Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PELATIHAN STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS JAMUR & ANALISA BIAYA PENDAPATAN (Pada Petani Jamur di Benjot Cugenang Cianjur) Sri Mulyeni; Rudy Yacub; Herlina Herlina; Irfan Sophan; Suparno Suparno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pertanian merupakan bagian dari penyumbang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pada saat ini sektor pertanian dapat dijalan dengan lebih modern baik dari segi tempat ataupun alat yang digunakan. Petani jamur di Cianjur Cugenang, Jawa Barat adalah tempat tim pengabdian melaksanakan PKM, disini tim memberikan pelatihan strategi pengembangan bisnis jamur, memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengembangkan bisnis jamur secara efektif. Sementara itu, analisis biaya pendapatan membantu perusahaan dalam memahami dan mengelola biaya serta pendapatan untuk meningkatkan profitabilitas. Keduanya merupakan langkah penting dalam mengembangkan dan mengelola bisnis jamur yang sukses. Mitra pengabdian sangat antusias menerima setiap materi yang kami sampaikan, harapan semoga materi yang disampaikan dapat dipraktekkan dalam kegiatan bisnis jamur yang dijalankan oleh mitra.
MENUMBUHKAN MINAT BERWIRAUSAHA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN DIGITAL SOCIETY 5.0 PADA SISWA/I SMK MULTIMEDIA BINKARA CIANJUR JAWA BARAT Rudy Yacub; Irfan Sophan; Herlina Herlina; Sri Mulyeni; Eva Susilawati; Ade Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berwirausaha di era Revolusi 4.0 menuntut kesiapan untuk beradaptasi dengan perubahan dan pemanfaatan teknologi digital. Dalam menghadapi tantangan dan peluang baru ini, wirausahawan perlu memiliki visi yang kuat, kreativitas yang tinggi, dan kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dalam strategi bisnis mereka. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi dan menciptakan solusi inovatif, wirausahawan dapat meraih kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan dalam lingkungan bisnis yang semakin dinamis dan terhubung secara digital. Sedangkan berwirausaha di Era Digital 5.0 menuntut kesadaran akan tren teknologi terbaru dan kemampuan untuk mengadaptasi bisnis sesuai dengan perubahan tersebut. Wirausahawan perlu terus belajar dan mengikuti perkembangan teknologi untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar digital yang cepat berubah. Dengan memanfaatkan inovasi teknologi, personalisasi pengalaman pelanggan, dan transformasi digital end-to-end, wirausahawan dapat mengambil keuntungan dari peluang yang ditawarkan oleh Era Digital 5.0 dan mencapai kesuksesan dalam bisnis mereka.
KEWIRAUSAHAAN DIGITAL BAGI SANTRI DI PONDOK PESANTREN MADYAN AL QUR’ANY CIANJUR Herlina Herlina; Sri Mulyeni; Rudy Yacub; Irfan Sophan; Siti Titta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): July-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adakalanya sarana dan prasarana yang dimiliki oleh pondok pesantren terbatas, namun bbukan berarti semangat pengurus pondok dan santri ini rendah, semangat tinggi yang dimiliki dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam keterampilan seni maupun keterampilan pengolahan makanan dapat menjadi peluang bagi setiap santri di dalam pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur. Kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi santri di pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur telah berjalan dengan baik, terlihat dari pertumbuhan semangat, motivasi, dan kreativitas para santri. Mereka termotivasi untuk menggali potensi usaha dan mampu menyusun rencana bisnis yang baru untuk dikembangkan. Diharapkan melalui pelatihan kewirausahaan ini, santriwan-santriwati pondok pesantren Madyan AL Qurani Cianjur akan mampu mengembangkan potensi diri dan usaha mereka. Penggunaan teknologi modern dalam pengolahan berwirausaha akan membantu terwujudnya efektivitas dan efisiensi bisnis yang akan atau sedang dijalankan, serta pelatihan yang diberikan diharapkan dapat memberikan nilai tambah dan membantu kegiatan menjadi lebih optimal. Tujuan utamanya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.
Kepuasan Kerja dalam Memediasi Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan Ramdhani, Dahlan; Martowinangun, Kasino; Alfiansyah, Moch.; Herlina, Herlina; Mulyeni, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1060

