Claim Missing Document
Check
Articles

Model Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi yang Dibarengi dengan Tindak Pidana Pencucian Uang Melalui Platform Digital Obe, Redentor Goncalinho Antonio; Nay, Florianus Aloysius
Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik Vol 4 No 2 (2022): Juli : Saraq Opat: Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/saraqopat.v4i2.325

Abstract

The purpose of this study is to describe and find out about the model of punishment for criminal acts of corruption accompanied by money laundering. This research method uses an approach with a normative juridical design approach. Data collection techniques using literature studies as well as data analysis techniques include: (1) presentation, (2) data reduction, and (3) collection and leveraging. The results of the study were: The model for punishing the perpetrators of criminal acts of corruption accompanied by criminal acts of money laundering, which has a predicate crime of corruption on a criminal basis, is in accordance with article 3 of Law Number 8 of 2010 concerning criminal acts of corruption, while in the case of corruption which was accompanied by a criminal act of corruption in the criminal act of the Supreme Court in the results of the meeting of the criminal chamber of the Supreme Court of the Republic of Indonesia, Tangerang No. applying the absorption system is sharpened in accordance with the teachings in article 65 of the Criminal Code. The conclusion of this study is that the teaching about consensus on the results of the meeting of the criminal chamber of the Supreme Court of the Republic of Indonesia in Tangerang has a legal basis that becomes Guinding's guidance/punishment or legal basis in order to be able to revise again the model of punishment that should be given to people who commit crimes involving money and corruption.
Analysis of Physical Activity in Atoni Meto Traditional Sports on North Central Timor Regency Talan, Rudobertus; Nay, Florianus Aloysius; Andiwatir, Alexius
Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) Vol. 6 No. 1 (2022): Jp.jok (Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan)
Publisher : Physical Education, Health and Recreation Study Program, Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/jp.jok.v6i1.910

Abstract

The purpose of the study was to determine the physical activity and traditional sports of Atoni Meto in North Central Timor Regency. The initial stage of the research method is that researchers develop research instruments that will be used to explore information from sources in depth through direct observation (observation), in-depth interviews, focus grup discussion, and documentation studies to find physical activities and traditional sports Atoni Meto "Mantika" in North Central Timor Regency. In the data analysis process, the research team was based on the Miles and Huberman analysis model: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing (verification). The results showed that the physical components contained in the traditional Atoni Meto sport in North Central Timor Regency were the values of sportsmanship, endurance, strength, coordination, balance, and accuracy. Some of these sports components can be integrated into the learning process of Physical Education in Sports and Health at the elementary, middle, and high school levels.
Mathematical Knowledge of Fala Foka by The Takpala Indigenous People Andrian Runtius Lalang; Florianus Aloysius Nay
EduMatSains : Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains Vol 10 No 1 (2025): July
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/edumatsains.v10i1.7159

Abstract

ala foka is a warehouse and dwelling house of the Abui tribe who live in Takpala Traditional Village. In the construction of this house there is mathematical knowledge. This mathematical knowledge in the construction of fala foka can also be called ethnomathematics. This study aims to explore the mathematical knowledge contained in the construction of fala foka. Data collection methods include documentation, observation and interviews with indigenous people and teachers. The sources were obtained using snowball sampling. The results of this study are in the form of base 25 numbers in reed ties, geometry in the form of triangles and lines on the vertices, geometry in the form of rectangular pyramids on the roof of fala foka, geometry in the form of triangles on the roof shape, rectangles on the pelupu and dilation knowledge on the floor of each level of fala foka, the concept of rectangular area on the pelupu.
Sosialisasi Pengenalan Konsep Etnomatematika kepada Siswa dan Guru SMA Negeri 3 Amarasi Timur Osniman Paulina Maure; Andrian Runtius Lalang; Sefri Imanuel Fallo; Florianus Aloysius Nay; Fernince Pote; Kamelia Mauleto
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.305

