Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengembangan Bahan Bacaan Literasi Berbasis Kearifan Lokal Berbentuk Flipbook untuk Siswa Utama Widyalaya Astika Dharma I Komang Gede Selamet Kumara Priantara; I Nengah Sueca; I Wayan Numertayasa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.1939

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan bahan bacaan literasi berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook untuk siswa Utama Widyalaya Astika Dharma. Jenis penelitian ini adalah Pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan model ADDIE. Penelitian ini dilaksanakan di Utama Widyalaya Astika Dharma. Subjek penelitian ini adalah dua validasi ahli pada aspek isi dan desain ilustrasi bahan bacaan literasi. Prosedur pengembangan bahan bacaan literasi berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook terdiri atas empat langkah, yaitu analisis kebutuhan siswa dan guru, rancangan desain, tahap pengembangan bahan bacaan literasi, dan uji validitas. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu angket atau kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dan guru membutuhkan bahan bacaan literasi yang sesuai dengan perkembangan zaman, relevan, interaktif, menarik, mengusung tema kearifan lokal, dan disajikan dalam format digital. Maka, dikembangkan novel berbasis kearifan lokal berbentuk flipbook untuk siswa Utama Widyalaya Astika Dharma, dan hasil validasi ahli pada aspek isi bahan bacaan literasi memperoleh skor 86 dengan persentase 95,5 yang termasuk dalam kategori “Sangat Valid”. Sementara itu, hasil validasi ahli pada aspek desain ilustrasi bahan bacaan literasi, diperoleh skor sama, yaitu 86 dengan persentase 95,5, yang juga termasuk kategori “Sangat Valid”. Hasil ini menunjukkan bahwa bahan bacaan literasi yang dikembangkan sangat layak digunakan sebagai bahan bacaan literasi untuk siswa di Utama Widyalaya Astika Dharma.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING DENGAN MODEL GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS 5 DI SD NEGERI 2 SUMITA Sudarmana, I Gede Agus; Sueca, I Nengah; Suardana, I Putu Oka
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 9 No 2 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i2.4689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode Discovery Learning dengan model gamifikasi untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas 5 di SD Negeri 2 Sumita. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Sumita. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 di SD Negeri 2 Sumita. Penelitian ini dilaksanakan melalui 2 siklus, dengan empat tahap, yaitu (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Metode pengumpulan data ini, yaitu observasi dan tes, dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode Discovery Learning dengan model gamifikasi terbukti efektif meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas 5 di SD Negeri 2 Sumita. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata yang diperoleh pada pra-siklus I sebesar 69,16 dengan ketuntasan klasikal 16,6%. Kemudian, pada siklus I mengalami peningkatan nilai rata-rata 74,6 dengan ketuntasan klasikal 72,2%. Lalu meningkat signifikan pada siklus II yang memperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 87,5 dengan ketuntasan klasikal 88,8%. Hal ini membuktikan bahwa pemilihan media yang lebih interaktif dapat memperkuat efektivitas metode yang digunakan.
Optimalisasi penggunaan alat peraga IPA aplikatif dan penguatan karakter siswa melalui pengembangan SIMAS (Sarana Inspiratif Modul Aktivitas Sains) bermuatan karakter di SDN 2 Manukaya N.W.S. Darmayanti; I Nengah Sueca; I Putu Andika Subagya Putra; Ni Komang Jesica; Ni Made Kembar Rianti; Ni Putu Murniasih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.34263

