Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Optimasi Carboxymethyl Cellulose Dan Hyaluronic Acid Sebagai Hydrogel Untuk Aplikasi Wound Dressing Pada Luka Bakar Uzlifatul Arridla, Putri; Wido Paramadini, Adanti; Afifah Zen, Nur
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka bakar merupakan cedera kulit yang disebabkan oleh paparan panas atau bahan kimia menjadi tantangan serius dalam kesehatan masyarakat secara global. Berdasarkan data WHO, prevalensi lukabakar mencapai lebih dari 11 juta kasus yang memerlukan penanganan medis setiap tahun. Salah satu pendekatan untuk mempercepat proses penyembuhan luka adalah dengan menjaga kelembapan menggunakan wound dressing. Hydrogel sebagai wound dressing menjadi salah satu pilihanyang menarik karena kemampuannya mempertahankan kadar air yang tinggi yaitu 70–90%, sehingga menciptakan lingkungan lembap yang ideal untuk penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan amorphous hydrogel berbasis carboxymethyl cellulose (CMC) dan hyaluronic acid (HA), yang diformulasikan untuk menyesuaikan luka dengan bentuk tidak teratur. CMC dipilih karena sifat hidrofiliknya yang mampu meningkatkan stabilitas mekanik hydrogel, sedangkan HA berperan dalam mendukung regenerasi jaringan, menjaga hidrasi, dan memberikan efek antimikroba. Pembuatanhydrogel dilakukan dengan mencampurkan HA 2,5% dan CMC 5% dengan variasi rasio 1:1, 1:3, 1:5 (v/v) dan HA 2,5% sebagai kontrol. Karakterisasi dilakukan melalui uji viskositas, afinitas cairan, stabilitas, dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi hydrogel dengan rasio HA:CMC 1:1 memberikan performa terbaik, dengan viskositas sebesar 81.120 cps, daya serap cairan mencapai34,56%, serta stabilitas dan daya sebar yang mendukung aplikasi topikal. Dengan demikian, formulasi ini berpotensi sebagai wound dressing efektif untuk mendukung penyembuhan luka bakar secara optimal.Kata Kunci : amorphous hydrogel, carboxymethyl cellulose (CMC), hyaluronic acid, luka bakar, wound dressing
Pengaruh Konsentrasi Hidroksiapatit Terhadap Scaffold Dengan Metode Spons Replikasi Untuk Defek Tulang Juan Timotius Prasetya, Yosafat; Wido Paramadini, Adanti; Hikmah, Irmayatul
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Defek tulang merupakan kondisi kehilangan struktur tulang yang memerlukan pendekatan rekayasa jaringan, salah satunya melalui penggunaan scaffold. Hidroksiapatit (HA) digunakan karena sifat biokompatibel dan osteokonduktifnya. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi HA (10%, 40%, dan 70%) terhadap sifat scaffold yang dibuat dengan metode spons replikasi. Scaffold dikarakterisasi melalui uji XRD untuk identifikasi struktur kristal, uji dimensi untuk kestabilanbentuk, uji degradasi dalam larutan PBS selama 7 hari, serta uji SEM-EDX untuk analisis morfologi dan komposisi kimia. Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi HA 40% dan 70% berhasil membentuk fase kristalin HA, dengan struktur pori yang saling terhubung dan tingkat degradasi yang sesuai untuk aplikasi regenerasi tulang. Konsentrasi 70% menunjukkan porositas yang lebih baik dan kestabilan struktur lebih tinggi. Dengan demikian, scaffold HA 70% berpotensi lebih optimal untuk aplikasi pemulihan defek tulang. Kata kunci : Defek tulang, hidroksiapatit, metode sponsreplikasi, regenerasi
Pengaruh Variasi Konsentrasi Pva Pada Membran Berbasis Kitosan Untuk Aplikasi Stomatitis Aftosa Patch Menggunakan Metode Solvent Casting Afrianto, Arman; Wido Paramadini, Adanti; Permatasari, Indah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stomatitis aftosa adalah peradangan rongga mulutyang ditandai dengan luka sariawan, menimbulkan rasa nyeridan ketidaknyamanan. Penelitian ini bertujuanmengembangkan patch berbasis kitosan dan polyvinyl alcohol(PVA) sebagai terapi lokal, menggunakan metode solvent castingdengan variasi konsentrasi PVA (2,5% dan 7,5%). Patchdikeringkan dengan dua metode, yaitu suhu ruang dan oven.Evaluasi karakteristik patch dilakukan melalui uji FTIR,mekanik, degradasi, swelling, dan SEM. Hasil FTIRmenunjukkan adanya interaksi kuat antara kitosan dan PVAmelalui ikatan hidrogen, ditandai oleh pergeseran dan pelebaranpuncak -OH dan -NH₂, serta terbentuknya struktur komposityang homogen. Uji mekanik menunjukkan peningkatankohesivitas (hingga 0,38), elastisitas (hingga 1,90 mm), danadhesi (hingga 59,85 mJ) seiring bertambahnya konsentrasiPVA, terutama pada sampel dengan rasio 1:3 yang dikeringkandi suhu ruang. Uji degradasi menunjukkan membran Oven 1:3dan Ruang 1:3 mengalami penurunan berat masing-masingsebesar 4% dan 6,25%, menandakan sifat biodegradabel yangsesuai untuk durasi aplikasi di rongga mulut. Uji swellingmemperlihatkan kemampuan penyerapan air yang sangattinggi, melebihi 1000% dalam waktu 60 menit, namunberpotensi menyebabkan disintegrasi dini pada patch jika tidakdikendalikan. Hasil SEM menunjukkan struktur permukaanyang berpori namun belum sepenuhnya homogen,mengindikasikan perlunya modifikasi formulasi, sepertipenambahan plasticizer, untuk meningkatkan kestabilan. Secarakeseluruhan, kombinasi kitosan dan PVA, terutama pada rasio1:3 dengan pengeringan suhu ruang, menunjukkankarakteristik fisikokimia dan mekanik yang paling optimaluntuk aplikasi patch stomatitis aftosa.Kata kunci— kitosan, PVA, patch, stomatitis aftosa, solventcasting.
EXPERT SYSTEM WITH DEMPSTER-SHAFER METHOD FOR EARLY IDENTIFICATION OF DISEASES DUE TO COMPLICATIONS SYSTEMIC INFLAMMATORY RESPONSE SYNDROME Wido Paramadini, Adanti; Dasril Aldo; Yoka Fathoni, M.; Yohani Setiya Rafika Nur; Dading Qolbu Adi
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 3 (2024): JUTIF Volume 5, Number 3, June 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.3.2021

