Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

The Application of The Co-op Type Cooperative Learning Model Viewed from Learning Independence Muhammad Farid Nasrulloh; Erika Dwi Ratnasari; Fitri Umardiyah; Faisol Hidayatulloh
SCHOOLAR: Social and Literature Study in Education Vol. 3 No. 3 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/schoolar.v3i4.4526

Abstract

The implementation of the co-op co-op type cooperative learning model is seen from the independence of learning Islamic religious education (PAI) material at NU Al-Hidayah Ngimbang Vocational School. This research aims to find out and develop how to implement the co-op co-op type cooperative learning model in terms of independent learning of Islamic religious education (PAI) material at NU Al-Hidayah Ngimbang Vocational School. This research uses quantitative methods with a pre-experimental research design with a one group pre test & post test design. This application makes it easier for students to learn about independent learning through Islamic religious education (PAI) materials. The indicators of learning independence are 1) Initiative and intrinsic learning motivation, 2) Habit of diagnosing learning needs, 3) Setting learning goals/targets, 4) Monitoring, organizing and controlling learning, 5) Viewing difficulties as challenges. This research concludes that the implementation of the co-op co-op type cooperative learning model is effective in terms of independent learning of Islamic religious education material.
Seminar Sex Education dan Bahaya NAPZA untuk Mereduksi Kenakalan Remaja Desa Sumbersari Megaluh Jombang Septian Ragil Anandita; Muh. Khofif Luthfi Rohman; Andi Franoto; Siti Aminatuz Zuhria; Mohammad Ja'far Sodiq Maksum; Faisol Hidayatulloh
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v5i1.3276

Abstract

The purpose of this community service activity is to increase youth knowledge about sex education and drugs and to innovate in handling and eradicating drug abuse in the Sumbersari village environment. Sumbersari village itself is quite minimal in knowledge about sex education and drugs in adolescents. Even though Sumbersari village is a village that has a thick religious culture. However, they consider sex education and drugs to be negative things. Research is an activity process of seeking and finding answers that are used to solve a problem. Judging from the data obtained and making direct observations. The research method used is Community Based Research (CBR). Implementation of community service activities in the Community Partnership Program (PKM) scheme. The implementation of the program carried out in this service is an extension and assistance program for the community, especially among adolescents in preventing drug abuse and the importance of sex education. This program is a form of implementation in the form of dedication. This program is also implemented as a program that is needed by the Sumbersari village community. Community service activities have been successfully carried out and running smoothly. The success of the activity can be seen from the enthusiasm of the participants and the evaluation results of the activities which are considered good or even very good for several aspects. Hopefully, this seminar on sex education and drugs will increase the reduction of juvenile delinquency from other aspects, such as smoking habits in early childhood, rampant promiscuity in adolescents, and adolescent dependence on certain drugs.
Pembuatan Media Tanam Hidroponik Dengan Sistem Irigasi Otomatis Berbasis IoT M. Qoyum Zuhriawan; Faisol Hidayatulloh; Iin Baroroh Ma'arif; Suci Prihatiningtyas; Wulan Amalia Devi
Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasif.v5i2.4488

Abstract

Hydroponic planting media is a planting system that does not use soil to grow plants, instead it can use water. Many people already use hydroponic media but there is more effort to monitor the planting process, this is a new obstacle to the hydroponic system. Therefore, to support the hydroponic planting system to make it more efficient, this Pkm has a theme of IOT Based Irrigation. The location of this Pkm is in Kedunglumpang Village, Mojoagung subdistrict, Jombang district. Pkm participants include farmers, PKK, IPNU, and IPPNU. The result of this Pkm is that the majority of local people are familiar with hydroponic but do not understand the implementation process. Then, after attending the training, many people were enthusiastic about making hydroponic media using IoT technology in their yards.  
Pemberdayaan Ibu PKK di Desa Sidomulyo melalui Seminar Berwirausaha Faisol Hidayatulloh; Aufia Aisa; Hurin Innihayatus Sa'adah; Arivatu Ni'mati Rahmatika; Fifin Nur Hidayati; Faiz Zakiyul Fuad; Yusuf Fahmil Hafizh
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3153