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini yaitu sebagai berikut: (1) Mengedukasi dan memberikan pemahaman terkait kaitan budaya dan matematika kepada guru dan siswa SMA Negeri 3 Amarasi Timur; (2) Sebagai referensi bagi guru dalam mengembangkan strategi ataupun model dalam mengajar matematika di SMA Negeri 3 Amarasi Timur; dan (3) Mampu meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mempelajari matematika di sekolah. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini terdiri 4 tahapan yang meliputi observasi, persiapan, pelaksanaan, dan refleksi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan PKM disimpulkan bahwa para siswa dan guru termotivasi mengikuti kegiatan PkM tersebut dikarenakan materi etnomatematika yang dipaparkan Tim PkM berkaitan dengan budaya, tradisi, dan praktik sehari-hari masyarakat Amarasi Timur. Selama kegiatan PkM, siswa dan guru terlibat aktif dalam bertanya dan menjawab pertanyaan Tim PkM. Selain itu, siswa juga dapat menjelaskan konsep etnomatematika yang terdapat pada masyarakat Amarasi Timur yang belum dipaparkan oleh Tim PkM. Melalui kegiatan PkM ini siswa lebih termotivasi untuk mempelajari materi matematika di sekolah, siswa lebih mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya lokal masyarakat Amarasi Timur melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan kearifan lokal, serta guru dapat menintegrasikan etnomatematika dalam pembelajaran matematika di SMA Negeri 3 Amarasi Timur.
Pelatihan Kepemimpinan Kreatif untuk Siswa SMP St. Angela Atambua: Mencetak Gen Z Creative Leaders Alexius Andiwatir; Florianus Aloysius Nay; Rudobertus Talan; Sefri Imanuel Fallo
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i2.323

Abstract

Kegiatan pengbadian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan karakter siswa SMP Santa Angela Atambua melalui pengalaman belajar yang komprehensif dan berbasis pada keterlibatan aktif. Program ini dilaksanakan selama lima hari, dengan fokus pada pengembangan keterampilan mandiri, komunikasi efektif, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan ini mencakup berbagai materi, termasuk pengembangan keterampilan presentasi, problem solving, public speaking, serta wawasan nusantara. Selain itu, kegiatan ini melibatkan games simulasi dan latihan baris berbaris untuk memperkuat kerja sama tim dan disiplin.Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% siswa mengalami peningkatan keterampilan public speaking, dan 75% siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan kerja sama tim. Dosen Universitas San Pedro berperan sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran, menyediakan wawasan teoretis dan praktis tentang kepemimpinan melalui pendekatan aplikatif dan interaktif. Siswa menunjukkan respons positif dengan terlibat aktif dalam setiap fase kegiatan, mengembangkan keterampilan praktis, serta membangun karakter kepemimpinan yang bertanggung jawab, beretika, dan berkomitmen terhadap kebaikan bersama. Program ini berhasil memperkuat kemampuan kepemimpinan siswa, memberikan kontribusi positif bagi perkembangan karakter siswa di masa depan, serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap budaya Indonesia dan nilai-nilai sosial yang mendalam.
IMPLEMENTASI BUDAYA GONG DAN TAMBUR DAERAH TTS KECAMATAN AMANUBAN SELATAN PADA PEMBELAJARAN SENI BUDAYA Once Aprianti Puay; Dian Elmeang Lakusaba; Leberina Siku; Florianus Aloysius Nay
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v7i1.6350

