Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPA Katarina Surat Boli; Siti Arafat; Yohana Nono B.S
Journal of Elementary School (JOES) Vol 1 No 2 (2018): Journal of Elemantary School (JOES)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joes.v1i2.361

Abstract

The research aims at improving students science learning achievement with material "the characters of light" at grade V SDI Lewopao Central Adonara subdistrict East Flores Regency. It was a classroom action research. The result was that in cycle I, and II, there was score improvement in which ,the average score in cycle I was 62,03 with complete score 46,66%, and in cycle II was 88,33 with perfect result 100%. By the observation sheets during the teacing and learning activities the average score was 61,36% and in cycle II becae 90,90%. In summary, the application of experiment method can improve students science learning. Keywords: Experimental Method, Achievement, Science Subject.
Manajemen Kurikulum Pesantren Siti Masyarafatul Manna Wassalwa; Husnul Fadilatus Syarafah
at-Tahsin Vol 1 No 1 (2021): Manajemen Pendidikan Sekolah dan Pesantren
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen kurikulum merupakan suatu sistem pengelolaan kurikulum yang kooperatif, komprehensif, sistemik dan sistemati dalam rangka mewujudkan tercapainya tujuan kurikulum. Manajemen kurikulun dapat kita pahami sebagai pertanggung jawaban (Akuntabilitas) lembaga pendidikan terhadap masyarakat luas dan pemerintah agar outcomes yang dihasilkan dapat bermanfaat. Selama ini manajemen kurikulum pendidikan pesantren hanya dikenal sebagai lembaga pendidikan yang hanya mengandalkan manajemen kurikulum tradisional dan sangat menghindari terhadap kurikulum pendidikan modern. Namun faktanya, banyak lulusan pesantren yang mampu bersaing dengan lulusan pendidikan modern dalam segala bidang. Salah satu keberhasilan pesantren tidak terlepas dari peran kiai sebagai hidden curriculum (kurikulum tersembunyi) yang mengedepankan nilai-nilai pendidikan karakter sekaligus menjadi reference personbagi para santri. Belakangan pesantren mulai menerapkan kurikulum baru tanpa meninggalkan kurikulum sebelumnya yang dikelola (manaj) secara berkesinambungan. Keterpaduan antara kurikulum lama dan baru memperkuat pendidikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang unik dan mempunyai kekhasan tersendiri. Secara rinci tujuan pendidikan pesantren meliputi meninggikan budi pekerti, melatih dan mempertinggi semangat, menghargai nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan, mengajarkan tingkah-laku yang jujur dan bermoral, dan mempersiapkan para santri untuk hidup sederhana dan bersih hati.
Hawieng Activities as an Effort to Energize English Learning for Youth Communities in Ende, Flores-NTT Agustina Pali; Siti Arafat; Frumensius B. Dole
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 1 (2023): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i1.82

Abstract

It is undeniable that knowledge of English is very important in this era. The impact of this is that many people are increasingly intrigued and encouraged to find out and explore the world of English. This also happened to a group of youths in Ende Regency. The English language problems faced by these youths are quite complete. One of the problems is the lack of vocabulary, pronunciation techniques, and grammar. This ultimately affects the decline of the 4 English skills. For this reason, the HAWIENG (happy with English) activity was carried out, as an effort to overcome these things. This activity has a positive effect on increasing the understanding of the activity participants. It is hoped that there will be follow-up of similar activities so that English can be grounded in Pancasila-Ende land.
Hawieng Activities as an Effort to Energize English Learning for Youth Communities in Ende, Flores-NTT Agustina Pali; Siti Arafat; Frumensius B. Dole
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.12367

Abstract

Tak dapat dipungkiri lagi bahwa pengetahuan akan bahasa Inggris menjadi hal yang amat penting di zaman ini. Dampak dari hal itu adalah banyak orang semakin tergugah dan terdorong untuk mencaritahu dan mendalami dunia bahasa Inggris. Hal ini pun terjadi pada sekelompok pemuda di Kabupaten Ende. Persoalan berbahasa Inggris yang dihadapi oleh para pemuda ini cukuplah komplit. Diantanya adalah kurangnya perbendaharaan kosa kata, teknik pengucapan (pronunciation), serta tata bahasa. Hal ini akhirnya berpengaruh pada menurunnya ke-4 skill bahasa Inggris. Untuk itu dilaksanakan kegiatan HAWIENG (happy with English), sebagai upaya untuk mengatasi hal-hal tersebut. Kegiatan ini memberikan efek positif terhadap peningkatan pemahaman para peserta kegiatan. Diharapkan ada tindak lanjut dari kegiatan serupa agar dapat membumikan bahasa Inggris di bumi Pancasila-Ende.
PKM TPA AR-RAHMAN 001 SENYUM BAHAGIA DENGAN BERBAGI BINGKISAN RAMADHAN UNTUK ANAK YATIM DAN DHUAFA DI KOTA ENDE FLORES NTT Siti Arafat; Aschari Senjahari Rawe; Adi Neneng Abdullah; Benedikta Boleng; Finsensius Mbahbo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12265

