Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI DAN DERAJAT INFESTASI Lernaea PADA IKAN MASKOKI (Carassius auratus) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR Bernideta Dewi Kriswijayanti; Kismiyati Kismiyati; Kusnoto Kusnoto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.435 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.12983

Abstract

Penyakit merupakan masalah yang penting yang harus diperhatikan oleh pembudidaya ikan agar tidak mengalami kerugian. Penyakit dapat muncul di suatu perairan akibat ketidakseimbangan antara lingkungan, inang, dan patogen. Salah satu penyakit yang sering menyerang ikan hias air tawar adalah lernaeosis. Lernaeosis adalah penyakit pada ikan yang disebabkan oleh serangan ektoparasit copepoda dari genus Lernaea. Ektoparasit ini dapat ditemukan pada seluruh permukaan tubuh, mulut dan insang ikan. Lernaea dapat menyebabkan iritasi pada kulit serta lesi. Ikan maskoki (Carrassius auratus) merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar tergolong dalam jenis ikan karper yang sering terserang Lernaea. Ikan maskoki (Carassius auratus) merupakan komoditas unggulan perikanan budidaya untuk jenis ikan hias air tawar di Tulungagung. Identifikasi dan derajat infestasi Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) di Tulungagung, Jawa Timur belum banyak diteliti sehingga perlu dilakukan penelitian pada tiga desa yaitu Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak dimana ketiga desa tersebut merupakan sentra budidaya di Kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki (Carassius auratus) dan derajat infestasi dari serangan Lernaea pada ikan maskoki yang dibudidayakan di tiga desa yang berada di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Identifikasi Lernaea dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya dan penggambaran spesimen dilakukan di LIPI Cibinong. Data hasil identifikasi spesies Lernaea yang menyerang ikan maskoki disajikan secara deskriptif dalam bentuk gambar untuk identifikasi Lernaea dan dalam bentuk tabel untuk derajat infestasi. Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Karang Rejo, Desa Ploso Kandang dan Desa Wajak hanya ditemukan satu spesies saja, yaitu Lernaea cyprinacea. Derajat infestasi dari serangan Lernaea cyprinacea di tiga desa tersebut tergolong dalam infestasi ringan.
PERUBAHAN HISTOPATOLOGI JARINGAN KULIT IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) AKIBAT INFESTASI Argulus japonicus P Renita Efa Ratna Sari; Wahju Tjahjaningsih; Kismiyati Kismiyati
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 3 No. 1 (2014): JAFH Vol. 3 No. 1 January 2014
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1781.536 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v3i1.13015

Abstract

Ektoparasit merupakan salah satu penyebab menurunnya nilai jual komoditas ikan hias di Indonesia. Infestasi tingkat akut A. japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Penetrasi stylet ektoparasit Argulus dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar dengan memecah konsistensi jaringan dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui perubahan atau kelainan pada tingkat jaringan yang disebabkan oleh ektoparasit A. japonicus pada jaringan kulit ikan komet. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2013 di Laboratorium Pendidikan Fakultas Perikanan dan Kelautan dan Laboratorium Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah perubahan patologi anatomi dan perubahan histopatologi jaringan kulit ikan komet akibat infestasi A. japonicus. Skoring dilakukan untuk menentukan derajat kerusakan histopatologi jaringan kulit ikan komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi A. japonicus mengakibatkan perubahan hemoragi, erosi epitel epidermis, infiltrasi sel radang, kongesti, dan ballooning degeneration pada jaringan kulit ikan komet. Derajat infestasi ektoparasit A. japonicus berbanding lurus dengan tingkat kerusakan jaringan kulit ikan komet. Jenis kerusakan jaringan tidak menunjukkan hubungan yang linear dengan derajat infestasi A. japonicus. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut tentang kemungkinan terjadinya infeksi sekunder akibat infestasi A. japonicus pada ikan. Langkah pencegahan dan pengobatan yang sesuai untuk menjaga kesehatan ikan hias secara umum agar terlihat tetap mempunyai nilai estetika.
APLIKASI PROBIOTIK, IMUNOSTIMULAN, DAN MANAJEMEN KUALITAS AIR DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI BUDIDAYA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) DI KECAMATAN UJUNG PANGKAH, KABUPATEN GRESIK Nina Nurmalia Dewi, S.Pi., M.Si; Kismiyati Kismiyati; Rozi Rozi; Gunanti Mahasri; Woro Hastuti Satyantini
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 8 No. 3 (2019): JAFH vol. 8 no. 3 September 2019
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.679 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v8i3.15127

