Claim Missing Document
Check
Articles

Upscale Bisnis Umkm Rahmantya, Yanneri Elfa Kiswara; Djuniardi, Dede; Supriatna, Odang; Wiharno, Herma; Ismail, Agus Yadi; Suryani, Yeyen
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juni-Juli 2025
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i1.50

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor ekonomi. Melalui kegiatan ini, universitas berupaya untuk memberikan solusi nyata atas permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk dalam hal peningkatan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program pengabdian masyarakat di Desa Geresik, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan bertujuan meningkatkan daya saing UMKM edukasi bagaimana mengoptimalkan bisnis. Kegiatan ini melibatkan pelatihan intensif tentang fase bisnis, motivasi, dan regulasi yang relevan. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi lokakarya, sesi pelatihan langsung, dan konsultasi tanya jawab untuk mengatasi masalah spesifik yang dihadapi oleh UMKM. Para pemangku kepentingan yang terlibat dalam program ini mencakup dosen universitas, pengusaha, pejabat pemerintah daerah, dan pemilik UMKM dari desa tersebut. Hasilnya menunjukkan peningkatan kapasitas dan pengetahuan pelaku UMKM. Namun, diperlukan pembinaan lebih lanjut untuk dapat mengoptimalkan sumber daya desa dan meningkakan bisnis. Program ini menekankan perlunya edukasi berkelanjutan dan dukungan finansial untuk memastikan UMKM dapat mengoptimalkan bisnis dan meningkatkan daya saing produk. Kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
Pengaruh Manajerial Kepala Sekolah, Jiwa Kewirausahaan Kepala Sekolah dan Supervisi Pendidikan terhadap Mutu Sekolah (Survey pada Sekolah Menengah Pertama Se-Kabupaten Majalengka) Abdurohim, Iim; Suryani, Yeyen; Rahmat, Pupu Saeful
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12608

Abstract

Kualitas pendidikan sangat berkaitan erat dengan mutu sekolah dan kepala sekolah sebagai manager pada sekolah dituntut untuk dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan maksimal dalam upaya peningkatan mutu sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh manajerial kepala sekolah, jiwa kewirausahaan kepala sekolah dan supervisi pendidik baik secara bersama-sama/simultan maupun secara parsial terhadap mutu sekolah pada sekolah menengah pertama se-Kabupaten Majalengka. Populasi sekolah yang ada di kabupaten majalengka yaitu sebanyak 126 sekolah dan peneliti mengambil sampel sebanyak 56 sekolah dengan responden guru sebanyak 224. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan managerial kepala sekolah, jiwa kewirausahaan kepala sekolah dan supervisi pendidik baik secara simultan maupun secara parsial terhadap mutu sekolah. Prosentase keberpengaruhan managerial kepala sekolah, jiwa kewirausahaan kepala sekolah dan supervisi pendidik sebesar 58,5 %, dan secara parsial pengaruh jiwa kewirausahaan kepala sekolah lebih kecil pengaruhnya terhadap mutu sekolah dibandingkan dengan variabel yang lainnya.
PENERAPAN LESSON STUDY DENGAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS Suryani, Yeyen; Melasari, Melasari; Nurjannah, Nanung; Iskandar, Iis Trisno; Rokayah, Oyoh; Prasetyo, Ibnu Udy; Hidayanti, Nisa Fadillah
Equilibrium: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Ekonomi Vol. 20 No. 01 (2023): Equilibrium: Jurnal penelitian Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/equi.v20i01.7012