Abstract

ABSTRAKMemakmurkan TPA adalah kewajiban setiap muslim. Antusias Dosen Agama Islam Uniflor. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana anak anak ingin belajar membaca kitab suci Alquran,selain membaca Alquran,anak anak TPA,harus diajarkan untuk berbagi kelebihan untuk membantuh orang yang membutuhkan bantuan-bantuan untuk meringankan bebannya terutama di masa-masa pandemi yang menyebabkan perekonomian terasa sulit. dari ini PKM kami merasa tergerak hati untuk memberikan solusi berupa memberikan saluran bantuan terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyrakatat, yang merupakan,kewajiban dari salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa PGSD dan Dosen bermaksud untuk melakukan PKM, dan memerhatikan kehidupan sosial masyarakat terutama yang berkaitan dengan pemakmuran TPA bagi kaum mulimin dan bantuan sosial yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Program yang dijalankan oleh tim PKM berdampak pada program,aspek dakwah keagamaan, social. budaya dan pendidikan. tentunya ini memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sebagai contoh tim PKM melakukan kegiatan Pembagian sembako untuk yatim dan dhuafa. Secara program, kegiatan ini masuk ke ranah sosial, namun untuk mendongkrak kebutuhan masyarakat, kami pun memfasilitasi dengan memberikan keilmuan berupa tausiyah agama dan pendidikan singkat yang diadakan di dalam TPA ARRAHMAN 001 Kabupaten Ende. Keyword: taman Pandidikan Alquran; sarana ibadah; bantuan Sosial ASBTRACTProspering TPA is the duty of every Muslim. Enthusiastic Uniflor Islamic Religion Lecturer. This is evidenced by how children want to learn to read the holy book of the Koran, apart from reading the Koran, TPA children must be taught to share their strengths to help people who need help to lighten their burden, especially during a pandemic that makes the economy difficult. from this, our PKM feels moved to provide a solution in the form of providing a channel of assistance, especially for people in need. Through Community Service activities, which is an obligation of one of the Tridharma of Higher Education, namely community service, PGSD Students and Lecturers intend to carry out PKM, and pay attention to the social life of the community, especially those related to the prosperity of TPA for Muslims and social assistance that can directly felt by the community. The program run by the PKM team has an impact on programs, aspects of religious and social da'wah. culture and education. Of course, this inspires people to change themselves to become a better person. For example, the PKM team carried out activities to distribute groceries to orphans and the poor. Programmatically, this activity goes into the social sphere, but to boost the needs of the community, we also facilitate it by providing knowledge in the form of religious lectures and short education which are held at TPA ARRAHMAN 001, Ende Regency. Keyword: quran education park; worship facilities; social assistance
PKM PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BAKAT DAN MINAT BAGI ANAK DAN REMAJA PAROKI SANTO YOSEF ONEKORE-ENDE DALAM PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL Gregorius We’u; Benedikta Boleng; Sabulon Sayang; Siti Arafat; Yohana Nono BS
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13102