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji implementasi budaya gong dan gendang di daerah Timor Tengah Selatan ( TTS ) khususnya di Kecamatan Amanuban Selatan dalam konteks pendidikan seni budaya di sekolah . Budaya gong dan gendang merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan budaya lokal yang memiliki nilai estetika dan sejarah tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan budaya gong dan gendang dalam pendidikan seni budaya tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap seni tradisional tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal . Selain itu, kegiatan ini mendorong partisipasi aktif siswa dalam melestarikan budaya lokal. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah-sekolah di Kecamatan Amanuban Selatan mengintegrasikan unsur-unsur budaya lokal ke dalam kurikulum seni budaya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi siswa terhadap warisan budaya mereka
MENYULAM NUSANTARA: EKSPLORASI ALAT MUSIK RINDING/KNOBE OH KABUPATEN TTS PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Maria Dolorosa Fransiska Tefa; Margaritha Batti; Florianus Aloysius Nay
Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo) Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar Borneo (Judikdas Borneo)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/judikdasborneo.v7i1.6342

Abstract

Traditional musical instruments are an integral part of Indonesia's rich and diverse culture. One particularly fascinating instrument is the Rinding/Knobe, which originates from South Central Timor Regency (TTS), East Nusa Tenggara. This musical instrument not only holds artistic value but also represents the cultural identity of the local community. This study aims to explore the potential of the traditional musical instrument Rinding/Knobe Oh in Indonesian language learning within the Merdeka Curriculum. Using a qualitative approach, this research analyzes data from interviews, observations, and documentation to understand how this instrument can integrate local cultural values into the learning process. The findings indicate that introducing the Rinding/Knobe Oh musical instrument can enhance students' interest and motivation, enrich their learning experience, and contribute to the preservation of local culture. This culture-based learning approach not only helps students grasp language concepts but also fosters a sense of appreciation for the nation's cultural heritage. The implications of this study highlight the importance of integrating local arts and culture into the curriculum to create a more meaningful and relevant learning experience for students.
Tinjauan Kurikulum di Lembaga Bimbingan Belajar Taruna Akademia Kupang Florianus Nay; Makarius Bria; Sefri Fallo; Rudobertus Talan
Journal of Education Sciences: Fondation & Application Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Pendidikan Nonformal Universitas Muhammadiyah Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56959/jesfa.v4i1.109

Abstract

Pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa, salah satunya melalui lembaga bimbingan belajar (bimbel). Implementasi kurikulum dalam bimbel menjadi faktor krusial dalam mendukung efektivitas pembelajaran dan pencapaian akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau kurikulum di Lembaga Bimbingan Belajar Taruna Akademia, mengidentifikasi keunggulan dan tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas kurikulum. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen kurikulum. Subjek penelitian terdiri dari tutor, siswa, dan pihak manajemen bimbel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dalam implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum di Taruna Akademia disusun dengan mengacu pada kurikulum nasional, namun memiliki fleksibilitas dalam penyesuaian materi sesuai dengan kebutuhan siswa. Metode pengajaran yang diterapkan bersifat interaktif, seperti diskusi, latihan soal, dan simulasi ujian, yang terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan, seperti keterbatasan sumber daya pembelajaran dan alokasi waktu yang kurang optimal.
Eksplorasi Proses Berpikir Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Bernadus Bin Frans Resi; Florianus Aloysius Nay
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4212

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual mengindikasikan bahwa proses berpikir matematis belum berkembang secara optimal. Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan, membangun model matematis, serta melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses berpikir matematis siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Proses berpikir matematis yang dikaji mencakup empat indikator, yaitu pemahaman masalah, pemodelan matematis, penyelesaian, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi eksploratif. Subjek dipilih secara purposif berdasarkan variasi kemampuan matematis. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir matematis siswa berlangsung bertahap dan dipengaruhi oleh kemampuan awal. Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan pola berpikir yang lebih sistematis dan reflektif, sedangkan siswa berkemampuan sedang dan rendah mengalami kendala terutama pada tahap pemodelan dan refleksi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan dinamika proses berpikir matematis siswa secara kontekstual dalam pembelajaran berbasis PMR. Implikasinya, pembelajaran matematika perlu dirancang dengan menekankan penggunaan masalah kontekstual, pemanfaatan representasi visual, serta penguatan aktivitas reflektif secara terstruktur