Abstract

AbstrakPermasalahan pada penelitian ini yaitu rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa. Tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui penerapan lesson study dengan Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dengan penguatan profil pelajar pancasila pada siswa kelas X MPLB SMKN 2 Kuningan. Kegiatan Lesson Study terdiri dari tiga tahapan kegiatan yaitu PLAN (merencanakan), DO (melaksanakan), SEE (Merefleksi). Dalam kegiatan PLAN guru model beserta guru lain sebagai observer merencanakan rencana pembelajaran dalam hal ini disebut modul ajar sesuai dengan ketentuan dalam Kurikulum Merdeka. Para observer  memberi masukan atas modul ajar yang disusun oleh guru model. Dalam tahapan kedua yaitu DO, guru model melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yaitu Problem Based Learning (PBL) yang menitik beratkan pada keaktifan peserta didik di dalam pembelajaran dan pemecahan masalah dari topik yang diajarkan dipecahkan oleh peserta didik itu sendiri dengan cara berkelompok sampai dengan memberikan kesimpulan. Guru model hanya sebagai fasilitator dalam pembelajaran. Model pembelajaran PBL merangsang peserta didik untuk berpikir kritis dan membuka wawasan peserta didik itu sendiri. Tahapan ketiga yaitu SEE dengan merefleksi hasil pembelajaran yang telah dilaksanakan guru model dengan melihat kekurangan dalam hal peserta didik belajar untuk ditindaklanjuti pada pembelajaran siklus selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dengan penerapan model problem based learning melalui lesson study. Kata kunci: Lesson Study;  Problem Based Learning; Kemampuan Berpikir Kritis  AbstractThis research was conducted to solve the main problem faced by the students, their low critical thinking. The objective is to find out the application of lesson study with Problem Based Learning (PBL) to improve critical thinking skills by strengthening the profile of Pancasila students in class X MPLB SMKN 2 Kuningan. There are three stages of activity in implementing lesson study: PLAN,DO (implement), SEE (Reflect). In PLAN activities, the model teacher and other teachers as observers plan a lesson plan, in this case called a teaching module, in accordance with the provisions of the Independent Curriculum. The observers provide input on the teaching modules prepared by the model teacher. In the second stage, namely DO, the model teacher carries out learning using the learning model, namely Problem Based Learning (PBL) which focuses on the activeness of students in learning and solving problems from the topics taught are solved by the students themselves by way of groups up to giving conclusion. The model teacher is only a facilitator in learning. The PBL learning model stimulates students to think critically and opens the students' own insights. The third stage is SEE by reflecting on the learning outcomes that have been carried out by the model teacher by looking at the deficiencies in terms of student learning to be followed up in the next cycle of learning. The results showed that students' critical thinking skills increased with the application of the problem-based learning model through lesson study. Keywords: Lesson Study;  Problem Based Learning; Critical Thinking Skills
The Effect of Using Problem Based Learning Model on Critical Thinking Ability with Moderator Variable of Learning Motivation Nurhayati, Nurhayati; Rahmat, Pupu Saeful; Suryani, Yeyen
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 8 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i8.1722

Abstract

The ability of critical thinking is a skill in depth and logic with various scientific activities for making decisions. This research aims to determine the differences in critical thinking ability of students who receive problem based learning model and students who receive lecture method; differences in critical thinking ability of experimental class students who have low, medium and high learning motivation; and the effect of interaction between using problem based learning model and learning motivation on critical thinking ability of class VIII students in Social Sciences Subjects at Kalimanggis 2 State Junior High School. The research method used was a quasi-experimental method with a factorial design. The research subjects were 48 students of class VIII of Kalimanggis 2 State Junior High School, divided into class VIII.A (experiment) and class VIII.B (control), each with 24 people. Data collection techniques used field research with instruments in the form of tests and questionnaires. Hypothesis testing used two-way analysis of variance. Based on the research results, it can be seen that there were differences in critical thinking ability of students who received problem based learning model and students who received lecture method; there were differences in the critical thinking ability of students in experimental class who had low, medium and high learning motivation; and there was an interaction between the use of problem based learning model and learning motivation on critical thinking ability of class VIII students in Social Sciences Subjects at Kalimanggis 2 State Junior High School.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Lesson Study Suryani, Yeyen; Jumantini, Entin; Ramadan, Dede Jusup; Iskandar, Iskandar; Pratiwi, Rani Tania
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i1.6641

