Ragil Catur Adi W.
Unknown Affiliation

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KECEMASAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MEMENUHI ACTIVITIES OF DAILY LIVING (ADL) PADA LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Yeremias Utun; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1195

Abstract

Berdasarkan Hasil Sensus Penduduk Kota Malang tahun 2014 diketahui jumlah lansia sekitar 53.800 jiwa atau sekitar 8% dari jumlah penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecemasan keluarga dengan kemandirian lansia dalam memenuhi activities of daily living (ADL) pada lansia di Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 masing-masing dari jumlah keluarga dan lansia di Kelurahan Tlogomas Malang, teknik sampling yang digunakan berupa purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa hampir separuh (45,3%) keluarga mengalami kecemasan ringan, sebagian besar (71,4%) lansia mengalami pemenuhan kebutuhan ADL baik dan uji spearman rank dinyatakan ada hubungan kecemasan keluarga dengan kemandirian lansia dalam memenuhi activities of daily living (ADL) pada lansia di Kelurahan Tlogomas Malang dengan nilai r sebesar 0,002 < α (0,050). Tugas keluarga dalam meningkatkan kemandirian lansia dengan cara mengontrol aktivitas lansia bukan berarti menghambat lansia untuk melakukan aktifitas tetapi mendukung lansia untuk melakukan aktivitas yang positif dan memberikan kesempatan lansia untuk berinteraksi dengan masyarakat. ABSTRACT Based on the results of Population Census 2014 Malang unknown number of elderly around 53,800 inhabitants, or about 8% of the population. The purpose of this study to determine the relationship anxiety with the independence of elderly families in meeting the activities of daily living (ADL) in the elderly in Tlogomas Malang. The study design using correlation design with cross sectional approach. The sample in this study as many as 35 of each of the number of families and the elderly in Tlogomas Malang, the sampling technique used is purposive sampling. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis method used is spearmen rank test using SPSS. Research shows that nearly half (45.3%) families experiencing mild anxiety, the majority (71.4%) elderly people experiencing the fulfillment of both ADL and spearmen rank test revealed no relationship anxiety with the independence of elderly families in meeting the activities of daily living ( ADL) in the elderly in Tlogomas Malang with the r value of 0.002
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN MENGKONSUMSI ROKOK PADA MAHASISWA (IKAWASBA) DI TLOGOMAS KOTA MALANG Betsi Beba Sairo; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.766 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.531

Abstract

Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuk nya suatu tindakan seseorang. Pengetahuan akan berpengaruh pada perilaku seseorang, dan dari perilaku tersebut akan memiliki efek yang buruk bagi kesehatan dan dapat menimbulkan berbagai penyakit. Perilaku tersebut adalah mengkonsumsi rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang bahaya merokok dengan mengkonsumsi rokok pada Mahasiswa IKAWASBA di Tlogomas Malang. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Variabel penelitian ini adalah pengetahuan tentang bahaya merokok (variabel independen) dan konsumsi rokok (variabel dependen). Populasi dalam penelitian ini sebanyak 116 orang mahasiswa IKAWASBA di Tlogomas Malang. Sampling yang digunakan adalah Purposive sampling, dengan sampel berjumlah 35 orang yang mempunyai kebiasaan mengkonsumsi rokok. Hasil penelitian menunjukan hampir setengah responden yang mempunyai pengetahuan kurang baik tentang bahaya merokok lebih banyak perokok berat (40,0%), sedangkan sebagian kecil (5,7%) responden yang mempunyai pengetahuan kurang baik dan perokok sedang. Hasil pengujian statistik spearman rank diperoleh hasil ada hubungan pengetahuan tentang bahaya merokok dengan konsumsi rokok dengan p-value 0,000 < 0,05 dan nilai koefisien korelasi sebesar -0,881. Disarankan kepada mahasiswa dapat memikirkan akibat yang terjadi bila merokok secara terus-menerus, dengan menjaga kesehatan diri sendiri dan orang lain, mengurangi konsumsi rokok dan dapat mengembangkan informasi tentang bahaya merokok, serta banyak mencari informasi tentang bahaya dari merokok yaitu melalui media sosial seperti televisi, internet, dan lain-lain. Kata kunci : Bahaya merokok, konsumsi rokok , pengetahuan.
PENGARUH LIFE REVIEW THERAPY (METODE MENULIS DAN MENDENGAR MUSIK) TERHADAP FUNGSI KOGNITIF LANSIA DI PANTI WERDHA PANGESTI LAWANG Novita Kaba Bulu; Arie Jefry Ka&#039;arayeno; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1999

