Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Implementation of Natural Language Processing for Bullying Complaints with Voice to Text Conversion Miftahul Ilmi; Miftahul Ilmi; Dasril Aldo; Sapta Eka Putra; Adanti Wido Paramadini; Yohani Setiya Rafika Nur
Jurnal Ecotipe (Electronic, Control, Telecommunication, Information, and Power Engineering) Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Ecotipe, October 2024
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jurnalecotipe.v11i2.4506

Abstract

Bullying in high school is frequent and negatively affects students' psychological well-being. The lack of effective reporting mechanisms makes students hesitant to report bullying cases for fear of their identity being exposed, which can lead to stigma or retaliation. The lack of data on bullying incidents also hampers prevention and intervention measures. The study designed and implemented a mobile application that uses natural language processing (NLP) for speech-to-text conversion, enabling anonymous and convenient reporting of bullying cases. The app ensures the anonymity of whistleblowers and facilitates the collection of accurate data on bullying incidents, helping schools respond with appropriate preventive measures. Software engineering methodologies are used with a focus on requirements analysis, system design, implementation, and application testing. NLP technology is used to interpret verbal instructions into text, with the Support Vector Machine (SVM) method for text classification, ensuring high accuracy in detecting bullying incidents. The trial application in several high schools showed the relevance and effectiveness of the application. Ethical and security considerations are top priorities, with an emphasis on whistleblower identity protection and data security. The test results showed that the application achieved 92% accuracy, 90% precision, and 88% recall, demonstrating its effectiveness in collecting bullying reports anonymously and accurately.
OPTIMAL BLOOD GLUCOSE CONTROL IN TYPE 1 DIABETIC PATIENTS BY USING PONTRYAGIN’S MINIMUM PRINCIPLE AND EXTENDED KALMAN FILTER Sa'adah, Aminatus; Paramadini, Adanti Wido
Jurnal Matematika UNAND Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Matematika dan Sains Data FMIPA Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jmua.14.2.117-128.2025

