Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pemberdayaan Remaja pada Pencegahan Dini Penyakit Menular Seksual (PMS) pada Remaja di Desa Bangun Rejo Tahun 2025 Srininta Srininta; Mesrida Simarmata; Kamelia Sinaga; Siti Nuraisyah; Febri Dyah; Cindi Desi Puspa Lumban Gaol
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): November: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i4.8256

Abstract

Background: Sexually transmitted diseases (STDs) are infectious diseases transmitted through sexual contact including vaginal, anal, oral intercourse and are caused by bacteria, viruses, and parasites, either directly or indirectly. Half of the 15-24 year olds contribute to sexually transmitted infections in the world. Objective: so that adolescents in Bangun Rejo Village are able to independently maintain their reproductive health to avoid sexually transmitted diseases. Method: Providing education about the prevention of sexually transmitted diseases in adolescents. The number of adolescents is 30 people. Population: all adolescents in Hamlet II, Bangun Rejo Village. Sample: all populations or total sampling. Data is frequency distribution. Results: before education, adolescents' knowledge about the prevention of infectious diseases was mostly lacking as many as 12 people (40%) and a minority of good as many as 7 people (23.3%), while after education, the results obtained were a majority of good as many as 16 people (53.3%) and a minority of less as many as 5 people (16.7%). Conclusion; There was an increase in knowledge after education about early disease prevention about sexually transmitted diseases in adolescents in Bangun Rejo Village. Suggestion: Provide counseling facilities for adolescents regarding sexually transmitted infections.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penggunaan Media Visual Pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Cipete 4 Tangerang Mawardi; Siti Nuraisyah; Khairiyah Salsabila; Rihaadatul’ Aisy; Putriyana Isnaini Halim; Eti Ernawati
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of fifth-grade students in science and science lessons, caused by the suboptimal use of learning media. The learning process is still dominated by lecture methods, resulting in students being passive and uninterested in the material. This study aims to improve student learning outcomes through the use of visual media in science and science lessons. The research method used was Classroom Action Research (CAR), implemented in two cycles, with stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 28 fifth-grade students. Data collection techniques included learning achievement tests, observation, interviews, and documentation. The results showed an increase in student learning outcomes in each cycle. In the pre-cycle, student learning mastery was 39.3%, increasing to 71.4% in the first cycle, and increasing again to 89.3% in the second cycle. Thus, the use of visual media has been proven to improve student learning outcomes in fifth-grade science and science lessons. Keywords: Visual Media, Learning Outcomes, Science and Science, Fifth Grade. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V pada pembelajaran IPAS yang disebabkan oleh kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif dan kurang tertarik terhadap materi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media visual pada pembelajaran IPAS. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada setiap siklus. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar siswa sebesar 39,3%, meningkat menjadi 71,4% pada siklus I, dan meningkat kembali menjadi 89,3% pada siklus II. Dengan demikian, penggunaan media visual terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V. Kata kunci: Media Visual, Hasil Belajar, IPAS, Kelas V
Love Circle Habit Model Based on Quranic Values in Developing Honest and Courageous Character in Early Childhood Fatimah, Neneng Siti; Nuraisyah, Siti; Fauziah, Rifka; Efendi, Dinda Mulyaman; Tarlam, Alam
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 4 (2025): Vol. 4 No. 4 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i4.978

Abstract

This study analyzes the effectiveness of the Love Circle habituation model based on Qur’anic values in developing honesty and bravery among early childhood students at TK Annahla Sykamandijaya, Subang Regency. Using a descriptive qualitative method, data were collected through observation, interviews, and documentation for four consecutive weeks. Findings indicate a significant improvement: honesty increased from 40% to 78%, and bravery increased from 35% to 82%. Statistical analysis shows growth rates of 95% (honesty) and 134% (bravery). The effect size (Cohen's d) was 2.53 for honesty and 3.13 for bravery, indicating a very strong impact. These improvements align with Qur’anic values such as Surah At-Taubah 119 (honesty) and Al-Baqarah 177 (moral courage). Thus, Love Circle is proven effective as an Islamic Social Emotional Learning (ISEL) model for early childhood character development.
Risk Management in Sharia Insurance: A Juridical Analysis on Legal Basis and Its Implementation Nazla Aina Afrinti Telaumbanua; Afri Kartika; Nazwa Salsabila Lubis; Siti Nuraisyah; Muhammad Ali Guntur
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 2 No. 3 (2025): Vol.2 No.3 Desember 2025
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v2i3.946

