarnai perpisahan, penantian, dan reuni. Di balik kisah romantis tersebut terdapat fenomena menarik dalam penggunaan bahasa, yaitu campur kode. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena campur kode dalam novel “What is Mortal is Time”. Tujuan nya adalah untuk menganalisis jenis-jenis campur kode yang digunakan dalam novel, mengidentifikasi fungsi campur kode dalam konteks novel, menafsirkan makna campur kode dalam kaitannya dengan hubungan kebahasaan, identitas dan makna dalam novel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks. Dari data yang disajikan, peneliti memperoleh 26 kata dalam bahasa Jawa dan 3 kata dalam bahasa Batak, di luar 7 kata dalam bahasa Jepang dan 14 kata dalam bahasa Inggris.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM NOVEL “TODAY I MISS YOU” KARYA @NA.RUSMAYANTI Rofiudin Ananda Rizky Alfiano; Ita Kurnia; Ronny Mahardika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.464

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena alih kode dan campur kode dalam novel “Today I Miss You” karya @na.rusmayanti. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi dokumen, peneliti membaca dan mencatat bagian-bagian novel yang memperlihatkan fenomena tersebut. Hasilnya menunjukkan banyak terjadi alih kode dan campur kode dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, Sunda, dan Arab. Fenomena ini mencerminkan keragaman bahasa di Indonesia dan menggarisbawahi pentingnya pemahaman dan menghargai perbedaan bahasa dalam komunikasi global.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Pop-Up Book Bersuara Materi Menggali Informasi pada Fabel untuk Siswa Kelas II SDN Tiron 4 Diah Puspita Sari; Ita Kurnia; Nurita Primasatya
Jurnal Simki Postgraduate Vol 3 No 1 (2024): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jspg.v3i1.549

Abstract

A needs analysis was carried out with the aim of determining the need for developing pop-up book learning media with sound material to explore information on fables for class II students at SDN Tiron 4. The method used in this research was descriptive analysis. The data collection technique used was a questionnaire on learning media development needs given to 27 students at SDN Tiron 4. The results of the questionnaire in the first aspect obtained a percentage of 67%, students stated that they had difficulty understanding the material in exploring information from fables. The second aspect states that 30% of students are not interested in the material to explore information from fables presented by the teacher. The third aspect states that 74% of students feel bored when teachers teach material to explore information from fables only by reading text from thematic books. The fourth aspect states that 81% of students need learning media on the material of exploring information from fables. The fifth aspect stated that 89% of students agreed if pop-up book media with sound based on three dimensions and audio visuals was developed. Based on the results of the questionnaire, it shows a positive response, meaning that it is necessary to develop pop-up book learning media with sound material that explores information in fables.
Co-Authors Abdul Aziz Hunaifi Adinda Bilghis Salsabilla Adinda Rahmadatul Auliya Agustina Hilapok Ahmad Daris Yuwana Ainaya Al Fatika Ajib Rahayu Widodo Alfi Laila Alfi Laila, Alfi Alfina Ika Rahmasari Alfina Nurkholida Alif Umul Islam Alvin Tri Aldianata Alvin Vikiantika Alvina Venty Vaticasary Amalia Khoiruna Amalina Putri Nafindhiya Andini Dwi Maulina Anisa Rahayuningtyas Arin Zulfaida Atsnia Yuladaa Syahira Ayundha Destine Resti Anandi Briyan Agus Nugroho Cici Utha Dewi Dariani Tri Susanti Dean Cahyani Akira Den Ayu Putri Pandan Sari Den Ayu Putri Pandan Sari Deviyanti Widyaningrum Dewi Safitri Dhian Dwi Nur Wenda Dhian Dwi Nur Wenda, Dhian Dwi Nur Diah Puspita Sari Dina Arina Dina Dwi Ardila Dina Lusiana Dinda Triszira Dinda Wulansari Dita Fatma Rianti Diya Mei Linda Dwi Novia Rachmawati Dwi Novia Rachmawati Endang Sri Mujiwati Erwin Putera Permana Eryn Tri Lastyanggun Eunike Ersa Pebrianti Fajar Riyani Fanny Nur Agusti Felisa Putri Hariyani Fernanda Indra Bhakti Halyza Nadyatus Zahra Icha Aprilia Ika Dewi Lathifah Ika Puspita Sari Illma Asfara Imelda Angelina Wibowo Imelia Febriantini Inggrit Khusnul Inayah Inka Risky Meylani Jeane Elvira Devinta Sari Kiki Mangga Rani Kirani Roudhatul Jannah Krisna Prasetya Eskanda Kukuh Andri Aka Lana Alivia Lusi Astika Desanti Malya Luven Nafila Marina Dwi Ratih Meilina Nur Farida Mohammad Heru Dwi Kurniawan Mohammad Irfan Afifurrohman Muhammad Adzam Muhammad Alfa Mutiara Luh Ponda Nadia Puspita Ningrum Nadya Metha Ananda Najhwa Dzakyya Rizqi Nanda Yudha Karisma Natasya Dewi Amelia Nella Renata Firlian Nirmala Adinia Wirasti Noureza Wirawan Novi Chandra Ayu Rahmawati Novi Nitya Santi Nurita Primasatya Pramudita Cahyaning Ratri Putri Alvilia Febrianti Quwini Yogi Lestari Rada Wijayana Rahmadhania Putri Novitasari Regita Rosa Amanda Renanda Yuniar Rinaldi Sulfikar Akhmal Riska Nikmatul Mudawamah Riska Yulianti Ritha Hapriana Riyan Dwi Rofiudin Ananda Rizky Alfiano Rois Rahmat Kurnia Ronny Mahardika Sabrina Shela Septiana Sagita Dewi Anggraini Salma Verlicya Salsabila Triya Aura Cantika Salsabilla Nasywa Imtiaz Salsabina Putri Prasetyowati Sanya Najwa Almayda Septiana Rofika Sari Sheyla Nur Anggraini Siken Agil Wiganata Sindy Auliarahma Berlianty Siti Yusmia Rahayu Stevany Violanita Syiefa Aprilia Lestari Try Anisa Febriana Umi Lina Adibatul Karimah Vega Putri Agustin Vellin Surya Meilina Putri Via Nurdiana Dewi Wafiq Nurlaili Wahid Ibnu Zaman Wynona Bulan Maharani Yolanda Hikmah Pristika Yunita Riza Kurnia Krismayanti