Ragil Catur Adi W.
Unknown Affiliation

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MEMBUANG SAMPAH PADA SISWA SMP SRIWEDARI MALANG Mardiana Poety; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.288 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i1.140

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku membuang sampah pada siswa-siswi di SMP Sriwedari Malang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII di SMP Sriwedari Malang sebanyak 62 orang dengan desain penelitian korelasi dengan rancangan cross sectional. Uji coba instrumen meliputi Variabel Independen yang meliputi Tingkat Pengetahuan dan variabel dependen meliputi perilaku membuang sampah di SMP Sriwedari Malang dan uji statistik Jenis sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir setengah bagian dari responden mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang membuang sampah sebanyak 28 orang (45,2%), sedangkan yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 19 orang (30,6%) dan sebagian kecil responden yang memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 15 (24,2%) siswa. Sedangkan lebih dari setengah bagian besar responden memiliki perilaku yang cukup dalam membuang sampah yakni sebanyak 47 orang siswa (75,8%), sedangkan 8 orang responden diantaranya (12,9%) memilki perilaku yang kurang dalam membuang sampah, dan sebagian kecil memiliki perilaku yang baik dalam membuang sampah sebanyak 7 0rang (11,3 %). Analisis statistic Pearson Test memperoleh nilai p value sebesar 0,036 < α 0,05, menunjukkan bahwa Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Membuang Sampah Pada Siswa-Siswi di SMP Sriwedari Malang. Dengan hasil penelitian ini diharapkan bagi pengelolah sekolah khususnya guru untuk memberikan pendidikan kesehatan atau penyuluhan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya tentang pengetahuan, dan perilaku membuang sampah kepada siswanya. Kata kunci: Membuang, pengetahuan, perilaku, sampah.
PENGARUH PEMBERIAN HIPNOTIS LIMA JARI TERHADAP TINGKAT STRES PADA MAHASISWA YANG MENGHADAPI SKRIPSI DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Rara Padaka; Ani Sutriningsih; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 2 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v4i2.1968

Abstract

Stres yang tidak mampu dikendalikan dan diatasi oleh individu akan memunculkan dampak negatif. Dampak negatif pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi di antaranya sulit membuat keputusan dalam mengerjakan skripsi, produktivitas menurun, mutu kerja rendah dan bertambah jumlah kekeliruan yang dibuat dalam mengerjakan skripsi, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian hipnotis lima jari terhadap tingkat stres pada mahasiswa yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian ini menggunakan eksperimental dengan pendekatan one group pre test-post test design. Popoulasi dalam penelitian ini adalah semua mahasiswa tingkat akhir program studi ilmu keperawatan angkatan tahun 2014 yang berjumlah 19 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa tingkat akhir (Semester 8) program studi ilmu keperawatan angkatan 2014 yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, laki-laki maupun perempuan yang berjumlah 19 mahasiswa sesuai dengan kriteria inklusi, dan teknik sampling menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis digunakan paired t test dengan menggunakan SPSS 16. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebelum pemberian hipnotis lima jari, seluruh 19 orang (100%) dikategorikan stres sedang. Sesudah pemberian hipnotis lima jari, sebagian besar 13 orang (68,4%) dikategorikan ringan. Hasil analisis didapatkan nilai signifikan sebesar 0,000 (p value ≤ 0,05), dengan demikian data dinyatakan sangat signifikan dan H1 diterima, artinya ada pengaruh pemberian hipnotis lima jari untuk penurunan stres pada mahasiswa yang menghadapi skripsi di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Diharapkan kepada mahasiswa yang mengerjakan tugas akhir untuk rutin melakukan hipnotis lima jari saat mengalami stres maupun pada saat otot-otot mengalami ketegangan. Stress that is not able to be controlled and overcome by individuals will have a negative impact. The negative impact on students working on the thesis is that it is difficult to make decisions in doing thesis, productivity decreases, work quality is low and the number of mistakes made in doing thesis, and others. The purpose of this study was to determine the effect of five-finger hypnosis on reducing stress levels in students facing a thesis at Malang Tribhuwana Tunggadewi University. The design of this study used experimental withapproach one group pre test-post test design. The sample in this study were the final year students (Semester 8) of the 2014 nursing science study program who faced a thesis at the University of Tribhuwana Tunggadewi Malang, male and female totaling 19 students, and sampling techniques using total sampling. The instrument used was a questionnaire. The analysis used paired t test using SPSS 16. The results of the study proved that before giving five finger hypnosis, all 19 people (100%) were categorized as moderate stress. After giving five-finger hypnosis, most of the 13 people (68.4%) were categorized as mild. The results of the analysis obtained a significant value of 0,000 (p value 5 0,05), thus the data was declared very significant and H1 was accepted, meaning that there was an effect of five-finger hypnosis to reduce stress on students who faced a thesis at Tribhuwana Tunggadewi University Malang. It is expected that students who do the final project to routinely do five-finger hypnosis when experiencing stress or when the muscles experience tension. Keywords: Five finger hypnosis; Student; Stress
PROFIL ELASTISITAS OTOT SETELAH MELAKUKAN SENAM BUGAR LANSIA DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Getrudis Renda Dadi; Susi Milwati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.189 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.508

