Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kecenderungan Cakupan Pemberian Tablet Fe-3 dan Cakupan ANC K4 terhadap Kejadian Komplikasi Kehamilan di Surabaya Tahun 2019: Trends Analysis Scope of Fe-3 Tablet Administration and ANC K4 Activities towards Pregnancy Complications in Surabaya in 2019 Sukma Arum Sekar Taji; Lucia Yovita Hendrati
Amerta Nutrition Vol. 7 No. 1 (2023): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v7i1.2023.79-87

Abstract

Background: Pregnancy complications can occur to the mother and Fetus during pregnancy that can cause illness and even death. The risk factors are non-adherent consumption of iron tablets and irregular Antenatal Care services. Efforts to reduce complications are by providing information about the risk factors of pregnancy and the patient’s location for interventions to the target group. Objectives: This study aimed to map and analyze pregnancy complications based on the scope of iron tablet administration (Fe-3) and ANC K4 in 2019 in Surabaya Methods: This research was a descriptive observational study with a population of 31 sub-districts in Surabaya. It used Spearman’s correlation test to analyze secondary data from the Surabaya City Health Profile in 2019. Creation of distribution maps using Health Mapper 4.3.  Results: The distribution map of the scope of Fe-3 tablets administration and ANC K4 activities in Surabaya showed that six sub-districts had low coverage and seven had high coverage. The analysis showed that the relationship between Fe-3 tablet coverage and pregnancy complications was very strong (p=0.001; r=0.985) and positive. In addition, coverage between ANC K4 activity and pregnancy complications was associated with a robust correlation (p=0,001; r=0,982) and a positive direction. Cases of complications occurred throughout the Surabaya area. Conclusions: The scope of Fe-3 tablet administration and ANC K4 activities in 2019 relates to the incidence of pregnancy complications in Surabaya. Most cases of pregnancy complications are in areas with high coverage of iron tablet administration (Fe-3) and ANC K4 activities.
ANALISIS PENEMUAN SUSPEK TB DI KABUPATEN SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR TAHUN 2021 Mira Sistyaningsih; Lucia Yovita Hendrati; Supaat Setia Hadi; Noer Farakhin
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13418

Abstract

Kabupaten Sidoarjo merupakan penyumbang kasus TB terbanyak ketiga di Jawa Timur setelah Kota Surabaya dan Kabupaten Jember. Namun angka penemuan kasus TB di Kabupaten Sidoarjo belum memenuhi target dan cenderung menurun dibanding 2 tahun sebelumnya. Capaian CDR tahun 2021 sebesar 47,2%. Rendahnya angka penemuan kasus TB berkaitan dengan rendahnya capaian penemuan suspek TB. Capaian pelayanan suspek TB sesuai standar di Kabupaten Sidoarjo tahun 2021 sebesar 43%. Tujuan penelitian adalah menganalisis masalah dalam penemuan suspek TB di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observational yang dilakukan tanggal 21 Januari - 25 Februari 2022 di Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo. Identifikasi masalah dilakukan dengan wawancara pemegang program dan studi dokumen. Prioritas masalah menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth). Analisis penyebab masalah dilakukan dengan menggunakan metode Fishbone. Capaian pelayanan suspek TB sesuai standar sebesar 43% masih belum memenuhi target Standar Pelayanan Minimal. Hal tersebut menjadi prioritas masalah pada program TB berdasarkan metode USG. Penyebab rendahnya capaian penemuan suspek TB yang mendapatkan pelayanan sesuai standar yaitu belum optimalnya upaya penemuan suspek TB yang dilakukan petugas kesehatan dan kader yang dipengaruhi faktor kurangnya komitmen, situasi pandemi covid, keterbatasan anggaran skrining, kurangnya dukungan lintas sektor dan peran serta masyarakat. Belum optimalnya upaya penemuan terduga TB yang dilakukan petugas kesehatan dan kader merupakan prioritas masalah dalam program TB di Sidoarjo. Rekomendasi pemecahan masalah adalah peningkatan kapasitas petugas dan kader dalam penemuan suspek TB, monitoring evaluasi capaian kinerja per bulan, dan pemberian reward.
CORRELATION BETWEEN POPULATION DENSITY, CURE RATE, MORTALITY RATE WITH TB AFB+ INCIDENCE IN SURABAYA 2018-2020: Korelasi Antara Kepadatan Penduduk, Angka Kesembuhan, Angka Kematian Dengan Kejadian TB BTA+ Di Surabaya 2018-2020 Laura Nadya Damayanty Agusputri; Lucia Yovita Hendrati
Jurnal Berkala Epidemiologi Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Berkala Epidemiologi (Periodic Epidemiology Journal)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jbe.V11I22023.180-188