Abstract

Tujuan daripada studi ini guna mengkaji pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan, serta peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini diadakan sebab mengingat pentingnya kinerja karyawan sebagai penentu produktivitas organisasi, dimana dibentuk oleh aspek internal seperti motivasi dan disiplin, serta kondisi psikologis seperti kepuasan kerja. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif melalui pelaksanaan survei terhadap 137 responden terpilih dari teknik purposive sampling. Analisis data penelitian dieksekusi melalui metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Temuan studi mengungkapkan bahwasanya motivasi kerja dan disiplin kerja memengaruhi kepuasan kerja dan kinerja karyawan secara positif dan signifikan. Lebih lanjut, kepuasan kerja terbukti memediasi secara signifikan pengaruh antara motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja. Temuan ini menegaskan bahwasanya selain pada motivasi dan disiplin, peningkatan kinerja karyawan juga bergantung pada tingkat kepuasan kerja yang dirasakan. Karenanya, organisasi perlu mewujudkan lingkungan kerja yang mendukung untuk memperkuat kepuasan kerja demi meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
Pelatihan Penggunaan Mendeley Reference Manager Bagi Mahasiswa UNAS PASIM Bandung Sri Mulyeni; Rini Handayani; Nastiti Rizky Shiyammurti; Herlina Herlina; Dhea Adinda
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2023): Juni : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpmi.v2i2.1843

Abstract

student often face difficulties in compiling a bibliography for their academic papers. To avoid plagiarism, it is important to include a comprehensive list of references. The large number of references required in academic writing can make it challenging for some students to manually create a bibliography. To overcome this issue, there is an application called Mendeley that can facilitate the automatic generation of bibliographies. However, many students are still unfamiliar with how to use the Mendeley application, and some may not even be aware of its exixtence. Therefore, this training is organized with the aim of providing a comprehensive understanding to the general student population on how to use the Mendeley application effectively for automatic bibliography creation. The training aims to empower students to independently manage their references, with the hope of achieving maximum results, such as enhancing participants’ knowledge and understanding of using Mendeley, as well as improving their skills in utilizing the application for various types of academic writing, including final projects, journals and theses.
Analisis Green Accounting Antara Kepedulian Dan Pemahaman Pelaku UMKM Jejen Jaenudin; Nastiti Rizky Shiyammurti; R. Enough Bhaktiar; Hari Satia Nugraha; Sri Mulyeni
Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE) Vol 6 No 1 (2025): Juni : Journal Of Business, Finance, and Economics (JBFE)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jbfe.v6i1.6625

Abstract

This study examines the understanding and concern of MSMEs towards Green Accounting. This study uses a qualitative descriptive method with data collection through interviews, observations and documentation. The informants in this study were business actors in Cimahi Tengah District, Cimahi City. The results of the study indicate that business actors' understanding situs slot gacor777 of Green Accounting is still lacking, as evidenced by the absence of records in the financial reports made regarding the budget or cost analysis of Green Accounting. The lack of knowledge of business actors is due to the lack of information received from both the government and other institutions. However, business actors already have an awareness of protecting the environment by sorting organic and non-organic waste by separating them in different places. Business actors record the cost of cleaning up waste as additional costs or variable costs, in addition to other forms of awareness that business actors already have by providing social assistance to the community around the place of business where this is part of the concern for the environment that has been carried out by business actors.
Membangun Kepedulian Dan Ketahanan Masyarakat Desa Pasca Banjir Bandang Cisolok Sukabumi Sri Mulyeni; Finny Redjeki; Helmi Qodrat Ichtiat; Arfiani Yulianti Fiyul; Hady Sofyan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.176

