Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN PRESENTASI IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) YANG TERINFEKSI BAKTERI Aeromonas hydrophila YANG DIPELIHARA DI KERAMBA JARING APUNG DI BOZEM MORO KREMBANGAN, SURABAYA Yudha Teguh Prayogi; Rahayu Kusdarwati; Kismiyati Kismiyati
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 5 No. 2 (2016): JAFH Vol. 5 No. 2 Juni 2016
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.842 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v5i2.11324

Abstract

Ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) merupakan ikan perairan tawar yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Meningkatnya permintaan pasar domestik serta peluang ekspor ke beberapa negara, berdampak pula pada semakin meningkatkan minat pengusaha dan pengembangan dari teknologi budidaya intensif pada ikan ini. Ketersediaan ikan lele dumbo masih belum mencukupi permintaan pasar, salah satu penyebabnya adalah tingginya mortalitas ikan lele dumbo yang terinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Aeromonas hydrophila adalah bakteri penyebab penyakit Motile Aeromonas Septicemia (MAS) yang menyerang beberapa jenis ikan air tawar. Penyakit ini merupakan masalah serius pada usaha budidaya baik budidaya intensif maupun tradisional. Penyakit tersebut di Asia Tenggara, pertama kali terjadi di Jawa Barat pada tahun 1980 yang menyebabkan kematian sebanyak 82,2 ton ikan air tawar dalam sebulan, sementara di Jawa Tengah tahun 1984, sebanyak 1,6 ton ikan lele mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identifikasi dan persentasi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan lele dumbo yang dibudidayakan di bozem Moro Krembangan, Surabaya, Jawa Timur. Metode Penelitian ini adalah metode survey. Parameter utama yang diamati dalam penelitian ini adalah identifikasi dan persentasi bakteri Aeromonas hydrophila pada ikan lele dumbo yang dibudidayakan di bozem Moro Krembangan, Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan parameter penunjang dalam penelitian yang dilakukan yaitu nilai kualitas air yang meliputi pH, temperatur, ammonia dan Oksigen terlarut yang diukur selama kegiatan pengambilan sampel dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 sampel yang diambil dari 2 keramba, 19 ekor ikan positif terinfeksi Aeromonas hydrophila. Nilai persentasi Aeromonas hydrophila yang menginfeksi ikan lele dumbo di Moro Krembangan, Surabaya, Jawa Timur yaitu sebesar 95%. 
PERUBAHAN HEMATOLOGI IKAN MAS KOMET (Carassius auratus auratus) AKIBAT INFESTASI Argulus japonicus JANTAN dan Argulus japonicus BETINA Fatih Riantono; Kismiyati Kismiyati; Laksmi Sulmartiwi
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 5 No. 2 (2016): JAFH Vol. 5 No. 2 Juni 2016
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.82 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v5i2.11325

Abstract

Penyakit pada budidaya ikan hias terutama yang disebabkan oleh ektoparasit. Ektoparasit merupakan salah satu penyebab menurunnya nilai jual komoditas ikan hias yang ada di Indonesia. Infestasi tingkat akut Argulus. japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan hematologi ikan mas komet (Carassius auratus auratus) yang diinfestasi A. japonicus jantan dan A. japonicus betina pada derajat infestasi berbeda. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga dan Laboratorium klinik Kedokteran Hewan Univeristas Airlangga serta Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya pada bulan Oktober 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan metode eksperimental. Data hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit dianalisa dengan menggunakan ANOVA untuk mengetahui pengaruh perlakuan dalam kelompok penelitian. Penelitian ini menggunakan empat perlakuan dan lima ulangan dengan dua kelompok. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan hematologi akibat infestasi A. japonicus. Kegiatan skoring dilakukan untuk menentukan perubahan hematologi ikan mas komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi parasit A. japonicus mengakibatkan perubahan hematologi yaitu hemoglobin, hematokrit, eritrosit, dan leukosit ikan mas komet. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengaruh lain yang ditimbulkan karena akibat dari infestasi A. japonicus pada ikan. Langkah pencegahan dan pengobatan yang sesuai untuk menjaga kesehatan ikan hias secara umum supaya terlihat tetap mempunyai nilai estetika. 
IDENTIFIKASI DAN DERAJAT INFESTASI Lernaea PADA IKAN MASKOKI (Carassius auratus) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR Bernideta Dewi Kriswijayanti; Kismiyati Kismiyati; Kusnoto Kusnoto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.435 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.12983

