p-Index From 2021 - 2026
5.602
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Nurse Media Journal of Nursing Jurnal Pendidikan Indonesia Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal NERS Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Tropical and Infectious Disease Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Community Service Journal of Indonesia Jurnal Ners Journal of Telenursing (JOTING) Critical Medical and Surgical Nursing Journal Attractive : Innovative Education Journal Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Service) Indonesian Journal of Community Health Nursing Indonesian Journal of Global Health research Babali Nursing Research Jurnal Pengabdian Masyarakat dalam Kesehatan Among : Jurnal Pengabdian Masyarakat Integrated Science Education Journal Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Pelita Abdi Masyarakat KESANS : International Journal of Health and Science Abimanyu: Journal of Community Engagement The Journal of Palembang Nursing Studies DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Eduvest - Journal of Universal Studies E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal of Global Health Research Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Claim Missing Document
Check
Articles

Latihan Fisik terhadap Kadar Glukosa Darah dan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Titanik, Geladis; Wahyudi, Andri Setiya; Pratiwi, Ika Nur
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i1.9931

Abstract

This study aims to evaluate the effect of physical exercise on blood glucose levels and quality of life in people with Type 2 Diabetes Mellitus. Methods This research uses a systematic review method referring to PRISMA guidelines. Research shows that physical exercise, especially a combination of aerobic and resistance, effectively improves quality of life and glycemic control in type 2 diabetes patients. High-intensity exercise can improve cardiorespiratory fitness. The combination of vitamin D supplementation and exercise training has a synergistic effect in enhancing insulin resistance. Concomitant aerobic and resistance exercise is recommended for managing type 2 diabetes, with HIIT being an effective intensity option. In conclusion, physical exercise, especially a combination of aerobic and resistance, effectively improves the quality of life and glycemic control in T2DM individuals. Keywords: Physical Activity, Type 2 Diabetes Mellitus, Glucose Levels
Efektivitas relaksasi otot progresif pada stress pasien Covid-19: Tinjauan sistematis Dianita, Eka Mei; Sukartini, Titin; Pratiwi, Ika Nur; Fuadiati, Lie Liana; Sari, Purwanti Nurvita
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.8.2.26-35

Abstract

Pendahuluan:Coronavirus-2019 memberikan kontribusi stress bagi orang diseluruh dunia. Stres mempengaruhi mekanisme tubuh, otak, sistem hormon, menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh. Kendalikan stress menggunakan relaksasi otot progresif. Teknik ini memberikan ketegangan otot dan diikuti relaksasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas latihan relaksasi otot progresif terhadap stress. Metode: Tinjauan sistematis dilakukan pada penelitian ini menggunakan PRISMA. Lima database digunakan penelitian ini yaitu: SAGE, Pubmed, Proquest, Science Direct dan Spinger. Pencarian artikel antara tahun 2019 dan 2022. Kata kunci digunakan “relaksasi otot progresif” dan “stress” dan “covid-19”. Hasil:Delapan artikel terlibat ditemukan danditinjau menunjukkan relaksasi otot progresif dilakukan pada pasien covid-19 efektif menurunkan tingkat stres. Selain itu relaksasi ini mampu menurunkan kecemasan dan memperbaiki kualitas tidur. Simpulan:Relaksasi otot progresif berdampak positif pada pasien covid-19 untuk memperbaiki kondisi mental dan fisik sehingga menurunkan stres. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai kombinasi dan variasi relaksasi lain dan aman untuk mengoptimalkan penurunan tingkat stres. 
Kombinasi terapi totok waja dan aroma terapi lavender menurunkan kecemasan pada passem pre operasi Irawan, Arizka Dwi; Yusuf, Ah; Pratiwi, Ika Nur
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.9.1.1-12

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan pada pasien pra operasi dapat mengakibatkan operasi tidak terlaksana atau dibatalkan, selain itu kecemasan dapat meningkatkan tekanan darah pasien. Peran perawat penting dalam mengurangi kecemasan pasien di IBS salah satunya dengan terapi non farmakologis menggunakan terapi totok wajah dan aroma terapi lavender. Metode: Penelitian ini merupakan quasy experimental dengan rancangan penelitian menggunakan one group pre test and post test design, teknik pengambilan sample menggunakan teknik purposive random sampling dengan jumlah 26 responden. Sebelum diberikan Terapi totok wajah dan aroma terapi lavender pasien dikaji kecemasan menggunakan Zung Self-Anxiety Rating Scale (Z-SAS) kemudian diberikan Terapi totok wajah dan aroma terapi lavender selama 10-15 menit, kemudian setelah dilakukan pengkajian kecemasan ulang di akhir sesi. Uji normalitas menggunakan uji saphiro wilk dan uji analiss menggunakan Dependen T-test dengan tingkat kepercayaan 95 % (α = 0.05). Hasil: Hasil penelitian Uji normalitas menggunakan uji saphiro wilk dengan skor tingkat kecemasan sebelum nilai 0,307 dan sesudah 0,301 dan uji analisis menunjukan nilai signifikansi P value (0,000) < (0,05) yang dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian terapi totok wajah dan aroma terapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan di ruang tunggu pasien(holding room). Simpulan: Terapi totok wajah dan aroma terapi lavender mampu menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi.
Pengembangan dokumentasi intervensi keperawatan OTEK berbasis EMR untuk peningkatan kinerja perawat: Tinjauan sistematis Wardani, Indrasari; Nihayati, Hanik Endang; Pratiwi, Ika Nur; Suraya, Andi Safutra
NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan Vol 9, No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Islam Sultan Agung, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/nurscope.9.1.60-70

