Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin PSP

PENDUGAAN FRONT DAN UPWELLING MELALUI INTERPRETASI CITRA SUHU PERMUKAAN LAUT DAN CLOROFIL-A DI PERAIRAN WAKATOBI SULAWESI TENGGARA Domu Simbolon; Muslim Tadjuddah
Buletin PSP Vol. 17 No. 3 (2008): Buletin PSP
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.446 KB)

Abstract

The objectives of this study are to know the distribution of the sea surface temperature (SST) and clorophill-a concentration around Wakatobi waters Southeast Sulawesi, and to determine the location of thermal front and upwelling. Fishing activity would be more efficient and effective when fishing ground was recognized well to fishing vessel leaved from fishing base. One of the method to determine fishing ground is to studying of thermal front and upwelling phenomenon by using the SST and chlorophyl-a analysis.The observation of the sea surface temperature and chlorophill-a which detected by using satellite data can be used to forcast the thermal front and upwelling phenomenon, and then used to forecast the potential fishing ground. The mean of SST during west season was 27.5°C with clorophill-a concentration 1.35 mg/m³. While the mean of SST during west-east season 26.7°C with clorophill-a concentration was about 0.78 mg/m³. Thermal Front occured around Kapota reefs, Kaledupa reefs, Koromaha reefs and Koka reefs. Based on thermal front distribution the potential fishing ground of cakalang was located in the east of Wakatobi waters especially around Koromaha reefs and Koka reefs. Upwelling was not found during west season and west-east season.
ANALISIS PEMETAAN JARINGAN PERDAGANGAN IKAN KERAPU HIDUP DI TAMAN NASIONAL WAKATOBI, SULAWESI TENGGARA, (Mapping Analysis of Life Groupers Trade In Wakatobi Marine National Park Southeast Sulawesi Province, Indonesia) Muslim Tadjuddah; Budy Wiryawan; Ari Purbayanto; Eko Sri Wiyono
Buletin PSP Vol. 20 No. 2 (2012): Buletin PSP
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.889 KB)

Abstract

Perdagangan ikan kerapu telah menjadi suatu kegiatan ekonomi yang penting di Asia-Pasifik, yang melibatkan lebih dari 20 negara, dengan nilai komersial diperkirakan US$ 350juta per tahun. Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan ikan kerapu telah dimanfaatkan secara berlebihan di banyak negara terutama di Asia Tenggara seperti di Filipina dan Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis jaringan perdagangan serta memetakan aktoraktor yang memperoleh keuntungan terbesar dari perdagangan ikan kerapu. Hasil dari penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan bagi pemerintah daerah Wakatobi dalam menentukan kebijakan pengelolaan ikan kerapu agar dapat berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif field research dengan strategi penelitian studi kasus. Untuk memperoleh data, maka teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan observasi di lapangan. Berdasarkan analisis jaringan perdagangan ikan kerapu dapat dipetakan bahwa keuntungan terbesar dinikmati oleh eksportir, kemudianoleh pedagang besar (ponggawa darat) selanjutnya oleh koordinator (ponggawa laut), Berdasarkan analisis keuntungan setiap aktor yang terlibat dalam jaringan perdagangan ikankerapu di lokasi penelitian semestinya nelayan kerapu masih memungkinkan untuk mendapatkan upah yang lebih besar dari jumlah yang diterimanya, dengan sistem perdaganganseperti inilah, diduga sebagai penyebab tetap miskinnya nelayan kerapu di lokasi penelitian sedangkan pedagang besar dan eksportir menikmati surplus yang jauh lebih besar dariperdagangan ikan ini.Kata kunci: ikan kerapu, pemetaan sosial, pangan ikan karang hidup, Taman NasionalWakatobi