Abstract

Udang vannamei merupakan salah satu komoditas perikanan yang bernilai ekonomis penting. Tingginya permintaan terhadap udang vannamei menyebabkan pentingnya kegiatan budidaya. Namun adanya berbagai permasalahan pada budidaya udang vannamei menyebabkan diperlukannya suatu teknologi untuk meningkatkan produksi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengaplikasikan penyediaan probiotik, aplikasi immunostimulan, dan pengukuran kualitas air di tambak yang ada di Desa Pangkah Wetan dan Pangkahkulon, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik sebagai upaya untuk peningkatan produksi hasil panen tambak udang vannamei. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019. Metode kegiatan ini adalah penyuluhan, peragaan, diskusi, dan demoplot di lapangan. Hasil kegiatan ini adalah anggota kelompok mitra berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan yang dilakukan. Materi yang diberikan bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan melindungi udang dari penyakit, menjaga kualitas air, dan menekan kematian udang untuk peningkatan produksi. Hasil pengukuran kualitas air dilapangan menunjukkan bahwa kondisi suhu di tambak kelompok mitra yaitu 320C, kecerahan 50 cm, warna air kecoklatan, dan pH 7.
Identifikasi dan Predileksi Ektoparasit Lernaea yang Menyerang Ikan Gurami (Osphronemus gouramy, Lac) Di Desa Ngrajek Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang Annisa Novia Damayanti; Kismiyati Kismiyati; Setiawan Koesdarto
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.942 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v2i1.17984

Abstract

Ikan gurami menjadi salah satu komoditas yang banyak dikembangkan oleh para petani karena permintaan pasar cukup tinggi, pemeliharaan mudah dan harga yang relatif stabil. Ikan gurami mempunyai bentuk badan agak panjang, pipih dan tertutup sisik yang berukuran besar serta terlihat kasar dan kuat. Keberhasilan suatu usaha budidaya ikan tidak terlepas dari masalah penyakit pada ikan. Keberadaan ektoparasit dapat menyebabkan penurunan kualitas tampilan ikan sehingga dapat menurunkan nilai jual ikan. Hal ini disebabkan karena parasit menyebabkan perubahan warna ikan dan kerusakan bagian tubuh ikan. Salah satu parasit yang sering menjangkit ikan adalah Lernaea yang menyerang ikan gurami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi ektoparasit Lernaea dan predileksinya pada ikan gurami (O. gouramy, Lac) di Desa Ngrajek, Magelang. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode purpose random sampling. Data yang diperoleh disajikan secara deskriptif yaitu penyajian data dengan memaparkan data dalam bentuk penjelasan, angka dan gambar yang dideskripsikan sehingga lebih mudah dibaca dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lernaea yang berhasil diidentifikasi adalah L. cyprinacea, L. oryzophila dan L. osphronemi. Spesies-spesies tersebut diidentifikasi berdasarkan bentuk holdfast, kaki renang, uropoda, kantung telur dan panjang tubuh. Pengamatan dilakukan menggunakan mikroskop dengan perbesaran 100 X kemudian digambar dengan skala 2,5 cm. Predileksi Lernaea yang menyerang ikan gurami adalah pada permukaan tubuh, sirip, insang dan mata. Namun, di Desa Ngrajek Lernaea banyak menyerang di daerah sirip karena bagian sirip merupakan bagian yang memiliki jaringan yang tipis sehingga Lernaea mudah menancap.
Pengaruh Perendaman Insektisida Permetrin Terhadap Daya Tetas Telur Argulus japonicus Devy Agustia Pratiwi; Kismiyati Kismiyati; Sudarno Sudarno
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 2 No. 1 (2013): JAFH Vol 2 No 1 Februari 2013
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.587 KB) | DOI: 10.20473/jafh.v2i1.19506