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil elastisitas otot setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan observational analitik. Populasi semua lanjut usia sebanyak 45 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Metode analisa data peneliti ini menggunakan uji statistik spearman’s rank (Rho) dengan tingkat signifikasi  = 0,05. Instrumen penelitian meliputi kuiseoner, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian profil elastisitas otot paralel atau komponen elastic parallel (PEC) lansia setelah melakukan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang dalam kondisi elastik berjumlah 14 orang (35%), yang cukup elastic ada 15 orang (37,5%) dan kurang elestis ada 11 orang (27,5%) sehingga tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elatisitas paralel (PEC) yang tidak elastis. Profil elastis seri atau komponen elastik seri (SEC) sebanyak 13 orang (32,5%), yang cukup elastis ada 18 orang (45%) dan yang kurang elastis ada 9 orang (22,5%), dengan demikian tidak ada lansia yang mempunyai kondisi elastisitas seri (SEC) yang tidak elastis. Terdapat hubungan profil elastisitas otot dan senam bugar lansia di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang dibuktikan dengan analisis statistik korelasi spearman rank ini membuktikan bahwa nilai p-value sebesar 0,000 < (0,05) sehingga penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan, kekuatan hubungan tersebut sebesar 0,708 (70,8%) sehingga masuk dalam kategori hubungan yang kuat. Kata Kunci : Elastisitas Otot, lansia, senam lansia.
HUBUNGAN KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN ANGKATAN 2012 DI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Wahyu Ananda; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.940

Abstract

International Telecommunication Union mengemukakan pada tahun 2014 Indonesia mengalami pertumbuhan pemain game online hingga 33% dari jumlah pengunjung internet. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan gangguan pola tidur padamahasiswa PSIK angkatan 2012 di UNITRI Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 mahasiswa dan sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar (71,1%) responden mengalami kecanduan Game Online sedang, lebih dari separuh (65,8%) responden mengalami gangguan pola tidur buruk dan uji kolerasi spearman rank dinyatakan ada hubungan kecanduan game online dengan gangguan pola tidur pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan angkatan 2012 di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang dengan p-value (0,003 < 0,050). Disarankan mengurangi tingkat permainan game online yang berlebihan sampai larut malam untuk menghindari gangguan tidur. ABSTRACT Internet Telecomunication Union put forward in 2014 Indonesia experienced growth of online game players up to 33% of the number of Internet visitors. The purpose of this study to determine the relationship of online gaming addiction with disruption of sleep patterns in students PSIK force UNITRI 2012 in Malang. The study design using correlation design with cross sectional approach. The population in this study were 38 students and research samples using purposive sampling. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis method used is the Spearman rank correlation by using SPSS. Research shows that the majority (71.1%) of respondents experienced being addicted Online Game, more than half (65.8%) of respondents experienced a poor sleep pattern disturbances and Spearman rank correlation test revealed no relationship addicted to online games with disruption of sleep patterns the students of Nursing Science force in 2012 at the University of Malang Tribhuwana Tunggadewi with p-value (0.003
HUBUNGAN TINGKAT RELIGIUSITAS DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Helen Hardianti S.; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.931

Abstract

Tingkat religiusitas berhubungan dengan kebutuhan psikologis lansia, membantu dalam menghadapi kematian, memperoleh dan memelihara rasa berarti dalam hidupnya. Diketahui harapan hidup penduduk Indonesia naik dari 70,1 tahun pada 2009 menjadi 72,2 tahun pada 2010-2015. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Metode penelitian mengunakan korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 80 lansia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sebanyak 32 lansia yang dijadikan sampel penelitian. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuisioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 23 (71,9%) responden memiliki tingkat religiusitas sangat baik dan lebih dari separuh 22 (68,8%) responden memiliki kualitas hidup baik, sedangkan hasil korelasi spearman rank didapatkan p value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara hubungan yang signifikan antara tingkat religiusitas dengan kualitas hidup lansia kelurahan Tlogomas Malang. Diharapkan lansia menjaga kualitas hidup dengan mengkonsumsi makanan yang rendah lemak, melakukan olahraga, tidur teratur dan mengurangi kecemasan dalam menghadapi masa tua dengan meningkatkan religiusitas. ABSTRACT The level of religiosity relates to the psychological needs of the elderly, help in the facing of death, obtain and maintain a sense of meaning in life. Indonesian population life expectancy rise from 70.1 years in 2009 to 72.2 years in 2010-2015. The aim of research is to know the correlation of religiosity and quality of life of the elderly villages Tlogomas Malang. The study metode using the correlation metode with cross sectional approach. The population in this study were 80 elderly people with the determination of the sample using purposive sampling to obtain a total of 32 elderly people who sampled the study. Data collection techniques used were questionnaires. Data analysis method used was the Spearman rank correlation by using SPSS. Research shows more than half of the 23 (71.9%) of respondents have a very good level of religiosity and more than half of the 22 (68.8%) of respondents have a good quality of life, whereas the correlation results obtained spearmen rank p value = (0.000)
ANALISIS FAKTOR RISIKO SPORT INJURY PADA ATLET BULUTANGKIS Jefri Jefri; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.541 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.763