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu tugas inti dari seorang dosen dan masuk dalam tri dharma Perguruan Tinggi. Tugas ini secara konkret, dijalankan melalui kegiatan-kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan social kemasyarakatan yang dilakukan oleh dosen baik secara individu maupun komunal dengan teman sejawat. Kegiatan pengabdian ini, mampu memberi kontribusi baik terhadap poeserta didik yang dibimbing dan juga tentunya bagi para dosen yang bergabung dalam tim PKM. Tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman dan melatih membangun relasi social dengan orang lain secara baik, mengembangkan bakat, minat anak, dan saling mempelajari karakter. Lebih lanjut kegiatan ini mendorong anak-anak yang mengalami masalah psikologis yang digambarkan pada permasalahan kegiatan menjadi terbebas dari tekanan psikologi. Artinya, anak bisa menerima situasi pandemic yang terjadi dan mampu menyesuaikan diri dengan situasi ini. Kegiatan yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan yaitu menetapkan rentang usia anak antara SD-SMP-SMA-SMK untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang telah ditetapkan. Pada saat melaksanakan kegiatan perlombaan anak dan remaja Paroki Santo Yosef Onekore-Ende merasa bahagia, senang, dan gembira. Tahap akhir atau penutup dimana diberikan hadiah kepada anak-anak dan remaja. Kegiatan ini memiliki target yang penting yaitu anak-anak  dan remaja Paroki Santo Yosef Onekore-Ende mendapatkan pendampingan pengembangan bakat, minat, karakter dan melepaskan trauma psikologis selama masa pandemic Covid-19. Kata Kunci: pengembangan; bakat; karakter. ABSTRACTCommunity Service is one of the core tasks of a lecturer and is included in the tri dharma of Higher Education. This task is concretely carried out through scientific activities related to social activities carried out by lecturers both individually and communally with colleagues. This service activity is able to make a good contribution to the students who are guided and also of course to the lecturers who join the PKM team. The purpose of the activity is to provide understanding and train to build good social relations with other people, develop children's talents, interests, and learn from each other's character. Furthermore, this activity encourages children who experience psychological problems which are described in the activity problems to be free from psychological pressure. This means that children can accept the pandemic situation that occurs and are able to adjust to this situation. Activities carried out through the planning stage, namely determining the age range of children between SD-SMP-SMA-SMK to participate in the activities that have been determined. When carrying out the competitions for children and youth in the Parish of Saint Joseph, Onekore-Ende felt happy, pleased and excited. The final or closing stage where prizes are given to children and youth. This activity has an important target, namely the children and youth of the Santo Yosef Onekore-Ende Parish receive assistance in developing their talents, interests, character and releasing psychological trauma during the Covid-19 pandemic. Keywords: development; talent;character
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA Siti Arafat; Maria Goretty Diciloam Bantas; Gregorius Taga
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 8: April 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi calon guru, penting sekali untuk memahami karakter kurikulum yang dilaksanakan dalam satuan pembelajaran. Pembelajaran matematika dengan menerapkan pendidikan karakter memerlukan pemahaman yang secara khusus dapat dipelajari oleh mahasiswa sebagai seorang calon guru dalam mata kuliah Telaah Kurikulum pada program studi pendidikan matematika Universitas Flores. Tujuan jangka panjang dalam penelitian ini adalah membina hubungan antar individu dan komunikasi yang baik dan harmonis dalam memahami secara eksplisit makna pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika yaitu penilaian sikap, pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan proses pembelajaran matematika dan implementasi proses pembelajaran matematika dalam lingkungan sekolah. Penelitian dilakukan di Univeritas Flores Jl. Samratulangi Ende Flores yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi pendidikan Matematika semeter 2 yang memprogram mata kuliah telaah Kurikulum Matematika. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ada empat macam, yaitu: angket, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis Data yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan atau verifikasi (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa semester 2 program studi Pendidikan Matematika Universitas Flores mampu memahami secara eksplisit tentang pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika serta mampu menghasilkan perangkat pembelajaran yang baik sesuai dengan aturan kurikulum.
AKSI BERSIH PANTAI WISATA BAHARI KOTA RAJA KECAMATAN ENDE UTARA DARI PENCEMARAN SAMPAH Adi Neneng Abdullah; Aschari Senjahari Rawe; Finsensius Mbabho; Siprianus See; Siti Arafat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.15048