Abstract

Parasit adalah organisme yang bergantung pada inang sebagai habitatnya dan mengambil makanan dari inang tersebut. Infestasi parasit merupakan masalah terbesar yang dihadapi oleh pembudidaya ikan hias. Argulus japonicus merupakan ektoparasit yang menginfestasi ikan air tawar di bagian sirip, kulit, insang dan operkulum. Daur hidup Argulus japonicus tergolong cepat, hal itu sangat membahayakan para pembudidaya, maka perlu dilakukan pengendalian terhadap Argulus japonicus dan telurnya. Pengendalian telur Argulus japonicus dapat dilakukan perendaman dengan insektisida permetrin. Prinsip kerja insektisida pyretroid berfungsi sebagai racun axonik yang merusak serabut saraf. Menurunnya daya tetas telur Argulus japonicus dapat terjadi akibat terikatnya sejenis protein di dalam saraf yang dikenal sebagai voltage-gated sodium channel sehingga menyebabkan embrio dalam telur tidak dapat berkembang dan tidak menetas. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa insektisida permetrin dapat mengurangi daya tetas telur Argulus japonicus. Daya tetas telur Argulus japonicus pada perlakuan A sebagai kontrol didapatkan persentase daya tetas telur 44%, pada perlakuan B konsentrasi 0,70 ppm persentase yang didapat sebayak 19,5%, perlakuan C dengan konsentrasi 0,80 ppm sebanyak 12%, perlakuan D konsentrasi 0,90 ppm sebayak 8% dan perlakuan E konsentrasi 1 ppm persentase yang didapat sebanyak 3%. Konsentrasi optimal dari pemberian insektisida permetrin pada media penetasan terdapat pada perlakuan E dengan daya tetas Argulus japonicus sebanyak 3 %.
Tingkat Stres dan Tingkah Laku Ikan Kerapu Cantang Selama Proses Pengendalian Zeylanicobdella dengan Perasan Daun Pepaya (Carica papaya L.) di Cempleng, Brondong Kabupaten Lamongan Gunanti Mahasri; Muhammad Browijoyo; Ikmalia A; Berliana A; Dika Dika; kismiyati kismiyati; Faisol Mas'ud
Grouper: Fisheries Scientific Journal Vol 13, No 1 (2022): Grouper : Jurnal Ilmiah Fakultas Perikanan Universitas Islam Lamongan
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/grouper.v13i1.102

Abstract

Salah satu penyebab utama menurunnya harga jual ikan kerapu cantang adalah karena adanyan serangan serangan ektoparasit dari cacing lintah laut  Zeylanicobdella, yang dapat menyebabkan luka dan pendarahan di seluruh permukaan tubuh. Upaya pengendalian Zeylanicobdella sudah banyak dilakukan, akan tetapi sampai dengan saat ini, prevalensi ikan kerapu yang terserang lintah laut ini masih cukup tinggi, bahkan hingga mencapai 100% pada ikan kerapu yang dipelihara pada tambak tradisional plus dengan dasar tanah. Upaya yang dilakukan untuk menekan serangan ini adalah dengan menggunakan perasan daun pepaya (Carica papaya L.). Daun ini  mengandung zat aktif alkaloid karpain yang dapat membunuh lintah laut Zeylanicobdella. Pengendalian Zeylanicobdella dengan pemberian perasan daun pepaya  dapat berpengaruh terhadap tingkat stres ikan kerapu cantang, sehingga akan mempengaruhi kadar glukosa darah dan tingkat konsumsi oksigen.Tujuan dari kegiatan ini adalah menerapkan penggunaan perasan daun papaya untuk mengendalikan serang lintah laut Zeylanicobdella  di Tambak dengan perendaman. Kegiatan ini dengan menggunakan 5 buah akuarium sebagai wadah pengendalian lintah laut, dengan dosis 0,5% dan lama waktu perendaman 15 menit. Hasil kegiatan menujukkan bahwa perasan daun pepaya dapat menurun serangan lintah laut Zeylanicobdella dengan perendaman, dari 100% hingga 34%.  Tingkat stres yang ditunjukkan dengan kadar glukosa darah ikan kerapu menunjukkan dalam kondisi stress dengan kadar glukosa darah sekitar 73 – 95 mg/dL melebihi normal 28,8 – 34,2 mg/dL Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa perasan daun papaya dengan dosis 0,5% dan lama waktu perendaman 15 menit dapat menurunkan serangan lintah laut sebesar 66,67%.
Efek Enzim Bromelin dari Bonggol Nanas Terhadap Efesiensi Pakan dan Patologi Anatomi pada Ikan Mas (Cyprinus carpio) yang Diinfestasi Argulus japonicus Yustika Rahmawati; Kismiyati Kismiyati; Mirni Lamid
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.541

