Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Effect of Import Tariff Policy on Indonesian Soybean Consumption and Production Irada Sinta; Hasnah Hasnah; Dwi Yuzaria
International Journal of Agricultural Sciences Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ijasc.1.2.26-32.2017

Abstract

This study aims to determine the factors affecting consumption and production of national soybean and the effect of soybean import tariff on domestic soybeanconsumption and production. This research was conducted in March - April 2017. The data used in this study is a secondary data in form of annual with a time series of 30 years ranged from 1986-2015. The result shows that the import quantity of soybean is affected by the variable of exchange rate; soybean consumption and import tariff. The price of imported soybean and exchange rate significantly affect domestic soybean price. While domestic soybean price and population significantly influence soybean consumption where a soybean productivity is highly responsive to wage rates. The simulation result shows that the quantity of imported soybean and soybean consumption increase with the tariff exemption (T = 0%) compared to condition when it is applied. Whereas, the domestic soybean price decreases at the exemption of tariffs compared to a condition when it is applied. Our study revealsthat the application of tariffs had no effect on soybean production and productivity.The result of forecasting without alternative tariff imports, which has been analysedduring the next 7 years, shows that in the next few years, Indonesia will not be able to achieve the self-sufficiency of soybeans.
Analysis of Factors Affecting the Productivity of Smallholder Tea Farming in Solok Regency, West Sumatra Uci Sarly Riani; Hasnah Hasnah; Ira Wahyuni Syarfi
International Journal of Agricultural Sciences Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ijasc.6.2.75-79.2022

Abstract

This study aims to analyze the factors affecting the productivity of smallholder tea farming in Solok Regency. Sixty-five tea farmers, selected using a simple random sampling approach, were involved in this study. The study reveals that urea fertilizer, SP-36 fertilizer, insecticides, labor, plant age, and seedling varieties significantly affect tea yield at the level of α = 0.10. Farmers can increase the yield of tea farming by increasing fertilizer and labor and intensive pest and disease control. Gambung variety produces a higher yield than TRI, and the yield increases with the age of the plant.
DINAMIKA EKONOMI PETANI KARET Meli Sasmi; Asdi Agustar; Ira Wahyuni Syarfi; Hasnah Hasnah
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 7, No 1: Juni 2023
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v7i1.1009

Abstract

Karet merupakan salah satu komoditi perkebunan yang berperan penting dalam membangun ekonomi petani terutama di pedesaan. Karet diperdagangkan secara internasional untuk kebutuhan bahan baku industri. Disebagian wilayah Indonesia komoditi karet dibudidayakan oleh perusahaan perkebunan (Estate) dan perkebunan rakyat, namun kondisi ekonomi petani karet dari waktu kewaktu mengalami penurunan. Berbagai faktor penyebabnya adalah: Rendahnya produksi karet, lahan berskala kecil, produkstivitas tenaga kerja rendah,  panen tergantung kepada alam dan hanya bisa dipanen jika tidak hujan, belum ada teknologi untuk mengatasi kondisi alam serta teknologi yang mampu menggantikan tenaga kerja panen, selain itu pemasaran hasil karet masih dikuasai oleh pedagang pengumpul di desa. Harga ditingkat petani karet sangat cepat turun jika harga dipasaran internasioanal turun, sebaliknya harga akan lambat meningkat  jika harga meningkat. Kondisi yang demikian menyebabkan  rendahnya kemampuan ekonomi petani. Sering dikonotasikan bahwa wilayah yang perekonomian masyarakatnya berbasis komoditi karet, adalah wilayah lumbung kemiskinan. Mengatasi permasalahan tersebut maka perlu kebijakan pengembangkan lembaga ekonomi petani karet untuk menjaga stabilitas harga karet dan meningkatkan bargaining position petani perlu adanya regulasi mendukung kebijakan berupa mandatori dalam pengembangan kelembagaan petani dalam memperbaiki tataniaga karet sertaperlu adanya pengembangan Badan Usaha milik petani yang bergerak pada kegiatan hilirisasi karet ditingkat petani.
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Konsumen terhadap Kopi Arabika Lolo pada Kafe Gubuk Coffee Central di Payakumbuh Laelatul Rahmi; Hasnah Hasnah; Lora triana
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i2.234

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan gambaran kepuasan konsumen minuman kopi Arabika Lolo berdasarkan bauran pemasaran pada kafe Gubuk Coffee Central (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen terhadap minuman kopi Arabika Lolo pada kafe Gubuk Coffee Central. Penelitian ini dilakukan pada 9 Mei – 9 Juni 2019. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan metode survei. Metode pengambilan sampel menggunakan rumus slovin sehingga sampel yang digunakan berjumlah 97 responden. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Tingkat kepuasan konsumen minuman kopi Arabika Lolo pada Kafe Gubuk Coffee Central berada pada kategori puas dengan nilai skor rata-rata sebesar 4,18. Jika dilihat dari variabel bauran pemasaran diketahui bahwa semua variabel memiliki nilai skor rata-rata yang berada pada kategori baik untuk variabel produk, tempat, dan harga, dan kategori sangat baik untuk variabel harga. (2) Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen minuman kopi Arabika Lolo adalah variabel produk dan variabel harga, sedangkan variabel tempat dan variabel promosi tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen minuman kopi Arabika Lolo
Analisis Tingkat Kepuasan Petani terhadap Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) di Kecamatan Kuranji Kota Padang Yoza Geelsya; Osmet Osmet; Hasnah Hasnah
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 3 (2020): December
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i3.403