Abstract

Bulutangkis merupakan permainan yang membutuhkan tenaga dan fisik yang kuat sehingga berisiko menyebabkan injury. Sport injury secara umum berupa cedera memar, cedera ligamentum, cedera pada otot dan tendon, perdarahan pada kulit dan pingsan. Faktor penyebab sport injuryyaitu warming up, kebugaran fisik, nutrisi, kesehatan, lapangan dan perlengkapan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko sportinjury pada atlet bulutangkis di UKM UABT Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.Desain penelitian mengunakan desain deskriptif. Sampel penelitian menggunakan sampling jenuhsebanyak36 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi.Metode analisa data yang digunakan yaitu odds ratiodengan menggunakan SPSS.Hasil penelitian membuktikan faktor warming up berisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 7,2 kali lipat, faktor kebugaran fisikberisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 7,5 kali lipat, faktor nutrisiberisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 9,6 kali lipat, faktor kesehatan berisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 8,3 kali lipat, faktor lapangan berisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 2,0 kali lipat dan faktor perlengkapan berisiko menyebabkan sportinjury sebanyak 5,9 kali lipat. Peneliti selanjutnya harus memperbanyak faktor sportinjury seperti faktor umur dan jenis kelamin serta mengukur kejadian injury pada saat penelitian
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN LANSIA SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Inra Inra; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4, No 1 (2019): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.024 KB) | DOI: 10.33366/nn.v4i1.1562

Abstract

Tingkat kecemasan merupakan suatu tingkat respon dari suatu kondisi yang menimbulkan gejala penyerta baik fisiologis maupun psikologis yang bisa menurunkan kesehatan pada lansia. Penatalaksanaan kecemasan yang mudah dilakukan lansia seperti melakukan terapi relaksasi nafas dalam yang bertujuan meningkatkan konsentrasi dan memberikan ketenangan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan lansia sebelum dan sesudah diberikan terapi relaksasi nafas dalam di Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain pra-eksperimental dengan one-group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 165 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 lansia. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t-test. Hasil penelitian membuktikan sebelum melakukan terapi relaksasi nafas dalam hampir seluruhnya (76,7%) lansia mengalami tingkat kecemasan sedang dan sesudah melakukan terapi relaksasi nafas dalam hampir seluruhnya (90,0%) lansia mengalami tingkat kecemasan ringan. Hasil uji paired t test didapatkan p-value= (0,000)
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERUBAHAN FISIK PADA MASA PUBERTAS DENGAN TINGKAT STRES Ida Herwati; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.128 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i2.504

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dalam kehidupan dimana pada fase ini individu mengalami perubahan dari anak-anak menuju dewasa. Perubahan yang paling mencolok adalah perubahan fisik yang terjadi secara alamiah dan terkadang remaja tidak tahu terhadap perubahan tersebut yang menyebabkan mereka cemas dan malu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang perubahan fisik pada masa pubertas dengan tingkat stres di MTs Muhammadiyah 1 Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah siswi kelas VII di MTs Muhammadiyah 1 Malang Kecamatan lowokwaru yang berjumlah 30 siswi dan teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan remaja putri tentang perubahan fisik pada masa pubertas sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 13 siswi (43,33%), tingkat stres sebagian besar dikategorikan stres ringan yaitu sebanyak 14 siswi (46,67%), serta analisis pearson product moment didapatkan nilai sig. sebesar 0,008 (α ≤0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan terdapat korelasi negatif dengan nilai Correlation Coefficient -0,762. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan pada remaja putrid yaitu dengan mencari informasi tentang perubahan fisik pada masa pubertas, baik melalui media elektronik maupun non elektronik agar dapat mempersiapkan diri terhadap perubahan yang terjadi. Kata Kunci : Masa pubertas, pengetahuan, tingkat stres.
PERBEDAAN TINGKAT STRES MAHASISWI YANG MEMILIKI IMT NORMAL DAN TIDAK NORMAL DI ASRAMA KAL-BAR DARA JUANTI JALAN MT HARYONO GG 19 KAVLING 44 MALANG Indra Wahyu Dinata; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1301