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini disebabkan oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang bervaratif dalam proses pembelajaran di kelas, yang mengakibatkan mahasiswa bosan dan berdampak pada hasil pembelajaran yang tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest, Non Equivalent Control Group Design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 3 A sebagai kelas kontrol dan semester 3 B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah mahasiswa 72 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berupa Pilihan Ganda Kompleks (PGK) berjumlah 30 soal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan dan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa kelas eskperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL). Hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis mahasiswa serta terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa antara mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan model Project Based Learning (PjBL) berbasis Lesson Study dengan mahasiswa kelas kontrol yang mendapatkan model Problem Based Learning (PBL).
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan, Media Sosial Terhadap Intensi Berwirausaha dengan Literasi Keuangan Sebagai Mediator Ad’hiah, Ida; Rahmat, Pupu Saeful; Suryani, Yeyen
JURNAL DIMENSI PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Vol 12: Special Issue No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/dpp.v12i1.9588

Abstract

Kewirausahaan menjadi kunci dalam menciptakan inovasi dan lapangan kerja yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara. Akan tetapi permasalahannya adalah rendahnya intensi berwirausaha pada masyarakat, dimana intensi berwirausaha berfungsi sebagai indikasi awalseseorang bertindak sebagai wirausahawan atau tidak, dan menunjukkan bagaimana seseorang berusaha dengan keras untuk mencapai tujuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensi berwirausahaan mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Universitas Kuningan dan juga mengetahui bagaimana pendidikan kewirausahaan dan media sosial mempengaruhi intensi berwirausaha melalui literasi keuangan sebagai mediator. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan survei terhadap mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Manajemen FEB Universitas Kuningan angkatan 2020-2021 yang berjumlah 812 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada mahasiswa Manajemen FEB Universitas Kuningan angkatan 2020-2021. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian adalah random sampling, dengan jumlah mahasiswa yang dipilih sebanyak 268 siswa. Temuan penelitian ini mengungkapkan tiga poin utama: pertama, pendidikan kewirausahaan berdampak positif dan signifikan meningkatkan intensi berwirausaha; kedua, media sosial berperan positif dan signifikan dalam mendorong intensi berwirausaha; ketiga, literasi keuangan bertindak sebagai faktor mediasi antara pendidikan kewirausahaan dan intensi berwirausaha; keempat, literasi keuangan menjadi mediator antara media sosial dan intensi berwirausaha. Untuk meningkatkan intensi berwirausaha dapat dilakukan pelatihan, seminar, workshop literasi keuangan, literasi digital serta kwirausahaan.
ICT ASSISTED PROJECT-BASED LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS’ CRITICAL THINKING SKILLS Yeyen Suryani; Entin Jumantini; Iskandar Iskandar; Rani Tania Pratiwi; Vira Siti Fatimah
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v6i1.8696

