Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pandangan Islam Pada Adat Pernikahan Netak Contok Di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu Nazifah Nazifah; Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.821

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Pandangan Islam pada Adat Pernikahan Netak Contok di Desa Seri Tanjung Kecamatan Tanjung Batu. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberagaman budaya di Indonesia yang memunculkan berbagai tradisi pernikahan, termasuk tradisi netak contok di Desa Seri Tanjung, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Tradisi ini merupakan salah satu prosesi adat yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dilestarikan hingga saat ini. Netak contok adalah ritual mencukur sebagian rambut calon pengantin sebagai simbol berakhirnya masa lajang dan bentuk persetujuan antar keluarga sebelum dilangsungkannya akad nikah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan adat netak contok dan menganalisisnya dari sudut pandang Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netak contok memiliki nilai simbolik dalam mempererat hubungan sosial, menjaga warisan budaya, serta menciptakan keharmonisan antar keluarga. Dari perspektif Islam, selama tradisi ini tidak mengandung unsur khurafat, pemborosan, atau pelanggaran syariat, maka tidak bertentangan dengan ajaran Islam. Selama syarat dan rukun nikah seperti akad, wali, saksi, dan mahar telah dipenuhi, pernikahan tetap sah. Dengan demikian, adat netak contok dapat dipandang sebagai bagian dari budaya lokal yang selaras dengan nilai-nilai Islam jika dijalankan secara bijak dan sesuai syariat.
Penerapan Konseling Individu Dengan Pendekatan Logoterapi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker (Studi Kasus Klien "P" Di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang) Destiana Azzahra; Kusnadi Kusnadi; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.919

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Individu Dengan Pendekatan Logoterapi Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Kanker ( Studi Kasus Klien "P" Di Kecamatan Jakabaring Kota Palembang )”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup klien “P” sebelum dan sesudah diberikan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, untuk mengetahui penerapan konseling individu dengan pendekatan logoterapi dalam meningkatkan kualitas hidup pada klien dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi meningkatnya kualitas hidup klien “P”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu perjodohon pola, eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran kualitas hidup yang dialami klien “P” sebelum dilakukan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, menunjukan kualitas hidup yang rendah, hal ini ditandai dengan kecemasan berlebih, kesepian, kehampaan makna, ketidakmampuan menghadapi penderitaan, serta fungsi sosial dan. Selanjutnya penerapan konseling individu dengan pendekatan logoterapi, dilakukan sebanyak lima kali pertemuan dengan waktu 45 menit. Dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap awal, inti dan akhir. Setelah dilakukan konseling individu kualitas hidup klien “P” mengalami peningkatan, ditandai dengan memiliki tujuan dan makna hidup, lebih terbuka untuk bercerita, lebih percaya diri, lebih tenang dan penerimaan akan dirinya. Terakhir, Faktor yang mempengaruhi meningkatnya kualitas hidup klien dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Faktor psikologis dan faktor hubungan sosial menjadi faktor yang paling signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup klien. Kedua faktor tersebut didukung oleh aspek fisik dan lingkungan klien “P”.
Konseling Individu Dengan Teknik Empty Chair Dalam Mengatasi Perilaku LGBT Pada Klien “M” Di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang Septiani Arvianti; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1684

Abstract

Penelitian ini berjudul “Konseling Individu Dengan Teknik Empty Chair Dalam Mengatasi Perilaku LGBT Pada Klien “M” di Lapas Perempuan Kelas II A Palembang”. Yang bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku LGBT sebelum diberikan teknik empty chair, penerapan konseling individu menggunakan teknik empty chair, dan Gambaran perilaku LGBT setelah diberikan teknik empty chair pada klien “M”. Jenis penelitian field research (penelitian lapangan) dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dimana peneliti akan menggali informasi secara mendalam dari beberapa sumber. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah perjodohan pola, ekplanasi data, dan analisis deret waktu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setelah melaksanakan proses konseling sebanyak 4 kali pertemuan dalam satu bulan dengan menggunakan beberapa tahapan pelaksanaan konseling yaitu, tahap awal, tahap kegiatan, dan tahap akhir. Dalam proses tersebut dapat dilihat selama melakukan konseling individu dengan menerapkan teknik empty chair ada beberapa perubahan dari perilaku klien “M” yaitu mampu merubah perilaku tidak menyukai sesama perempuan lagi
Peran Posyandu Lansia Dalam Meningkatkan Kesehatan Dan Kualitas Hidup Pada Usia Lanjut Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri; Tika Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2616