Abstract

Artificial Pancreas (AP) is an advanced diabetes management technology. AP requires an automatic control algorithm to determine the level of insulin injection based on the glucose level calculated on the Continuous Glucose Monitoring (CGM) sensor. Bergman Minimal Model (BMM) is a basic model in describing the dynamics of glucose-insulin in the human body. This study aims to determine the optimal control using Pontryagin’s Minimum Principle (PMP), which is subject to reducing glucose levels in type 1 diabetes patients to be within the normal glucose level interval of 80-120 mg/dL. The BMM parameter values will be estimated using EKF to support the acquisition of precise and personal numerical simulations. Based on the control de sign simulation that has been obtained, the optimal control of insulin injection is given maximally (25 mU/L) during the first two hours of observation; then, the level decreases slowly until it reaches 0 at 12 hours of observation. This scenario successfully reduces the patient’s glucose levels at the end of the observation period from 170.4 mg/dL (with out control) to 121.2 mg/dL. This result providing a confident basis for initial future research and development in diabetes management.
Fabrikasi dan Karakterisasi Biokomposit Selulosa Bakteri-Kitosan dengan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) sebagai Dural Patch Suci Rahma Sari, Deli; Wido Paramadini, Adanti; Dyah Kurniawati, Ajeng
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dura mater merupakan lapisan pelindung otak dan sumsum tulang belakang. Kerusakan pada dura mater akibat cedera, operasi neurokirurgi, atau infeksi dapat menyebabkan kebocoran cairan serebrospinal dan komplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biomaterialberbasis bacterial cellulose (BC) yang diperkuat dengan kitosan dan ekstrak daun sirih sebagai kandidat dural patch. BC disintesis menggunakan Acetobacter xylinum dalam media air kelapa, kemudian direndam dalam larutan kitosan dan ekstrak daun sirih dengan variasi konsentrasi (0%, 5%, 10%, 15%) dan dikeringkan menggunakan metode freeze dry. Karakterisasi material dilakukan melalui uji FTIR, swelling, degradasi, dan antibakteri. Hasil menunjukkan keberhasilan sintesis komposit dengan interaksi gugus fungsi antara BC, kitosan, dan ekstrak daun sirih. Rasio swelling tertinggi pada sampel kontrol (1002%) menurun drastis pada konsentrasi 15% (446%). Uji degradasi menunjukkan penambahan ekstrak daun sirih meningkatkan laju degradasi material dengan hasil ANOVA (p = 0,0429) yang signifikan. Uji antibakteri menunjukkan peningkatan zona hambat terhadap bakteri S. aureus (0–5,4 mm) dan E. coli (0–2,2 mm) seiring penambahan konsentrasi ekstrak daun sirih. Hasil ini mengindikasikan bahwa kombinasi BC-kitosan dengan ekstrak daun sirih memiliki potensi sebagai dural patch dengan sifat antibakteri, kemampuan penyerapan cairan, dan laju degradasi yang sesuai untuk aplikasi biomedis.Kata kunci: Daun sirih, dural patch, kitosan, selulosa bakteri
Sintesis Dan Karakterisasi Membran Komposit Kitosan Kolagen Dengan Variasi Konsentrasi Plasticizer Gliserol Untuk Membran Gingival Putri Anjani, Isabella; Wido Paramadini, Adanti; Faizah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka yang disebabkan oleh trauma, penyakitperiodontal, pencabutan gigi, dan operasi bedah mulut lainnyadikenal sebagai radang gingiva. Untuk menjaga homeostasisdan memperbaiki integritas jaringan yang rusak, prosespenyembuhan luka gingiva sangat penting. Membran ialah zatberpori, biokompatibel, dan dapat terurai secara hayati yangberfungsi sebagai matriks ekstraseluler dan penopangstruktural bagi sel selama proses pertumbuhan dan regenerasijaringan alami. Dalam penelitian ini, komposit kolagen-kitosanuntuk membran gingiva disintesis menerapkan berbagaiplasticizer. Senyawa-senyawa ini diterapkan karenakemampuannya untuk membantu memperbaiki gusi yangsurut. Prosedur pengeringan beku, yang dapat membuat poripori di membran, diterapkan dalam pembuatan membrankolagen-kitosan- gliserol. Selain itu, karakterisasi FTIR,morfologi, tarik, dan pembengkakan dilakukan terhadap hasilsintesis membran kolagen- kitosan dengan penambahangliserol. Hasil karakterisasi FTIR menunjukkan bahwasanyasifat kimia dan fisik sistem kolagen- kitosan dipengaruhi olehpenambahan gliserol. Hasil uji tarik kitosan-kolagen + gliserol2 ml menunjukkan nilai perpanjangan maksimum sebesar83,6%. Hasil uji swelling gliserol 2 ml menghasilkan rasiopembengkakan terbaik dalam penelitian ini, dengan rasiopembengkakan 198%. Variasi kitosan-kolagen + gliserol 2 mlterungkap dari hasil karakterisasi morfologi (SEM).didasarkan atas karakterisasi FTIR, kekuatan mekanis(kekuatan tarik), tingkat pembengkakan, dan karakterisasiSEM, membran kolagen-kitosan dengan tambahan gliserolmemiliki prospek yang baik sebagai pilihan membran untukterapi resesi gingiva.Kata Kunci: Gingival, gliserol, kitosan, kolagen, membran
Sistem Monitoring Tanaman Kangkung Dengan Metode Hidroponik Berbasis Internet of Things (IoT) Fitriawan, Taufiq; Indah Purnama, Sevia; Wido Paramadini, Adanti
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era modern saat ini, pertumbuhan penduduk semakin pesat semakin meningkatnya Dengan kondisi ini Masyarakat perkotaan yang ingin bercocok tanam dapat menggunakan media hidroponik. Hidroponik merupakan lahan budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, sehingga hidroponik cocok menggunakan lahan yang sempit dan terbatas. Tanaman kangkung salah satu jenis sayuran yang populer di penduduk Indonesia, kangkungmemiliki kandungan gizi yang cukup lengkap seperti vitamin A,B,C dan protein yang berguna bagi pertumbuhan dan kesehatan badan. Pemantauan nutrisi pH dan kadar nutrisi yang terlarut jadi faktor kesuksesan hasil panen tanaman kangkung. Dengan menggunakan Teknologi IoT dapat membantu untuk mengontrol nutrisi secara otomatis dan dapat memantau dari jarak jauh secara realtime. Untuk hasil sensor TDS pada penelitian ini memiliki tingkat akurasi sebesar 95,74%. Sensor TDS digunakan untuk memantau padatan terlarut didalam wadah nutrisi. Sensor pH pada penelitian ini memiliki tingkat akurasi sebesar 99,18%. Sensor pH digunakan untuk mengetahui nilai keasaman atau kebasaan dalam wadah nutrisi, untuk pengujian QoS diperoleh nilai Delay sebesar 413 ms dan nilai Packet Loss 0%.Kata kunci — Hidroponik, Sensor TDS, Sensor pH, Aplikasi Android
Peningkatan Gaya Hidup Sehat Anak melalui Edukasi Pencegahan Diabetes Berbasis Multimedia Interaktif di Purbalingga Paramadini, Adanti Wido; Aldo, Dasril; Nur, Yohani Setiya Rafika; Firmansyah, Muhammad Raafi'u; Sa'adah, Aminatus; Fathan, Faizal Burhani Ulil; Sulaeman, Gilang; Faiz, M. Hanif Al; Hidayat, Afifah Naurah; Maulana, Ihsan; Fau, Andrew; Yasin, Feri; Suprapto, Amelia Rut; Muadin, Dika Alim
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i4.1685