Abstract

AbstrakProses pembelajaran IPA di sekolah mitra masih menghadapi sejumlah keterbatasan, antara lain keterbatasan alat praktikum, rendahnya pemahaman guru terhadap penggunaan KIT (Kotak Instrumen Terpadu), serta kurangnya keterampilan dalam menyusun bahan ajar bermuatan karakter maupun media praktikum yang menarik. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk: (1) menyediakan alat peraga IPA di sekolah mitra, (2) meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan alat peraga IPA, (3) melatih guru menyusun Modul Aktivitas Sains bermuatan karakter sebagai inovasi pembelajaran, (4) melatih guru menggunakan aplikasi Scratch sebagai media praktikum IPA, dan (5) menyediakan buku yang memuat nilai-nilai karakter. Kegiatan dilaksanakan bersama 10 guru SD N 2 Manukaya, Tampaksiring, Gianyar, melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelatihan dan pendampingan, evaluasi melalui presentasi dan konsultasi, serta implementasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi serta pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekitar 80% guru mampu mengoperasikan KIT IPA, menyusun modul aktivitas siswa bermuatan karakter, dan mengembangkan media pembelajaran IPA berbasis aplikasi Scratch. Kata kunci: optimalisasi; KIT; IPA; modul aktivitas siswa; Scratch. AbstractThe science learning process at the partner school remains constrained by limited practicum equipment, insufficient teacher competence in utilizing the Integrated Instrument Box (KIT), and inadequate skills in developing character-based teaching materials and engaging practicum media. This Community Service Program (PKM) was designed to: (1) provide science teaching aids for the partner school, (2) strengthen teachers’ ability to effectively use science teaching aids, (3) facilitate the development of Character-Based Science Activity Modules as an instructional innovation to foster character education, (4) enhance teachers’ capacity to employ the Scratch application as practicum media in science learning, and (5) provide books incorporating character values. The program involved 10 teachers from SD N 2 Manukaya, Tampaksiring, Gianyar, and was implemented through four stages: preparation, training and mentoring, evaluation through presentation and consultation, and implementation. Program evaluation, conducted through observation and pretest–posttest, revealed that approximately 80% of participants successfully operated the KIT, developed character-based activity modules, and designed digital practicum media using Scratch. Keywords: optimization; KIT; IPA; student activity module; Scratch.
Optimalisasi pembelajaran bahasa inggris berbasis gamifikasi dalam implementasi kurikulum merdeka Luh Made Dwi Wedayanthi; I Nengah Sueca; I Putu Andika Subagya Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27385

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan di Indonesia, termasuk penyempurnaan kurikulum yang mempengaruhi pengajaran di semua level. Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, memiliki peran penting di era globalisasi dan teknologi. Pengajaran bahasa Inggris sejak usia dini dinilai efektif dalam meningkatkan akses informasi dan teknologi. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran bahasa Inggris di SDN 1 Sulahan melalui pendekatan gamifikasi, yang diterapkan pada siswa kelas 1 dan kelas 4 sebagai perwakilan kelas rendah dan tinggi. Program ini terdiri dari pelatihan guru mengenai strategi pengajaran, penggunaan media gamifikasi online dan offline, serta pengembangan media ajar berbasis digital. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan motivasi siswa dan penguasaan kosakata bahasa Inggris melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Pendampingan di kelas 1 dan kelas 4 juga memperlihatkan bahwa siswa lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar bahasa Inggris. Dengan demikian, program ini berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Inggris dasar di SDN 1 Sulahan, Bali. Kata kunci: gamifikasi; bahasa inggris; kurikulum merdeka; pengajaran berbasis teknologi Abstract Technological advancements have brought significant changes to the educational landscape in Indonesia, including curriculum improvements that affect teaching at all levels. English, as an international language, plays a crucial role in the era of globalization and technology. Teaching English from an early age is considered effective in enhancing access to information and technology. This community service program aims to optimize English learning at SDN 1 Sulahan through a gamification approach, implemented for 1st and 4th-grade students as representatives of lower and upper grades. The program includes teacher training on teaching strategies, the use of online and offline gamification media, and the development of digital-based teaching materials. The results of this program showed an increase in students' motivation and mastery of English vocabulary through interactive and enjoyable learning methods. Assistance in 1st and 4th-grade classes also demonstrated that students became more interested and motivated to learn English. Therefore, this program successfully delivered a positive impact on improving the quality of basic English teaching at SDN 1 Sulahan, Bali. Keywords: gamification; english; merdeka curriculum; technology-based teaching
Implementasi Kegiatan Tari Tradisional Dalam Meningkatkan Pembentukan Karakter Siswa di Desa Sulahan Sita Cahyani, Ni Kadek; Sueca, I Nengah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7628

Abstract

Kegiatan pelatihan tari tradisional di Balai Banjar Alisbintang, Desa Sulahan, dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya rasa percaya diri, disiplin, dan kemampuan kerja sama pada siswa sekolah dasar di wilayah tersebut. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pembentukan karakter anak melalui pembelajaran seni tari berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS), dengan pelaksanaan selama empat bulan dan diikuti oleh 10-15 siswa kelas II-VI. Indikator karakter yang diukur meliputi kepercayaan diri, disiplin, dan kerja sama melalui observasi terstruktur pada setiap sesi latihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan karakter yang cukup signifikan. Rata-rata keaktifan dan keberanian tampil meningkat dari 40% pada awal kegiatan menjadi 85% pada akhir program. Tingkat kedisiplinan ditinjau dari kehadiran dan ketepatan waktumeningkat dari 60% menjadi 90%. Kemampuan kerja sama dalam latihan kelompok juga mengalami kenaikan dari 50% menjadi 88%. Selain itu, peserta menunjukkan perkembangan pada aspek motorik, ekspresi, dan kreatifitas gerak. Dengan demikian, pelatihan tari tradisional menggunakan metode PALS terbukti efektif dalam memperkuat nilai-nilai karakter siswa serta menjadi media yang relevan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Bali. Temuan ini menegaskan bahwa seni tari dapat dijadikan strategi konkret dalam pembentukan karakter anak.
Implementasi Kegiatan Literasi Ratu Dongeng Untuk Pendidikan Karakter Anti Bullying Pada Taman Kanak-Kanak Wikantari Pertami, Ni Wayan Ovinita; Numertayasa, I Wayan; Sueca, I Nengah
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1069