Abstract

Background: In 2020, the World Health Organization (WHO) stated that as many as 10 million people suffered from tuberculosis and 1.5 million died, making it the 13th cause of death in the world's top infectious killer number two after COVID-19. The incidence of Acid-fast bacillus (AFB)+ Tuberculosis TB in Surabaya increased from 2018 to 2020. Purpose: This study aimed to describe the distribution of TB AFB+ incidence in Surabaya by mapping and to analyze the relationship between population density, TB AFB+ cure rates, and death rates during TB AFB+ treatment with AFB + TB incidence in 31 sub-districts of Surabaya City from 2018 to 2020. Methods: This was a descriptive study with secondary data processing obtained from the Surabaya Health Profile Book 2018-2020 using the Pearson Correlation Product Moment statistical test. Results: There was a correlation between population density and the incidence of TB AFB+ in 2018 (0.61), 2019 (0.65), and 2020 (0.62). Then there was a correlation between TB AFB+ cure rate and TB AFB+ incidence in 2018 (0.98), 2019 (0.96), and 2020 (0.91). There was a correlation between the mortality rate during TB AFB+ treatment and the incidence of TB AFB+ in 2018 (0.31), 2019 (0.71), and 2020 (0.88). Conclusion: There is a relationship between population density, TB AFB + cure rate, the mortality rate during AFB + TB treatment, and the incidence of AFB + TB in Surabaya.
Penyebab Terjadinya Obesitas pada Remaja Putri (10-24 Tahun) : Causes of Obesity in Adolescent Girls (10-24 Years Old) Rizka Auliyaur Rahmah; Christin Panjaitan; Lucia Yovita Hendrati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 6: JUNE 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i6.3263

Abstract

Latar belakang: Kasus obesitas pada perempuan (15,55%) di Kabupaten Ponorogo jauh lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki (10,72% ). Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja putri meliputi riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan studi kasus kontrol dilakukan selama Mei-Agustus 2021. Besar sampel dihitung dengan rumus besar sampel kasus kontrol dengan perbandingan 1:1 sehingga diperoleh 27 sampel kasus dan 27 sampel kontrol. Cara pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja putri yaitu riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik. Nilai OR (95% CI) pada riwayat obesitas orang tua sebesar 15,29 (1,79-130,59) dan nilai OR (95% CI) pada aktivitas fisik sebesar 5,64 (1,75-18,14). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah riwayat obesitas pada orang tua dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada remaja putri.
Analisis Masalah Kesehatan di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur (Study Pada Masa Pandemi Covid-19) Noer Farakhin; Lucia Yovita Hendrati; Supaat Setia Hadi; Mira Sistyaningsih
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i11.9851