Abstract

KecamatanKuranjimerupakansalahsatukecamatanyangmengalamipenurunanperkembanganpelaksanaan AUTP di tahun 2018 menjadi di bawah target. Dengan menurunnya tren perkembangan programAUTP mengindikasikan bahwa petani kurang puas terhadap AUTP. Berdasarkan hal tersebut makatujuanpenelitianiniadalah: 1)mendeskripsikanpelaksanaanprogramAUTPdiKecamatanKuranjiKotaPadang,menganalisispersepsipetaniatas kinerja(performance)dankepentinganatribut-atributAUTP,dan(3)menganalisis tingkat kepuasan petani terhadap atribut-atribut AUTP. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan wawancara dan kuisioner. Penelitian ini mengunakan metode accidentalsampling terhadap 30 sampel yang terdaftar pada program AUTP tahun 2018. Berdasarkan hasil analisis Importance-Performance Analysis (IPA) terdapat 5 atribut yang berada pada kuadran Iyaitu atribut persyaratan ganti rugi berdasarkan luas kerusakan, persyaratan ganti rugi berdasarkan umur padi,jumlah klaim yang diterima, lama klaim cair, dan pedoman AUTP. Pada kuadran II terdapat 17 atribut yaitusosialisasi langsung/pertemuan, jaminan yang ditanggung, peran ketua kelompok tani, jumlah subsidi premi,kemudahanprosespendaftaran,formulirpendaftaran,formulirpemberitahuankerusakan,kemudahanmengajukanklaim, peran petugas asuransi, peran PPL dan UPTD kecamatan, jumlah premi swadaya, peran POPT, kemudahanpencairan dana klaim, kemudahan penerimaan klaim, kemudahan proses pengajuan klaim, formulir berita acarapemeriksaan kerusakan, dan kemudahan mendapatkan informasi. Pada kuadran III terdapat 5 atribut yaitu atributinternet, leaflet/spanduk/baliho, pengumuman di masjid, koran/majalah, dan radio. Berdasarkan hasil analisisCustomer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai sebesar 69,2 persen yang berarti secara umum indeks kepuasanpetaniterhadapatributAUTPyangdianalisisadalahpuas.
Analisis Penentuan Pusat-pusat Pertumbuhan dan Komoditi Basis Pertanian di Kabupaten Pasaman Barat Ananda Syahputra; Yonariza yonariza; Hasnah Hasnah
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 2 (2020): August
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i2.231

Abstract

Analisis penentuan pusat pertumbuhan wilayah dan komoditi basis merupakan upaya untuk mengoptimalkan pembangunan wilayah Kabupaten Pasaman. Penelitian ini dapat dijadikan referensi kebijakan pembanguan bagi pemerintah Kabupaten Pasaman. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kecamatan yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan mengidentifikasi komoditi pertanian basis masing-masing kecamatan Kabupaten Pasaman serta mengidentifikasi interaksi antara pusat pertumbuhan (growth pole) dengan daerah sekitarnya (hinterland). Penelitian ini menggunakan tiga metode analisis data, yaitu analisis Skalogram, Indeks Sentralitas, Location Quotient serta analisis Gravitasi. Berdasarkan hasil analisis skalogram dan indeks sentralitas didapatkan bahwa dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasaman, teridentifikasi sebanyak 4 kecamatan sebagai pusat pertumbuhan. Empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Lubuk Sikaping dengan komoditi basis ikan sawah dan budidaya perairan umum, Kecamatan Rao Selatan memiliki komiditi basis utama kangkung dan nenas, Kecamatan Panti memiliki komoditi basis utama kelinci dan sapi potong, dan Kecamatan Tigo Nagari memiliki komoditi basis utama ikan sawah dan ikan sungai. Pemerintah Kabupaten Pasaman disarankan menetapkan kebijakan spesialisasi komoditi basis pada masing-masing kecamatan dan memperkuat keterkaitan antar wilayah, sehingga dapat mendorong pergerakan perekonomian secara merata.
Kontribusi Usahatani Jeruk Siam (Citrus Nobilis L. Var. Microcarpa Hassk) terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Meriyanti Meriyanti; Hasnah Hasnah; Rusda Khairati
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v2i1.216