Abstract

Penyakit merupakan masalah yang penting yang harus diperhatikan oleh pembudidaya ikan agar tidak mengalami kerugian. Penyakit dapat muncul di suatu perairan akibat ketidakseimbangan antara lingkungan, inang, dan patogen. Salah satu penyakit yang sering menyerang ikan hias air tawar adalah lernaeosis. Lernaeosis adalah penyakit pada ikan yang disebabkan oleh serangan ektoparasit copepoda dari genus Lernaea. Ektoparasit ini dapat ditemukan pada seluruh permukaan tubuh, mulut dan insang ikan. Lernaea dapat menyebabkan iritasi pada kulit serta lesi. Ikan maskoki (Carrassius auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar tergolong dalam jenis ikan karper yang sering terserang Lernaea. Ikan maskoki (Carassius auratus) merupakan komoditas unggulan perikanan budidaya untuk jenis ikan hias air tawar di Tulungagung. Identifikasi dan derajat infestasi Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) di Tulungagung, Jawa Timur belum banyak diteliti sehingga perlu dilakukan penelitian pada tiga desa yaitu Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak dimana ketiga desa tersebut merupakan sentra budidaya di Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) dan derajat infestasi dari serangan Lernaea pada ikan maskoki yang dibudidayakan di tiga desa yang berada di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Identifikasi Lernaea dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya dan penggambaran spesimen dilakukan di LIPI Cibinong. Data hasil identifikasi spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki disajikan secara deskriptif dalam bentuk gambar untuk identifikasi Lernaea dan dalam bentuk tabel untuk derajat infestasi. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak hanya ditemukan satu spesies saja, yaitu Lernaea cyprinacea. Derajat infestasi dari serangan Lernaea cyprinacea di tiga desa tersebut tergolong dalam infestasi ringan.
PERUBAHAN HISTOPATOLOGI JARINGAN KULIT IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) AKIBAT INFESTASI Argulus japonicus P Renita Efa Ratna Sari; Wahju Tjahjaningsih; Kismiyati Kismiyati
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1781.536 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.13015

Abstract

Ektoparasit merupakan salah satu penyebab menurunnya nilai jual komoditas ikan hias di Indonesia. Infestasi tingkat akut A. japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Penetrasi stylet ektoparasit Argulus dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar dengan memecah konsistensi jaringan dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui perubahan atau kelainan pada tingkat jaringan yang disebabkan oleh ektoparasit A. japonicus pada jaringan kulit ikan komet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2013 di Laboratorium Pendidikan Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan patologi anatomi dan perubahan histopatologi jaringan kulit ikan komet akibat infestasi A. japonicus. Skoring dilakukan untuk menentukan derajat kerusakan histopatologi jaringan kulit ikan komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi A. japonicus mengakibatkan perubahan hemoragi, erosi epitel epidermis, infiltrasi sel radang, kongesti, dan ballooning degeneration pada jaringan kulit ikan komet. Derajat infestasi ektoparasit A. japonicus berbanding lurus dengan tingkat kerusakan jaringan kulit ikan komet. Jenis kerusakan jaringan tidak menunjukkan hubungan yang linear dengan derajat infestasi A. japonicus. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kemungkinan terjadinya infeksi sekunder akibat infestasi A. japonicus pada ikan. Langkah pencegahan dan pengobatan yang sesuai untuk menjaga kesehatan ikan hias secara umum agar terlihat tetap mempunyai nilai estetika.
APLIKASI PROBIOTIK, IMUNOSTIMULAN, DAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI KECAMATAN UJUNG PANGKAH, KABUPATEN GRESIK Nina Nurmalia Dewi, S.Pi., M.Si; Kismiyati Kismiyati; Rozi Rozi; Gunanti Mahasri; Woro Hastuti Satyantini
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 8 No. 3 (2019): JAFH vol. 8 no. 3 September 2019
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.679 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v8i3.15127