Abstract

ABSTRACT The first entry of Covid-19 on May 2, 2020 until was declared pandemic in Indonesia, has threatened the health system which faced with the challenge of maintaining balance of public health. Considering this fact, its necessary to plan accurate health development efforts the goal of health development balanced between quantity and quality can achiev. This study to analyze health problem at Sidoarjo Health Office 2022. This study is observational descriptive study conducted at the Health Office of Sidoarjo on January 21 - February 25, 2022 by means of in-depth interviews with stakeholders within the Health Office of Sidoarjo. The process of analyzing health problems includes determining topic of health problems using the Delbeq method, analyzing the problem situation, identifying because the problem using a fishbone diagram, determining the priority of the problem using the USG method and alternative problem solving. Handling the Covid-19 health topic in fact remains a priority must be resolved immediately, in situation analysis process problems were found of; Inadequate Covid-19 tracing ratio numbers, declining management of health protocols, vaccination achievements doesn’t reaching targets, and implementation less than optimal Covid-19 referral system. Of the 4 Covid-19 problems found, the main priority for handling is the problem of Covid-19 tracing ratio number which is inadequate, especially when the Covid-19 case is high, because excessive workload amid limited resources. The insufficient number of Covid-19 tracing ratios is a priority problem in Covid-19 program in Sidoarjo. Its necessary to optimize and strengthen the Covid-19 surveilance system in recording and reporting tracing with facilities easier for officers to work optimally amid limitations. Keywords: Covid-19, Pandemics, Problem Solving  ABSTRAK Masuknya Covid-19 pada tanggal 2 Mei 2020 hingga dinyatakan sebagai pandemi di Indonesia telah mengancam sistem kesehatan yang dihadapkan dengan tantangan menjaga keseimbangan kesehatan masyarakat. Mengingat fakta ini, diperlukan perencanaan upaya pengembangan kesehatan yang akurat agar tujuan pengembangan kesehatan seimbang antara kuantitas dan kualitas dapat tercapai. Untuk menganalisis masalah kesehatan di Dinas Kesehatan Sidoarjo pada tahun 2022. Penelitian ini merupakan studi deskriptif observasional yang dilakukan di Dinas Kesehatan Sidoarjo pada tanggal 21 Januari - 25 Februari 2022 dengan cara wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan di Dinas Kesehatan Sidoarjo. Proses analisis masalah kesehatan meliputi menentukan topik masalah kesehatan menggunakan metode Delbeq, menganalisis situasi masalah, mengidentifikasi penyebab masalah menggunakan diagram tulang ikan, menentukan prioritas masalah menggunakan metode USG dan alternatif pemecahan masalah. Penanganan topik kesehatan Covid-19 pada kenyataannya tetap menjadi prioritas yang harus segera diatasi, dalam proses analisis situasi ditemukan masalah-masalah yaitu; angka ratio tracing Covid-19 yang tidak memadai, penurunan pengelolaan protokol kesehatan, vaksinasi belum mencapai target, dan sistem rujukan Covid-19 yang kurang optimal. Dari keempat masalah Covid-19 yang ditemukan, prioritas utama untuk penanganannya adalah masalah angka pelacakan Covid-19 yang tidak memadai, terutama ketika kasus Covid-19 tinggi, karena beban kerja yang berlebihan di tengah sumber daya yang terbatas. Angka ratio tracing Covid-19 yang tidak memadai merupakan masalah prioritas dalam program Covid-19 di Sidoarjo. Penting untuk mengoptimalkan dan memperkuat sistem surveilans Covid-19 dalam pencatatan dan pelaporan pelacakan dengan fasilitas yang lebih mudah bagi petugas untuk bekerja secara optimal di tengah keterbatasan. Kata Kunci: Covid-19, Pandemic, Pemecahan Masalah  
Overview of the Application Student Fatigue Surveillance at High School Ayik Mirayanti Mandagi; Lucia Yovita Hendrati; Jayanti Dian Eka Sari; Nurul Fitriyah; Sarda Ika Devi; Syahrul Ramadhan
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 12 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v12i3.26182

Abstract

The World Health Organization (WHO) declared that this epidemic is a public health emergency of international concern on January 31, 2020 (Bulut & Kato, 2020). As of July 15, 2022, a new coronavirus infection, COVID-19, has spread worldwide, causing more than 500 million cases and over 6.3 million deaths. The COVID-19 pandemic situation presents many challenges and unprecedented social distancing problems that have changed habits, one of which is in the field of education. During the COVID-19 pandemic, learning was carried out online according to the direction of the Ministry of Education and Culture. All educational activities began to use video conferencing, mobile based, and computers/smartphones. The transition of the original learning system offline to online requires students to adapt to these conditions. This has a negative impact, one of which is fatigue in students. The impact of student fatigue causes a sense of loss of spirit, laziness, stress, insomnia. This research was carried out in 2020 with a data collection technique, namely using a Focus Discussion Group (FGD) on the head/leader of a senior high school (SMA) in the East Java area with a total of 8 informants. The results of the FGD found that Some of the schools do not yet have a student fatigue monitoring program. Some schools are not yet aware of the importance of student resilience surveillance. Therefore, it is necessary to have a policy of requiring each school to carry out health surveillance, especially related to student conditions so that bias is well monitored the condition of students, both physical and mental, in order to follow optimal learning.
PERUBAHAN PENGETAHUAN DALAM MENGIDENTIFIKASI KELELAHAN PADA PELAJAR SMA Lucia Yovita Hendrati; Siti Nadhiroh; Ayik Mirayanti Mandagi
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1: Januari 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i1.2400