Abstract

Ikan mas (Cyprinus carpio) merupakan ikan konsumsi air tawar memiliki beberapa keunggulan dimana pertumbuhannya cepat, mudah dipelihara, memiliki nilai gizi yang baik dan bernilai ekonomis. Permintaan terhadap produk ikan mas cukup tinggi. Total produksi Ikan mas nasional pada tahun 2019 mendekati 536 ribu ton (KKP, 2021). Peningkatan produksi ikan mas berakibat pada penyediaan ikan mas yang cukup dan berkualitas pada proses budidaya. Menurut Faroq (2020), pemberian pakan yang dicampur enzim bonggol nanas dapat meningkatkan laju pertumbuhan harian tertinggi dan efisiensi pakan. Pakan yang lebih efisien diharapkan ikan dapat lebih bertahan ketika terinfeksi parasit Argulus japonicus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek enzim bromelin pada bonggol nanas terhadap efesiensi pakan dan patologi anatomi pada ikan mas (Cyprinus carpio) yang diinfestasi Argulus japonicus. Pada penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor dengan 4x2 perlakuan yaitu faktor pertama dosis enzim bromelin 2,25% dan tanpa penambahan enzim bromelin. Faktor kedua yaitu derajat infestasi argulus ringan, sedang, dan berat. Hasil penelitian menunjukkan efesiensi pakan dan patologi anatomi yang tidak berbeda nyata terhadap pemberian enzim bromelin pada ikan mas yang diinfestasi Argulus japonicus. Namun perlakuan dengan penambahan enzim bromelin yang diinfestasi Argulus japonicus memberikan nilai efesiensi pakan lebih tinggi dan nilai patologi anatomi lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan tanpa pemberian enzim bromelin yang diinfestasi Argulus japonicus.
The Utilization of Ketepeng Cina (Cassia alata L.) Leaves Ethanol Extract as a Prevention of Argulus japonicus Infestation to Gourami Fish (Osphronemus gouramy) Yudin Ardha Pradipta; Kismiyati Kismiyati; Putri Desi Wulansari
Journal of Aquaculture and Fish Health Vol. 12 No. 1 (2023): JAFH Vol. 12 No. 1 February 2023
Publisher : Department of Aquaculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jafh.v12i1.37384

Abstract

This study aims to determine the benefits and optimal concentration of ketepeng cina leaves (Cassia alata L.) ethanol extract to prevent A. japonicus infestation in gourami fish. This research was conducted in May - August 2019. The research method used is the experimental method. This research design used Complete by Randomized Design (CRD ) with four concentration i.e. Control (P0), 209 ppm (P1), 418 ppm (P2), and 627 ppm (P3). Data was analyzed using Analysis of Variance (Anova) and then followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results showed that adding ketepeng cina leaves (Cassia alata L.) ethanol extract can prevent Argulus japonicus infestation on gourami fish at the concentration 627 ppm.
PENERAPAN TEKNOLOGI AKUAPONIK PADA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DAN SELADA (Lactuca sativa) DI LAHAN YANG TERBATAS DI SENTRA WISATA KULINER DELES MERR, SURABAYA Luthfiana Aprilianita Sari; Kismiyati Kismiyati; Rozi Rozi; Naufal Falatehan; Yogita Tirta Noviyanti; Auriga Putri Faradilla; Gita Zahrani Aryandini; Benedikta Tania Diklauia; Sulastri Arsad; Muhammad Yusuf
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1154

Abstract

Tilapia is a consumable fish that is needed in large quantities so that cultivation is carried out with dense stocking. The disadvantage of dense stocking is that the cultivation waste from feces or residual feed is quite high so it is necessary to apply a technology, namely aquaponics. This technology is the basis for community service in a limited location at the Deles Merr Culinary Tourism Center, Surabaya. The aim is to provide knowledge about aquaponics which is a combined system of fish and vegetable farming. Fish feces and feed residue are useful as fertilizer for vegetables so that water quality becomes optimal. The community service was conducted through counseling and mentoring methods on the application of aquaponic technology for tilapia (O. niloticus) and lettuce (L. sativa) cultivation on limited land. The target to be achieved is to increase knowledge, empowerment and improve skills in producing fish and vegetable farming businesses. Assistance in the form of an observation study of the application of aquaponic technology for tilapia (O. niloticus) and lettuce (L. sativa) cultivation on limited land resulted in growth rate (GR) data of 1.2 gr/day and specific growth rate (SGR) of 0.05%/day. Lettuce plants absorb ammonia produced from feces and remaining tilapia feed, thus optimizing water quality which has an impact on growth rate and specific growth rate. The community has gained knowledge and applied aquaponic technology in tilapia (O. niloticus) and lettuce (L. sativa) farming.
Perubahan Histopatologi Jaringan Kulit Ikan Komet (Carassius auratus auratus) Akibat Infestasi Argulus Japonicus [Histopathological Change of Comet Fish (Carassius auratus auratus) Skin Tissues Caused Argulus japonicus] Renita Efa Ratna Sari; Wahju Tjahjaningsih; Kismiyati Kismiyati
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 10 No. 1 (2018): Jurnal ilmiah perikanan dan kelautan
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v10i1.8202