Abstract

The incidence of type 2 diabetes mellitus among children is rising due to poor dietary habits and lack of physical activity from an early age. Health education remains suboptimal, especially in areas with limited access to health information. This community service activity aimed to raise awareness and understanding among elementary school children and their parents regarding early diabetes prevention through multimedia-based educational technology. The method used included interactive counseling, sugar content demonstrations in food, introduction of the Diabetes Detective educational app, and blood glucose screening using a digital glucometer. The activity took place in Muntang Village, Purbalingga, involving 30 children and 25 parents. Results showed an increase in children’s understanding from 49.5% (pre-test) to 85.5% (post-test), while 92% of parents stated the media was easy for children to understand. Children’s average blood glucose level was normal (92.5 mg/dL), while four parents were in the prediabetic range. The activity demonstrates that an interactive, contextual educational approach can enhance health literacy and promote healthy habits in families. This model can be replicated as a preventive strategy using digital technology in other regions.ABSTRAKKasus diabetes mellitus tipe 2 pada anak-anak meningkat seiring pola makan buruk dan kurangnya aktivitas fisik sejak dini. Edukasi mengenai gaya hidup sehat masih belum optimal, terutama di daerah dengan akses informasi kesehatan terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman anak-anak sekolah dasar serta orang tua mengenai pencegahan dini diabetes melalui media edukasi berbasis teknologi multimedia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif, demonstrasi kandungan gula pada makanan, pengenalan aplikasi edukatif Diabetes Detective, dan pemeriksaan gula darah menggunakan glukometer digital. Kegiatan dilaksanakan di Desa Muntang, Purbalingga, dengan melibatkan 30 anak dan 25 orang tua. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman anak dari rata-rata 49,5% (pre-test) menjadi 85,5% (post-test), dan 92% orang tua menyatakan media mudah dipahami. Rata-rata kadar gula darah anak normal (92,5 mg/dL), sedangkan empat orang tua berada pada kategori prediabetes. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif yang interaktif dan kontekstual dapat meningkatkan literasi kesehatan anak dan keluarga serta dapat direplikasi sebagai strategi preventif berbasis teknologi di wilayah lain.
Inisiasi Teknologi Tepat Guna: Pembuatan Eco Enzyme dari Kulit Buah untuk Skema Barter Limbah Rumah Tangga Melalui Aplikasi Digital Aldo, Dasril; Kurniawati, Ajeng Dyah; Lishobrina, Lina Fatimah; Paramadini, Adanti Wido; Afrad, Mahazam; Fathan, Faizal Burhani Ulil; Maulana, Ihsan; Sulaeman, Gilang; Yasin, Feri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1599