Abstract

Kelelahan adalah kondisi yang ditandai dengan menurunnya kemampuan fisik tubuh dan mental sehingga terjadi kelemahan dalam melakukan aktifitas Survey awal menunjukkan SMA N 3 Kabupaten Sidoarjo teridentifikasi yang mengalami kelelahan sebesar 14,7%. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mentransfer pengetahuan tentang mekanisme lelah dan identifikasi gejala kelelahan. Metode kegiatan adalah melakukan survey awal tentang kelelahan, langkah kedua adalah mengadakan pre test. Langkah ketiga adalah promosi dalam bentuk presentasi materi dan diskusi secara online. Langkah terakhir mengadakan evaluasi dalam bentuk post test. Jumlah pelajar SMA N 3 Kabupaten sidoarjo sebanyak 25 pelajar yang terlibat dalam kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya perubahan pengetahuan tentang kelelahan tidur. Hasil pre test menunjukkan pengetahuan dari pertanyaan yang dismpaikan yang menjawab dengan benar antara rerata 9,8 meningkat setelah pemberian materi menjadi 12,72 dengan nilai minimal 0 dan maksimal 15. Kesimpulan promosi pengetahuan kelelahan berhasil meningkatkan pengetahuan pelajar SMA N 3 kabupaten Sidoarjo.
Implementasi Upaya Pencegahan Stroke Melalui Program GATROK SEDI (Cegah Stroke Sejak Dini) pada Siswa SMP Al-Huda Surabaya: Implementation of Stroke Prevention Efforts Through the GATROK SEDI Program (Preventing Early Stroke) for Al-Huda Middle School Students in Surabaya Litania Devi Oktavia; Lucia Yovita Hendrati
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4011

Abstract

Latar belakang: Di seluruh dunia pada tahun 2022 terdapat sekitar 12,2 juta kasus baru stroke, sedangkan di Indonesia pada tahun 2022 terdapat 131,8 kasus per 100 ribu penduduk, tren angka kasus stroke ini akan cenderung meningkat sampai tahun 2030. Stroke berdampak pada kurangnya pasokan oksigen ke otak yang menyebabkan gangguan fungsi tubuh, hal ini tentunya juga akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang, terlebih stroke bukanlah lagi penyakit pada orang lanjut usia saja tetapi juga orang usia produktif. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh upaya pencegahan stroke dengan program GATROK SEDI (Cegah Stroke Sejak Dini) terhadap peningkatan pengetahuan tentang stroke dan faktor risikonya pada anak usia sekolah menengah pertama. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa. Sasaran dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 9A SMP Al-Huda Surabaya yang berjumlah 28 siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat yaitu menggunakan statistik deskriptif serta uji Paired Sample T-Test berupa nilai mean dan p-value. Hasil: Hasil didapatkan sebanyak 20 siswa (71,4%) telah meningkat pengetahuannya. Terdapat peningkatan nilai mean pengetahuan sebesar 12,857. Adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan siswa sebelum dan setelah implementasi program (p = 0,000). Kesimpulan: Hal tersebut membuktikan bahwa upaya pencegahan stroke dalam program ini telah berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang stroke dan faktor risikonya.
The Relationship Between Online Gaming Habits with Carpal Tunnel Syndrome Among High School Students in Jakarta Zethira, Andini Tania; Hendrati, Lucia Yovita
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 8 No 2 (2024): Medical Technology and Public Health Journal September 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v8i2.5905

Abstract

The Indonesian online gaming industry is growing rapidly. The increasing number of online game players among teenagers can cause various health impacts, one of them being carpal tunnel syndrome. This research aims to determine the relationship between online gaming habits with carpal tunnel syndrome in high school students in Jakarta. This research is an observational study with a cross-sectional design and a total of 62 samples. Questionnaires used in data collection include  playing habits, respondent knowledge, and the Boston Carpal Tunnel Syndrome Questionnaire (BCTSQ). The collected data was analyzed using the Chi-Square test. The results showed  a relationship between playing duration (p=0.042), playing frequency (p=0.026), and repetitive movements (p=0.026) with complaints of Carpal Tunnel Syndrome. On the other hand, there was no significant relationship between gender (p=0.523), game type (p=1.00), gaming device (p=0.287), and knowledge (p=0.744) with complaints of Carpal Tunnel Syndrome. It would be better if the school provided further education to students and parents about the dangers of prolonged game duration and reminded them to regulate game-playing hours for students to avoid complaints of Carpal Tunnel Syndrome. Keywords: Carpal tunnel syndrome, online game, playing time, repetitive movements, students
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI PADA REMAJA OVERWEIGHT-OBESITAS DI KABUPATEN JOMBANG Annahar, Cici Nia; Hendrati, Lucia Yovita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v18i1.27165

