Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Storytelling (Audio Visual) terhadap Kepatuhan Mencuci Tangan pada Anak Pra Sekolah di RA Baiturrahman Rembiga Kota Mataram Baiq Nurul Hidayati; Fitri Romadhonika; Anna Layla Salfarina
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 11 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v11i1.2023.480

Abstract

Menjaga tangan tetap bersih serta dapat membunuh kuman penyebab penyakit dapat dilakukan melalui kegiatan cuci tangan yang baik dan benar. Anak usia pra sekolah rentan mengalami penyakit infeksi akibat tidak mencuci tangan dengan baik dan benar. Tujuan peneliatian ini adalah untuk mengetahui pengaruh storrytelling (audio visual) terhadap kepatuhan mencuci tangan pada anak pra sekolah di RA Baiturrahman Rembiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen, adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yitu dengan desain 1 grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 30 orang anak pra sekolah dengan analisis data menggunakan uji t berpasangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh storytelling (audio visual) terhadap kepatuhan cuci tangan pada anak usia pra sekolah. Diharapkan dengan hasil penelitian ini, anak-anak sejak dini dapat belajar mengenai langkah cuci tangan dengan baik dan benar sesuai dengan anjuran WHO.
Hubungan Stress Keluarga Terhadap Kualitas Hidup Lansia di Sekarbela Mataram Harlina; Rias Pratiwi Safitri; Baiq Nurul Hidayati; Fitri Romadonika; Ida Aspiatun
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v12i2.2024.705

Abstract

Kualitas hidup lansia banyak dipengaruhi oleh harapan, tujuan, standar personal yang menyebabkan stress (perasaan tertekan). Hal ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kualitas hidup lansia menurun. Terutama sumber stress yang berasal dari keluarga. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres keluarga dengan kualitas hidup lansia. Desain penelitian ini adalah kualitatif korelasi.  Dengan jumlah Sampel sebanyak 90 lansia dalam 90 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang dilakukan di kelurahan karang pule wilayah kerja puskesmas karang pule kecamatan sekarbela. Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah kusioner. Analisis dengan menggunakan korelasi sperman rank. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai sing (2-tailed) 0.792 < 0,05. Dapat disimpulkan Ho tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres keluarga dengan kualitas hidup lansia di Kecamatan Sekarbela Mataram. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah keluarga lansia lebih memberikan perawatan dan kasih sayang serta rasa peduli kepada lansia agar kualitas hidup lansia terpenuhi. Selain itu perlu dukungan lansia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia, senam dan pengajian untuk mengurangi gangguan psikologis kesehatan fisik sosial serta perlu lebih diteliti apa saja penyebab tingkat stres pada lansia.
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB KEJADIAN IKTERIK PADA BAYI DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UNIVERSITAS MATARAM Romadonika, Fitri; Adithia Pratiwi, Eka; Nurul Hidayati, Baiq; Pratiwi Safitri, Rias
Medical : Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol 1 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/medical-jkk.v1i1.68

Abstract

ABSTRACT Jaundice or jaundice is a change in color to yellow that occurs in neonates or newborns in the sclera of the eye, mucosa and skin due to increased bilirubin levels in the blood. The impact of the factors that cause jaundice in babies is that if bilirubin levels increase excessively and are not excreted by the body, babies are more at risk of becoming deaf, suffering from cerebral palsy, brain damage (kernicterus) and even death. The factors that cause jaundice can come from maternal, perinatal and neonatal factors. The incidence of neonatal jaundice at the University of Mataram Hospital ranks second after BBLR. The purpose of the study was to find out the description of the factors that cause jaundice in infants in the NICU Room of the University of Mataram Hospital. The design of this study is descriptive. The population is all infants aged 0-28 days with sampling techniques using purposive sampling. The results of this study were obtained that the factors that cause neonatal jaundice in maternal factors with a gestational age of aterm (<37 weeks) were obtained (55.9%).The perinatal factor, namely the type of delivery carried out by SC (Section Caesarean) as much as (58.8%). The neonatal factor is low birth weight (BBLR) (52.9%). It is hoped that parents can find out the signs and symptoms of jaundice as early as possible and immediately take them to a health service facility to minimize the occurrence of jaundice complications. Keywords: Jaundice, Maternal, Perinatal, Neonatal
Pembentukan Komunitas Remaja Peduli Stroke Di Desa Grimak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Provinsi Nusa Tenggara Barat Nursukma P, Dewi; Romadonika, Fitri; Oktaviani, Elisa; Putri Rusiana, Harlina; Adithia P, Eka; Arifin, Zaenal; Nurul Hidayati, Baiq; Pratiwi Safitri, Rias
Jurnal LENTERA Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.719 KB) | DOI: 10.57267/lentera.v1i1.15