Abstract

Household organic waste, which accounts for more than 60% of total national waste in Indonesia, remains a major challenge in community-based waste management. This community service program aims to raise public awareness and engagement through the production of eco enzyme made from fruit peels as an environmentally friendly product, which will later become part of a waste exchange (barter) system using a digital application. The activity involved 25 participants consisting of volunteers, university students, and members of environmental communities. The methods included socialization, hands-on training on eco enzyme production using a 3:1:1 ratio of water, brown sugar, and fruit peels, followed by a 90-day fermentation process. Evaluation was conducted through pre- and post-training questionnaires and direct observation of participants’ practices. Results showed that 88% of participants successfully produced eco enzyme with an optimal pH level (3.5–4.5), and 76% expressed interest in joining the proposed digital barter system. The activity also improved participants’ understanding of circular economy concepts and independent waste management. In conclusion, the eco enzyme training serves as a strategic initial step in developing a waste exchange ecosystem based on appropriate technology, while also acting as an educational tool to foster environmental awareness through participatory and sustainable approaches.ABSTRAKPermasalahan limbah organik rumah tangga, yang mencapai lebih dari 60% dari total sampah nasional, masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat melalui pembuatan eco enzyme dari kulit buah sebagai produk ramah lingkungan, yang kelak akan dijadikan bagian dari sistem pertukaran (barter) dengan limbah rumah tangga menggunakan aplikasi digital. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2025 di Desa Muntang, Kabupaten Purbalingga, dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari relawan, mahasiswa, dan anggota komunitas peduli lingkungan. Mitra kegiatan ini adalah Komunitas Limbah Pustaka yang turut berperan dalam penyediaan lokasi dan fasilitasi peserta. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan eco enzyme dengan komposisi 3 bagian air, 1 bagian gula merah, dan 1 bagian kulit buah, seperti kulit nanas, jeruk, semangka, dan pepaya, serta pendampingan fermentasi selama 90 hari. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre dan post pelatihan, serta observasi praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 88% peserta berhasil memproduksi eco enzyme dengan kualitas pH optimal (3,5–4,5), dan 76% di antaranya menyatakan tertarik untuk mengikuti skema barter digital berbasis aplikasi. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman peserta terhadap konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah mandiri. Kesimpulannya, pelatihan pembuatan eco enzyme merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun ekosistem pertukaran limbah berbasis teknologi tepat guna, sekaligus menjadi media edukatif dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan secara partisipatif dan berkelanjutan.
Optimization Of Extreme Learning Machine Models Using Metaheuristic Approaches For Diabetes Classification Sulaeman, Gilang; Nur, Yohani Setiya Rafika Nur; Paramadini, Adanti Wido; Aldo, Dasril; Fathoni, M. Yoka
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 3 (2025): JUTIF Volume 6, Number 3, Juni 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.3.4690

Abstract

Proper classification of diabetes is a significant challenge in contemporary healthcare, especially related to early detection and clinical decision support systems. This study aims to optimize the Extreme Learning Machine (ELM) model with a metaheuristic approach to improve performance in diabetes classification. The data used was an open dataset containing the patient's medical attributes, such as age, gender, smoking status, body mass index, blood glucose level, and HbA1c. The initial process includes data cleansing, one-hot coding for categorical features, MinMax normalization, and unbalanced data handling with SMOTE. The ELM model was tested with four activation functions (Sigmoid, ReLU, Tanh, and RBF) each combined with three metaheuristic optimization strategies, namely Particle Swarm Optimization (PSO), Genetic Algorithm (GA), and Bat Algorithm. The results of the evaluation showed that the combination of the Tanh activation function with GA optimization obtained the highest accuracy of 87.98% and an F1-score of 0.5489. Overall, GA optimization appears to be superior to all other measurement configurations in consistent classification performance. The main contribution of this study is to offer a systematic approach to select the best combination of activation functions and optimization algorithms in ELM, as well as to provide empirical evidence to support the application of metaheuristic strategies to improve the accuracy of disease classification based on health data. This research has direct implications for the development of a more precise and data-based medical diagnostic classification system for diabetes.
Peningkatan Literasi Kesehatan Anak melalui EduDiabetes AR Berbasis Augmented Reality dan Smart Flash Card Paramadini, Adanti Wido; Nur, Yohani Setiya Rafika; Linda, Gusnita; Fathan, Faizal Burhani Ulil; Yasin, Feri; Maulana, Ihsan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i5.2076