Abstract

Jeruk merupakan tanaman buah yang banyak terdapat di Sumatera Barat terutama di Kabupaten Agam, yang sekaligus sebagai daerah penghasil jeruk terbesar yaitu sebanyak 52.561 ,00 ton pada tahun 2016. Kamang Magek merupakan salah satu Kecamatan penghasil jeruk terbesar di Kabupaten Agam. Tujuan penelitian ini (1) mendeskripsikan profil usahatani Jeruk Siam (2) menganalisa kontribusi usahatani Jeruk Siam terhadap pendapatan rumah tangga. Metode yang digunakan adalah survey. Teknik pengambilan responden yaitu dengan purposive (sengaja). Data dianalisa secara deskriptif kualitatif untuk tujuan pertama, secara deskriptif kuantitatif untuk tujuan kedua. Hasil penelitian tentang kontribusi usahatani jeruk siam terhadap pendapatan rumah tangga petani menunjukkan bahwa sumber pendapatan rumah tangga petani berasal dari penanaman jeruk siam, selain itu juga berasal dari pertanian lainnya dan non pertanian. Besar rata-rata kontribusi jeruk siam yang diberikan selama satu tahun yaitu 53.2% atau Rp27,277,678. Disimpulkan bahwa usahatani jeruk siam memiliki kontribusi yang besar terhadap pendapatan rumah tangga petani. Jadi Usahatani jeruk siam ini sangat bagus untuk dikembangkan ke depannya. Pemanfaatan lahan yang optimal dengan tetap memperhatikan keseimbangan liungkungan akan dapat memberikan hasil yang optimal.
TECHNICAL EFFICIENCY OF COFFEE FARMING IN LIMA PULUH KOTA REGENCY, WEST SUMATRA PROVINCE Andini Puspa Yoga; Rahmat Syahni; Hasnah Hasnah
Jurnal Ekonomi Vol. 12 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi, 2023, September
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technical efficiency is the ability to avoid waste by producing as much output as possible with existing inputs and technology or by using fewer inputs with the same technology that will produce the same output. Fifty Cities District is one of the areas that has potential in developing Robusta coffee plants. The available production factors cannot guarantee high productivity. The purpose of this study was to analyze the factors that influence the productivity of Robusta coffee, analyze the level of technical efficiency of Robusta coffee farming and analyze the factors that affect the technical efficiency of Robusta coffee farming in the District of Fifty Cities. The method used in this study was a survey method on 60 samples through simple random sampling. Data analysis uses the Cobb-Douglas production function. The results showed that the factors that significantly influence coffee productivity in Fifty Kota District are the age of the plants and the number of trees. Factors of plant age and number of trees have a positive impact on coffee productivity. The technical efficiency level of coffee farming in Lima Puluh Kota Regency ranges from 0.54 to 0.99 with an average technical efficiency level of 0.83. This means that farmers are technically efficient but can still increase coffee productivity.
Efektivitas pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana desa di Kabupaten Pasaman Barat (studi kasus di nagari maju dan nagari berkembang) Wulan Bedi Pratama; Ira Wahyuni Syarfi; Hasnah Hasnah
Region : Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Regional Development Information Center, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/region.v18i2.59446

Abstract

Kebermanfaatan dana desa bagi masyarakat dapat dilihat dari efektifitas penggunaan dana desa terutama untuk pemberdayaan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap proses pemberdayaan masyarakat serta menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui dana desa. Metode yang digunakan adalah multi-kasus. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, dan analisis kuantitatif untuk mengetahui tingkat efektivitas pemberdayaan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa proses pemberdayaan masyarakat dengan menggunakan dana desa pada kedua nagari belum menunjukkan proses yang baik, dan efektivitas pemberdayaan masyarakat yang dilakukan masih belum efektif. Terdapat perbedaan tingkat efektivitas pemberdayaan masyarakat di antara kedua nagari yang diteliti yaitu nagari maju termasuk dalam kategori kurang efektif (37,4) dan nagari berkembang termasuk dalam kategori tidak efektif (31,6). Oleh karena itu, seluruh proses pemberdayaan harus melibatkan masyarakat serta peran pendamping desa juga harus ditingkatkan untuk memberi masyarakat nagari pemahaman yang lebih baik tentang tujuan dan pentingnya kegiatan pemberdayaan tersebut.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Volume Ekspor Nanas Kaleng Indonesia Ke Amerika Dina Noviandini; Hasnah Hasnah; Rika Hariance
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v5i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan ekspor nanas kaleng Indonesia dan menganalisis faktor- faktor yang mempengaruhi volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat. Data yang dianalisis berupa data sekunder (time series) dari tahun 2001 hingga tahun 2020. Berdasarkan hasil penelitian perkembangan ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat selama periode 2001-2020 menunjukan kondisi yang meningkat, dengan rata-rata peningkatan ekspor sebesar 7.64% setiap tahunnya. Dengan konstribusi nanas kaleng yang diekspor ke Amerika Serikat 28.45% dari total ekspor nanas kaleng Indonesia setiap tahunnya. Sedangkan faktor yangberpengaruh secara signifikan terhadap volume ekspor nanas kaleng Indonesia ke Amerika Serikat adalah produksi nanas kaleng, konsumsi domestik dan konsumsi Amerika Serikat.