Abstract

Udang vannamei merupakan salah satu komoditas perikanan yang bernilai ekonomis penting. Tingginya permintaan terhadap udang vannamei menyebabkan pentingnya kegiatan budidaya. Namun adanya berbagai permasalahan pada budidaya udang vannamei menyebabkan diperlukannya suatu teknologi untuk meningkatkan produksi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengaplikasikan penyediaan probiotik, aplikasi immunostimulan, dan pengukuran kualitas air di tambak yang ada di Desa Pangkah Wetan dan Pangkahkulon, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik sebagai upaya untuk peningkatan produksi hasil panen tambak udang vannamei. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, peragaan, diskusi, dan demoplot di lapangan. Hasil kegiatan ini adalah anggota kelompok mitra berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Materi yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan melindungi udang dari penyakit, menjaga kualitas air, dan menekan kematian udang untuk peningkatan produksi. Hasil pengukuran kualitas air dilapangan menunjukkan bahwa kondisi suhu di tambak kelompok mitra yaitu 320C, kecerahan 50 cm, warna air kecoklatan, dan pH 7.
Identifikasi dan Predileksi Ektoparasit Lernaea yang Menyerang Ikan Gurami (Osphronemus gouramy, Lac) Di Desa Ngrajek Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Annisa Novia Damayanti; Kismiyati Kismiyati; Setiawan Koesdarto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.942 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v2i1.17984

Abstract

Ikan gurami menjadi salah satu komoditas yang banyak dikembangkan oleh para petani karena permintaan pasar cukup tinggi, pemeliharaan mudah dan harga yang relatif stabil. Ikan gurami mempunyai bentuk badan agak panjang, pipih dan tertutup sisik yang berukuran besar serta terlihat kasar dan kuat. Keberhasilan suatu usaha budidaya ikan tidak terlepas dari masalah penyakit pada ikan. Keberadaan ektoparasit dapat menyebabkan penurunan kualitas tampilan ikan sehingga dapat menurunkan nilai jual ikan. Hal ini disebabkan karena parasit menyebabkan perubahan warna ikan dan kerusakan bagian tubuh ikan. Salah satu parasit yang sering menjangkit ikan adalah Lernaea yang menyerang ikan gurami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ektoparasit Lernaea dan predileksinya pada ikan gurami (O. gouramy, Lac) di Desa Ngrajek, Magelang. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode purpose random sampling. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif yaitu penyajian data dengan memaparkan data dalam bentuk penjelasan, angka dan gambar yang dideskripsikan sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lernaea yang berhasil diidentifikasi adalah L. cyprinacea, L. oryzophila dan L. osphronemi. Spesies-spesies tersebut diidentifikasi berdasarkan bentuk holdfast, kaki renang, uropoda, kantung telur dan panjang tubuh. Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 100 X kemudian digambar dengan skala 2,5 cm. Predileksi Lernaea yang menyerang ikan gurami adalah pada permukaan tubuh, sirip, insang dan mata. Namun, di Desa Ngrajek Lernaea banyak menyerang di daerah sirip karena bagian sirip merupakan bagian yang memiliki jaringan yang tipis sehingga Lernaea mudah menancap.
Pengaruh Perendaman Insektisida Permetrin Terhadap Daya Tetas Telur Argulus japonicus Devy Agustia Pratiwi; Kismiyati Kismiyati; Sudarno Sudarno
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.587 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v2i1.19506

Abstract

Parasit adalah organisme yang bergantung pada inang sebagai habitatnya dan mengambil makanan dari inang tersebut. Infestasi parasit merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh pembudidaya ikan hias. Argulus japonicus merupakan ektoparasit yang menginfestasi ikan air tawar di bagian sirip, kulit, insang dan operkulum. Daur hidup Argulus japonicus tergolong cepat, hal itu sangat membahayakan para pembudidaya, maka perlu dilakukan pengendalian terhadap Argulus japonicus dan telurnya. Pengendalian telur Argulus japonicus dapat dilakukan perendaman dengan insektisida permetrin. Prinsip kerja insektisida pyretroid berfungsi sebagai racun axonik yang merusak serabut saraf. Menurunnya daya tetas telur Argulus japonicus dapat terjadi akibat terikatnya sejenis protein di dalam saraf yang dikenal sebagai voltage-gated sodium channel sehingga menyebabkan embrio dalam telur tidak dapat berkembang dan tidak menetas. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa insektisida permetrin dapat mengurangi daya tetas telur Argulus japonicus. Daya tetas telur Argulus japonicus pada perlakuan A sebagai kontrol didapatkan persentase daya tetas telur 44%, pada perlakuan B konsentrasi 0,70 ppm persentase yang didapat sebayak 19,5%, perlakuan C dengan konsentrasi 0,80 ppm sebanyak 12%, perlakuan D konsentrasi 0,90 ppm sebayak 8% dan perlakuan E konsentrasi 1 ppm persentase yang didapat sebanyak 3%. Konsentrasi optimal dari pemberian insektisida permetrin pada media penetasan terdapat pada perlakuan E dengan daya tetas Argulus japonicus sebanyak 3 %.
Tingkat Stres dan Tingkah Laku Ikan Kerapu Cantang Selama Proses Pengendalian Zeylanicobdella dengan Perasan Daun Pepaya (Carica papaya L.) di Cempleng, Brondong Kabupaten Lamongan Gunanti Mahasri; Muhammad Browijoyo; Ikmalia A; Berliana A; Dika Dika; kismiyati kismiyati; Faisol Mas'ud
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 13, No 1 (2022): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v13i1.102