Abstract

Childhood diabetes is an increasing health concern that requires early prevention strategies through education and health literacy. Conventional educational methods are often less engaging for children, leading to low effectiveness in delivering health information. This community service program aimed to improve children’s health literacy on diabetes through the innovation of EduDiabetes AR, an interactive educational media that combines Augmented Reality (AR) with Smart Flash Cards. The implementation consisted of media development, volunteer training, socialization sessions, and evaluation through pre-test and post-test. The program was carried out at Limbah Pustaka, Muntang Village, Purbalingga, involving 70 children from elementary and kindergarten levels and 20 volunteers. The results showed a significant improvement, with participants’ health literacy increasing by more than 90% after using EduDiabetes AR. Children expressed greater interest in learning through AR-based media, while volunteers considered the media effective in supporting health education. This program concludes that EduDiabetes AR is an effective interactive learning media to enhance children’s health literacy in the early prevention of diabetes. Future development may focus on expanding the scope of educational content and integrating the system into broader digital learning platforms.ABSTRAKDiabetes pada anak merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan membutuhkan strategi pencegahan dini melalui pendidikan serta literasi kesehatan. Metode edukasi konvensional sering kali kurang menarik bagi anak-anak sehingga efektivitas penyampaian informasi rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan anak terkait diabetes melalui inovasi media EduDiabetes AR, sebuah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang dipadukan dengan Smart Flash Card interaktif. Metode pelaksanaan meliputi perancangan media edukasi, pelatihan relawan, sosialisasi kepada peserta, serta evaluasi literasi kesehatan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Limbah Pustaka, Desa Muntang, Purbalingga, dengan melibatkan 70 anak dari tingkat SD dan TK serta 20 relawan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, dengan tingkat literasi kesehatan peserta meningkat lebih dari 90% setelah menggunakan media EduDiabetes AR. Anak-anak merasa lebih tertarik belajar dengan media berbasis AR, sedangkan para relawan menilai media ini efektif dalam membantu edukasi kesehatan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa EduDiabetes AR merupakan media edukasi interaktif yang efektif untuk meningkatkan literasi kesehatan anak dalam upaya pencegahan dini diabetes. Ke depan, program ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan memperluas cakupan materi dan integrasi ke dalam platform pembelajaran digital yang lebih luas.
Komparasi Variasi Pengeringan BC-PVA Sebagai Kandidat Ligamen Buatan Ida Saroya, Nikita; Wido Paramadini, Adanti; Afifah Zen, Nur
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera ligamen krusiat anterior (ACL) merupakan salah satu cedera sendi lutut paling umum dengan prevalensi global mencapai 30-78 per 100.000 orang, terutama pada individu aktif secara fisik. Keterbatasan regeneratif jaringan ligamen alami serta risiko komplikasi pada metode rekonstruksi tradisional mendorong pengembangan ligamen buatan berbasis biomaterial. Komposit Bacterial Cellulose–Polyvinyl Alcohol (BC–PVA) menjadi salah satu kandidat potensial karena memiliki sifat biokompatibilitas dan mekanik yang mendekati jaringan ligamen asli. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pengeringan oven-drying dan freeze-drying terhadap sifat kimia, mekanik, dan kestabilan struktur BC– PVA sebagai calon ligamen buatan. Karakterisasi dilakukanmelalui uji Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), uji tarik, dan uji swelling. Hasil menunjukkan bahwa metode ovendrying menghasilkan komposit BC-PVA dengan tensile strength tertinggi (17,53 MPa), elongation at break sebesar 149,17%, dan kapasitas swelling 311,703% ± 50,37 pada sampel BC-PVAGliserol menit ke-60. Spektrum FTIR mengindikasikan terbentuknya ikatan hidrogen yang kuat antara BC dan PVA tanpa munculnya gugus fungsi baru, menunjukkan integrasi kimia yang stabil. Berdasarkan hasil tersebut, metode ovendrying dinilai paling optimal dalam menghasilkan material BC–PVA dengan performa mekanik dan kestabilan struktur terbaik, sehingga berpotensi sebagai kandidat ligamen buatan untuk aplikasi dalam bidang kedokteran regeneratif.Kata kunci : BC-PVA, biomaterial regeneratif, ligamen, oven-drying.