Abstract

AbstrakEktoparasit merupakan salah satu penyebab menurunnya nilai jual komoditas ikan hias di Indonesia. Infestasi tingkat akut A. japonicus dapat mengakibatkan kematian dan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Penetrasi stylet ektoparasit Argulus dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar dengan memecah konsistensi jaringan dan dapat menimbulkan iritasi pada kulit ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui perubahan atau kelainan pada tingkat jaringan yang disebabkan oleh ektoparasit A. japonicus pada jaringan kulit ikan komet. Variabel yang diamati adalah perubahan patologi anatomi dan perubahan histopatologi jaringan kulit ikan komet akibat infestasi A. japonicus. Skoring dilakukan untuk menentukan derajat kerusakan histopatologi jaringan kulit ikan komet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infestasi A. japonicus mengakibatkan perubahan hemoragi, erosi epitel epidermis, infiltrasi sel radang, kongesti, dan ballooning degeneration pada jaringan kulit ikan komet. Derajat infestasi ektoparasit A. japonicus berbanding lurus dengan tingkat kerusakan jaringan kulit ikan komet. Jenis kerusakan jaringan tidak menunjukkan hubungan yang linear dengan derajat infestasi A. japonicusAbstractAcute infestation of A. japonicus can give occasion death and economic loss to farmers. Stylet penetration of ectoparasites A. japonicus caused considerable damage by breaking consistency of fish tissue and skin irritation. The purpose of this research was ascertain the level of comet fish skin tissues changes or abnormalities caused by ectoparasites A. japonicus. The variables observed in this study is the anatomic pathology and histopathological changes in the skin tissue of fish comet due to A. japonicus infestation. Scoring is done to determine the level of comet fish histopathology skin tissues damage. The results showed that the infestation of A. japonicus provide an overview histopathological changes inflammation, epidermis erotion, congestion, ballooning degeneration, and haemorrhage in comet fish skin tissues. Infestation level of ectoparasites A. japonicus is directly proportional with the level of comet fish tissue damages. Type of tissue damage does not have linear relationship with the level of A. japonicus infestation.  
Co-Authors A. Shofy Mubarak Ade Fitri Noor Inaya Akhmad Taufiq Mukti Al arif, Mohammad Anam Amayliana Ajeng Nastiti Annisa Novia Damayanti Anur Abdalah Nagi Melad Ardilas Heryamin Arika Juniarsih Aulia Ikhsan Syamsuri Auriga Putri Faradilla Benedikta Tania Diklauia Berliana A Bernideta Dewi Kriswijayanti DARMAWAN SETIA BUDI Devy Agustia Pratiwi Diah Ayu Puspitarini dika dika Endang Wulandari Suryaningtyas Fadiya Furuujihim Rohsarifuddin Fahdi Putra Utama Faisol Mas'ud Fatih Riantono Febri Setyawati Ferry Dwi Firmansyah Liananda Gilang Septian Gilang Gita Zahrani Aryandini Gunanti Mahasri Hari Suprapto Ikmalia A Iqbal Ghazali Jacob Da Costa Pereira Kusnoto Kusnoto Laksmi Sulmartiwi Linda Megawati Yanuaris Luthfiana Aprilianita Sari Lyla Wulandari M Wahyu Alfian Marina Hasan Marina hasan Marina Hasan Mateus Salvador Mirni Lamid Mohammad Faizal Ulkhaq Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz Mohd Fazrul Hisam Abd Aziz Mohd Ihwan Zakariah Mohd Ihwan Zakariah Muhamad Amin Muhammad Aiman Yudarana Yudarana Muhammad Arief Muhammad Yusuf Nadia Ayu Fadila Asshaufi Naufal Falatehan Nina Nurmalia Dewi Nor Azri Shah Norhan Norainy Mohd Husin Norma Isnawati Novy Prasetya Nur Maulana Iskhaq P Renita Efa Ratna Sari Puput Puspitasari Puspa Maharani R. Wahid Nur Yusuf Rahayu Kusdarwati Rahmah Hendriyati Rakhmarani Nur Fatiza Rengga Eko Pradipta Renita Efa Ratna Sari Riza Aryani Rozi Rozi Rr. Juni Triastuti Salustiano Zaret Santanumurti, Muhammad Browijoyo Sapto Adriyono Sari, Putri Desi Wulan Selvi Oktora Mahanani Setiawan Koesdarto Setyantini, Woro Hastuti Setyawati, Febri Sri Subekti Sri Subekti Sudarno, Sudarno Sulastri Arsad Tjahjaningsih, Wahju Vivaldy Phaza Muharta Wahidah Wahab Woro Hastuti Satyantini Yogita Tirta Noviyanti Yolandha Sephiani Nurhafifah Yudha Teguh Prayogi Yudin Ardha Pradipta Yustika Rahmawati Yusuf Taufik Hidayat Zurica Melati Fitri