Abstract

Stres adalah respon tubuh tidak spesifik terhadap kebutuhan tubuh yang terganggu. IMT adalah indikator untuk kategori normal dan tidak normal. IMT yang tidak normal dapat menyebabkan stres karena seorang individu tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswi yang memiliki IMT normal dan tidak normal di Asrama Putri Kalimantan Barat Dara Juanti Jalan MT Haryono Gg 19 Kavling 44 Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah komparatif yaitu dilakukan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan dua atau lebih fakta-fakta dan sifat-sifat objek yang diteliti berdasarkan kerangka pemikiran tertentu. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi Asrama Putri Kalimantan Barat Dara Juanti Jalan MT Haryono Gg 19 Kavling 44 Malang yang di dapatkan dengan tehnik total sampling sebanyak 32 mahasiswi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 13 (86,7%) responden yang memiliki IMT normal mengalami tingkat stres ringan dan sebagian besar 8 (53,3%) responden yang memiliki IMT tidak normal mengalami tingkat stres sedang. Hasil uji Mann Whitney didapatkan p value = (0,000) < (0,050) yang berarti ada perbedaan tingkat stres mahasiswi yang memiliki IMT normal dan tidak normal di Asrama Putri Kalimantan Barat Dara Juanti Jalan MT Hariyono Gang 19 Kavling 44 Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka di harapkan bagi mahasiswi Menjaga berat badan dengan melakukan olahraga dan menjaga pola makan untuk menghindari stres akibat IMT tidak normal. ABSTRACT Stress is the body's response not specific to the needs of the affected body. IMT is an indicator for normal and abnormal categories. Abnormal IMT can cause stress because an individual is not confident in his body shape. This research aim to find out difference in stress levels of female students who have Normal and abnormal IMT at Asrama Putri West Kalimantan Dara Juanti Street MT Haryono Gg 19 Kavling 44 Malang. The research design used is comparative that is done to compare the similarities and differences between two or more facts and the properties of the object under study based on a certain frame of mind. The sample in this study were female boarding school students in West Kalimantan Dara Juanti Street MT Haryono Gg 19 Kavling 44 Malang which is obtained with a total sampling technique of 32 students. The instrument used in this study is a questionnaire. Data were analyzed using the Mann Whitney test. The results showed that most 13 (86.7%) respondents who had normal IMT experienced mild stress levels and most of them were 8 (53.3%) respondents who have abnormal IMT experience moderate stress levels. Mann Whitney test results obtained p value = (0,000)
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL DENGAN LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH Ika Audina; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.927

Abstract

Usia tua, kesepian, sosial ekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktifitas lansia menurun serta mempengaruhi kehidupan sosial. Semua hal di atas adalah dampak dari rendahnya kualitas hidup lanjut usia. Kualitas hidup yang dipengaruhi oleh aspek sosial dan lingkungan berkaitan erat dengan lingkungan tempat tinggal lansia. Pemilihan lokasi tempat tinggal lansia masih kontroversi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dan lansia yang tinggal di rumah. Desain penelitian mengunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang berarti pengambilan sampel sesuai kriteria sebanyak 36 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji statistic t-test independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa hanya terdapat 8 (44,4%) lansia mengalami kualitas hidup baik di panti sosial, dan sebagian besar 10 (55,6%) lansia mengalami kualitas hidup baik di rumah. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test membuktikan bahwa p value = (0,003) < (0,050) yang artinya ada perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dengan lansia yang tinggal dirumah. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada keluarga untuk menyarankan lansia berinteraksi dengan anggota keluarga dan warga sekitar yang menimbulkan perasaan tenang sehingga meningkatkan kualitas hidup lansia. ABSTRACT Old age, lonelyness, less prosperous of socialeconomic and degenerative diseases such as cancer, heart, reumatic and cataract cause the reduction of olderlys’ activity and influence their social lives. All the things above are the impact of the low quality life of elderlys. Quality of life which is influenced by social and environment asoects related closely with environment of the elderly. Dwelling of elderly has been an issue in Indonesia. This research aimed to find out difference of live quality of elderlys who live in social homes and elderlys who live at home. Research design used cross sectional approach. Population in this research amounted 63 people by determining research sample used purposive sampling which meant taking sample according to the criteria of 36 samples. Collecting data technique used quisioner. Data analysis method was statistic test: t-test independent. The result of the research proved only 8 (44.4%) elderlys has good quality of life at social home and most of them 10 (55.6%) elderlys had good quality of live at home. Result of data analysis that used independent sample t-test proved that that p value = (0.003) < (0.050) which meant there is different quality of live of elderlys who lived in social home and who lived at home. Based on the result, it is suggested for family to let the elderlys interact with family members and people around them so that they will be calm and the elderlys’ quality of life will increase. Keywords: Dwelling; elderly; home; social homes; social relations.