Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPRODUKSI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 TEMBUKU SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2016/2017 I Komang Wijana; I Wayan Numertayasa; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.517 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memproduksi teks negosisasi dan untuk mengetahui respons siswa kelas X Akuntansi dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Tembuku yaitu siswa kelas X Akuntansi yang nilai kemampuan memproduksi teks negosiasinya belum mencapai KKM. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Tembuku yang terdiri dari 20 siswa. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam dua siklus yang pada setiap siklusnya terdapat empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan kuesioner. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan kriteria keberhasilan adalah nilai siswa mencapai skor rerata minimum 70 dan ketuntasan klasikal minimum 85%. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan memproduksi teks negosiasi siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Tembuku. Hal ini dapat dilihat skor rata-rata kemampuan memproduksi teks negosiasi pada siklus I sebesar 69,90 dengan ketuntasan klasikal 60% yang tergolong belum tuntas. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79,25 dengan ketuntasan klasikal mencapai 90%, tergolong tuntas dan sudah mencapai target yang ditetapkan peneliti. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan kemampuan memproduksi teks negosiasi siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Tembuku Tahun Pelajaran 2016/2017.
PENGEMBANGAN BAHAN BACAAN SISWA KELAS RENDAH DENGAN MEMANFAATKAN CERITA OGOH – OGOH BALI I Komang Agus Farnita; I Nyoman Sudirman; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.942 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk mengetahui kebutuhan siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan literasi di sekolah. Kedua untuk menambah bahan bacaan yang menunjang kegiatan literasi siswa kelas rendah di SDN 3 Rendang. Penelitian pengembangan bahan literasi siswa kelas rendah dengan memanfaatkan cerita ogoh – ogoh Bali dikembangkan menggunakan rancangan penelitian pengembangan (Research and Develovment). Pada penelitian ini peneliti membatasi tahap pengembangan dan peneliti menggunakan 4 tahap penelitian antara lain: 1) Identifikasi potensi masalah, 2) Pengumpulan data, 3) Penyusunan bahan ajar, 4) Validasi bahan literasi. Berdasarkan penjelasan dan hasil validasi ahli dapat dinyatakan bahwa hasil pengembangan bahan literasi siswa kelas rendah dengan memanfaatkan cerita ogoh-ogoh Bali skor yang diperoleh berdasarkan angket dilihat dari segi muatan isi adalah 67,5. Berdasarkan rumus sekala likert yang dijelaskan pada BAB III rata-rata validasi yang diperoleh mendapatkan kategori sangat valid. Sedangkan rata-rata skor yang diperoleh berdasarkan angket dilihat dari segi struktur buku adalah 68. Berdasarkan rumus sekala likert yang dijelaskan pada BAB III rata-rata validasi yang diperoleh mendapatkan kategori sangat valid. Dan rata-rata skor yang diperoleh berdasarkan angket dilihat dari segi ilustrasi buku adalah 68,5. Berdasarkan rumus sekala likert yang dijelaskan pada BAB III rata-rata validasi yang diperoleh mendapatkan kategori sangat valid.
PENGGUNAAN APLIKASI WATTPAD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SISWA KELAS VII SMP N 2 KINTAMANI Ni Putu Riania; I Nengah Sueca; I Wayan Numertayasa
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.056 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah yang pertama Untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi membaca pada siswa kelas VII C SMP N 2 Kintamani setelah mengikuti pembelajaran menggunakan Aplikasi Wattpad. Sedangkan yang Kedua untuk Untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi menulis pada siswa kelas VII C SMP N 2 Kintamani setelah mengikuti pembelajaran menggunakan Aplikasi Wattpad. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan metode pengumpulan data berupa Tes dan RPP.Hasil penelitian ini adalah yang pertama Penggunaan aplikasi wattpad dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa kelas VIIC SMP N 2 Kintamani tahun pembelajaran 2021/2022 hal ini terlihat dari kemampuan Literasi membaca siswa pada data awal dengan rata – rata sebesar 54,6 kemudian pada siklus I meningkat menjadi 67,18 dan pada Siklus II meningkat menjadi 80,62. Sedangkan yang kedua Penggunaan aplikasi wattpad dapat meningkatkan kemampuan literasi menulis siswa kelas VII C SMP N 2 Kintamani pada tahun pembelajaran 2021/2022. Hal ini terlihat kemampuan literasi menulis siswa pada data awal sebesar 51,8, kemudian pada siklus I sebesar 66,87 dan pada Siklus II meningkat menjadi 80,31.