Abstract

Banjir bandang yang melanda Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan psikologis masyarakat. Pasca bencana, masyarakat tidak hanya menghadapi kerusakan fisik dan kehilangan mata pencaharian, tetapi juga mengalami penurunan ketahanan sosial dan melemahnya kepedulian kolektif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membangun kepedulian dan ketahanan masyarakat desa pasca banjir bandang melalui pendekatan partisipatif dan edukatif. Metode kegiatan PKM meliputi tahap perencanaan melalui observasi lapangan dan koordinasi dengan pemerintah desa, tahap pelaksanaan berupa sosialisasi, edukasi kebencanaan, diskusi kelompok terfokus, serta pendampingan masyarakat, dan tahap evaluasi melalui refleksi bersama serta pengumpulan umpan balik peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat, tumbuhnya kesadaran akan pentingnya solidaritas dan gotong royong, serta meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana. Kegiatan ini juga memperkuat modal sosial dan komunikasi antarwarga dalam menghadapi kondisi pascabencana. Secara keseluruhan, program PKM terbukti efektif dalam mendorong pemulihan sosial dan penguatan ketahanan masyarakat Desa Cisolok. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan adaptif dalam mendukung masyarakat desa yang terdampak bencana alam.
Analisis Kesiapan Mental Peserta Didik SMP Terhadap Penggunaan Media Sosial Barkudin Barkudin; Helmi Qodrat Ichtiat; Syaiful Bahri Djamarah; Marzuki Marzuki; Sri Mulyeni
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan mental peserta didik tingkat SMP dalam menggunakan media sosial, khususnya pada aspek kedewasaan berinteraksi, kesadaran terhadap risiko digital, kemampuan mengelola waktu, dan literasi digital. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa SMPN 3 Cisarua yang dipilih menggunakan rumus Slovin. Instrumen berupa angket skala empat pilihan yang mengukur kesiapan mental peserta didik pada masing-masing indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori “Siap” dan “Kurang Siap” dalam berbagai aspek penggunaan media sosial. Pada aspek kedewasaan berinteraksi, 59% siswa tergolong sangat siap, namun 17% masih kurang siap. Pada aspek kesadaran risiko digital, 48% sangat siap dan 28% kurang siap. Kemampuan mengelola waktu menunjukkan 45% sangat siap, sementara 29% kurang siap. Adapun pada literasi digital, hanya 7% sangat mampu, sedangkan 60% berada pada kategori kurang mampu. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun sebagian siswa memiliki kesiapan mental yang baik, masih diperlukan penguatan literasi digital dan pendampingan penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan sekolah dalam merancang program edukasi digital yang lebih terarah.
Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Hasil Belajar Dengan Kualitas Komunikasi Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jejen Jaenudin; Citra Lestari; Adhitya Augusta Pratama; Muh Husam Ash Shidiq; Sri Mulyeni
Indonesian Journal of Social Science Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-IJSS
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/ijss.v4i1.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kecerdasan emosional dan hasil belajar dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan analisis regresi linear berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode yang disesuaikan dengan jumlah responden penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket untuk mengukur kecerdasan emosional dan kualitas komunikasi, serta dokumentasi nilai untuk mengukur hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai signifikansi 0,000. Hasil belajar juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas komunikasi dengan nilai signifikansi 0,002. Secara simultan, kecerdasan emosional dan hasil belajar berpengaruh signifikan terhadap kualitas komunikasi mahasiswa dengan nilai F sebesar 11,664 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,828 menunjukkan bahwa 82,8% variasi kualitas komunikasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan hasil belajar memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas komunikasi mahasiswa Fakultas Ekonomi, dengan kecerdasan emosional sebagai variabel yang paling dominan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas komunikasi mahasiswa.
Pengaruh Anime dan Manga terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Sastra Jepang di Universitas Nasional PASIM Chinta Ramadani; Khairun Nisa Hermawati; Melani Nurfathia Ardian; Sri Mulyeni
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 4 No. 1 (2026): Februari : BLAZE:Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Penge
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v4i1.3617

Abstract

This study aims to examine the impact of anime and manga on increasing the learning motivation of students in the Japanese Literature Study Program at Universitas Nasional PASIM. As elements of modern Japanese popular culture, anime and manga function not only as a form of entertainment media but also as sources that can foster students’ interest in the Japanese language and culture. The rapid advancement of technology and the increasing ease of access to anime and manga through various digital platforms have making them an integral part of students’ daily lives, making their impact on education an important topic of study. This study employed a quantitative research method using a survey approach. This study gathered data through questionnaires completed by 33 students enrolled in the Japanese Literature program. Due to the relatively small population size, a total sampling technique was applied, involving all members of the population in the study. The data obtained were analyzed through validity, reliability, and normality tests, as well as the coefficient of determination, to assess the appropriateness of the research instruments and to examine the influence of anime and manga on students’ learning motivation. The analysis demonstrates that the indicators for anime and manga as well as learning motivation have fulfilled validity and reliability requirements, suggesting that the instruments are appropriate for application. A coefficient of determination of 55.1% indicates that anime and manga have a substantial contribution to students’ learning motivation, while the remaining proportion is affected by other variables not addressed in this research. These results suggest that anime and manga function not only as forms of entertainment but also as supportive learning media capable of enhancing the learning motivation of Japanese Literature students.