Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA GAME ONLINE “LINGOKIDS” UNTUK MENGENALKAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA SISWA TAMAN KANAK-KANAK Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah; Ilham Ilham; M Hudri; Ahmad Afandi
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9621

Abstract

Abstrak: Penggunaan gadget bagi anak bagai dua mata pisau. Di satu sisi memberikan dampak yang berbahaya bagi pengembangan karakternya, namun di sisi lain juga memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak, namun. Oleh karena itu, untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan social anak maka dapat dikatakan bahwa penggunaan aplikasi Lingokids ini sangat membantu dalam memperkaya dan meningkatkan pengetahuan kosakata bahasa inggris. Ada hal penting dengan menerapkan aplikasi ini yaitu anak pada umumnya memiliki sikap positif terhadap pembelajaran seperti kosakata melalui ponsel, walaupun di sisi lain, keterbatasan teknologi dan aktivitas pembelajaran yang tidak biasa dapat menghalangi kemampuan anak khususnya dalam mengenalkan dan meningkatkan kosakata anak.Abstract:  The use of gadgets like two blades for children. On the one hand, it has a harmful impact on their character development, but it provides many benefits for children's development also. Therefore, to develop language and social skills, it can be said that the use of this lingokids application helps students in enriching and increasing knowledge of English vocabulary. There is an important thing by applying lingokids games in vocabulary learning, namely that students generally have a positive attitude towards learning through smartphones, although, technological limitations and unusual learning activities can hinder children's abilities, especially in English vocabulary.
THE IMPLEMENTATION OF SPELLING BEE TO ENRICH THE GEOGRAPHY STUDENTS ENGLISH VOCABULARY Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah; Ilham Ilham; Muhammad Hudri; Ahmad Afandi
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i2.9567

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dengan penerapan permainan spelling bee berpengaruh untuk memperkaya kosakata bahasa Inggris mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain metode mixed yang melibatkan pengujian apakah permainan khususnya spelling bee memberi mereka motivasi untuk memperoleh pengetahuan kosa kata. Sampel penelitian adalah 25 siswa dengan prosedur purposive sampling. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan permainan spelling bee berpengaruh dan memperkaya kosakata bahasa Inggris mahasiswa. Dengan menggunakannya permainan ini dapat membuat pembelajaran mahasiswa menjadi menyenangkan dan dapat dimengerti. Namun, hal itu menunjukkan sedikit saja namun ada perbedaan dalam nilai rata-rata oral dan post-test. Pada siklus 1 rata-rata tingkat kelompok siswa adalah 19 dengan 40% kategori cukup dengan skor 10-15 dan 60% baik dengan skor 20-25, dan pada siklus 2 rata-rata pengetahuan kosakata siswa kelompok adalah 23 dengan tingkat kategori baik atau 100% dari 5 kelompok yang terlibat dalam penelitian ini dengan skor 20-25. Oleh karena itu dapat disarankan agar para dosen khususnya dosen pengampu mata kuliah bahasa Inggris menggunakan media yang menarik, tetapi juga menggunakan metode yang menarik untuk meningkatkan pengetahuan kosakata mahasiswa terutama menggunakan permainan seperti permainan spelling bee. Abstract:  The research purposed of study at investigating by implementation of spelling bee game has effect to enrich the first semester students of Geography in english vocabulary. It has employed mixed method design involving test whether game especially spelling bee is giving them motivation to acquire vocabulary knowledge. The sample was 25 students by purposive sampling procedure. The finding revealed that spelling bee game employing has effect and enrich the students english vocabulary. By using it is frequently designed to make the students enjoyable and understandable. However, it showed that there is significant difference in mean score of oral and post-test. In cycle 1, the average level of students group is 19 with 40% is fairly category in 10-15 score and 60% is good with 20-25 score, and in cycle 2, the group students average of their vocabulary knowledge is 23 with the category level is good or 100 % from the 5 groups are involved in this research with 20-25 score. It is proposed that the teachers, especially, the English teachers should be use an interesting media, but also, the methods also to enhance the student vocabulary knowledge especially using the game like spelling bee game.
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS BAGI PEDAGANG ASONGAN DI KAWASAN WISATA PANTAI SENGGIGI Ilham Ilham; Hijril Ismail; Irwandi Irwandi; Hidayati Hidayati; Rima Rahmania; Muhammad Hudri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.12198

