Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

INSTRUCTIONAL MEDIA BOOKLET ON BIODIVERSITY BASED ON THE IDENTIFICATION OF FERN PLANTS IN THE KUMAYAN ISLAND TOURISM PARK AREA, BENGKULU CITY Kasrina, Kasrina; Inayah, Inayah; Abas, Abas; Ekaputri, Rendi Zulni; Yennita, Yennita; Hidayat, Syarif
Jurnal IPA Terpadu Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v8i3.66481

Abstract

This research aims to develop open media in a booklet on diversity of ferns in Taman Wisata Pulau Kumayan Bengkulu City for class X SMA. This is Research and Development (R&D) with the Borg and Gall model which is limited to stage 5, namely stage (1) Research and initial information gathering, (2) Planning, (3) Initial product development, (4) Initial Field Trials Stage, and (5) Main Product Revision Phase. Sampling of ferns using the exploration method was carried out at the Taman Wisata Pulau Kumayan Bengkulu Bengkulu City. The booklet suitability test was carried out by material expert validators, media experts and practitioner experts (teachers), and the readability test was carried out by 30 class X students at SMAN 8 Bengkulu City. The results show types of ferns found in Taman Wisata Pulau Kumayan Bengkulu City numbered 10 families, with 15 types. The Eligibility Booklet received very appropriate criteria with a validation percentage of material experts 95.8%, media experts 87.5% and practitioner experts 93.75%. The percentage of students' readability tests on the booklet s developed received very good criteria by obtaining a score based on the presentation aspect of 98%, material 92%, and benefits 95% in the decent category.
DISASTER MITIGATION LECTURE STRATEGY BASED ON CITIZEN SCIENCE PROJECT WITH A COMBINATION OF INDOOR AND OUTDOOR ACTIVITIES Ekaputri, Rendi Zulni; Hidayat, Topik; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Surakusumah, Wahyu
Jurnal IPA Terpadu Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v8i3.66540

Abstract

This study aims to describe a disaster mitigation lecture strategy based on the Citizen Science Project (CSP) through a combination of indoor and outdoor learning methods. The study employs an action research approach by implementing a lecture strategy consisting of four phases: BuPAcE (Building Community, Project Expedition, Action, and Evaluate). This study involved 22 fifth-semester students from the Science Education Study Program in the 2023-2024 academic year. The Building Community, Action, and Evaluate phases are conducted using indoor learning methods, while the Project Expedition phase is carried out using outdoor methods. The implementation of the BuPAcE strategy is evaluated using observation sheets. The results indicate that the implementation percentage of the disaster mitigation lecture strategy based on CSP is 80% for the Building Community phase, 70% for the Project Expedition phase, 80% for the Action phase, and 75% for the Evaluate phase. Based on these results, it can be concluded that the disaster mitigation lecture strategy using a combination of indoor and outdoor methods is effective for use in lectures.
PROFIL KEBUTUHAN PERKULIAHAN MITIGASI BENCANA MAHASISWA CALON GURU Ekaputri, Rendi Zulni; Hidayat, Topik; Surtikanti, Hertien Koosbandiah; Surakusumah, Wahyu
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.134-140

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam mengubah perilaku siswa, terutama melalui integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum IPA. Calon guru IPA berperan dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Peningkatan literasi lingkungan berkontribusi pada perubahan perilaku proekologis dan mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan. Kajian ini mengacu pada kurikulum Program Studi Pendidikan IPA dengan tujuan mendeskripsikan profil kebutuhan perkuliahan terkait mitigasi bencana untuk pengembangan program lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode field study dengan tiga pendekatan utama: pengumpulan data melalui dokumen, interaksi dengan narasumber, dan observasi di lokasi penelitian di Program Studi Pendidikan IPA jenjang S1 dan S2. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen non-tes, melibatkan analisis dokumen kurikulum, RPS mata kuliah Mitigasi Bencana, dan angket literasi lingkungan. Hasil analisis kurikulum dan RPS menunjukkan evaluasi yang baik pada identitas program studi, visi, misi, tujuan, dan strategi kurikulum. Meskipun tracer study alumni masih perlu ditingkatkan, keterkaitan antara capaian pembelajaran dengan kompetensi lulusan serta interaksi antara mahasiswa dan dosen dinilai baik. Wawancara dengan dosen mengungkapkan bahwa tujuan perkuliahan mitigasi bencana adalah menciptakan kesadaran akan bencana, dengan fokus pada prekursor kebencanaan dan kebiasaan masyarakat saat bencana terjadi. Integrasi kearifan lokal dalam menghadapi bencana masih terbatas, dan buku ajar atau modul yang menggabungkan kebencanaan dengan kearifan lokal masih kurang. Literasi lingkungan mencakup aspek sikap, kesadaran akan kelestarian lingkungan, dan perencanaan tindakan terhadap lingkungan, semuanya menunjukkan hasil yang baik dengan persentase di atas 60%.
Pengembangan Virtual Laboratory sebagai Suplemen Praktikum Mikrobiologi Jumiarni, Dewi; Ekaputri, Rendi Zulni; Hidayat, Refky Rahma; Halimah, Mimi; Irawati, Sri
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.1.152-157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan virtual laboratory yang layak untuk pembelajaran Mikrobiologi. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan metode ADDIE, yang terdiri dari lima fase yaitu: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Bengkulu yang sedang mengambil matakuliah mikrobiologi sebanyak 20 orang untuk uji kepraktisan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan angket. Instrumen yang digunakan yaitu lembar wawancara dan lembar angket. Data hasil validasi kelayakan dan uji kepraktisan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil uji validasi oleh validator menunjukkan bahwa produk virtual laboratory yang dikembangkan diperoleh skor 95,45% dari ahli materi, dan skor 91,67 % dari ahli media. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 92,14% dengan kriteria sangat praktis. Disimpulkan bahwa virtual laboratory mikrobiologi yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai suplemen praktikum mikrobiologi.
Teacher Empowerment through a Training Program on the Development of Google Sites–Based Educational Websites at SMAN 2 South Bengkulu, Indonesia Dewi Jumiarni; Prendi Niki Halhaji; Yennita; Rendi Zulni Ekaputri; Dina Qorisah
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v4i2.671

Abstract

Background: SMAN 2 Manna, South Bengkulu, has teachers with a high level of educational background and adequate school facilities; however, technology has not yet been optimally integrated into the teaching and learning process.Objectives: This community service activity was conducted to improve the understanding and skills of teachers at SMAN 2 South Bengkulu in using Google Sites for teaching.Methods: This community service activity was carried out at SMAN 2 South Bengkulu with 30 teachers as participants. The training program consisting of three stages: preparation, implementation, and evaluation.Result: The implementation of this community service program significantly improved the knowledge and skills of teachers at SMAN 2 Manna, South Bengkulu. Based on the evaluation results obtained through the questionnaire, the score increased from 20.67 in the pretest to 92 in the posttest, with an N-gain value of 0.90, which is classified in the high category.Conclusion: The training program was highly effective in enhancing teachers’ competence in utilizing digital technology in learning. Therefore, it is expected that teachers will be able to implement website-based learning using Google Sites in their teaching practices, thereby supporting the realization of digital transformation in the school.