Abstract

Pendahuluan: Penulisan intervensi keperawatan dalam dokumentasi asuhan keperawatan dianggap sangat memakan waktu, tidak ringkas, sehingga dokumentasi asuhan keperawatan yang ada ingin disesuaikan dengan standar asuhan keperawatan menurut PPNI. Dokumentasi asuhan keperawatan menurut standar merupakan salah satu bagian dari kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan untuk memanfaatkan rekam medis elektronik (electronic medical record/EMR) untuk praktik klinis, penelitian, pendidikan dan surveilans.Metode: Tinjauan sistematis dilakukan pada penelitian ini menggunakan PRISMA. Database yang digunakan adalah Scopus, Science Direct, Proquest dan Pubmed. Pencarian artikel dari 2018-2022 dengan kata kunci "dokumentasi keperawatan" dan "rekam medis elektronik" dan "kinerja perawat". Tinjauan Sistematis ini menggunakan 20 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Rekam medis elektronik (EMR) dapat memberikan kontribusi penting untuk meningkatkan kualitas layanan. Simpulan: Hasil tinjauan sistematis ini memberikan bukti bagi pembuat kebijakan untuk dapat mempertimbangkan pengembangan dokumentasi intervensi keperawatan OTEK berbasis EMR untuk peningkatan kinerja.
PROGRAM PEER HEALTH COACHING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER, KELUARGA DAN PASIEN DIABETES MELLITUS Widyawati, Ika Yuni; Pratiwi, Ika Nur; Fauziningtyas, Rista; Dewi, Lingga Curnia; Tristiana, Rr Dian
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9261

Abstract

Diabetes Melitus (DM) memerlukan pemahaman secara komprehensif dan konsisten dalam untuk menghindari komplikasi penyakit. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan Peer Health Coaching dalam upaya meningkatkan pengetahuan pada kader, keluarga dan pasien DM. PKM ini menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) dilakukan edukasi dan pelatihan dengan menerapkan peer health coaching di Kalidami, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Evaluasi PKM dengan membandingkan pengetahuan tentang penatalaksanaan DM dari Kuesioner DKQ-24 (Diabetes Knowledge Questionnaire). Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 32 orang dimana pengukuran tingkat pengetahuan didapatkan p<0.001 (p<0,05) sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan dan pelatihan dalam hal peningkatan pengetahuan terkait penatalaksanaan DM. Pendidikan dan pelatihan peer health coaching mampu meningkatkan pengetahuan terkait manajemen penyakit, pasien DM dan keluarganya untuk mampu menjalankan efikasi diri yang baik dalam manajemen DM.
Effectiveness of Progressive Muscle Relaxation on Sleep Quality: A Systematic Review Farida, Novi; Bakar, Abu; Pratiwi, Ika Nur
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 13 No 2 (2025): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jdk.v13i2.253

Abstract

Progressive muscle relaxation (PMR) is a therapeutic technique that involves sequentially tensing and relaxing muscle groups to promote physical and mental relaxation. It is widely used to improve sleep quality, particularly in adults experiencing sleep disturbances. This systematic review aimed to examine the effectiveness of PMR in enhancing sleep quality. A systematic literature search was conducted using four electronic databases—ScienceDirect, Scopus, PubMed, and CINAHL—covering publications from 2017 to 2022. The keywords used were “progressive muscle relaxation” and “sleep quality.” A total of 1,085 articles were initially identified. After applying inclusion and exclusion criteria based on the PICOT framework (Population, Intervention, Comparison, Outcome, and Time), and following a multi-stage screening process, seven studies were included in the final analysis. The included studies consisted of randomized controlled trials (RCTs) and clinical observational studies involving adult participants. The methodological quality of each study was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal checklist. All seven studies reported statistically significant improvements in sleep quality following the implementation of PMR. However, variations were found in participant characteristics, duration and frequency of the PMR intervention, and the use of adjunct therapies. Progressive muscle relaxation, when performed under professional supervision, is an effective non-pharmacological intervention to improve sleep quality in adults.
The Risk of Diabetic Peripheral Neuropathy among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus in Urban and Rural Areas Qona'ah, Arina; Pratiwi, Ika Nur; Pawanis, Zulfayandi; Yamani, Laura Navika; Pratiwi, Eskarani Tri; Nursalam, Nursalam; Ramoo, Vimala
Nurse Media Journal of Nursing Vol 15, No 2 (2025): (August 2025) [In Progress]
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nmjn.v15i2.56936