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas dan pada usia ini lansia akan mengalami proses penuaan yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah penurunan fungsi kognitif yaitu dimana terjadinya penurunan proses pikir, strategi memori yang kurang tepat, kesulitan memusatkan perhatian, mudah beralih pada hal yang kurang perlu, kesulitan belajar sesuatu yang baru dan memerlukan lebih banyak petunjuk/isyarat untuk mengingat kembali. Salah satu terapi yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada lansia yaitu Life review therapy. dengan metode menulis dan mendengar musik, terapi ini bermanfaat menyeimbangkan otak, melakukan integrasi sensori yang mempengaruhi emosi dan penurunan kecemasan sehingga mampu meningkatkan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang. Desain penelitian mengunakan desain pra experiment dengan pendekatan one-group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner Montreal Cognitive Assessment (MoCA). Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji McNemar dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum diberikan life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik seluruhnya 40 (100%) responden memiliki fungsi kognitif tidak normal dan mengalami peningkatan menjadi normal sesudah diberikan life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik pada separuh 20 (50,0%) responden. Hasil uji McNemar didapatkan p value= (0,000) < (0,05) sehingga ada pengaruh life review therapy dengan metode menulis dan mendengar musik terhadap fungsi kognitif lansia di Panti Werdha Pangesti Lawang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka life riview therapi dapat dilakukan dipanti werdha dan di berbagai panti lainnya sebagai tindakan keperawatan guna meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Elderly is someone who has reached the age of 60 years and above and at this age the elderly will experience an aging process that causes a variety of health problems one of which is a decline in cognitive function that discusses thought processes, inappropriate memory strategies, difficulty focusing attention, easy to be moved on things that less need, difficulty learning something new and need more instructions / references to recall. One of the therapies used to improve cognitive abilities in the elderly is life review therapy. with the method of writing and listening to music, this therapy is useful to balance the brain, perform sensory integration that enhances transition and improves cognitive abilities. The purpose of this study was to study the effect of life therapy review by the method of writing and listening to music on the cognitive function of the elderly at the Pangesti Lawang Nursing Home. The study design used a pre-experimental design with one-group pre-post test design. The population in this study were 46 elderly with the study sample using simple random sampling, so the number of research samples was 40 respondents. The technique of collecting data uses instruments in the form of a Montreal Cognitive Assessment (MoCA) questionnaire. The method of analyzing the data used is using the McNemar test using SPSS. The results of the study prove that before being given life review therapy with the method of writing and listening to music all 40 (100%) respondents had abnormal cognitive function and improvement improved to normal given life review therapy with the method of writing and listening to music in half 20 (50.0% ) respondent. McNemar test results obtained p = (0,000)
HUBUNGAN PENGETAHUAN KLIEN TENTANG PENGELOLAAN DIABETES MELLITUS DENGAN TINGKAT KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RUMAH SAKIT PANTI WALUYA MALANG Hana Maria Dwi P.; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.984 KB) | DOI: 10.33366/nn.v1i1.411

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus secara otomatis dapat menimbulkan komplikasi, akan tetapi apabila dalam pengelolaannya baik dan benar komplikasi tersebut dapat diminimalkan atau dicegah agar tidak muncul secara dini dan sebaliknya pengetahuan yang rendah akan memperberat tingkat komplikasi yang ada, khususnya pada pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan klien tentang pengelolaan Diabetes Mellitus dan tingkat komplikasi Diabetes Mellitus pada penderita Diabetes Mellitus di Ruang Rawat Inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang. Desain penelitian ini menggunakan penelitian korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasinya adalah penderita Diabetes Mellitus yang dirawat di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Sawahan Malang sesuai kritaria inklusi dan eksklusi. Besar sampel sebanyak 27 pasien dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Analisa data yang digunakan adalah spearman rank dengan taraf signifikan α= 0,05. Pengambilan dan penggalian informasi diperoleh melalui kuesioner. Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan rendah sebanyak 18 orang (66,6%), sedangkan tingkat komplikasi responden sebagian besar pada taraf komplikasi berat yaitu 16 orang (59,3%), Hasil uji Spearman diperoleh koefisien korelasi (r) dengan p value >0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat rendah antara pengetahuan klien Diabetes Mellitus tentang pengelolaan Diabetes Mellitus dengan tingkat komplikasi Diabetes Mellitus pada penderita Diabetes Mellitus di ruang rawat inap dewasa Rumah Sakit Panti Waluya Malang. Kata kunci : Pengetahuan pengelolaan Diabetes Mellitus, Tingkat Komplikasi Diabetes Mellitus
EFEKTIVITAS HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PANTI WREDA AL- ISLAH MALANG Inggrid Evi Dilianti; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.65 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.579