Abstract

Remaja overweight-obesitas rentan mengalami penyakit tidak menular, salah satunya adalah depresi. Peningkatan jumlah remaja overweight-obesitas menimbulkan peningkatan kejadian depresi. Hal ini dapat mempengaruhi penurunan kualitas hidup remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan depresi pada remaja overweight-obesitas. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional. Responden berjumlah 43 remaja usia 15 – 19 tahun dengan overweight-obesitas di Kabupaten Jombang. Variabel bebas penelitian ini adalah jenis kelamin, binge eating, dan persepsi citra tubuh. Sedangkan variabel terikatnya adalah depresi. Peneliti mengumpulkan data menggunakan angket online. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret – Mei 2021. Sampel dipilih dengan accidental sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar remaja overweight-obesitas tidak mengalami depresi sebesar 69,8%, sebagian besar tidak mengalami binge eating sebesar 62,8%, dan sebagian besar responden memiliki ketidakpuasan tubuh sedang sebesar 41,9%. tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis kelamin, binge eating dengan kejadian depresi pada remaja overweight-obesitas. Sedangkan variabel persepsi citra tubuh memiliki hubungan yang siginifikan dengan kejadian depresi pada remaja overweight-obesitas. Depresi pada remaja overweight-obesitas paling banyak berjenis kelamin perempuan, memiliki ketidakpuasan citra tubuh sedang, dan tidak mengalami binge eating. Remaja dengan overweight-obesitas disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, mengubah stigma penurunan berat badan menjadi peningkatan perilaku hidup sehat, meningkatkan kepercayaan dan kepuasan diri dan melakukan konsultasi gizi dan psikologis apabila diperlukan.
Co-Authors Adelita Setiawan Ahsan, Zuhriah Alvin Ubaid Khoiri Angelinasyarga Sutera Dewangga Anggraini, Shindy Ayu Aninda Fitri Rahmaniasari Anis Wulandari Annahar, Cici Nia Annisa Hidayati Annisa Hidayati Annisa Nur Illahi Ardania Yulian Putri Arief Hakim Ramadhani Arief Hargono Ashila, Naura Rahma Atik Choirul Hidajah Atikasari, Fitri Aufa Lutfiha Bin Sef, Nadhifah Bunga Lorenza, Fadelia Chandra, Alyah Christin Panjaitan Cindy Dwi Pramesti Cintana Rosa Aulia Dewi, Laurensia Nurkusuma Donny Ardyan Dwi Kharisma Dwi Ratnasari Dwi Sri Rejeki Etika Indri Astuty Farahita, Griseld Adiel Farapti Farapti Febrianti Qisti Arrum Bayumi Fitriani, Roza Galih Haniin Brillianti Gusti Ayu Triara Dewi, Gusti Ayu Triara Hamriyana Hamzah Harni Utari Nennong Jannatul Kamilah, Itsna Jayanti Dian Eka Sari, Jayanti Dian K.N, Arik Khansa Khairunnisa Laura Nadya Damayanty Agusputri Lia Dwi Lestari Litania Devi Oktavia Lukitaruna, Devinafarica M. Farid Dimyati Lusno Mahendra, Muamar Afdhal Mandagi, Ayik Mirayanti Mira Sistyaningsih Mira Sistyaningsih Mohamed Gomaa Nasr, Nayla Mudia Sari, Ulfa Niken Enestasia Anggraini Noer Farakhin Noer Farakhin Noran Naqiah Hairi Nur Rahma Febriani Nuraeni, Nabilla Nurul Fitriyah Nurul Fitriyah Nurul Fitriyah Pertiwi, Aisyah Noer Auliyah Madani Putri, Fayza Kirana Putri, Novela Dwi Cahyani Qurniawati, Eny Rachmah Indawati Rahman, Airiza Ratna Nur Fitrya, Diela Regita Wida Threnisa Retno Tri Hastuti Rieza Enggardany Rizka Auliyaur Rahmah Safa Rosyadah Hakim Salsabila, Unik Hanifah Santi Martini Sarda Ika Devi Setya Haksama Sigunawan, Sigunawan Sintia, Nely Siti Malikhatin Siti Nadhiroh Sri Surantini Sri Widati Sribudaya, Irinedian Sugianto, Gian Sukma Arum Sekar Taji Supaat Setia Hadi Supaat Setia Hadi Suratno, Shafa Ainunnissa Suroto, Neva Chandra Syadza Zahrah Shedyta Syahrania Naura Shedysni Syahrul Ramadhan Ua, Konstantinus Vika Gress Vio Dilita Wulandari, Heni Surya Yudied Agung Mirasa Zanifa Azelia Zethira, Andini Tania