Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PRISMA

KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL GEOMETRI KUBUS DAN BALOK Norma Nur Hikmawati; Novi Andri Nurcahyono; Pujia Siti Balkist
PRISMA Vol 8, No 1 (2019): Jurnal PRISMA Volume 8, No 1 tahun 2019
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v8i1.648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tertulis siswa dalam menyelesaikan soal geometri kubus dan balok serta untuk menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penentuan subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan memilih 2 siswa dari setiap kategori hasil tes dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Analisis data melalui tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan tinggi telah memenuhi semua aspek kemampuan komunikasi matematis, yaitu aspek menulis, menggambar dan ekspresi matematika. Subjek dengan kemampuan sedang dan rendah dominan pada aspek menulis dan menggambar dan kesulitan untuk mengekpresikan ide-ide matematisnya ke dalam aspek ekspresi matematika. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kemampuan komunikasi matematis yaitu proses pembelajaran, sikap dan pemahaman siswa, serta pembiasaan pemberian latihan soal.Kata Kunci : komunikasi matematis, aspek komunikasi matematis, geometri
Analisis Pembelajaran Matematika di Sekolah Penggerak dalam Menjalankan Kurikulum Merdeka di Masa Pandemi Pujia Siti Balkist; Siti Patimah; Nova Perlita
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (a) Menganalisis modul ajar matemaika yang digunakan oleh guru pelaksana program sekolah penggerak; (b) Menganalisis pembelajaran matematika di kelas pelaksana program sekolah penggerak; dan (c) Menganalisis penilaian matematika di kelas pelaksana program sekolah penggerak. Metode Penelitian ini adalah metode campuran yang menggunakan model Explanatory Design dengan langkah-langkah (1) proses kuantitatif dengan melibatkan penilai untuk modul ajar, asesmen, proses pembelajaran dari luar ruang lingkup penelitian diantaranya Fasilitator Sekolah Penggerak daerah lain, guru SMA daerah lain dan dosen yang tidak terlibat dalam Program Sekolah Penggerak ;(2) proses kualitatif yang dikuatkan dengan observasi dan wawancara yang dilaksanakan peneliti sekaligus berperan sebagai fasilitator sekolah penggerak dari 4 sekolah subjek penelitian; dan (3) proses interpretasi data dan penyimpulan dari hasil kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yakni 4 Sekolah Penggerak dampingan peneliti. Ketiga tahapan penelitian tersebut berfokus pada kemampuan berpikir matematis yang merupakan salah satu profil pelajar Pancasila yakni berpikir kritis dan kreatif. Analisis modul ajar didapat visualisasi modul ajar, muatan materi dan muatan profil pelajar Pancasila pada modul ajar secara menyeluruh dari subjek penelitian sudah baik. Analisis pembelajaran berdiferensiasi pada proses pembelajaran belum tampak. Analisis asesmen menunjukkan muatan asesmen diagnostik dan muatan asesmen berdiferensiasi sama-sama masih kurang baik. Selain itu rata-rata penilaian untuk muatan stimulus kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada modul ajar, pembelajaran dan asesmen yang digunakan belum optimal.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa MTs Menggunakan Soal Cerita Islami Rida Misbah; Yanti Mulyanti; Pujia Siti Balkist
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis menggunakan soal cerita islami. Subjek penelitian yang digunakan yaitu 3 orang siswa kelas VII-B Mts Tarbiyatul Falah yang berada di Selabintana dan sudah mempelajari materi perbandingan. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan metode deskriptif kualitatif dengan instrumen utama adalah peneliti sendiri dan didukung instrumen tes satu butir soal uraian dan wawancara. Soal uraian tersebut akan mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berdasarkan indikator pemecahan masalah menurut Polya dan didukung kesimpulan hasil wawancara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes dan wawancara kepada subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi mampu memenuhi keempat tahapan polya dalam menyelesaikan soal cerita islami, yaitu: memahami masalah, menyusun rencana, menyelesaikan perencanaan, dan memeriksa kembali. (2) Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang mampu memenuhi ketiga tahapan polya dalam menyelesaikan soal cerita islami, yaitu: memahami masalah, menyelesaikan perencanaan, dan memeriksa kembali. (3) Siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah mampu memenuhi kedua tahapan polya dalam menyelesaikan soal cerita islami, yaitu: memahami masalah dan menyelesaikan perencanaan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Self Confidence Asari, Tri Rahayu; Balkist, Pujia Siti; Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2440

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan hal penting yang harus dimiliki siswa. Hal itu dikarenakan kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan umum dari pembelajaran matematika, bahkan bisa disebut sebagai jatungnya matematika, pemecahan masalah juga merupakan proses inti dan dalam kurikulum matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskrisikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self confidence. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualiiatif yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 3 orang yang masing-masing diambil dari hasil angket self confidence pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) siswa yang memiliki self confidence tinggi berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi, 2) siswa yang memiliki self confidence sedang berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah, 3) siswa yang memiliki self confidence rendah berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah.
Penerapan Model SFAE dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Saqdiah, Halima Tus; Imswatama, Aritsya; Balkist, Pujia Siti
PRISMA Vol 12, No 2 (2023): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v12i2.3365

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan komunikasi matematis siwa dalam menyelesaikan soal antara yang menggunakan model Student Facilitator and Explaining dengan pendekatan contextual Teaching and Learning, model Student Facilitator and Explaining, dan model konvensional. Metode penelitian yang digunakan Quasi Experimental dengan desaian penelitian Pretest-posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Kesehatan Harapan Bunda sebanyak 132 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling, sampel yang digunakan berjumlah 88 siswa yang terbagi dalam tiga kelas yaitu X Keperawatan 1, X Keperawatan 2, X Keperawatan 3. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Instrument yang digunakan sebanyak empat butir soal kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi trigonometri, lembar observasi dan dikumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan pendekatan contextual teaching and learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional dan model pembelejaran student facilitator and explaining learning lebih baik daripada model pembelajaran konvensional.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTs Plus As-Sa’idah pada Materi Aljabar Fitria, Riska; Imswatama, Aritsya; Balkist, Pujia Siti
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2451

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan materi aljabar. Penelitian ini dilakukan di MTs Plus As-Sa’idah kelas VII J melibatkan 20 orang siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen terdiri dari soal pemahaman konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan uji intrumen tes. Tes yang dikerjakan oleh siswa diberikan penilaian disetiap indikator untuk mengetahui bahwa siswa tergolong dalam kategori kemampuan pemahaman konsep tinggi, rendah dan sedang. Ada 7 indikator yang akan tes kepada siswa yaitu: (1) Menyatakan ulang sebuah konsep, (2) Mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep, (3) Memberikan contoh dan noncontoh dari suatu konsep, (4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, (5) Mengembangkan syarat perlu/syarat cukup dari suatu konsep, (6) Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, (7) Mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah. Setiap indikatornya mewakili satu soal. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa subjek S10 dan S3 memiliki kemampuan pemahaman konsep tinggi dan S1 memiliki kemampuan pemahaman konsep rendah.