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia tahun 2013 adalah 31,7% yang berarti hampir 1 dari 3 penduduk usia 18 tahun ke atas menderita hipertensi. Cara penatalaksanaan penderita hipertensi yaitu farmakologis dan nonfarmakologis, untuk mengurangi efek samping dari penggunaan bahan kimia berkepanjangan lebih baik menggunakan cara nonfarmakologis dengan melakukan hidroterapi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Wreda Al-Ishlah Malang. Desain penelitian mengunakan quasi experimental design dengan nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia penderita hipertensi dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang berarti pengambilan sampel sesuai kriteria sebanyak 20 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu independeny t test. Hasil penelitian membuktikan sebelum dilakukannya hidroterapi lebih dari separuh (70,0%) lansia mengalami hipertensi derajat II dan setelah dilakukannya hidroterapi separuh (50,0%) lansia mengalami tekanan darah normal. Hasil independent t test didapatkan p-value = (0,000) < (0,050) sehingga hidroterapi efektif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Panti Wreda Al-Islah Malang. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada keluarga yang memiliki lansia penderita hipertensi melakukan hidroterapi selama 10 menit pada pagi dan sore hari sampai tekanan darah dinyatakan normal.
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN MINUM KOPI DENGAN TEKANAN DARAH PADA LAKI-LAKI DEWASA DI DESA KERTOSUKO KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO Andri Budianto; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.791 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.443

Abstract

Meningkatnya prevalensi hipertensi pada umumnya disebabkan karena adanya perubahan gaya hidup, sehingga menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit dari penyakit-penyakit infeksi bergeser ke penyakit-penyakit chronic degeneratif. Salah satu penyakit chronic degeneratif diantaranya adalah penyakit tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku merokok, minum kopi dengan tekanan darah pada laki-laki dewasa. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan teknik Accidental sampling yang didapatkan 24 responden. Analisa data menggunakan uji korelasi berganda. Hasil penelitian ditemukan dari 24 responden yang mengkonsumsi rokok, terdapat 10 orang (47,63%) yang mengkonsumsi rokok sebanyak 1-10 batang rokok perhari, 9 orang(33,33%) 11-20 batang perhari, dan 5 orang (20,83%) sebanyak 21-30. Responden yang mengkonsumsi kopi 1-2 gelas ada 12 orang (50%), 3-4 gelas 8 orang (33,33%), dan 5-6 gelas ada 4 orang (16,67%). Untuk tekanan darah, yang termasuk kategori tekanan darah normal ada 19 (78,71%) orang,sedangkan tekanan darah tinggi 5 orang (20,83%). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok, minum kopi dengan tekanan darah pada laki-laki dewasa di Desa Kertosuko Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo. Hal ini berdasarkan nilai sig < α (0,41>0,05). Kata kunci: Minum kopi, prilaku merokok, tekanan darah.
HUBUNGAN KONSUMSI ALKOHOL DENGAN NYERI LAMBUNG Adelvia Nabunome; Sugianto Hadi; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1065

Abstract

Nyeri lambung adalah adalah rasa tidak nyaman di ulu hati, mual, muntah, rasa cepat kenyang, rasa penuh di lambung, kembung dan sendawa. Salah satu penyebab nyeri lambung adalah alkohol, tetapi sebagian orang yang mengkonsumsi alkohol dan mengalami nyeri lambung tidak menyadari jika nyeri lambung yang dirasakan disebabkan oleh alkohol. Rancangan penelitian ini bersifat retrospektif dengan menggunakan desain studi korelasional. Populasi adalah mahasiswa kost Putra RT 03 RW 06 berumur 19-27 tahun dengan jumlah 97 orang dan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisa data yang digunakan adalah uji korelasi spearman rank. Hasil uji statistik alkoholis ringan yang mengalami nyeri lambung ringan (30%), alkoholis ringan dengan nyeri lambung sedang (10%), alkoholis ringan dengan nyeri lambung berat (3,3%), alkoholis menengah dengan nyeri lambung sedang (10%), alkoholis berat dengan nyeri ringan (6,7%), alkoholis berat dengan nyeri sedang (6,7%) dan nyeri alkoholis berat dengan nyeri lambung berat (33,3%). Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai sig 2 tailed 0,000 dimana nilai sig < α (0,000< 0,05) maka Ho ditolak artinya ada hubungan konsumsi alkohol dengan nyeri lambung. Saran yang direkomendasikan adalah bagi responden agar mampu meningkatkan derajat kesehatannya dengan berhenti mengkonsumsi alkohol atau minimal mengurangi konsumsi alkohol setiap harinya. ABSTRACT Stomach pain is a discomfort in the pit of the stomach, nausea, vomiting, full satiety, fullness in the stomach, bloating and belching. One cause of gastric pain is alcohol, but some people who consume alcohol and experience gastric pain are unaware if gastric pain is felt by alcohol. The design of this study is retrospective by using correlational study design. The population is a student boarding house RT 03 RW 06 aged 19-27 years with the number of 97 people and a sample of 30 people using the technique Purposive Sampling. Data analysis used is spearman rank correlation test. Results of mild alcoholic evidence of mild gastric pain (30%), mild alcoholic with moderate gastric pain (10%), mild alcoholic with severe gastric pain (3.3%), middle alcohol with moderate gastric pain (10%), heavy alcohol with mild pain (6.7%), severe alcoholism with moderate pain (6.7%) and severe alcoholic pain with severe gastric pain (33.3%). From the calculation results obtained sig value 2 tailed 0,000 where the value of sig
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA 9-12 DI SD NEGERI 1 PETUNGSEWU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Adi Yatma; Neni Maemunah; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1200