Abstract

Background: Diabetic Peripheral Neuropathy (DPN) is a common complication of type 2 diabetes mellitus (T2DM) and is closely linked to poor glycemic control. However, little is known about how environmental and lifestyle differences between urban and rural settings affect the risk of DPN.Purpose: This study aimed to identify and compare the risk factors of DPN among T2DM patients living in rural and urban areas.Methods: A comparative cross-sectional design with purposive sampling was used to recruit 156 T2DM patients from both urban (Surabaya) and rural (Lamongan) areas of East Java, Indonesia. Data were collected using the Vascular Quality of Life-6 (VQ-6), Diabetic Neuropathy Symptom (DNS), Diabetic Neuropathy Examination (DNE), and Ankle-Brachial Index (ABI). Logistic regression was performed, with a significance level set at p<0.05.Results: The mean age of rural participants was 55.8 years, slightly younger than that of urban participants. Urban residents had higher levels of education (37.7%) but engaged less in regular physical activity (51.9%). The risk of DPN differed significantly between rural and urban participants. Vascular function (ABI, OR = 4.526, range = 0.7–4.00), peripheral nerve symptoms (DNS, OR = 2.838, range = 0–2), neurological deficits (DNE, OR = 1.571, range = 0–5), and neuropathy-related quality of life (VQ-6, OR = 0.663, range = 0–24, p=0.020) were more pronounced among rural participants.Conclusion: Rural T2DM patients are at greater risk of DPN due to vascular and neuropathic complications, combined with sociodemographic disadvantages. These findings highlight the importance of early detection and tailored education programs for rural communities to prevent and manage DPN.
Predictors of Prediabetes Among Young Adults in East Java of Indonesia: A Cross-sectional Study Pratiwi, Ika Nur; Widyawati, Ika Yuni; Nursalam, Nursalam; Pawanis, Zulfayandi; Qonaah, Arina; Lee, Bih-O
Nurse Media Journal of Nursing Vol 14, No 2 (2024): (August 2024)
Publisher : Department of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/nmjn.v14i2.56904

Abstract

Background: Prediabetes is a condition that can be controlled and managed to prevent the occurrence of type 2 diabetes mellitus (T2DM). This condition can occur at all ages, especially in young adults. However, little is known about what factors increase the risk of prediabetes in young adults in East Java, Indonesia.Purpose: This study aimed to estimate the prevalence and the influential risk factors of prediabetes among young adults in East Java, Indonesia.Methods: This study used a cross-sectional design. The purposive sampling technique was used to recruit young adults in East Java Province, Indonesia. International physical activity questionnaire short-form version questionnaire (IPAQ-SF) and physical indicators for anthropometry were used to obtain data on sociodemographic characteristics, prediabetes knowledge, and physical activity. In addition, blood pressure, impaired fasting glucose (IFG), and body mass index (BMI) were measured. Multivariable logistic regression was employed in the analysis to determine risk factors associated with prediabetes.Results: There were 126 participants recruited, with 69 (54.8%) having prediabetes based on IFG levels. Age (p=0.035), regular exercise (p=0.015), activity level (p=0.026), body weight (p=<0.001), waist circumference (p=0.002), BMI (p=<0.001) and obesity (p=<0.001) were significant factors associated with prediabetes.Conclusion: The high prevalence of prediabetes in young adults is associated with age, routine exercise, activity level, body weight, waist circumference, BMI and obesity. It is crucial to implement strategies, such as regular IFG testing, to identify young adults with these risk factors for prediabetes screening.
PROGRAM MINDFULNESS BREATHING DAN SUPPORTIVE EDUCATIVE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN MENGATASI DISTRES DIABETES Ika Yuni Widyawati; Ika Nur Pratiwi; Sylvia Dwi Wahyuni; Rr Dian Tristiana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i6.11529

