Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Proyek Berbantuan Adobe Animate pada Pembelajaran IPA Zulkarnain Zulkarnain; Johri Sabaryati; Linda Sekar Utami; M. Isnaini; Khairil Anwar; Islahudin Islahudin
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v6i1.43284

Abstract

ABSTRAK Pembelajaran IPA di sekolah menengah umumnya masih menggunakan pendekatan konvensional yang belum optimal dalam memfasilitasi pemahaman siswa terhadap konsep yang bersifat abstrak dalam materi tersebut. Kondisi ini menuntut inovasi media pembelajaran yang interaktif dan berbasis teknologi. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan media pembelajaran interaktif IPA berbasis proyek dengan bantuan perangkat lunak Adobe Animate. Penelitian ini juga bertujuan menilai kelayakan serta tingkat kepraktisan media pembelajaran berdasarkan penilaian ahli dan pengalaman pengguna (siswa). Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas VIII SMPN 2 Montong Gading sebanyak 24 orang. Teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pedoman wawancara, lembar validasi dari ahli media dan materi, serta kuesioner untuk mengukur respon siswa. Teknik analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase skor kelayakan dan kepraktisan, yang selanjutnya diinterpretasikan berdasarkan kategori yang telah ditetapkan. Hasil penelitian mengungkap bahwa media yang dirancang mendapatkan rata-rata validasi dari ahli media sebesar 90,25% dan dari ahli materi sebesar 92%, yang keduanya dikategorikan sangat layak. Selain itu, tingkat kepraktisan berdasarkan respon siswa mencapai 83%, sehingga termasuk dalam kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis Adobe Animate dengan pendekatan proyek dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA yang lebih interaktif, aplikatif, dan sesuai tuntutan abad ke-21. Kata kunci : Media Interaktif, Adobe Animate, Berbasis Proyek, IPA, Pengembangan Media.
Analysis of Difficulty in Cognitive Learning Outcomes of Grade X Students on Newton’s Law at Senior High School 3 Wera Almumtahanah Almumtahanah; Johri Sabaryati
Journal of Computers for Science and Mathematics Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Journal of Computer for Science and Mathematics Learning
Publisher : Scientia Publica Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70232/kjydw303

Abstract

The difficulties students face in solving the problem can be an indicator of the extent to which they have mastered the material. Therefore, it is necessary to identify the causes of these difficulties and find solutions to address them. This study aims to determine the level of difficulty in the cognitive learning outcomes of 10th-grade students on Newton’s laws at SMAN 3 Wera and to identify the factors causing these difficulties. This research is a descriptive study with a qualitative approach, involving a sample of 30 students from class X1 at Senior High School (SMAN) 3 Wera. The data collection methods used include tests, interviews, and documentation, with data analysis involving data reduction and verification or conclusion drawing. Based on the research results and discussion, it can be concluded that: (1) The highest level of difficulty in the cognitive learning outcomes of 10th-grade students is found in the C6 cognitive domain (Evaluation), with only 20% of students able to answer C6 questions. Conversely, the least difficulty is found in the C1 cognitive domain (Understanding), with a success rate of 64.07% and 35.93% of students unable to answer the questions. In the C2 cognitive domain (Understanding), the success rate is 60.83%, in the C3 domain (Application) it is 63.3%, with 36.7% of students unable to answer the questions. The moderate difficulty levels are found in the C4 domain (Analysis) with a success rate of 51.7%, in the C5 domain (Synthesis) with a success rate of 53.3%, and in the C6 domain (Evaluation) with a success rate of 46.6%. (2) The factors causing the difficulties in the cognitive learning outcomes of 10th-grade students in solving problems on Newton’s laws at SMAN 3 Wera are (a) difficulty in understanding the problems in the questions and (b) lack of carefulness and haste.
PENGUATAN LITERASI ASESMEN GURU MELALUI PELATIHAN ANALISIS BUTIR SOAL MENGGUNAKAN SOFTWARE 3S-CTT Johri Sabaryati; Linda Sekar Utami; Zulkarnain Zulkarnain; Muhammad Isnaini; Islahudin Islahudin; Ahyati Kurniamala Niswariyana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 4 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i4.39687

Abstract

Abstrak: Analisis butir soal merupakan tahapan penting untuk memastikan kualitas instrumen evaluasi, namun praktik ini belum dilakukan secara sistematis oleh sebagian guru karena keterbatasan penguasaan statistik, kesiapan data, dan hambatan penggunaan perangkat lunak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi asesmen guru melalui pelatihan analisis butir soal berbasis Classical Test Theory menggunakan software 3S-CTT. Mitra kegiatan adalah SMP Muhammadiyah di Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat dengan peserta 10 orang guru. Data praktik menggunakan paket soal pilihan ganda sebanyak 30 butir beserta respons siswa atau data latihan yang disiapkan oleh tim. Metode kegiatan disusun dalam tiga tahap, yaitu pra-kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pra-kegiatan meliputi koordinasi mitra, identifikasi kebutuhan, penyusunan modul, dan penyiapan data latihan. Tahap pelaksanaan mencakup sosialisasi konsep CTT, demonstrasi 3S-CTT, praktik input data, analisis, dan interpretasi output. Tahap evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, checklist keterampilan, telaah output, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik membantu guru memahami indikator tingkat kesukaran, daya pembeda, reliabilitas, dan efektivitas pengecoh serta menyusun rekomendasi perbaikan butir. Kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan evaluasi pembelajaran berbasis data di sekolah mitra.Abstract: Item analysis is an important stage in ensuring the quality of assessment instruments; however, it has not been implemented systematically by many teachers due to limited statistical knowledge, data readiness, and software-related barriers. This community service program aimed to strengthen teachers' assessment literacy through item analysis training based on Classical Test Theory using 3S-CTT software. The partner was a Muhammdiyah of junior secondary school in West Lombok, West Nusa Tenggara, involving 10 teachers. The practice used a 30-item multiple-choice test package along with students' response data or training data prepared by the team. The program was organized into three stages: pre-activity, implementation, and evaluation. The pre-activity stage included partner coordination, needs identification, module development, and preparation of practice data. The implementation stage covered CTT concept introduction, 3S-CTT demonstration, data input practice, analysis, and output interpretation. The evaluation stage used pre-test, post-test, observation, skill checklist, output review, and reflective discussion. The results indicate that practice-based training helped teachers understand item difficulty, discrimination power, reliability, and distractor effectiveness and formulate item improvement recommendations. This program is expected to serve as a model for strengthening data-driven classroom assessment in partner schools.