Abstract

Anak usia 9-12 tahun memerlukan waktu tidur yang cukup untuk meningkatkan kesehatan dan kondisi tubuh agar tetap sehat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kecerdasan emosi anak usia sekolah. Desain ini menggunakan cross sectional, dengan variabel independen kualitas tidur, dan variabel dependen kecerdasan emosi. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak usia 9-12 tahun di SD Negeri 1 Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang kelas IV-V sebanyak 47 orang. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar anak usia 9-12 mengalami kualitas tidur baik (57,4%), dan hampir setengahnya (44,7%) anak usia 9-12 memiliki kecerdasan emosi baik. Hasil uji Chi-Square didapatkan p = 0,000, artinya ada hubungan kualitas tidur dengan kecerdasan emosi anak usia 9-12 di SD Negeri 1 Petungsewu Kecamatan Dau Kabupaten Malang, sehingga faktor yang mempengaruhui kualitas tidur baik diketahui dari faktor lingkungan dan motivasi. ABSTRACT Children aged 9-12 years need enough sleep to improve their health and condition to stay healthy. The study aims to determine the relationship of sleep quality with emotional intelligence of school-age children. This design uses cross sectional, with sleep quality independent variables, and dependent variable emotional intelligence. The population in this study were all children aged 9-12 years at SD Negeri 1 Petungsewu, Dau Subdistrict, Malang Regency grade IV-V as many as 47 people. The sampling technique uses total sampling. The instrument used is a questionnaire. Data analysis used is Chi-Square test. The results showed that most children aged 9-12 experienced good sleep quality (57.4%), and almost half of children (44.7%) aged 9-12 had good emotional intelligence. The results of Chi-Square test obtained p = 0.000 so there is a relationship between sleep quality and emotional intelligence of children aged 9-12 in SD Negeri 1 Petungsewu, Dau District, Malang Regency, so that factors that influence sleep quality are known from environmental factors and motivation. Keywords : Children Aged 9-12; Emotional intelligence; Sleep quality.
PENGARUH WARM BATH TERHADAP KELELAHAN PADA ATLET FUTSAL N’VIOR DI CHAMPION TLOGOMAS MALANG Charolin Viny Potindingo; Ragil Catur Adi W.; Sirli Mardianna Trishinta
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1981