Abstract

This study aims to analyze the role of the Elderly Posyandu (Integrated Health Post for the Elderly) in improving the health and quality of life of the elderly in Talang Kemang Village and identify obstacles that hinder its implementation. The approach used was a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the Elderly Posyandu plays a significant role in providing health services such as blood pressure checks, weighing, nutrition counseling, and social activities that support the physical and mental well-being of the elderly. However, the implementation of Posyandu activities still faces various obstacles, such as limited health workers, minimal facilities and infrastructure, and low participation of the elderly due to physical limitations, transportation, and lack of awareness. Support from families and communities also still needs to be improved. In conclusion, despite these various obstacles, the Elderly Posyandu in Talang Kemang Village is able to make a real positive contribution in efforts to maintain and improve the health and quality of life of the elderly through a promotive, preventive, and participatory approach.
Penerapan Konseling Individu Dengan Pendekatan Logotherapy Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Pada Remaja Penyandang Disabilitas Fisik ( Studi Kasus Pada Klien “D” Di Sentra Budi Perkasa Palembang ) Yolanda Yolanda; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3606

Abstract

This study is entitled "Implementation of Individual Counseling with a Logotherapy Approach to Increase Self-Confidence in Adolescents with Physical Disabilities (Case Study of Client 'D' at the Budi Perkasa Center, Palembang)." This study aims to determine the client's self-confidence before being given a logotherapy approach, the process of implementing individual counseling using a logotherapy approach, and an overview of changes in self-confidence after being given a logotherapy approach to client "D." This type of research is field research (field research) using a qualitative approach and case study method, in which the researcher gathers in-depth information from several sources. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. Meanwhile, data analysis techniques used in this study were pattern matching, data explanation, and time series analysis. The results of this study indicate that after undergoing the counseling process four times in one month with several stages of counseling implementation: the initial stage, the activity stage, and the final stage, positive changes were observed in client "D." Through the logotherapy approach, the client showed increased self-confidence, such as being more courageous in expressing opinions, demonstrating an attitude of confidence in one's abilities, and starting to be active in social activities with the surrounding community.
Efektivitas Konseling Kelompok Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Mereduksi Kecemasan Atlet Berkebutuhan Khusus Yulia Ningsih; Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4290

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan pendekatan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dalam mereduksi kecemasan atlet berkebutuhan khusus di Kabupaten PALI. SEFT merupakan teknik terapi yang menggabungkan ketukan pada titik-titik meridian tubuh dengan afirmasi spiritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok SEFT secara signifikan mampu menurunkan tingkat kecemasan atlet, meningkatkan ketenangan, dan memperkuat spiritualitas mereka. Metode ini dinilai efektif, sederhana, dan relevan untuk diterapkan dalam pembinaan mental atlet difabel di lingkungan yang religius.
Pola Komunikasi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa yang Mengalami Down Syndrome di Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Palembang Lutfiatul Sungkar; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Bahasa Indonesia Vol 5 No 2 (2024): J-Kis: Jurnal Komunikasi Islam, Desember 2024
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53429/j-kis.v5i2.1297