Abstract

 This study aims to develop students’ learning by employing ICT in a project-based learning (PBL) model to improve students’ critical thinking skills in economics subject. A Research and Development design was applied in this study by using exploratory and quasi-experimental methods with a non-equivalent control group pretest-posttest design. This study involved students of XI IPS class at SMAN 1 Kadugede. The collected data from tests, observations, and focus group discussions were then analyzed using quantitative and qualitative methods. As a result, this study obtained a learning model and learning media in the form of syllabus, lesson plan, teaching materials, observation sheets, and tests for critical thinking skills that can be used in the economics subject at SMAN 1 Kadugede. Besides, this study also proved that the ICT assisted project-based learning (PBL) model is effective in improving students’ critical thinking skills as well as students’ enthusiasm for expressing their opinions, suggestions, and input on the topic being discussed.Keywords: ICT; critical thinking skill; project-based learning. 
Pelatihan Penyusunan Action Plan untuk Meningkatkan Kemampuan Guru Mendesain Perencanaan Pembelajaran di Kurikulum Merdeka Tania Pratiwi, Rani; Suryani, Yeyen; Nuryatin, Atin; Asyraf Dwi Ananda, Hadziq; Aulia Hikmah, Siska; Agustira, Deden; Rusti, Titi
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas yang dapat mencerminkan sikap profesional guru adalah melaksanakan kewajibannya dalam membuat perencanaan pembelajaran. Pentingnya menyusun perencanaan pembelajaran adalah untuk mengarahkan guru dalam merancang sebuah pembelajaran yang disenangi siswa. Rancangan pembelajaran tersebut sangat memungkinkan dilakukan variasi oleh guru. Sebagai bentuk perencanaan kegiatan pembelajaran dalam Lesson Study adalah menyusun action plan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mendesain perencanaan pembelajaran pada implementasi kurikulum merdeka melalui penyusunan action plan dalam rangkaian kegiatan Lesson Study. Kegiatan pengabdian ini berbentuk Pelatihan, yaitu proses terencana untuk memodifikasi sikap atau perilaku pengetahuan, keterampilan melalui pengalaman belajar. Tujuannya adalah untuk mencapai kinerja yang efektif dalam setiap kegiatan atau berbagai kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 08 Mei 2024 di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Kuningan. Kegiatan dihadiri oleh kepala sekolah dan perwakilan guru dari SMPN 1 Maleber, SMPN 2 Cimahi, dan SMPN 4 Ciawigebang sejumlah 21 Guru. Sekolah-sekolah tersebut merupakan sekolah penggerak angkatan 3 jenjang SMP di Kabupaten Kuningan. Action plan yang dibuat oleh peserta sudah sesuai dan dapat diimplementasikan di sekolahnya masing-masing. Dalam action plan sudah jelas dicantumkan tanggal pelaksanaan lesson study. Dan ini merupakan keberlanjutan kegiatan pangabdian ini menjadi kegiatan penelitian.
Pelatihan Literasi Berbasis Aktivitas untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis pada Siswa SMPN 2 Kadugede Tania Pratiwi, Rani; Nuryatin, Atin; Agustina, Dela; Rahma Fazrin, Karelina; Agustira, Deden; Suryani, Yeyen; Maryati, Meri; Ade Rohmawati, Nyai
DEDIKASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pelatihan literasi berbasis aktivitas di SMPN 2 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Observasi awal menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan ide secara tertulis dan kurang termotivasi dalam kegiatan menulis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan pemaparan materi strategi menulis kreatif, praktik menulis kontekstual tentang hobi dan pengalaman membaca, presentasi karya siswa, diskusi kelompok, dan refleksi pembelajaran. Kegiatan dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar bermakna di mana siswa tidak hanya menerima materi tetapi juga berperan aktif mengembangkan keterampilan literasi melalui aktivitas yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa mengekspresikan ide dengan percaya diri, menyusun kalimat yang koheren dan runtut, serta meningkatnya kesadaran tentang pentingnya membaca sebagai fondasi literasi. Sesi refleksi mengungkapkan antusiasme tinggi dari siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkan, dengan 87% siswa menyatakan termotivasi untuk terus berlatih menulis. Program ini membuktikan bahwa pelatihan literasi berbasis aktivitas efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan bermakna, serta dapat menjadi strategi alternatif untuk penguatan keterampilan literasi di sekolah menengah pertama.
The Effect of Project Based Learning Model on Students’ Critical Thinking Ability in Economics Learning Parida; Yeyen Suryani
THE PRESTISE Vol. 1 No. 1 (2025): The Prestise: Journal of Educational Research
Publisher : Yayasan Dekhalisha Global Prestise

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical thinking ability is an essential skill in 21st century education, because it helps students to analyze, evaluate, and synthesize information logically for problem solving. The research used quasi-experiment method with pretest-posttest control group design. This study aims to test the effectiveness of the Project Based Learning learning model in improving the critical thinking skills of 11th grade students of SMA Negeri 3 Kuningan on inflation material. The results showed that students who studied using the Project Based Learning model experienced a higher increase in critical thinking skills than students in the control class. Although the increase was not statistically significant, the application of the Project Based Learning model proved to be able to encourage students to think more actively, collaborate, and analyze economic data contextually. Therefore, the Project Based Learning model has the potential to be an effective learning approach in developing students' critical thinking skills if implemented with more optimal planning and assistance.