Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL EKSEKUTIF

ANALISIS STRATEGI POLITIK SRI WAHYUMI MARIA MANALIP-PETRUS SIMON TUANGE DALAM PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI KABUPATEN KEPULAUAN TALAUD TAHUN 2013 Sahea, Rifaldi; Niode, Burhan; Tulung, Trilke
JURNAL EKSEKUTIF Vol 1, No 1 (2018): Jurusan Ilmu Pemerintahan
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memenangkan suatu kompetisi politik semua entitas politik baik itu partai maupun kandidat sangatlah memerlukan strategi politik, hal ini dimaksudkan agar kemenangan politik, baik itu berupa dukungan politik maupun perolehan suara dalam pemilu bisa diperoleh secara efisien dan efektif. Perubahan peta politik di indonesia dengan diimplementasikannya otonomi daerah, yang mana salah satunya yaitu, pemberlakuan proses pemilihan kepala daerah secara langsung, menuntut para entitas politik yang terlibat di strategi politik mereka jika hal itu tidak dilakukan, tujuan akhir yaitu kemenangan politik, akan menjadi suatu hal yang sulit untuk diperoleh, karena walaupun mereka memiliki berbagai keunggulan-keunggulan tertentu dibandingkan dengan para pesaing-pesaing mereka, namun jika tidak memiliki strategi yang tepat, bukan mustahil keunggulan-keunggulan itu menjadi tidak berarti, bahkan bisa saja menjadi sesuatu yang kontraproduktif dalam perjuangan politik mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis strategi politik Sri Wahyumi Maria Manalip-Petrus Simon Tuange pada pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2013. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan mendapati bahwa kekuatan kandidat SWM-PASTI terletak pada nama besar figur Sri Wahyumi Maria Manalip yang pada saat itu adalah seorang anggota legislatif Kabupaten Kepulauan Talaud dari partai PPRN dengan gebrakan melawan kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro rakyat, aksi unjuk rasa menuntut oknum-oknum tidak bertanggungjawab adalah salah satu strategi yang banyak menuai simpati masyarakat, ditambah lagi figur seorang calon wakil bupati petrus simon tuange yang adalah birokrat handal di bitung menambah simpati masyarakat, namun demikian walaupun memiliki kelemahan oleh kedua kandidat tidak menyurutkan simpati masyarakat untuk mendukung kedua pasangan Sri Wahyumi Maria Manalip-Petrus Simon Tuange dalam memenangkan pilkada talaud tahun 2013.Kata Kunci : Strategi Politik, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.
Perilaku Pemilih Pemula Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara Tahun 2018 di Kecamatan Obi Barat Kabupaten Halmahera Selatan Lariti, Wartini; Niode, Burhan; Kimbal, Alfon
JURNAL EKSEKUTIF Vol 3, No 3 (2019)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum pasal 3 dikatakan penyelenggaraan pemilu pemilu harus melaksanakan pemilu berdasarkan pada asas mandiri; jujur;adil; kepastian hukum; tertib; proporsionall; profesional; akuntabel; efektif dan efesien. Asa tersebut berlaku bagi semua komponen/ elemen yang ada dalam warga negara indonesia termasuk diabilitas dan pemilih pemula yang baru pertama kali memilih. Kegiatan politik bagi pemilih pemula yang pada umumnya terdiri dari siswa SMU atau mahasiswa semester satu pada pilkada tahun 2014 menjadi penting, karena kegiatan ini bukan hanya pada soal bagaimana mencoblos tanda gambar, melainkan kesadaran dan pendewasaan politik yang perlu ditumbuhkan sejak awal. Pemilih pemula yang baru pertama kali menggunakan hak suara untuk memilih belum sepenuhnya paham terhadap kegiatan dalam pemilihan umum, mereka mungkin saja mengalami kebingungan untuk memilih siapa yang akan dipilih para wakil rakyatnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dalam mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara dan kepustakaan. Dari hasil penelitian disimpukan Dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur provinsi maluku utara tahun 2019, sikap atau perilaku pemilih pemula sangat dipengaruhi oleh factor sosiologis, Psikologi, dan RasionalKata Kunci: Perilaku, Pemilih Pemula, Politik
REKRUTMEN BAKAL CALON ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2019-2024: STUDI PADA PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA PROVINSI SULAWESI UTARA Pandelaki, Andrei I.; Niode, Burhan; Kimbal, Alfon
JURNAL EKSEKUTIF Vol 2, No 5 (2020): Prodi Il. Pemerintahan
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana proses rekrutmen politik oleh partai politik yang berlangsung selama pemilihan calon legislatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, fokus group discussion, dan studi dokumentasi. Informan terbagi dalam dua kategori, yaitu informan formal yang dipilih dari pengurus partai dan informan informal yang mewakili masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa proses rekrutmen yang dilakukan dapat menentukan kualitas calon legislatif yang akan diusung. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penetilian ini yaitu proses rekrutmen yang dilakukan partai politik sangat penting bagi partai dan juga masyarakat untuk mengetahui kualitas, pemahaman, prinsip, serta tujuan yang dimiliki seorang calon legislatif.Kata Kunci : Rekrutmen, Partai Politik, Legislatif.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK IKUTSERTAAN MASYARAKAT DALAM PEMILU LEGISLATIF BOLAANG MONGONDOW TIMUR TAHUN 2019 KECAMATAN NUANGAN Simbala, Sesi Sutasih; Lapian, Marlien T; Niode, Burhan
JURNAL EKSEKUTIF Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakikutsertaan Masyarakat masyarakat dalam sebuah pemilihan umum merupakan sebuah pilihan dari masyarakat itu sendiri namun pilihan tersebut bukanlah pilihan terbaik dalam sebuah demokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi golput dalam pemilu legislatif di bolaang mongondow timur tahun 2019 kecamatan nuangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan Fokus penelitian ini menggunakan pendekatan teori yang dikemukakan oleh David Moon dibedakan atas 3 bagian, yaitu: Faktor sosial ekonomi, menyangkut masalah latar belakang sosial maupun keadaan ekonomi pemilih; Faktor Psikologis, menyangkut masalah ciri kepribadian seseorang atau kedekatan kepribadian seseorang terhadap calon atau kandidat dan Faktor Rasional, menyangkut rasionalitas pemilih dalam menentukan pilihan berdasarkan untung dan rugi serta pertimbangan-pertimbangan yang matang. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwamasyarakat yang tidak ikut memilih (nonvoting), ada beberapa masyarakat yang pada saat pemilu berlangsung mereka tidak berkenan hadir dikarenakan sedang menempuh pendidikan diluar kota, mereka menganggap bahwa tidak ada urgensi untuk ikut memilih, masyarakat Kecamatan Nuangan lebih mementingkan pekerjaan untuk memenuhui kebutuhan pokok keluarga, terutama para nelayan dan petani. faktor psikologis merupakan salah satu pendorong yang menyebabkan masyarakat tidak menggunakan hak suaranya, dilihat dari sikap kepribadian yang apatis, intoleran, otoriter dan lain sebagainya atas partisipasi politik dari para pemilih Kata Kunci : Partisipasi Politik, Masyarakat, Pemilu