Abstract

Penelitian ini berjudul Pola Komunikasi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Down Syndrome di Sekolah Luar Biasa (SLB) YPAC Palembang dan bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran motivasi belajar siswa down syndrome, pola komunikasi guru yang diterapkan, serta perubahan motivasi belajar siswa setelah penerapan pola komunikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penerapan pola komunikasi yang tepat, motivasi belajar siswa down syndrome cenderung rendah. Guru di sekolah luar biasa (SLB) YPAC Palembang menerapkan pola komunikasi sirkular dan interaksional, yang melibatkan dialog dua arah, penggunaan bahasa sederhana, alat bantu visual, pendekatan emosional, dan umpan balik yang kontinu untuk memastikan pesan tersampaikan dengan baik. Setelah pola komunikasi ini diterapkan, motivasi belajar siswa meningkat, ditandai dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi, antusiasme, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pola komunikasi sirkular dan interaksional memiliki peran signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar siswa down syndrome. Disarankan kepada guru untuk terus mengembangkan pola komunikasi yang inovatif, kepada sekolah untuk menyediakan pelatihan dan fasilitas pendukung, serta kepada peneliti selanjutnya untuk memperluas kajian terhadap siswa berkebutuhan khusus lainnya.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dalam Peningkatan Ekonomi Melalui Industri Keripik Jamur Di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago M. Ferdiansyah; Suryati Suryati; Hartika Utami Fitri; Mohd Aji Isnaini; Irpinsyah Irpinsyah; Muzaiyanah Muzaiyanah; Komaruddin Komaruddin
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekonomi dan sosial ibu rumah tangga serta kendala yang dihadapi dalam pengembangan industri keripik jamur di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri keripik jamur memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga melalui tambahan pendapatan yang diperoleh ibu rumah tangga. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri, keterampilan, dan interaksi sosial di antara anggota kelompok usaha. Namun demikian, pengembangan industri keripik jamur masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan modal usaha, pemasaran yang belum optimal, kurangnya kemampuan manajemen usaha, keterbatasan sarana produksi, dan keterbatasan waktu akibat peran ganda sebagai ibu rumah tangga. Penelitian ini menunjukkan bahwa industri keripik jamur merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemandirian perempuan di pedesaan.
Penerapan Teknik Motivational Interviewing Untuk Menemukan Tujuan Hidup Pasca Rehabilitas (Studi Kasus Klien “I” Di YPRN Ar- Rahman ): Penelitian Moudy Dwi Safira; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tujuan hidup klien sebelum diberikan konseling, penerapan teknik Motivational Interviewing, serta perubahan tujuan hidup klien setelah mengikuti proses konseling di YPRN Ar-Rahman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap klien “I”. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan konseling, klien belum memiliki tujuan hidup yang jelas, masih merasa bingung terhadap arah kehidupannya, serta kurang memiliki motivasi untuk berubah setelah menjalani rehabilitasi. Penerapan teknik Motivational Interviewing dilakukan melalui proses membangun hubungan, menggali ambivalensi, serta memperkuat motivasi intrinsik klien untuk berubah. Setelah mengikuti proses konseling, klien menunjukkan perubahan yang positif, ditandai dengan munculnya kesadaran akan pentingnya masa depan, memiliki tujuan hidup yang lebih terarah, serta meningkatnya motivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewig Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-Rahman: Penelitian Salsabila Pratiwi; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6333

Abstract

Penelitian ini berjudul “Penerapan Konseling Kelompok Dengan Teknik Motivational Interviewing Untuk Membangun Cara Berpikir Positif Pada Klien Yang Mengalami Relapse Di YPRN Ar-rahman” Berpikir Positif adalah kemampuan individu dalam memandang diri, situasi, dan masa depan secara optimis, realistis, serta penuh harapan meskipun berada dalam kondisi sulit. Penelitian ini dilakukan bertujuan, Pertama untuk mengetahui bagaimana kondisi cara berpikir klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse, Kedua untuk mengetahui bagaimana penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing untuk membangun cara berpikir positif klien yang mengalami relapse di YPRN Ar-Rahman dan Ketiga untuk mengetahui tingkat perubahan cara berpikir positif klien di YPRN Ar-Rahman yang mengalami relapse setelah diterapkan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini yaitu klien yang mengalami relapse di Yprn Ar-Rahman. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan ialah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian bahwa berpikir positif terdapat beberapa Aspek diantaranya Aspek harapan yang positif, Aspek afirmasi diri, Aspek pernyataan yang tidak menilai, dan Aspek penyesuaian diri yang realistis. Penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing yang diberikan kepada klien dilakukan selama empat kali pertemuan, dimana sebelum diberikan intervensi klien memiliki cara berpikir yang tidak stabil dan cenderung negatif serta mengalami kesulitan dalam mengelola pikiran positif, sehingga penerapan konseling kelompok dengan teknik motivational interviewing merupakan proses membantu klien dalam mengembangkan pola pikir positif, meningkatkan kesadaran diri, mengelola ambivalensi, serta menumbuhkan motivasi untuk berubah dan melanjutkan proses pemulihan.