Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pelaporan Kerusakan Fasilitas Publik di Kota Batam Melalui Aplikasi BALAP-IN Sembiring, Evaliata Br; Wibowo, Ari; Brajawidagda, Uuf; Santiputri, Metta; Mufida, Mir’atul Khusna; Janah, Nur Zahrati; Rokhayati, Yeni; Prasetyaningsih, Sandi; Sartikha, Sartikha; Thohari, Ahmad Hamim; Purnamasari, Dwi Amalia; Uperiati, Alena; Ramadhan, Gilang Bagus; Andesti, Cyntia Lasmi; Afifah, Ummul Fitri; Handayani, Nadya Satya; Simalango, Holong Marisi; Evadini, Sukma
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/abdimaspolibatam.v7i2.11822

Abstract

Fasilitas public di Kota Batam masih menghadapi sejumlah kendala, seperti kerusakanjalan, taman, mapun lampu penerangan sering kali lambat mendapatkan perbaikan. Rendahnya keterlibatan masyarakat dalam memnyampaikan laporan turut memperburuk kondisi ini, terutama karena mekanisme pelaporan yang dianggap berbelit dan kurang jelas. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi berupa aplikasi BALAP-IN (Batam Lapor-Infrastruktur), dimana aplikasi ini merupakan platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat untuk melaporkan kerusakan fasilitas public secara praktis, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Oleh sebab itu, aplikasi BALAP-IN perlu diperkenalkan kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan sehingga diharapkan tumbuh kesadaran dan partisipasi aktif warga untuk melaporkan kerusakan yang ditemui kepada pihak pengelola. Kegiatan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan menerapkan model teknologi partisipatif. Metode yang digunakan melalui sosialisasi di media sosial dalam bentuk kampanye digital, Brainstorming dan diskusi dengan pihak berwenang, dan FGD. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa target dan tujuan tercapai yaitu: (1) Dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melaporkan kerusakan fasilitas publik, melalui partisipasi masyarakat membagikan pengalamannya yang mencapai 70,87%; (2) aplikasi BALAP-IN dikenal masyarakat secara luas dan berpotensi dalam peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaporan kerusakan infrastruktur publik; (3) Antusias masyarakat dalam menggunakan aplikasi BALAP-IN, mengindikasikan dapat meningkatkan jumlah laporan kerusakan fasilitas publik yang valid di kota Batam. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan pengawasan dan pemeliharaan jalan di Kota Batam dapat berjalan lebih responsive, transpran dan berkelanjutan.
Adopsi dan Kehadiran Media Sosial Untuk Penanggulangan Bencana (Studi Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tingkat Provinsi di Indonesia) Brajawidagda, Uuf; Santiputri, Metta
Jurnal Informatika: Jurnal Pengembangan IT Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/jpit.v11i1.9292

Abstract

Organisasi perlu mengadopsi dan aktif menggunakan media sosial agar dapat memanfaatkan sumber daya dengan masyarakat melalui media sosial sehingga dapat meningkatkan kinerja dalam mencapai tujuan organisasi. Walaupun studi mengenai partisipasi aktif masyarakat melalui media sosial dalam kegiatan penanggulangan bencana oleh lembaga kebencanaan tingkat nasional di Indonesia telah dilakukan, namun belum ada pemahaman menyeluruh mengenai tingkat adopsi dan penggunakan media sosial oleh lembaga kebencanaan tingkat provinsi. Untuk mengisi celah literature tersebut, kami menganalisis tahapan adopsi dan kehadiran di media sosial BPBD tingkat provinsi di seluruh Indonesia. Hasil analisis kami terhadap website dan akun media sosial 33 BPBD tingkat provinsi di Indonesia menunjukkan tingkat institusionalisasi media sosial yang cukup rendah dan adanya tingkat variasi kehadiran di media sosial. Kami menyajikan data terkini mengenai adopsi dan kehadiran BPBD tingkat provinsi di media sosial yang berguna bagi BNPB, BPBD dan pemerintah daerah untuk  meningkatkan kinerja organisasi dalam penanggulangan bencana.