Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Gambaran Pendekatan Belajar pada Mahasiswa Tahap Akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa Nyoman Rai Tri Utami; Rima Kusuma Ningrum; Ni Wayan Diana Ekayani
Aesculapius Medical Journal Vol 5 No 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Ilmu Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metode Problem Based Learning (PBL) yang menekankan pembelajaran aktif dan pemahaman mendalam. Namun, banyak mahasiswa mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan perubahan dari teacher-centered learning ke student-centered learning. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola pendekatan belajar mahasiswa tahap akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 499 mahasiswa aktif dari angkatan 2021, 2022, dan 2023. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Revised Study Process Questionnaire 2 Factors (R-SPQ-2F) dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi pendekatan belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memilih pendekatan belajar dangkal (62,7%), sementara 32,4% menggunakan pendekatan mendalam dan 4,9% memiliki pendekatan belajar seimbang. Angkatan 2023 memiliki dominasi pendekatan dangkal tertinggi (71,1%), sedangkan angkatan 2022 menunjukkan persentase pendekatan mendalam tertinggi (38,0%). Faktor utama yang memengaruhi pendekatan belajar meliputi motivasi, strategi belajar, serta tekanan akademik. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya perancangan strategi pembelajaran yang mendorong pendekatan belajar mendalam, seperti penerapan metode interaktif, simulasi kasus, dan evaluasi berbasis pemecahan masalah. Temuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta keberhasilan akademik mahasiswa.  
Edukasi Nutrisi Ibu Hamil Selama Pandemi COVID-19 di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar Rima Kusuma Ningrum; Dewa Ayu Agung Alit Suka Astini; A. A. S. Ayu Santhi Sueningrum
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022): January
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.1.1.2022.12-16

Abstract

During the pandemic, pregnant women are a group at risk for nutritional deficiencies. This can happen to all pregnant women, including in Melinggih Kelod Village, Payangan District, Gianyar Regency, Bali which is the village chosen for the implementation of the COME 1000 HAK Program at FHMS Unwar. Therefore, the service community team held a nutrition education program for pregnant women in Melinggih Kelod Village. The Service Team carries out this activity by coordinating with the village. This activity also involves village cadres as an effort to sustain the program. The role of village cadres is very important as a leading mover in changing knowledge, attitudes, behavior related to nutrition needed by pregnant women. The nutrition education counseling activity for pregnant women during the COVID-19 pandemic was attended by 10 pregnant women participants and 3 village cadres in Melinggih Kelod Village. Program evaluation is done by pretest and posttest. The percentage of pregnant women's understanding of nutrition education counseling increased by 20 point as seen from the results of the pretest and posttest. This increase is expected to facilitate the process of pregnancy to delivery and the child conceived is healthy according to gestational age. This is expected to prevent the risk of stunting in infants and children.
Program Kemitraan Masyarakat pada Kelompok Keluarga Binaan di Kecamatan Payangan, Gianyar Suka Astini Dewa Ayu Agung Alit; Sudiarta I Wayan; Rima Kusuma Ningrum
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.1.2023.20-26

Abstract

Gizi merupakan sumber utama yang dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan. Pemenuhan gizi ini tergantung pada ketersediaan dan konsumsi pangan dalam rumah tangga. Pentingnya pemenuhan kebutuhan pangan mempengaruhi status gizi masyarakat. Mitra dalam pengabdian ini adalah kelompok keluarga binaan program Community Oriented Medical Education 1000 Hari Awal Kehidupan di Kecamatan Payangan, Gianyar, yaitu ibu hamil dan keluarganya yang didampingi selama 1000 hari sejak awal kehamilan ibu hingga anak berusia kurang lebih dua tahun yang berjumlah 10 keluarga. Terdapat dua masalah yang diidentifikasi dari keluarga binaan yaitu masalah kesehatan dan ekonomi. Masalah kesehatan meliputi ibu hamil dan balita tidak mendapatkan makanan dengan gizi seimbang karena minimnya pengetahuan tentang gizi seimbang. Permasalahan ekonomi meliputi menurunnya kemampuan ekonomi ibu dan keluarga, sehingga diperlukan peningkatan kemampuan ibu dan keluarga dalam penyediaan pangan sendiri sekaligus meningkatkan pendapatan ibu dan keluarga. Dalam penyediaan makanan, salah satunya berupa budidaya karang kitri, namun ibu dan keluarga tidak memiliki pengetahuan, keterampilan dan fasilitas budidaya karang kitri. Solusi dari kedua permasalahan tersebut bagi mitra adalah melakukan penyuluhan mengenai konsumsi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) dan budidaya karang kitri, serta melatih keterampilan mitra tentang budidaya karang kitri. Mitra diberikan alat dan bahan untuk membantu mitra membudidayakan karang kitri. Capaian luaran berupa peningkatan pengetahuan ≥ 80% anggota kelompok keluarga binaan mengenai konsumsi B2SA serta budidaya karang kitri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dan ≥ 80% anggota kelompok keluarga binaan mendapatkan pelatihan budidaya karang kitri dalam memenuhi kebutuhan pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Upaya Peningkatan Kepedulian Kesehatan Mental Remaja pada Siswa Sekolah di SMPN 4 Tegallalang Rima Kusuma Ningrum
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.3.3.2024.204-208

Abstract

Mental health is a major problem that is often ignored in adolescents. Adolescents need to understand mental health in order to recognize themselves and communicate well in dealing with problems. Adolescents who have a healthy mentality can adapt well in facing challenges and changes. Mental health problems in adolescents are a concern for junior high school students (SMP) including at SMP Negeri 4 Tegallalang. This community service aims to increase awareness of adolescent mental health in junior high school students. The method used is providing material on mental health in adolescents including bullying words and how to deal with bullying. After providing the material, the event continued with questions and answers session. At the end of the activity, students were given a questionnaire as evaluation material for the implementation of the community service. A total of 39 students of SMP Negeri 4 Tegallalang participated in the community service activity and felt comfortable and very comfortable in sharing experiences, felt supported and very supported to seek help or talk about mental health. Students also felt able to reduce the stigma in society regarding adolescent mental health. Community service activities regarding mental health should be carried out continuously for adolescents, especially junior high school students, so that they become a strong and resilient mental foundation in facing challenges.