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kegiatan literasi "Ratu Dongeng" untuk pendidikan karakter anti-bullying pada di TK Pratama Widya Pasraman Surya Dhayana Kresna Besakih. Kegiata literasi yang dikemas menarik seperti "Ratu Dongeng" menggabungkan cerita moral dan interaksi sosial untuk membantu anak-anak memahami dan menerapkan prinsip-prinsip positif yang berkaitan dengan sikap anti-bullying. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakn data, observasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kegiatan litersi "Ratu Dongeng" memiliki efek positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter anti bullying pada anak-anak di TK. Anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya menghormati dan mendukung teman sebaya, serta peningkatan kemampuan mereka untuk mengidentifikasi perilaku bullying dan mengambil tindakan untuk mencegahnya. Temuan ini memiliki peran nyata bagi dunia pendidikan, khususnya untuk memperkuat strategi anti bullying di TK. Kegiatan literasi "Ratu Dongeng" sebagai salah satu cara yang efektif untuk membangun karakter positif dan mengurangi perilaku bullying di lingkungan pendidikan anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pendidik memilih cara terbaik untuk membangun karakter anti-bullying pada anak-anak.
IMPLEMENTASI KLINIK LITERASI BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI MEMBACA DAN NUMERASI SISWA KELAS 2 SD N 6 JEHEM Desak Putu Sri Sulatri; I Nengah Sueca; Nurul Isnaini Fitriyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca dan numerasi siswa kelas 2 SD N 6 Jehem melalui implementasi klinik literasi berbantuan media interaktif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi klinik literasi berbantuan media interaktif dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca dari 77,27% menjadi 91,81%, serta kemampuan numerasi dari 89,09% menjadi 94,54%. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kedua aspek kemampuan siswa. Oleh karena itu, disarankan bagi guru untuk menerapkan model pembelajaran ini dalam proses belajar mengajar guna meningkatkan hasil belajar siswa.
PEMANFAATAN MEDIA INTERAKTIF CANVA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA UNTUK SISWA KELAS AWAL DI SD NEGERI 1 SONGAN Putu Pratiwi Warapsari; I Nengah Sueca; Putu Beny Pradnyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan media interaktif Canva dalam pembelajaran membaca pada siswa kelas awal di SD Negeri 1 Songan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dua orang guru kelas I dan II serta 40 siswa kelas awal yang terdiri atas 21 siswa kelas I dan 19 siswa kelas II. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Canva digunakan oleh guru sebagai media visual dan audio yang menampilkan cerita bergambar, infografis, dan kuis interaktif dalam pembelajaran membaca. Media ini berhasil meningkatkan minat, keterlibatan, dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Canva memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa kelas awal. Faktor pendukung keberhasilan pemanfaatan media ini meliputi tersedianya perangkat teknologi, koneksi internet di sekolah, dan kesiapan guru dalam mengelola media. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat di rumah, gangguan teknis, serta rendahnya literasi digital pada beberapa siswa. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan bagi guru agar pemanfaatan media digital semakin optimal dalam pembelajaran literasi dasar
PENERAPAN METODE BERCERITA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IV SD INPRES MANTAWA C Siti Julaeha; I Nengah Sueca; Putu Beny Pradnyana
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : ITP Marakandeya Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59789/deiksis.v8i1.426

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan keterampilan dasar yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar. Di kelas IV SD Inpres Mantawa C, ditemukan permasalahan berupa rendahnya kelancaran berbicara, keterbatasan kosakata, kurangnya kepercayaan diri, serta struktur kalimat yang tidak runtut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode bercerita dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, menganalisis peningkatan kemampuan berbicara siswa, serta menelaah respon mereka terhadap kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, melibatkan 15 siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kelancaran, keberanian, serta kemampuan siswa dalam menyusun cerita secara runtut dan ekspresif. Respon siswa pun sangat positif, tercermin dari antusiasme dan partisipasi aktif selama pembelajaran. Dengan demikian, metode bercerita terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan layak diterapkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.