Abstract

Salah satu penyebab utama menurunnya harga jual ikan kerapu cantang adalah karena adanyan serangan serangan ektoparasit dari cacing lintah laut  Zeylanicobdella, yang dapat menyebabkan luka dan pendarahan di seluruh permukaan tubuh. Upaya pengendalian Zeylanicobdella sudah banyak dilakukan, akan tetapi sampai dengan saat ini, prevalensi ikan kerapu yang terserang lintah laut ini masih cukup tinggi, bahkan hingga mencapai 100% pada ikan kerapu yang dipelihara pada tambak tradisional plus dengan dasar tanah. Upaya yang dilakukan untuk menekan serangan ini adalah dengan menggunakan perasan daun pepaya (Carica papaya L.). Daun ini  mengandung zat aktif alkaloid karpain yang dapat membunuh lintah laut Zeylanicobdella. Pengendalian Zeylanicobdella dengan pemberian perasan daun pepaya  dapat berpengaruh terhadap tingkat stres ikan kerapu cantang, sehingga akan mempengaruhi kadar glukosa darah dan tingkat konsumsi oksigen.Tujuan dari kegiatan ini adalah menerapkan penggunaan perasan daun papaya untuk mengendalikan serang lintah laut Zeylanicobdella  di Tambak dengan perendaman. Kegiatan ini dengan menggunakan 5 buah akuarium sebagai wadah pengendalian lintah laut, dengan dosis 0,5% dan lama waktu perendaman 15 menit. Hasil kegiatan menujukkan bahwa perasan daun pepaya dapat menurun serangan lintah laut Zeylanicobdella dengan perendaman, dari 100% hingga 34%.  Tingkat stres yang ditunjukkan dengan kadar glukosa darah ikan kerapu menunjukkan dalam kondisi stress dengan kadar glukosa darah sekitar 73 – 95 mg/dL melebihi normal 28,8 – 34,2 mg/dL Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa perasan daun papaya dengan dosis 0,5% dan lama waktu perendaman 15 menit dapat menurunkan serangan lintah laut sebesar 66,67%.
Analisis Prevalensi dan Intensitas Neobenedenia girellae Pada Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) di Perairan Lampung dan Situbondo Muhammad Aiman Yudarana Yudarana; Sri Subekti; Kismiyati
Journal of Aquaculture Science Vol 7 No 2 (2022): Journal of Aquaculture Science
Publisher : Airlangga University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31093/joas.v7i2.240

Abstract

Barramundi (Lates calcarifer) is a fish that has high economic value and has the potential to be developed in Indonesia. One of the species reported to barramundi is infest Neobenedenia girellae. This study aims to determine the prevalence and intensity of the parasitic worm Neobenedenia girellae in barramundi in the waters of Lampung and Situbondo. Sampling of barramundi with a size of 21 - 30 cm as many as 40 fish from Lampung waters and 50 barramundi from Situbondo waters. The results showed that there was worm infestation Neobenedenia girellae on barramundi in the waters of Lampung and Situbondo. The prevalence value of Neobenedenia girellae in barramundi in Lampung waters is 92% with almost always category and intensity value of 1.37 with low category when in Situbondo waters the prevalence value is 92% with almost always category and the intensity value is 1.67 with low category. Keywords: Lates calcarifer, Intensity, Prevalence, Neobenedenia girellae
Efek Enzim Bromelin dari Bonggol Nanas Terhadap Efesiensi Pakan dan Patologi Anatomi pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diinfestasi Argulus japonicus Yustika Rahmawati; Kismiyati Kismiyati; Mirni Lamid
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.541