Abstract

Diabetes Melitus (DM) memerlukan pemahaman secara komprehensif dan konsisten karena sebagian besar mengalami kondisi distress diabetes, manajemen diri yang buruk dan kualitas hidup yang rendah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan mindfulness pernafasan dan suportif edukatif dapat menurunkan risiko distres diabetes Pasien Diabetes Mellitus dan meningkatkan pengetahuan kader, keluarga dan pasien DM. PKM ini menggunakan pendekatan Community Based Research (CBR) dilakukan edukasi dan pelatihan dengan menerapkan peer health coaching di RW 05, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur. Evaluasi PKM dengan membandingkan pengetahuan dan skrining risiko distress diabetes. Peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 45 orang dimana pengukuran tingkat pengetahuan diperoleh p<0.001 (p<0,05) sehingga terdapat perbedaan yang bermakna antara sebelum dan sesudah diberikan pendidikan dan pelatihan dalam hal peningkatan pengetahuan terkait penatalaksanaan DM. Pendidikan dan pelatihan mindfulness pernafasan dan suportif edukatif mampu meningkatkan pengetahuan terkait penyakit diabetes.
Spirituality Level, Family Support, and Spiritual Self Care Behavior among Patient with Diabetic Ulcers Pratiwi, Ika Nur; Kusnanto, Kusnanto; Putri, Malinda Kurnia
Babali Nursing Research Vol. 1 No. 2 (2020): July
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.665 KB) | DOI: 10.37363/bnr.2020.1226

Abstract

Introduction: Patients with diabetic ulcers tend to experience problems in implementing spirituality practices. Patients with diabetic ulcers also experience weaknesses and impaired mobilization that have an impact on family dependence and decreased self-efficacy. The purpose of this study was to determine the relationship between spirituality level and family support with spiritual self-care behavior in diabetic ulcer patients. Methods: A descriptive correlation design with a cross-sectional approach. In a total of 92 patients with diabetic ulcers in Sidoarjo General District Hospital in June-July 2019 recruited. Independent variables were the level of spirituality and family support. The dependent variable was spiritual self-care behavior. Data obtained through the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) questionnaire, family support questionnaire, and Spiritual Self Care Practice (SSCPS) questionnaire. Data were analyzed using the Chi-square test of categorical variables with a p-value ≤ 0.05 and logistic regression for multivariate analysis. Results: The study showed there was a significant relationship between spirituality level (p = 0,000) and family support (p = 0,001) with spiritual self-care behavior in diabetic ulcer patients. The result of regression analysis showed the respondents with a high level of spirituality would increase 0.138 times of the spiritual self-care behavior probability. Conclusion: The level of spirituality and family support can promote individual coping to be more positive which may accelerate the process of receiving and healing wounds.
Co-Authors -, Maison Abu Bakar Abu Bakar Agostinha Soares AH Yusuf Ah Yusuf, Ah Albertina Dete Tabik Andi Safutra Suraya Andri Setiya Wahyudi Arifin, Hidayat Astalini Astalini Baiq Rista Ananta Pratiwi Betsytifani, Pahlevi Darmaji, Darmaji Dianis Wulan Sari Dianita, Eka Mei Doreen Phiri Dwi Agus Kurniawan Elsi Dwi Hapsari Ependi, Radias Eskarani Tri Pratiwi Evi Kartika Maharani Farabilla Fredela Farida, Novi Fayza Eka Zhafirah Gabriel Wanda Sinawang Geladis Titanik Herley Windo Setiawan Ika Yuni Widyawati Irawan, Arizka Dwi Ishomatul Faizah Joni Haryanto Kittisak Kumpeera Kurniawan, Dwi Agus Kurniawati, Ninuk Dian Kusnanto Kusnanto Lailatun Ni&#039;mah Lailatun Ni'mah Lailatun Ni'mah Lailatun Ni’mah Laily Hidayati Laura Navika Yamani Lee, Bih-O Lie Liana Fuadiati Lingga Curnia Dewi Lingga Curnia Dwi Maria Fatima Koa Merryana Adriani Muhammad Abi Zakaria Nihayati, Hanik Endang Nimah, Lailatun Nuring Pangastuti Nursalam Nursalam Nursalam, Nursalam Pahlevi Betsytifani Paramita, Fajrinandetya Pawanis, Zulfayandi Prabawati, Dita Dwi Oktav Pradanie, Retnayu Puspitasari, Tari Okta Putri, Malinda Kurnia Qona'ah, Arina Qonaah, Arina Qothrunnadaa, Azka R Endro Sulistyono Ramoo, Vimala Rista Fauzinigtyas Rista Fauziningtyas, Rista Rofiqa Dwi Febriyanti RR Dian Tristiana Santos Ximenes, Herminia dos Sari Tauhidiyah Sari, Purwanti Nurvita Sekar Arum Firdausi Siti Nur Qomariah Suharyono Suharyono Sukartini, Titin Sylvia Dwi Wahyuni Tintin Sukartini Sukartini, Tintin Sukartini Titanik, Geladis Tri Agustiningsih Wahyuni, Erna Dwi Wardani, Indrasari Winda Gusya Wynne Faiza Rosada Yahaya, Nor Aziyan Yulis Setiya Dewi