PENGGUNAAN MEDIA INFOGRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMANTEKS KELAS X AKL 1 SMKN 1 BANGLI Ni Nyoman Martini; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman Teks Eksposisi pada siswa-siswi kelas X AKL 1 (Akuntansi Keuangan Lembaga 1), SMK N 1 Bangli dengan menggunakan media infografis.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dri penelitian ini adalah siswa kelas X AKL 1 yang berjumlah 27 orang dengan perincian (4) siswa putra dan (23) siswa putri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data dengan metode kualitatif yaitu melalui wawancara dengan beberapa pertanyaan terkait masalah yang dihadapi oleh siswa. Setelah data kualitatif diperoleh, maka siswa akan diberikan infografis salah satu teks eksposisi dan 5 buah pertanyaan terkait teks eksposisi yang diberikan. Hasil penelitian dapat dilihat melalui sejauh mana siswa benar dalam menjawab soal dan akan dibuktikan melalui nilai yang diperoleh dari 5 soal yang telah di berikan. Dari media infografis yang diberikan, siswa sangat antusias dalam mengamati serta menjawab pertanyaan dengan cepat dan benar hanya dengan membaca gambar dalam infografis.Dalam penelitian ini, terlihat semua siswa sibuk mencari jawaban dan tidak ada yang malas lagi.Berdasarkan hasil penelitian, dari 27 siswa lebih dari 90% siswa menjawab semu soal dengan benar. Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan infografis dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahamanteks eksposisi kelas X AKL 1 SMKN 1 BANGLI.
KEMAMPUAN LITERASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS MULTIMODAL DI KELAS X SMA N 2 BANGLI I Nengah Sueca; Jero Balian Alitan Santi Purnama Dewi
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1)kemampuan literasi membaca dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis multimodal, (2) kemampuan menulis siswa dalam pembelajaran Bahasa indonesia berbasis multimodal di kelas X SMA N 2 Bangli. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XD SMA N 2 Bangli yang berjumlah 36 siswa. Metode yang digunakan pada penlitian ini berupa analisis deskriptif kuantitatif . hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Kemampuan literasi membaca dalam pelajaran Bahasa indonesia bebrbasis multimodal di kelas X SMA N 2 Bangli tergolong baikdengan skor rata-rata sebesar 74,59, (2) Kemampuan literasi menulis dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis multimodal di kelas X SMA N 2 Bangli tergolong baikdengan skor rata-rata siswa sebesar 77,53.
PERAN POJOK BACA SEBAGAI WADAH LITERASI DIGITAL DALAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMK PRAJA PANDAWA BANGLI Ni Komang Sindi Ari Santi; I Nengah Sueca
Jurnal Pendidikan DEIKSIS Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan DEIKSIS
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat dalam mengembangkan potensi anak didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, terampil, kreatif, dan mandiri. Oleh karena itu SMK Praja Pandawa Bangli mengaplikasikan pojok baca disetiap ruang kelas dari kelas X sampai XII agar semua siswa-siswi memiliki kesempatan yang sama dan masing-masing fokus pada kelasnya tanpa mengganggu kelas yang lain. Pojok baca merupakan suatu sudut ruang di dalam kelas sebagai tempat untuk berliterasi. Siswa-siswi disediakan bacaan digital melalui google clasroom yang materinya berisi tentang penguatan profil pancasila, seperti bacaan digital yang bertemakan tentang perjuangan, dan anti bullying. Untuk mempermudah jalannya program ini mahasiswa PPL mencantumkan link bacaan digital di pojok baca sehingga siswa-siswi bisa dengan mudah mengakses bacaan digital tersebut.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM “RATU DONGENG” DI DESA PEMPATAN Nadi, Ni Komang Ayu Suri; Adiwijaya, Pande Agus; Sueca, I Nengah
Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Dasar Rare Pustaka
Publisher : STKIP Suar Bangli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.356 KB) | DOI: 10.59789/rarepustaka.v4i1.107