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan ikan konsumsi air tawar memiliki beberapa keunggulan dimana pertumbuhannya cepat, mudah dipelihara, memiliki nilai gizi yang baik dan bernilai ekonomis. Permintaan terhadap produk ikan mas cukup tinggi. Total produksi Ikan mas nasional pada tahun 2019 mendekati 536 ribu ton (KKP, 2021). Peningkatan produksi ikan mas berakibat pada penyediaan ikan mas yang cukup dan berkualitas pada proses budidaya. Menurut Faroq (2020), pemberian pakan yang dicampur enzim bonggol nanas dapat meningkatkan laju pertumbuhan harian tertinggi dan efisiensi pakan. Pakan yang lebih efisien diharapkan ikan dapat lebih bertahan ketika terinfeksi parasit Argulus japonicus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek enzim bromelin pada bonggol nanas terhadap efesiensi pakan dan patologi anatomi pada ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfestasi Argulus japonicus. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 4x2 perlakuan yaitu faktor pertama dosis enzim bromelin 2,25% dan tanpa penambahan enzim bromelin. Faktor kedua yaitu derajat infestasi argulus ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian menunjukkan efesiensi pakan dan patologi anatomi yang tidak berbeda nyata terhadap pemberian enzim bromelin pada ikan mas yang diinfestasi Argulus japonicus. Namun perlakuan dengan penambahan enzim bromelin yang diinfestasi Argulus japonicus memberikan nilai efesiensi pakan lebih tinggi dan nilai patologi anatomi lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan tanpa pemberian enzim bromelin yang diinfestasi Argulus japonicus.
Co-Authors A. Shofy Mubarak Ade Fitri Noor Inaya Akhmad Taufiq Mukti Amayliana Ajeng Nastiti Annisa Novia Damayanti Anur Abdalah Nagi Melad Ardilas Heryamin Arika Juniarsih Aulia Ikhsan Syamsuri Auriga Putri Faradilla Benedikta Tania Diklauia Berliana A Bernideta Dewi Kriswijayanti DARMAWAN SETIA BUDI Devy Agustia Pratiwi Dewi, Nina Nurmalia Diah Ayu Puspitarini dika dika Endang Wulandari Suryaningtyas Fahdi Putra Utama Faisol Mas'ud Fatih Riantono Febri Setyawati Ferry Dwi Firmansyah Liananda Gita Zahrani Aryandini Gunanti Mahasri Hari Suprapto Ikmalia A Iqbal Ghazali Kusnoto Kusnoto Laksmi Sulmartiwi Linda Megawati Yanuaris Luthfiana Aprilianita Sari Lyla Wulandari M Wahyu Alfian Marina Hasan Marina hasan Mirni Lamid Mohammad Faizal Ulkhaq Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz Mohd Ihwan Zakariah Mohd Ihwan Zakariah Muhamad Amin Muhammad Aiman Yudarana Yudarana Muhammad Arief Muhammad Yusuf Nadia Ayu Fadila Asshaufi Naufal Falatehan Nor Azri Shah Norhan Norainy Mohd Husin Norma Isnawati Novy Prasetya Nur Maulana Iskhaq P Renita Efa Ratna Sari Puput Puspitasari R. Wahid Nur Yusuf Rahayu Kusdarwati Rakhmarani Nur Fatiza Rengga Eko Pradipta Renita Efa Ratna Sari Riza Aryani Rozi Rozi Rozi Rozi Rr. Juni Triastuti Santanumurti, Muhammad Browijoyo Sari, Putri Desi Wulan Selvi Oktora Mahanani Setiawan Koesdarto Setyawati, Febri Sri Subekti Sri Subekti Sudarno, Sudarno Sulastri Arsad Tjahjaningsih, Wahju Vivaldy Phaza Muharta Wahidah Wahab Woro Hastuti Setyantini Yogita Tirta Noviyanti Yudha Teguh Prayogi Yudin Ardha Pradipta Yustika Rahmawati Yusuf Taufik Hidayat Zurica Melati Fitri