Abstract

ABSTRAKKondisi pantai Wisata Bahari Kota Raja sangat memprihatinkan.dari hasil Observasi awal yang dilakukan terlihat sampah plastik dan sampah-sampah yang tidak terurai seperti kaleng alumunium, bangkai kayu.bakai binatang,popok bayi dan lainnya banyak mengotori pantai. Tujuan kegiatan pengabdian Masyarkat ini  “Bersih Pantai” adalah untuk mengedukasi masyarakat disekitar Pantaii Kota Raja terhadap pentingnya menjaga pantai dan laut dari bahaya sampah plastik, melalui aksii nyata dan keterlibatan mahasiswa Bersama Pegawai Kelurahan Kota Raja dalam kegiatan „Bersih Pantai”. saasaran kegiatan ini adalah masyarakat sekitar pantai Kota Raja termasuk para pedagang serta mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores.hasil dari Kegiatan PKM ini juga merupakan sarana kegiatan pengabdian masyarakat sekaligus mengimplementasikan materi kebersihan lingkungan Pantai dan Laut. yang didapatkan di bangku kuliah dan di terapkan kepada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Jumlah peserta yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 108 orang yang terdiri atas 98 orang mahasiswa,5 orang Dosen Pendamping, 4 orang dari Pemerintah Kelurahan Kota Raja, 10 orang dari masyarakat dan Pedagang. Kata Kunci: destinasi wisata; kebersihan pantai. ABSTRACTThe condition of the Kota Raja Marine Tourism beach is very apprehensive. From the results of the initial observations made, it can be seen that plastic waste and non-biodegradable waste such as aluminum cans, dead wood, animal remains, baby diapers and others litter the beach. The purpose of the "Clean Beach" service activity is to educate the community around Kota Raja Beach about the importance of protecting the beach and sea from the dangers of plastic waste, through real action and involvement of students with Kota Raja Village Employees in "Cleaning the Beach" activities. The method of this activity is the community around the coast of Kota Raja including traders and students of Elementary School Teacher Education at the University of Flores. The results of this activity are also a means of community service activities as well as implementing materials on beach and sea environmental hygiene. obtained in college and applied to Elementary School Teacher Education students. The number of participants involved in this activity was 108 people consisting of 98 students, 5 assistant lecturers, 4 people from the Kota Raja Village Government, 10 people from the community and traders. Keywords: tourist destinations, beach cleanliness.
Fun with English Activity for Elementary School Age Children At Naungan Kasih-Ende Orphanage Pali, Agustina; Rando, Agnes Remi; Arafat, Siti
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.53478

Abstract

English language skills are one of the gateways to knowing the world globally. This indicates that learning English should be studied massively by various groups. However, not everyone has the same access to this experience. One of them is the children of the Naungan Kasih-Ende Orphanage. This community service activity aims to provide access to Basic English knowledge and skills to orphanage children who are beginner English language learners. This mentoring activity begins with teaching basic English (English for beginners). This activity was carried out for 2 months with an accompanying team consisting of 3 lecturers and 1 student. The partners in this activity were 11 elementary school age children at the Naungan Kasih Orphanage. The learning methods used in this activity vary, including games and songs, role play, drilling, total physical response with the aid of the learning media. The result of this activity is enthusiasm for learning English in a learning atmosphere without boring feeling. This pleasant learning atmosphere has a positive impact on improving participants' Basic English skills as measured by the test scores obtained at the end of the activity.
Pendampingan Program Pengembangan Literasi Pesantren dalam Kontruksi Fikih Peradaban Pathollah, Akhmad Ghasi; Manna Wassalwa, Siti Masyarafatul
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 3 (2023): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v3i3.152

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pendampingan program pengembangan literasi pesantren berorientasi Fikih peradaban. Selama ini, pesantren yang dikenal dengan karakter kurikulumnya yang khas berupa kitab kuning seringkali tampak tradisional dan tidak dinamis dalam menghadapi perkembangan zaman. Hal ini menuntut adanya sebuah kontekstualisasi dalam literasi pesantren berupa kitab kuning tersebut agar pesantren bisa berkontribusi lebih banyak dalam permasalahan masyarakat modern. Salah satu kontekstualisasi kitab kuning adalah Fikih peradaban. Metode yang dipakai dalam pengembdian ini adalah Partipatory Action Research (PAR). Lokus penelitian dalam artikel ini adalah Pondok Pesantren Miftahul Ulum Randu Cangkring Pujer Bondowoso. Metode ini dianggap sesuai dengan karakteristik objek kajian yang akan dibahas. Adapun hasil dari kajian artikel ini adalah literasi pesantren terhadap kitab kuning seringkali terjebak dalam tekstualitas dan historisitas kitab kuning tersebut sehingga tampak tidak dinamis, tidak fleksibel dan tidak terbuka, hal ini menuntut seuah kontekstualisasi agar literasi kitab kuning bisa lebih dinamis, fleksibel dan inklusif. Fikih peradaban merupakan salah satu bentuk dari kontekstualisasi tersebut. Artikel ini diharapkan memberikan kontribusi dalam program pengembangan literasi pesantren agar pemahaman terhadap kitab kuning bersifat kontekstual dan bisa memberikan kontribusi dalam penyelesaikan problem masyarakat.