Abstract

Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) is a generalized inflammatory condition, triggered by various factors such as infection or trauma, which can lead to serious complications if not treated quickly. This condition is characterized by symptoms such as fever or hypothermia, tachycardia, tachypnea, and changes in white blood cell count. Complications that can arise from SIRS include Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS), which results in fluid in the alveoli and requires mechanical ventilation; acute encephalopathy, which leads to brain dysfunction; Asidosis Metabolik, indicating liver damage; hemolysis, which results in the breakdown of red blood cells; and Deep Vein Thrombosis (DVT), which is at risk of causing pulmonary embolism. To overcome this diagnostic challenge, this study implements the Dempster-Shafer method in an expert system, where it allows the aggregation and combination of various sources of evidence to produce degrees of belief and degrees of plausibility for each diagnostic hypothesis. By accounting for uncertainties and contradictions in the data, the system improves diagnostic accuracy through dynamically weighting and updating beliefs based on available evidence. This process allows early and accurate identification of SIRS complications, supporting appropriate medical intervention. System evaluation showed diagnostic accuracy of 93%, confirming the potential of expert systems in supporting rapid and precise clinical decision-making in managing SIRS complications.
Performance Comparison of LSTM Models with Various Optimizers and Activation Functions for Garlic Bulb Price Prediction Using Deep Learning Aldo, Dasril; Paramadini, Adanti Wido; Amrustian, Muhammad Afrizal
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 2 (2025): JUTIF Volume 6, Number 2, April 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.2.4412

