Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengujian Validitas Multimedia Interaktif Berbasis Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Sosial pada Pembelajaran IPS di Kelas IV UPT SD Negeri Campurejo 1 Tuban Hardiyanti, Novia; Dumiyati; Apriono, Djoko; Wardhono, Agus
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus-September 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v6i5.6308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kevalidan dari media interaktif berbasis Canva untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan sosial siswa kelas IV dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Validasi dilakukan melalui pendekatan expert judgment, yakni penilaian yang diberikan oleh para pakar berdasarkan instrumen tertentu, yang mencakup kelayakan isi oleh ahli materi, kualitas tampilan media oleh ahli media, serta kesesuaian terhadap prinsip-prinsip pembelajaran oleh ahli pembelajaran. Data yang diperoleh dari para ahli dianalisis dengan menghitung skor rata-rata per aspek serta persentase kelayakan. Hasil validasi menunjukkan bahwa media interaktif ini memperoleh skor validitas sebesar 95% pada aspek media, 96,25% pada aspek isi materi, 97% untuk aspek kebahasaan, dan 98% pada aspek pembelajaran. Secara keseluruhan, rata-rata kevalidan mencapai 96,56%, yang dikategorikan sebagai “sangat valid”. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran tersebut memenuhi standar kelayakan dan dapat digunakan secara optimal dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar. Tingkat validitas yang tinggi mencerminkan bahwa media berbasis Canva ini memiliki potensi besar untuk diimplementasikan dalam pembelajaran, khususnya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan sosial siswa. Hasil ini sejalan dengan sejumlah penelitian sebelumnya yang juga membuktikan efektivitas Canva dalam mendukung pembelajaran yang inovatif dan bermakna di tingkat sekolah dasar. Oleh karena itu, media ini direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era abad ke-21.
Inovasi Pembelajaran Bangun Ruang Menggunakan Pendekatan Etnomatematika pada Tradisi Rebo Wekasan Suhartik, Eni; Fadiana, Mu'jizatin; Apriono, Djoko
Journal of Nusantara Education Vol. 4 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Faculty of Education Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/jn.v4i2.152

Abstract

Persepsi peserta didik di sekolah dasar menganggap bahwa matematika merupakan rumpun ilmu yang sulit. Konsep matematika dipersepsikan  tidak terikat dengan kehidupan sosial masyarakat dan budaya. Nyatanya konsep dasar matematika justru melekat pada budaya masyarakat.. Tujuan dari penelitian menganalisis efektifitas inovasi pembelajaran matematika dalam kehidupan sehari-hari melalui tradisi rabu wekasan. Pendekatan yang digunakan melalui konsep etnomatematika, yaitu penggunaan konsep kearifan lokal sosial budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada siswa, guru dan masyarakat, serta tokoh adat setempat, observasi dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber. Penelitian dilakukan pada tahun 2023 di SDN  Rengel V, Kabupaten Tuban, dengan melibatkan 16 siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan siswa bisa menjelaskan, mengidentifikasi dan menyebutkan jenis-jenis bangun ruang yang ada pada tradisi Rabu Wekasan.  Siswa melakukan integrasi pembelajaran materi bangun ruang dan mengimplementasikannya melalui tradisi Rabu Wekasan di daerah tempat tinggal. Integrasi yang dimaksud melalui pengamatan langsung tentang persamaan konsep bangun ruang dalam teori yang didapat di sekolah dengan wujud nyata pada jajan dan makanan yang disajikan dalam tradisi Rabu Wekasan. Kesimpulan Pembelajaran  dengan pendekatan case study pada materi bangun ruang terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terkait materi geometri bangun ruang. Pembelajaran kontekstual dilakukan dengan melibatkan siswa untuk melakukan pengamatan pada pada tradisi Rabu Wekasan. _________________________________________________________________________________________ The perception of students in elementary schools is that mathematics is a difficult group of knowledge.  Mathematical concepts are perceived as not being tied to the social life of society and culture.  In fact, the basic concepts of mathematics are actually embedded in people’s culture.  The research aims to analyze the effectiveness of mathematics learning innovations in everyday life through the Wednesday Wekasan tradition.  The approach used is through the concept of ethnomathematics, namely the use of the concept of local socio-cultural wisdom.  The research method used is descriptive qualitative.  Data collection is done through in-depth interviews, observation, and documentation.  Checking the validity of the data is carried out through source triangulation.  The research was conducted in 2023 at SDN Rengel V, Tuban Regency, involving 16 students as informants.  The results of the research show that students can explain, identify and name the types of spatial structures that exist in the Wednesday Wekasan tradition.  Students integrate learning about building space material and implement it through the Wednesday Wekasan tradition in the area where they live.  The integration referred to is through direct observation of the similarity of spatial concepts in theory obtained at school with the real manifestation in snacks and food served in the Wednesday Wekasan tradition.  Conclusion: Learning using a case study approach to spatial geometric material has proven to be effective in increasing students’ understanding of spatial geometric material.  Contextual learning is carried out by involving students in observing the Wednesday Wekasan tradition
Mindful, Meaningful, and Joyful Learning Based IPAS Learning Strategies and ICT-Based Interactive Multimedia to Increase Student Collaboration and Creativity Dumiyati, Dumiyati; Wardhono, Agus; Apriono, Djoko
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 7 No. 2 (2025): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v7i2.7788