Abstract

Sharia insurance is basically based on the principle of help-help (ta'āwun) known as at-ta'mīn, takaful, and tazāmun. In contrast to conventional insurance, sharia insurance emphasizes a mechanism of mutual protection through the management of tabarru' funds  and the use of contracts in accordance with sharia principles. In practice, risk management in sharia insurance is not only an operational technical aspect, but also has a normatively binding legal dimension. This research aims to analyze the legal basis and implementation of risk management in sharia insurance from a juridical perspective. The research method used is normative juridical with a literature approach, through the collection of secondary data sourced from laws and regulations, fatwas of the National Sharia Council of the Indonesian Ulema Council, legal literature, and relevant scientific works. The results of the study show that risk management is an important legal instrument to anticipate uncertainty and potential losses that can hinder the achievement of sharia insurance goals. Risk is understood as uncertainty arising from internal and external factors of the institution. The implementation of risk management must be guided by the provisions of the Financial Services Authority and sharia principles to ensure legal compliance, participant protection, and the sustainability of the sharia insurance business.
PENINGKATAN KETERAMPILAN DAN KREATIVITAS MELALUI PEMBUATAN CERMIN HANDMADE ARTISTIK DARI KAWAT BULU DI LINGKUNGAN ASRAMA YATIM DAN DHUAFA PAMULANG Naira Mardova; Fionni Ratna Saputri; Tria Mahardika; Siti Nuraisyah
Prosiding Dedikasi: Pengabdian Mahasiswa Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): PROSIDING DEDIKASI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus dan kreativitas anak-anak yatim dan dhuafa melalui pelatihan pembuatan cermin handmade artistik berbahan kawat bulu. Berdasarkan hasil observasi awal, ditemukan beberapa permasalahan mitra, yaitu terbatasnya kegiatan pengembangan kreativitas yang terstruktur, minimnya variasi aktivitas keterampilan praktis, serta kurangnya media pembelajaran yang menarik untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode pelatihan praktik langsung (learning by doing) selama dua jam. Peserta diperkenalkan pada alat dan bahan, mendapatkan demonstrasi teknik pembentukan kawat bulu, serta dibimbing secara individual selama proses pembuatan cermin handmade. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan motorik halus dan kreativitas anak sebesar 85%, ditunjukkan melalui kemampuan anak dalam membentuk kawat bulu dengan lebih presisi, meningkatnya koordinasi tangan-mata, serta terciptanya desain cermin yang unik dan variatif. Selain itu, kegiatan ini turut meningkatkan rasa percaya diri anak-anak, terlihat dari antusiasme mereka dalam mempresentasikan hasil karya masing-masing. Temuan ini memperkuat hasil penelitian sebelumnya bahwa aktivitas kerajinan tangan efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik dan kreativitas anak. Secara keseluruhan, pelatihan kerajinan cermin handmade berbahan kawat bulu terbukti menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan. Diharapkan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin dengan variasi kerajinan lainnya guna mendukung pengembangan potensi anak secara berkelanjutan
Pemanfaatan Metode Weighted Product Dalam Menentukan Hp Iphone Bekas Yang Layak Dijual Di Tahun 2026 Di Konter R11 Store Chaisya Rany Pratama; Yusuf Mahardika; Siti Nuraisyah; Arjuna Praseta Sirait
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Nusantara (JIMNU) Vol. 3 No. 3 (2025): JIMNU - NOVEMBER
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jimnu.v3i3.623

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang komunikasi mobile. Selain itu, melalui pokok pembahasan yang dilakukan pada penelitian kali ini bertujuan untuk untuk dapat memberikan solusi yang sistematis dan objektif dalam menentukan produk iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Dan selain itu juga untuk bagian Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menerapkan metode Sistem Pendukung Keputusan (SPK) untuk dapat membantu proses penentuan iPhone bekas yang layak dijual di tahun 2026 pada Konter R11 Store. Maka berdasarkan hal tersebut pulah, maka pada penelitian kali ini menunjukkan hasil bahwa metode ini mampu memberikan rekomendasi yang jelas dan objektif dalam menentukan iPhone bekas yang paling layak untuk dijual di Konter R11 Store pada tahun 2026. Proses perhitungan dilakukan dengan mempertimbangkan bobot dan nilai setiap kriteria, sehingga menghasilkan nilai preferensi (Vi) yang merepresentasikan tingkat kelayakan masing-masing alternatif secara kuantitatif. Hasil akhir menunjukkan bahwa dari 15 alternatif iPhone bekas yang dianalisis, terdapat 5 unit dengan nilai preferensi tertinggi yang dinilai paling layak untuk dijual. Alternatif D14 menempati peringkat pertama dengan nilai preferensi sebesar 0,1018. Nilai ini menunjukkan bahwa D14 memiliki keunggulan paling optimal dibandingkan alternatif lainnya, sehingga sangat direkomendasikan sebagai prioritas utama dalam proses penjualan. Selanjutnya, alternatif D13 berada pada peringkat kedua dengan nilai preferensi 0,1011, yang memiliki selisih nilai sangat kecil dengan peringkat pertama, menandakan kualitas dan kelayakan yang hampir setara. Peringkat ketiga ditempati oleh alternatif D15 dengan nilai preferensi sebesar 0,077. Meskipun nilainya lebih rendah dibandingkan dua peringkat teratas, D15 tetap memenuhi kriteria kelayakan yang ditetapkan dan masih layak untuk dijual. Pada peringkat keempat dan kelima, alternatif D11 dan D10 memperoleh nilai preferensi masing-masing sebesar 0,069 dan 0,068.
PROBLEMATIKA KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN PESERTA DIDIK SMA DAN PENGEMBANGAN METODE SEDAYU SEBAGAI SOLUSI PEMBELAJARAN PAI Ratna Sukma Dewi; Siti Nuraisyah; Itim Patimah; Resi Purnama
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45827