Abstract

Pada masa sekarang ini, sebagian besar masyarakat di Indonesia gencar mendapatkan ajakan untuk melakukan wirausaha. Desa Sidomulyo terletak di Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang memiliki potensi sumber daya manusia yang tidak begitu tertinggal dengan desa yang ada di sekitarnya. Berkaitan dengan hal tersebut, potensi berwirausaha yang ada di Desa Sidomulyo kurang mendapatkan sentuhan motivasi atau dorongan dalam menumbuhkan pentingnya jiwa berwirausaha. Sebagian besar dari warga dikatakan sudah cukup umur untuk dapat memulai berwirausaha yang nantinya dapat mendongkrak potensi desa yang ada di Desa Sidomulyo. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan pembinaan dan pembekalan tentang kesadaran berwirausaha dan melakukan sosialisasi kepada ibu – ibu PKK Desa Sidomulyo mengenai motivasi kewirausahaan. Metode pendekatan pada skema pengabdian ini meliputi model pelatihan (ceramah), diskusi, dan pendampingan dalam melakukan wirausaha. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pendampingan. Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pihak mitra. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah sosialisasi. Pemahaman peserta terhadap materi yang dibahas dan indikator pencapaian dari sosialisasi tersebut adalah peserta memahami tentang bagaimana berwirausaha yang baik dan tolak ukur yang digunakan untuk menyatakan keberhasilan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan peserta dibagikan angket dan juga pengabdian kepada masyarakat adalah usaha menyebarkan ilmu pengetahuan yang kami dapatkan kepada masyarakat. Hasil dari angket respon peserta sosialisasi ini diperoleh dari 20 peserta. Hasil presentase rata- rata angket respon peserta sosialisasi sebesar 87,4% dengan kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi pentingnya berwirausaha bagi ibu rumah tangga yang diselenggarakan mampu memberikan pemahaman bagi ibu rumah tangga di desa Sidomulyo.
Bahan Kerajinan Limbah Pelepah Pisang untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Bedah Lawak Zulfikar Zulfikar; Faisol Hidayatulloh; Arina Hidayati; Azizah Ummi Istiqomah; Rina Zunanik
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v3i3.3222

Abstract

Pelepah pisang banyak ditemukan di Desa Bedah Lawak yang masih dianggap limbah oleh masyarakat di sana.  Dalam rangka memanfaatkan limbah tersebut agar bernilai ekonomi maka perlu dilakukan pemberdayaan remaja putrid melalui pelatihan pembuatan kotak tisu dari pelepah pisang. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan dengan metode ceramah untuk memberikan wawasan ilmu manfaat dari pelepah pisang. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan pendampingan pembuatan kotak tisu dengan bahan utama pelepah pisang.  Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa para remaja putri mampu meningkatkan ketrampilan dan kreatifitas dengan nilai rata-rata 88, kemampuan pemanfaatan barang bekas sebesar 83 serta informasi pemahaman tentang kerajinan sebesar 75. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat yang sangat baik dan membuka peluang ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat desa. 
Seminar Digital Marketing Terhadap Produk UMKM untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Randuwatang Muhammad Farid Nasrulloh; Faisol Hidayatulloh; Wisnu Mahendri; Khotim Fadhli; Putri Marsella Zalianti; Mohammad Jafar Sodiq Maksum
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i3.5299

Abstract

Currently, not many MSMEs are using this sophisticated digital platform, due to a lack of understanding about digital marketing which can boost people's economies. Based on the results of a pre-survey with several UMKM players, especially the food sector, that they do not yet have halal product certification, because: (1) They do not understand the importance of digital marketing and its impact on UMKM to improve the welfare of the Randuwatang community. (2) UMKM players do not yet know how to apply online platforms to produce interesting content to attract the target market. (3) UMKM players are still seasonal in opening businesses because other sources of livelihood are more dominant, such as drivers, craftsmen, etc., than UMKM. Based on the problems faced by partners, community service activities in the LPPM scheme are carried out through digital marketing seminars on UMKM products to improve the welfare of the Randuwatang village community. The method used in this digital marketing seminar is providing material regarding the importance of digital marketing for UMKM in the current millennial era. The method used is an interactive discussion in the form of questions and answers by participants who do not understand and answered directly by the resource person. From the implementation of socialization activities, it was concluded that digital marketing had proven to be an effective tool for improving the welfare of the community in Randuwatang Village.
Development of a four-tier gamified diagnostic test to identify students' misconceptions in Ejaan Yang Disempurnakan (Eyd) V Moh. Faridl Darmawan Faridl; Faisol Hidayatulloh Faisol; Afif Kholisun Nashoih
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): In Progress
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v8i1.22080

Abstract

This study aimed to develop an evaluation instrument based on the Four-Tier Gamified Diagnostic Test (FT-GDT) to identify students’ misconceptions regarding the General Guidelines for Indonesian Spelling (PUEBI). The instrument consisted of 25 multiple-choice items with five answer options for the first and third tiers, and two confidence options (“confident” and “not confident”) for the second and fourth tiers, producing 100 items in total. The development employed a Research and Development (R&D) approach adapted from Borg and Gall. Expert validation indicated high feasibility, with average scores of 86.7% from subject matter experts and 88.3% from media experts. Empirical validity testing showed that most items met the required criteria (r ≥ 0.254), while reliability testing with 40 students produced a Cronbach’s Alpha of 0.87, indicating strong internal consistency. Misconception analysis revealed that students’ misconceptions ranged from 17.5% to 45%, with many students expressing high confidence in incorrect answers. These findings demonstrate that the misconceptions were conceptual rather than merely technical errors. Overall, the FT-GDT instrument proved effective in identifying misconceptions in PUEBI learning, highlighting its potential as a diagnostic and formative evaluation tool in higher education.
Sinergi Guru-Orang Tua Meningkatkan Literasi Untuk Pendidikan Berkualitas Mi Sunan Giri Achmad Agus Athok Miftachuddin*; Faisol Hidayatulloh; Nafa Rihhadatul Aisy; Harnum Dini Lestari
NGABDIMAS Vol. 8 No. 01 Juni (2025): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/p0k6vs42