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk penanaman dan penguatan nilai-nilai karakter pada siswa melalui kegiatan Ratu Dongeng dalam pembentukan karakter siswa. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai karakter yang berbasis Ratu Dongeng di desa Pempatan. Hasil penelitian kegiatan Ratu Dongeng ini dapat menguatkan 9 dimensi nilai-nilai karakter yang mendapatkan respons sangat sesuai, yaitu Religius, Disiplin, Kerja keras, Mandiri, Rasa ingin tahu, Semangat kebangsaan, Menghargai prestasi, Gemar membaca dan Tanggung jawab. Terdapat 7 nilai karakter lainnya yang mendapatkan responsesuai, yaitu Jujur, Toleransi, Cinta tanah air, Komunikatif, Cinta damai, Peduli lingkungan, dan Peduli sosial. Dimensi nilai karakter Kreatif dan Demokratis mendapatkan respon yang kurang sesuai.
Strategi Guru dalam Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter pada Siswa SD Damayanti, Avita; Sueca, I Nengah; Darmayanti, Ni Wayan Sri
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i2.23957

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi guru dalam Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Siswa SD Negeri 1 Kawan Bangli; dan (2) mengetahui kendala dalam penguatan nilai-nilai pendidikan karakter siswa di SD N 1 Kawan Bangli. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Wali Kelas 1-6, dan Guru Agama Hindu. Objek Penelitian pada Penelitian ini adalah stategi guru dalam Penguatan Nilai-Nilai Pendidikan Karakter. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan (1) ada empat strategi yang digunakan oleh guru dalam penguatan nilai-nilai pendidikan karakter, yakni (a) pembiasaan; (b) kegiatan spontan; (c) keteladanan; dan (d) pengondisian; (2) kendala yang dialami oleh guru dalam penguatan nilai-nilai pendidikan karakter di SD N 1 Kawan Bangli adalah pengondisian siswa.Abstract: This research aims to (1) find out teachers' strategies for strengthening the character education values of students at SD Negeri 1 Kawan Bangli; and (2) find out the obstacles in strengthening the character education values of students at SD N 1 Kawan Bangli. This type of research is qualitative descriptive research. The subjects of this research were the Principal, Home Teacher for Classes 1-6, and Hindu Religion Teacher. The object of research in this research is teacher strategies in strengthening character education values. The data collection methods used were observation and interviews. The results of this research show (1) there are four strategies used by teachers in strengthening character education values, namely (a) habituation, (b) spontaneous activities, (c) example, and (d) conditioning; (2) The obstacle experienced by teachers in strengthening the values of character education at SD N 1 Kawan Bangli is student conditioning.
Pendekatan Karyawisata Berbasis Proyek dalam Pembelajaran Teks Deskripsi Bahasa Inggris di SMK Pratiwi, Ni Kadek Rina; Sueca, I Nengah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 6, No 6 (2024): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v6i6.7720

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kepercayaan diri siswa kelas X Kuliner 1 dalam belajar teks deskripsi Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan karyawisata berbasis proyek dalam pembelajaran teks deskripsi Bahasa Inggris di kelas X Kuliner I SMK N 4 Bangli. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan melibatkan 34 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta tes berbicara. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pendekatan karyawisata berbasis proyek terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa, dengan rata-rata nilai mencapai 82,9%. Siswa menunjukkan semangat belajar yang tinggi, rasa percaya diri dalam berbahasa Inggris meningkat, dan mereka mengembangkan keterampilan interpersonal serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan karyawisata berbasis proyek memiliki potensi besar untuk menjadi model pembelajaran yang ideal untuk diterapkan di berbagai mata pelajaran, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Selain efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa, pendekatan ini juga membuat belajar lebih menarik dan bermakna bagi siswa.
Pengembangan Modul Literasi Numerasi dalam Penguatan P5 Noviyanti, Ni Wayan Mia Noviyanti; Sueca, I Nengah
Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 17 No. 2 (2024): Lentera
Publisher : STKIP PGRI Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52217/lentera.v17i2.1583

Abstract

Literacy and Numeracy skills are essential for enhancing students' capabilities across various fields. Based on this premise, the study aimed to develop a Literacy and Numeracy Module tailored to the needs of Astika Dharma students, who primarily excel in physical and non-academic areas. This research employed a Research & Development (R&D) approach, which involved assessing (Research) the needs of Astika Dharma students and subsequently creating (Develop) a Literacy and Numeracy Module aligned with these needs. An initial analysis was conducted through a Pre-Test involving 26 student representatives from each class. The module content focuses on Literacy and Numeracy topics relevant to students' daily lives. As a result, the developed module meets the specific needs of the students, presenting engaging material that addresses common issues faced by students in both their school and community environments.