Abstract

The ability to read the Qur’an is a fundamental competence that must be possessed by Muslim students in Islamic Religious Education (PAI). However, empirical conditions indicate that Qur’anic reading skills among senior high school students remain problematic. This study aims to describe students’ Qur’anic reading abilities, identify existing problems and influencing factors, and examine the development of the Sedayu method as a learning solution. This study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving Islamic Religious Education teachers and students. Data analysis was conducted using an interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through triangulation techniques. The results indicate that students’ Qur’anic reading abilities vary, and some students still lack mastery of pronunciation, fluency, and basic tajwid rules. These problems are influenced by internal and external factors, such as low motivation, lack of practice, limited instructional time, and less adaptive teaching methods. The Sedayu method contributes positively to improving students’ participation, confidence, and fluency. Therefore, this method is considered relevant and applicable in improving Qur’anic reading skills in PAI learning.
Pengaruh Penggunaan Gerakan Tangan dan Bernyanyi terhadap Menghafal Asmaul Husna pada  Usia 5-6 Tahun di RA Al-Wardah Pandeglang Siti Nuraisyah; Rosidah Rosidah; Muhiyatul Huliyah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gerakan tangan dan bernyanyi terhadap tingkat menghafal dan memahami makna Asmaul Husna pada anak usia 56 tahun di RA Al-Wardah Pandeglang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen menggunakan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari dua kelompok: kelas eksperimen dan kelas control. Instrumen pengumpulan data terdiri dari observasi, angket, dan tes yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji Mann Whitney dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan menghafal dan memahami makna Asmaul Husna pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata- rata posttest kelas eksperimen berada pada kategori berkembang sangat baik dengan peningkatan skor mencapai 81%100%.
Fenomena Kelautan dalam Al-Qur'an Menurut Agus S. Djamil: Studi tentang Batas Dua Laut, Kegelapan Laut, dan Sungai Bawah laut Dea Destiani; Regina Cahyani Putri; Vera Nungki; Siti Nuraisyah; Andi Rosa
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 5 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Mei 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i5.361

Abstract

This article examines three marine phenomena mentioned in the Qur'an based on the perspective of Agus S. Djamil as presented in his book Batas Dua Laut: Al-Quran Menyibak Rahasia Lautan (The Boundary Between Two Seas: The Qur'an Unveils the Secrets of the Ocean) (2012). The three phenomena discussed are the barrier between two seas (barzakh), the layers of darkness in the deep sea, and the existence of underwater rivers. This research employs a descriptive qualitative method with a library research approach to analyze the writing structure, interpretive method, and substance of Djamil's interpretation, as well as to compare them with the latest findings in oceanography and marine geology. The findings show that Djamil systematically organizes his book using an approach that combines popular and academic elements, moving from simpler to more complex phenomena, while inserting theological and economic connections in each section. The interpretive method used is a parallelist approach, which emphasizes the use of measurable empirical data as the basis for reading kauniyah (cosmic) verses, while avoiding potentially unstable theories. The substance of the interpretation introduces three progressive innovations. First, the concept of the barrier between two seas is examined not only vertically but also horizontally, creating a broader understanding of the gift of lu’lu wal marjan (pearls and coral). Second, the interpretation of QS An-Nur [24]: 40 regarding the darkness of the deep sea is reinforced with contemporary oceanographic data on thermoclines, significant light intensity reduction at depths exceeding 200 meters, and the presence of internal waves. Third, the phenomenon of underwater rivers is explained through the discovery of submarine canyons and submarine fans, which have only been identified thanks to modern technology. These three interpretations bring a new value in the form of istikhraj al-‘ilmi (scientific derivation) that is not merely theoretical but also applicative, and they make a significant contribution to the development of scientific exegesis (tafsir ilmi) in Indonesia.