Abstract

Accurate commodity price forecasting is crucial for market stability and decision-making. This study evaluates the performance of the Long Short-Term Memory (LSTM) model using various activation functions and optimization algorithms for predicting garlic bulb prices. Historical price data was collected from panelharga.badanpangan.go.id and preprocessed through normalization and dataset splitting into training, validation, and test sets. The model was trained for 200 epochs using activation functions ReLU, Sigmoid, and Tanh, combined with optimization algorithms Adam, RMSprop, SGD, Adagrad, Adadelta, Nadam, and AdamW. Experimental results indicate that ReLU + Adam achieves the best performance with Final Epoch Loss of 0.001789, RMSE of 0.701632, MAPE of 0.009593, and R² of 0.909794, followed by Sigmoid + Nadam and Tanh + Adam, which also yielded high accuracy. These findings reinforce prior research, highlighting Adam and its momentum-based variants as effective optimizers for LSTM training. This study provides insights into selecting optimal activation functions and optimizers for commodity price forecasting. Future work may explore hybrid models and external factors, such as global market trends, to enhance predictive accuracy in time series data analysis.
In Vitro Characterization of Poly-Glycolyc Lactic-Co Acid (PLGA) –Collagen Based on Red Snapper Fish Scales (Lutjanus Sp.) Coating Chitosan as Duramater Artificial Candidate Jabbar, Hajria; Widiyanti, Prihartini; Paramadini, Adanti Wido; Putri, Dina Kartika; Isfandiary, Andini
Folia Medica Indonesiana Vol. 56, No. 3
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Head trauma was the third cause of deaths that have a high rank that can make serious head injury for 25.5%-54.9%. This study has been conducted by making a replacement layer of the brain (dura) to overcome the impact of dural defect by utilizing waste fish scales red snapper (Lutjanus sp.). Synthesis brain membranes lining processed by casting method with each various concentrations of chitosan coating of 1%, 1.5%, and 2% then dried using vacuum dry. The samples then were characterized by tensile test, FTIR, SEM and MTT Assay. FTIR test results showed that red snipperscales can produce collagen powder at amide A group with stretching of –NH functional group, amide B group has stretching of CH2 assymetry, amide I area, amide II and amide III area which show –NH bonding. Tensile test results showed that the combination between PLGA-Collagen Chitosan Coating 2% produced the highest tensile strength is 4.8 MPa which meet the standards of human duramater strength. MTT Assay results showed that the dural membrane produced no toxic seen from living cells reached 98.32%. Poly - Glycolyc Lactic - Co Acid (PLGA) - collagen coating chitosan based on red snapper fish scales (Lutjanus sp.) composites has potency as duramater artificial candidate due to the chemistry, biological and physical characteristics.
Integrasi Edukasi Kesehatan Berbasis Multimedia dan Produksi Kombucha Lokal untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Muntang Paramadini, Adanti Wido; Aldo, Dasril; Faizah, Faizah; Sa'adah, Aminatus; Prabowo, Dedy Agung; An-Naayif, Hanief Taqiyuddien Adz-Dzaky; Oktavia, Laksmi Dwi; Briliana, Carlita Wahyu; Salsabila, Luciana; Fiqrian, Muhammad Nafal
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2540

Abstract

This community-based program aimed to improve health literacy among residents of Muntang Village, Kemangkon District, Purbalingga Regency through the integration of multimedia-based health education and the production of locally sourced kombucha as a probiotic product based on village potential. The activities were implemented through several main stages, including community needs analysis, program socialization, development and utilization of multimedia educational media, training on hygienic kombucha production using local ingredients, implementation of digital promotion, mentoring, and sustainability evaluation. The results showed a 70 percent increase in community health literacy based on pre-test and post-test comparisons involving 50 training participants. The program also successfully produced 200 bottles of local kombucha with various flavor variants and improved hygienic production skills, with all participants able to independently apply standard operating procedures. The involvement of village youth in digital promotion contributed to a 50 percent increase in social media activity within three months, while the use of digital educational media engaged 50 active users during the program period. Participant satisfaction surveys yielded an average score of 4.6 on a 5-point scale, categorized as very satisfied. Overall, the program successfully established a community empowerment model based on health literacy and local product innovation that has the potential to be sustainably replicated in other rural communities.ABSTRAKProgram pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat Desa Muntang, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga melalui integrasi edukasi kesehatan berbasis multimedia dan produksi kombucha lokal sebagai produk probiotik berbasis potensi desa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan utama, meliputi analisis kebutuhan masyarakat, sosialisasi program, pengembangan dan pemanfaatan media edukasi multimedia, pelatihan produksi kombucha higienis berbahan lokal, penerapan promosi digital, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan masyarakat sebesar 70 persen berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test pada 50 peserta pelatihan. Program ini juga berhasil menghasilkan 200 botol kombucha lokal dengan berbagai varian rasa, serta meningkatkan keterampilan produksi higienis masyarakat hingga seluruh peserta mampu menerapkan SOP produksi secara mandiri. Keterlibatan remaja desa dalam promosi digital berdampak pada peningkatan aktivitas media sosial sebesar 50 persen dalam tiga bulan, sementara penggunaan media edukasi digital melibatkan 50 pengguna aktif selama periode program. Survei kepuasan peserta menunjukkan skor rata-rata 4,6 pada skala 5 yang termasuk kategori sangat puas. Program ini berhasil membangun model pemberdayaan masyarakat berbasis literasi kesehatan dan inovasi produk lokal yang berpotensi direplikasi pada komunitas pedesaan lainnya secara berkelanjutan.