Abstract

ABSTRAKPenjualan souvenir dan kerajinan yang bernilai tinggi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para pedagang asongan untuk memperoleh keutungan yang lebih baik. Kemampuan bahasa Inggris yang baik sangat penting bagi para pedagang asongan untuk bertransaksi dan memberikan penjelasan produk yang mereka jual. Tingkat kepercayaan para wisatawan akan lebih tinggi apabila para pedagang asongan mampu bertransaksi dan memberikan penjelasan saat menjual produk. Kendala bahasa yang dihadapai oleh para pedagang asongan belum  banyak mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun stakeholder. Kondisi tersebut menjadikan para pedagang asongan tidak maksimal memasarkan produk  mereka  kepada wisatwan mancanegara. Oleh karena itu  tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada pedagang asongan di kawasan pantai Senggigi untuk meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris. Mitra dari pelatihan ini adalah pedagang asongan yang berjualan di kawasan wisata pantai Sengigi. Para pedagang asongan ini menjual berbagai souvenir, kaos dan pernak-pernik perhiasan. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan menggunakan bahasa Inggris praktis dengan menggunakan bahasa Inggris ketika melakukan transaksi jual beli dengan pembeli . Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kemampuan percakapan bahasa Inggris para pedagang asongan mengalami peningkatan  baik dari aspek kosakata, tata bahasa, pengucapan , kelancaran dan akurasi. Kata kunci: pedagang asongan; kawasan wisata; senggigi ABSTRACTSales of high-value souvenirs and crafts should give benefit for hawkers to get better profits. Good English skills are very important for hawkers to transact and provide explanations of the products they sell. The level of trust of tourists will be higher if the hawkers are able to transact and provide explanations when selling products. The language barrier faced by hawkers has not received much attention from local governments and stakeholders. This condition makes the hawkers do not optimally market their products to foreign tourists. Therefore the purpose of this activity is to provide training to hawkers in the Senggigi beach area to improve English conversation skills. The partners of this training are hawkers who sell in the Senggigi beach tourism area. These hawkers sell various souvenirs, t-shirts and jewelery trinkets. The training method is carried out using practical English training methods when making buying and selling transactions with buyers. The results of this empowerment activity show that the English conversation skills of the hawkers have increased both in terms of vocabulary, grammar, pronunciation, fluency and accuracy. Keywords: hawkers; tourism areas; senggigi
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH MATARAM Ilham Ilham; Muhammad Hudri; Irwandi Irwandi; Rima Rahmaniah; Hijril Ismail; Hidayati Hidayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14714

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu anak-anak panti asuhan dalam mengembangkan kemampuan  bahasa inggris. Pengabdian ini dilakukan bagi anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah dengan jumlah peserta 14 orang. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam tiga tahapan : (1) tahap pengamatan, (2) tahap pengajaran, dan  (3) tahap evaluasi.  Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kemampuan  bahasa Inggris anak-anak Panti Asuhan mengalami peningkatan  baik dari aspek kosakata, tata bahasa, pengucapan , kelancaran dan akurasi. Kata kunci: pendampingan; kemampuan bahasa inggris; panti asuhan. ABSTRACTThis community service aims to help orphanage children in developing English language skills. This community service was conducted for the children of Muhammadiyah orphanage with a total of 14 participants. The method in the training was carried out using the training method. Community service activities are carried out in three stages: (1) observation stage, (2) teaching stage, and (3) evaluation stage.  The results of this service show that the English language skills of the orphanage children have improved in terms of vocabulary, grammar, pronunciation, fluency and accuracy. Keywords: mentoring; english language skills; orphanage.
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN BAGI SISWA SMPN DI PINGGIRAN KOTA MATARAM Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Hijril ismail; Fauzi Bafadal; M. Hudri; Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19602

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan survey awal yang dilakukan oleh tim PKM pengabdian masyarakat Univeritas Muhammadiyah Mataram, tim menemukan bahwa siswa-siswa di SMPN 17 Mataram mengalami kesulitan dalam belajar Bahasa Inggris, hal ini disebabkan karena kurangnya  pembelajaran yang bervariasi yang mengapilkasikan teknik-teknik pembelajaran yang menyenangkan. Mitra sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah siswa kelas VII SMPN 17 Mataram sejumlah 35 orang. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris siswa dalam pembelajaran bahasa. Kegiatan ini bertemakan kegiatan belajar bahasa inggris yang menyenangkan dengan metode games untuk menyampaikan materi bahasa inggris yang menyenangkan.  Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan.  Pencapaian hasil pengabdian masyarakat ini adalah menigkatnya kemampuan peserta dalam menguasai beberapa kosakata dengan benar, peserta telah memahami  cara menulis kalimat sederhana dengan benar dan peserta dapat berbicara bahasa Inggris. Kata kunci: belajar bahasa inggris; pembelajaran yang menyenangkan; games ABSTRACTBased on an initial survey conducted by the community service team of Muhammadiyah Mataram University, the team found that students at SMPN 17 Mataram had difficulty learning English, this was due to the lack of varied learning that applied fun learning techniques. The target partners of this training activity are seventh grade students of SMPN 17 Mataram totaling 35 people. This community service activity aims to improve students' English language skills in language learning. This activity is focused on fun English learning activities with the method of games to deliver fun English material.  The method in training is carried out using the training method.  The results of this community service is the improvement in the ability of participants to master some vocabulary correctly, understood how to write simple sentences correctly and speak simple English. Keywords: learning English; fun learning; games