Abstract

Atlet futsal mempunyai kegiatan latihan dan turnamen yang dapat menyebabkan kelelahan. Kelelahan merupakan suatu fenomena fisiologis, yang terjadi pada keadaan penurunan toleransi terhadap kerja fisik. Penatalaksanaan kelelahan yang dapat dilakukan Atlet Futsal seperti warm bath merupakan mandi yang menggunakan air hangat dengan suhu 37-40ºC selama 10-30 menit untuk membantu tubuh berelaksasi sehingga fisik dan psikis relaksasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada Atlet Futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain quasi eksperimental dengan pretest-posttest with contol group design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 Atlet Futsal dengan penentuan sampel penelitian menggunakan simple random sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 24 Atlet Futsal yang di bagi menjadi dua kelompok yaitu 12 orang kelompok perlakuan dan 12 orang kelompok kontrol. Instrumen data menggunakan lembar kuesioner fatigue assesment scale. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji marginal homogeneity dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum pemberian warm bath hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok perlakuan dan kontrol mengalami kelelahan, sedangkan sesudah pemberian warm bath hampir seluruhnya (83,3%) responden dari kelompok perlakuan tidak kelelahan dan hampir seluruhnya (91,7%) responden dari kelompok kontrol mengalami kelelahan. Hasil uji marginal homogeneity didapatkan p value= (0,001) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh warm bath terhadap kelelahan pada atlet futsal N’vior di Champion Tlogomas Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya menambah sampel penelitian sehingga mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam pengukuran pengaruh warm bath terhadap penurunan kelelahan. Futsal athlete has exercise and tournament work than can make fatigue. Fatigue is a physiological phenomenon, a process of decreased tolerance of physical work. Fatigue management that can be done Futsal athletes such as warm bath is a bath that uses warm water with a temperature of 37-40ºC for 10-30 minutes to help the body relax so that physical and psychological relaxation. The aim of the study was to determine the effect of warm bath on fatigue in N'vior Futsal Athletes at Champion Tlogomas Malang. The research design used an experimental quasi design with pretest-posttest with contol group design. The population in this study were 30 Futsal Athletes with the determination of the research sample used by simple random sampling so that there were 24 samples of Futsal Athletes divided into two groups: 12 treatment groups and 12 control groups. Data collection techniques using instrumentation sheet fatigue assessment scale. Data was analyzed by marginal homogeneity with SPSS. The results of the study proved that before warm bath, almost all (91.7%) respondents from the treatment and control groups experienced fatigue, while after warm bath, almost all (83.3%) of the respondents from the treatment group were not exhausted and almost all (91.7%) respondents from the control group experienced fatigue. Marginal homogeneity test results obtained p value = (0.001)
PERBEDAAN JERAWAT PADA REMAJA YANG MEMAKAI DAN TIDAK MEMAKAI SABUN AROMATERAPI LAVENDER DI PSIK UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG SEMESTER VII Esti Citra Sari; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1111

Abstract

Permainan puzzle merupakan permainan yang baik untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Terutama pada anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang kemampuan motorik halusnya sangat terlambat sekali. Hal ini disebabkan karena anak ADHD memiliki gangguan neuro-biologis di dalam otak yang mana gangguan ini dapat secara parah mengganggu tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan motorik halus anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) usia 3-10 tahun di Yayasan Bhakti Luhur. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimen. Teknik sampling menggunakan teknik “Sampling Jenuh’’. Sampel sebanyak 9 responden. Pengumpulan data dengan cara observasi. Analisa data menggunakan uji t. Dari hasil penelitian diketahui sebanyak 7 anak ADHD (77,8%) mempunyai kemampuan motorik halus cukup sebelum diberikan permainan puzzle dan sebanyak 6 anak ADHD (66,7%) mempunyai kemampuan motorik halus baik setelah diberikan permainan puzzle. Dari hasil analisa data menggunakan T-test diperoleh nilai t : -8.000 dengan df 8 dan Sig (2-tailed) 0.000. Hal ini menunjukan pengaruh yang nyata dimana nilai p value (0,000) lebih kecil dari nilai α 0,05 artinya terdapat pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan motorik halus anak ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Usia 3-10 Tahun di Yayasan Bhakti Luhur. Bagi penelitian selanjutnya dapat dikembangkan menjadi penelitian tentang pengaruh permainan puzzle terhadap kemampuan motorik halus dan bahasa pada anak ADHD. ABSTRACT Puzzle game is a good game to enhance fine motor skills of children. Especially in children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) are fine motor skills much too late. This is because the children with ADHD have a neuro-biological disorder in the brain where this disorder can be severely bother the growing and the development of the child. This study aimed to determine the effect of puzzle games on the fine motor skills of children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) age 3-10 years at Bhakti Luhur Foundation. Methods of this study used a pre-experimental research design. Sampling technique used "Sampling Saturated'' technique. Samples as many as 9 respondents. Data collection by observation. Data analysis used the t test. The results showed as many as 7 children with ADHD (77.8 %) have enough fine motor skills before being given a puzzle game and as many as 6 children with ADHD (66.7 %) have good fine motor skills after a given puzzle game. From the analysis of data used the T -test was obtained value of t : -8000 with df 8 and Sig (2-tailed ) 0.000. This shows a real effect or significant influence where p value (0.000) is smaller than the value of α 0.05 so Hi acceptable means there is an effect of puzzle game on the fine motor skills of children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Age 3-10 Years at Bhakti Luhur Foundation. For further research can be developed into research on the influence of puzzle games on fine motor skills and language in children with ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder). Keywords: ADHD; Puzzle game; fine motor skills.