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri di Desa Ngampel, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, menghadapi masalah rendahnya minat siswa terhadap aktivitas membaca dan menulis. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya terpadu untuk meningkatkan literasi sebagai fondasi pendidikan berkualitas. Fokus pengabdian masyarakat ini adalah membangun sinergi antara guru dan orang tua untuk mengatasi tantangan literasi di sekolah tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa guna mencapai pendidikan yang bermakna dan berkualitas tinggi. Pendekatan yang diterapkan meliputi pelatihan literasi bagi guru dan orang tua, pembentukan forum komunikasi rutin, serta penyediaan kegiatan membaca dan menulis yang menarik bagi siswa. Strategi ini dirancang untuk menciptakan kerja sama yang kuat, dukungan berkelanjutan, dan pemahaman bersama tentang kebutuhan belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap literasi, terlihat dari keterlibatan mereka dalam aktivitas membaca dan kemampuan menulis yang lebih kreatif. Sinergi antara guru dan orang tua juga memperkuat ekosistem pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri, sehingga mendukung proses pembelajaran yang berkelanjutan dan berkualitas. Upaya ini berkontribusi pada pembentukan generasi muda yang memiliki keterampilan literasi unggul untuk masa depan
Peningkatan Literasi Melalui Sinergi Guru & Orang Tua Menuju Pendidikan yang Berkualitas di ‎MI Sunan Giri Ngampel Jombang: MI Sunan Giri Ngampel Jombang achmad agus athok miftachuddin; Faisol Hidayatulloh; Nafa Rihhadatul Aisy; Harnum Dini Lestari
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i3.5664

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri di Desa Ngampel, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, menghadapi masalah rendahnya minat siswa terhadap aktivitas membaca dan menulis. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya terpadu untuk meningkatkan literasi sebagai fondasi pendidikan berkualitas. Fokus pengabdian masyarakat ini adalah membangun sinergi antara guru dan orang tua untuk mengatasi tantangan literasi di sekolah tersebut. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis siswa guna mencapai pendidikan yang bermakna dan berkualitas tinggi. Pendekatan yang diterapkan meliputi pelatihan literasi bagi guru dan orang tua, pembentukan forum komunikasi rutin, serta penyediaan kegiatan membaca dan menulis yang menarik bagi siswa. Strategi ini dirancang untuk menciptakan kerja sama yang kuat, dukungan berkelanjutan, dan pemahaman bersama tentang kebutuhan belajar siswa. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap literasi, terlihat dari keterlibatan mereka dalam aktivitas membaca dan kemampuan menulis yang lebih kreatif. Sinergi antara guru dan orang tua juga memperkuat ekosistem pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Sunan Giri, sehingga mendukung proses pembelajaran yang berkelanjutan dan berkualitas. Upaya ini berkontribusi pada pembentukan generasi muda yang memiliki keterampilan literasi unggul untuk masa depan
Mathematics Using Discovery Learning Model: Improve Creative Thinking on Exponent Function Material Muhammad Farid Nasrulloh; Annisa Dyah Hestiana; Fitri Umardiyah; Faisol Hidayatulloh
APPLICATION: Applied science in Learning Research Vol. 5 No. 2 (2025): October
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/application.v5i2.5870

Abstract

Learning difficulties can be interpreted as the inability of students to complete tasks from the teacher. In mathematics learning, difficulties in understanding the material have become commonplace, this is because mathematics is considered difficult by students. This study was conducted with the aim of determining the process and influence of creative thinking skills of class X students of SMK Kreatif Bahrul Ulum before and after implementing the discovery learning model. The research method used is pre-experimental design with a one-group post-test design type and using a quantitative approach. The research instruments used were tests and non-tests. The data analysis technique used was a hypothesis test. However, before conducting a hypothesis test, the data obtained was first tested for normality and homogeneity. Based on the calculation of the paired sample t-test, it showed that the t-count value was 19.453 with a significance of 0.000. The significance value showed 0.000 <error level of 0.05, so it can be concluded that Ha is accepted. The acceptance of Ha indicates that there is an increase in the creative thinking skills of class X students of SMK Kreatif Bahrul Ulum Tambakberas before and after implementing the discovery learning model.