Abstract

The rapid development of technology and information today has had a significant impact on changes in people's behavior. Changes in behavior are often the main cause of the emergence of various types and forms of health problems, such as the high morbidity caused by Non-Communicable Diseases (PTM). One of the PTM which is a very serious health problem today is stroke. The purpose of this activity is to increase public awareness of the prevention of stroke disease through the formation of a community for teenagers who care about stroke. The method used in this activity is to form a youth community to have an activity plan oriented to the early prevention of Stroke. The people who are the targets in this activity are people in Grimak Indah Village, Narmada District, West Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province who are at risk of having a stroke. After the implementation of this service activity, it is hoped that it can increase public knowledge and awareness of the early prevention of Stroke
MENINGKATKAN PENGETAHUAN: PENGARUH BUDAYA PANTANGAN MAKANAN PADA IBU MENYUSUI TERHADAP KEJADIAN STUNTING DI MASYARAKAT Amri Yasir, Lalu; Layla Salfarina, Anna; Nurul Hidayati, Baiq; Putri Rusiana, Harlina; Ilham, Ilham; Isnani Hertin, Putri; Dwi Arika Martiana, Bq.
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i2.392

Abstract

The culture of food taboos for breastfeeding mothers is still strong in society and limits nutritional intake for breastfeeding mothers, which causes nutritional deficiencies in babies and toddlers. This is the basis for the Stikes Yarsi Mataram Service Team to carry out community service in the form of health education. This activity aims to increase public knowledge regarding the importance of meeting nutritional needs of breastfeeding mothers as a measure to prevent stunting in toddlers. The methods applied include the development of counseling materials, program socialization, small group counseling, and individual counseling and evaluation. The results showed a significant increase from 16.7% to 66.7% of breastfeeding mothers' knowledge in the good category. There is an increase in public knowledge about the importance of nutritional intake and the negative impact of the culture of food taboos, as well as behavioural changes in nutrition and balanced nutrition for breastfeeding mothers. The importance of understanding the need for balanced nutrition for breastfeeding mothers in preventing stunting is a shared responsibility in realising a healthy and strong generation of the nation.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kecerdasan Sosial Mahasiswa Keperawatan: Factors Contributing to the Sosial Intelligence of Nursing Students Rusiana, Harlina Putri; Safitri, Rias Pratiwi; Hidayati, Baiq Nurul; Salfarina, Anna Layla; Yasir, Lalu Amri
Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)
Publisher : Journal Nursing Research Publication Media (NURSEPEDIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/nrpm.v4i2.175

Abstract

Latar Belakang: Gempuran teknologi membentuk mahasiswa yang tidak berkarakter dan lemah secara sosial. Karakteristik ini berdampak pada dunia kerja. Perguruan tinggi keperawatan tidak hanya membekali mahasiswanya dengan intelektualitas saja melainkan juga kecerdasan sosial. Peran kecerdasan sosial diperlukan untuk mendukung dalam bertahan di dunia kerja. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, lama studi dan keterlibatan dalam aksi sosial terhadap kecerdasan sosial. Metode: Desain yang digunakan adalah cross-sectional dengan pendekatan deskriftif analitik. Jumlah sample sebanyak 93 mahasiswa tingkat akhir pada program studi sarjana dan vokasi.Tromoso Sosial Intelligence Scale untuk mengukur kecerdasan sosial dan kuisioner data peneliti, dengan uji statistik chi-square.  Hasil: Uji hipotesis variabel jenis kelamin P = 0,152, usia dengan nilai P = 0,084 (α = 0,05) artinya tidak ada hubungan dengan kecerdasan sosial. Sedangkan lama studi memiliki nilai P = 0,036, aksi kerelawanan nilai P = 0,018 (α = 0,05) dimana terdapat hubungan dengan kecerdasan sosial. Kesimpulan: Faktor dominan yang paling mempengaruhi kecerdasan sosial adalah aksi kerelawanan. Sehingga perlu untuk ditingkatkan keterlibatan mahasiswa pada kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini bisa diturunkan kedalam kurikulum.
A Case Study of the Sasak People in Sade Village, NTB: Mopping Tradition with Cow Dung and the Risk of ARI Amri Yasir, Lalu; Layla Salfarina, Anna; Firdha Kholaeda, Jora; Fitriana, Dewi; Hidayati, Baiq Nurul
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/jisym.v15i1.446