Abstract

This study aims to conduct a comprehensive investigation into the simultaneous effects of implementing the Mindful, Meaningful, and Joyful Learning (MMJ) approach integrated with the use of interactive multimedia based on information and communication technology (ICT) in enhancing elementary school students' collaboration skills and creativity, specifically at UPT SDN Kebonsari 1 Tuban. To achieve this objective, a quantitative research methodology was employed, enabling the collection of objective, systematic, and measurable data. The target population consisted of all 57 students enrolled at UPT SDN Kebonsari 1 Tuban. Since the total population was less than 100, a total sampling technique was applied, involving the entire population as research subjects to ensure full data representation. Primary data were collected using closed-ended questionnaires and structured observation sheets, designed to capture both students’ observable learning behaviors and their self-reported perceptions of the instructional process. All instruments were validated and tested for reliability prior to data analysis. The collected data were processed using SPSS software and analyzed with multiple linear regression to determine the extent to which the independent variables (MMJ approach and ICT-based multimedia) collectively influence the dependent variables (collaboration and creativity). Findings revealed that the application of the MMJ learning strategy, supported by interactive multimedia technologies, significantly contributes to fostering students’ ability to collaborate effectively and enhances their creative potential during learning activities. These results support the notion that engaging, meaningful, and context-aware instructional designs are not only capable of improving student learning outcomes but also align closely with the development of 21st-century competencies.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT-BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK MAHASISWA KELAS 1 BK UNUGIRI Tawakkal, M. Iqbal; Djoko Apriono; Sumadi
BASA Journal of Language & Literature Vol. 5 No. 2 (2025): Bulan 10 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/basa.v5i2.24464

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low academic writing skills of students caused by learning that is still theory-oriented and does not involve direct experience. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of the Project-Based Learning (PjBL) model in improving the academic writing skills of first-year students of Guidance and Counseling (BK) UNUGIRI. The research method uses a quantitative approach with a pretest-posttest control group design. The research subjects consisted of 60 students who were divided into experimental and control groups. Data were collected through academic writing tests and analyzed using the t-test. The results showed that there was a significant difference between the experimental and control groups, where students who studied with the PjBL model showed a higher increase in academic writing skills. Thus, the PjBL model is effectively applied in academic writing learning in higher education.
Upaya Peningkatan Pemahaman tentang Pencegahan dan Penanganan dari Kekerasan Seksual di Lingkungan Universitas Dwi Wahyu Kartikasari; Djoko Apriono; Mario Fahmi Syahrial; Ammar Zaki
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 4 No. 3 (2024): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v4i3.2106

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk memahami terkait upaya perguruan tinggi khususnya Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ronggolawe dalam menjamin keamanan dan kenyamanan mahasiswa maupun dosen, dan karyawan terkait hak mereka dalam memperoleh perlindungan dari kekerasan seksual. Hal ini dilatar belakangi karena semakin maraknya kasus kekerasan seksual dilingkungan pendidikan yang dilakukan atas dasar relasi kuasa. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti berupaya mencari data melalui wawancara mendalam dari Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) dan pemangku kepentingan untuk mengetahui strategi yang dilakukan dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus Universitas PGRI Ronggolawe. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini ialah adanya upaya melalui pembentukan Satgas dan pemilihan anggota Satgas dari kalangan dosen dan mahasiaswa, sosialisasi kepada dosen dan ketua prodi, dan seluruh jajaran pengurus perguruan tinggi. Selanjutnya, sosialisasi dilakukan oleh Satgas kepada mahasiswa melalui perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam anggota Satgas. Muatan terkait pencegahan kekerasan seksual juga wajib ada di dalam Rencana Pambelajaran Semester.
PENERAPAN WEBSITE LITERACY CLOUD MELALUI AKUN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN LITERASI DIGITAL PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Pardi; Djoko Apriono; Agus Wardhono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47398

Abstract

The low ability of reading comprehension and digital literacy of elementary school students remains a serious problem in 21st-century learning. This condition was also found in fifth-grade students of UPT SD Negeri Sidonganti 2, Tuban Regency, who showed low reading comprehension scores and suboptimal use of learning technology. The government has provided Belajar.id accounts integrated with various digital platforms, one of which is the Literacy Cloud website. This study aims to examine the application of the Literacy Cloud website through Belajar.id accounts in improving reading comprehension skills and digital literacy of fifth-grade students. This research employed a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative method used a quasi-experimental pretest-posttest control group design, while the qualitative method used a case study. The research subjects consisted of 38 fifth-grade students divided into experimental and control groups. Data were collected through reading comprehension tests, digital literacy questionnaires, interviews, observations, and documentation. Quantitative data were analyzed using an independent t-test, while qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the application of the Literacy Cloud website through Belajar.id accounts significantly affected the improvement of reading comprehension ability (posttest mean: experimental group 83.47 vs. control group 71.26; significance value 0.000 < 0.05) and digital literacy (posttest mean: experimental 3.32 vs. control 2.74; significance 0.000 < 0.05). Qualitatively, learning became more active, engaging, and increased student motivation and engagement in digital reading activities.