Abstract

In West Nusa Tenggara Province, acute respiratory infections pose a serious health risk, particularly to young children. Understanding the custom of utilizing cow dung in Sade Village, Central Lombok Regency, and determining its association with ARI risk are the objectives of this study. The the method of case studies, qualitative research is employed to fully comprehend the custom of mopping with cow dung to reduce the danger of ISPA. According to the findings, there was a substantial negative influence on health, particularly for children between the ages of one and six, when cow dung was used as a cleaning agent and floor glue. Due to the possibility of airborne and dustborne contamination, the risk of ARI rises when cow dung contains pathogenic bacteria. This conclusion is reinforced by data on pediatric illnesses in Sade Village, such as colds, coughs, allergies, and diarrhea, which are correlated with frequent ARI symptoms. The link between cultural and health factors in the Sade Village community is complicated, and this research helps to clarify that. A comprehensive education effort is required to offer a clearer awareness of the connection between the dangers of ARI and cow dung usage practices.   ABSTRAK Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, infeksi saluran pernapasan akut menimbulkan risiko kesehatan yang serius, terutama pada anak-anak. Mengetahui kebiasaan memanfaatkan kotoran sapi di Desa Sade, Kabupaten Lombok Tengah, dan mengetahui hubungannya dengan risiko ISPA menjadi tujuan penelitian ini. Metode studi kasus, penelitian kualitatif digunakan untuk memahami sepenuhnya kebiasaan mengepel dengan kotoran sapi untuk mengurangi bahaya ISPA. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh negatif yang cukup besar terhadap kesehatan, terutama pada anak-anak berusia antara satu sampai enam tahun, ketika kotoran sapi digunakan sebagai bahan pembersih dan perekat lantai. Karena kemungkinan kontaminasi melalui udara dan debu, risiko ISPA meningkat ketika kotoran sapi mengandung bakteri patogen. Kesimpulan ini diperkuat dengan data penyakit anak-anak di Desa Sade, seperti pilek, batuk, alergi, dan diare, yang berkorelasi dengan gejala ISPA yang sering terjadi. Keterkaitan antara faktor budaya dan kesehatan di masyarakat Desa Sade rumit, dan penelitian ini membantu memperjelas hal tersebut. Diperlukan upaya edukasi yang komprehensif untuk memberikan kesadaran yang lebih jelas tentang hubungan antara bahaya ISPA dan praktik penggunaan kotoran sapi.
Efektivitas Sistem Informasi Desa terhadap Akurasi Data Kependudukan: Studi Kuantitatif di Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah Zainuddin, Lalu Ahmad; Nurul Hidayati, Baiq
PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2025): PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Kalibra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/perseptif.v3i3.444

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Village Information System on the accuracy of population data in Pringgarata District, Central Lombok Regency. Accurate population data are essential for development planning and public service delivery at the village level. This research employs a quantitative approach with an explanatory design. Data were collected through structured questionnaires distributed to village officials directly involved in population data management. Data analysis was conducted using descriptive statistics and simple linear regression. The results indicate that the effectiveness of the Village Information System has a positive and significant effect on population data accuracy. A system that is easy to use, reliable, and efficient in data processing reduces input errors and improves data consistency and timeliness. These findings confirm the importance of village-level digital systems in enhancing the quality of population data. Nevertheless, maximizing system benefits requires adequate human resource capacity and effective village administrative governance.
Kreativitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Pemongkong dengan Menggunakan Model Pembelajaran Number Head Together Hidayati, Baiq Nurul
YASIN Vol 1 No 1 (2021): OKTOBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.679 KB) | DOI: 10.58578/yasin.v1i1.1

Abstract

This study aims to determine and described the learning creativity of elementary school students using the number head together learning model. This research method is a literature review research method. The stages of this literature review are data collection, data reduction, data display, discussion, and conclusions. The results showed that from 17 articles published from 2010-2020 about the number head together learning model and learning creativity of elementary school students, there were 2 articles that matched these variables. The number head together learning model can increase the learning creativity of elementary school students. The novelty of this research is the connection between one article and another that discusses the same topic. The impact of the results of this study is the increasing number of literature review studies to reinforce existing theories.
MENINGKATKAN KAPASITAS ORANG TUA DALAM MENDIDIK REMAJA USIA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI DI KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH TAHUN 2024 Lalu Amri Yasir; Anna Layla Salfarina; Baiq Nurul Hidayati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41391

Abstract

Pernikahan dini merupakan masalah serius yang masih dihadapi masyarakat di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Data menunjukkan bahwa Lombok Tengah memiliki angka pernikahan anak tertinggi di Nusa Tenggara Barat, mencapai 48,64%. Di era teknologi informasi, remaja usia sekolah menengah pertama rentan terhadap pengaruh negatif media digital, yang dapat mendorong keputusan untuk menikah dini. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam mendidik remaja guna mencegah pernikahan dini, melalui pelatihan literasi digital, penguatan komunikasi keluarga, dan penerapan nilai-nilai budaya lokal. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Pujut dengan melibatkan 60 peserta. Hasil survei pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan orang tua terkait dampak pernikahan dini (35% menjadi 85%), peran teknologi dalam pendidikan anak (50% menjadi 78%), dan strategi mendidik remaja di era digital (40% menjadi 80%). Metode interaktif seperti diskusi, simulasi, dan role-play terbukti efektif dalam mengubah pola pikir dan meningkatkan keterampilan orang tua. Program ini menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif berbasis budaya dan teknologi untuk mengatasi pernikahan dini. Diharapkan kegiatan ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa untuk mendukung pemberdayaan keluarga dalam membangun generasi muda yang berkualitas.