Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengendalian Biaya dan Waktu Proyek Storage Tank 1000 MT dan Building WWTP dengan Metode CCPM (Critical Chain Project Management) Muhammad Khaidir; Aidil Abrar; Juni Saputra; Nuryasin Abdillah
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2023): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.913 KB) | DOI: 10.52072/slumptes.v2i1.578

Abstract

Perencanaan dan penjadwalan merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah manajemen kontruksi. Dimana dalam menyusun perencanaan dan jadwal terdapat macam metode. Salah satunya ialah CCPM (Critical Chain Project Management). Dimana pada metode ini melakukan pendekatan yang berbeda pada permodelan dan analisa manajemen proyek konvensional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung perubahan waktu pelaksanaan proyek dengan menghilangkan waktu pengaman pada setiap pekerjaan dan menggantikannya dengan menyisipkan nilai buffer. Dari hasil perhitungan pengerjaan proyek pembangunan storage tank 1000 MT dan WWTP sebelumnya dikerjakan selama 231 hari sedangkan perhitungan menggunakan CCPM dihasilkan penyelesaian proyek pembangunan storage tank 1000 MT dan WWTP dalam waktu 144 hari maka dapat disimpulkan perbedaan waktu pengerjaan pembangunan storage tank 1000 MT dan WWTP adalah selama 87 hari atau 37 % lebih cepat dibandingkan dengan durasi perencanaan proyek. Kemudian menerapkan tidak diperbolehkannya student’s syndrome (melakukan pekerjaan diakhir waktu), tidak diperbolehkan parkinson’s law (pengerjaan dengan menghabiskan jadwal kerja), dan tidak diperbolehkan adanya multitasking pada pekerja.
Analisis Campuran Semen Dan Serbuk Batu Bata Sebagai Pengikat Tanah Gambut Terhadap Subgrade Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.24

Abstract

Kondisi jalan dikota dumai sering mengalami kerusakan pada struktur lapisanpermukaan jalan, lapisan permukaan jalan mengalami kembang susut sehinggamenyebabkan jalan menjadi retak-retak bahkan berlubang. Untuk mengatasipermasalahan tersebut salah satu cara atau metode yang digunakan adalahmemperbaiki kualitas tanah asli. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukanstabilisasi tanah dengan cara memperbaiki gradasinya yaitu mencampur tanahgambut (tanah asli) dengan semen PCC dan serbuk batu bata . Dalam penelitian inidilakukan pengujian laboratorium yaitu uji sifat fisik tanah untuk mengetahui kadarair dan berat jenis. Kemudian dilakukan uji sifat mekanis tanah dengan modifikasiproktor dan CBR Laboratorium. Dengan bahan campuran modifikasi yaitumodifikasi 10 % semen dan 15 % serbuk batu bata, 15 % semen dan 20 % serbuk batubata, 20 % semen dan 25 % serbuk batu bata, 0 % semen dan serbuk batu bata.Kemudian hasil penelitian yang telah dilakukan tanah yang telah dimodifikasidengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata 20% didapatkan nilai tertinggiCBR Laboratorium yaitu sebesar 25.88%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanahgambut yang telah dimodifikasi dengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata20% dapat diaplikasikan sebagai pengikat subgrade dilapangan.
Pemanfaatan Limbah Sandblasting Pasir Silika Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Untuk Campuran Beton Nuryasin Abdillah; Zuhrotul Muhabbah
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i1.44

Abstract

Sandblasting merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimalisir korosi dan banyak digunakan di industri perkapalan. Limbah sandblasting tergolong kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), karena mengandung unsur logam berat melebihi baku mutu berdasarkan PP No 101 Tahun 2014. Limbah sandblasting apabila tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan. Hal ini tentu tidak diharapkan oleh perusahaan maupun masyarakat umum sehingga perlu penelitian lebih lanjut pengaruh limbah sandblasting pasir silika ini dapat digunakan pada campuran beton dengan kuat tekan yang telah direncanakan. Pada penelitian ini, limbah sandblasting digunakan sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan 100% untuk kuat tekan rencana K-250. Jumlah benda uji 68 sampel menggunakan cetakan kubus ukuran 15cm x 15cm x 15cm. Pengujian beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengganti limbah sandblasting dari berat pasir sendiri pada umur 28 hari didapat hasil rata-rata untuk beton normal sebesar 30,2 MPa, untuk campuran limbah sandblasting 10% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 20% sebesar 35,1 MPa, campuran limbah sandblasting 30% sebesar 31 MPa, campuran limbah sandblasting 40% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 50% sebesar 31,4 MPa, dan campuran limbah sandblasting 100% sebesar 31,61 MPa. Bahkan campuran beton dengan menggunakan limbah sandblasting mendapatkan hasil kuat tekan tertinggi dari kuat tekan yang direncanakan yaitu fc 25 MPa.
Karakteristik Marsall Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) menggunakan Aspal Retona Blend 55 dan Penambahan Serat dari Karung Goni Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v9i2.61

Abstract

Split Mastic Asphalt (SMA) adalah campuran gradasi lepas aspal beton dengan tertutupaspal, sehingga, menjadi kebutuhan untuk menambahkan beberapa serat sellulose yangdapat menstabilkan tingkat ketinggian aspal. Dalam penelitian ini, beberapa serat gonidigunakan sebagai serat sellulose dalam campuran SMA. Penggunaan serat gonidiharapkan dapat meningkatkan campuran aspal yang memungkinkan penggunaanserat goni sebagai serat sellulose yang diproduksi. Penelitian ini difokuskan padacampuran SMA 0/11 dan menggunakan Asphalt Retona Blend 55 dan beberapa seratgoni sebagai bahan aditif. Beberapa bobot serat tambahan dari 0,03%, 0,05%, dan 0,07%dibandingkan dengan beban campuran dalam 1 cm panjang serat. Tes ini dilakukandengan menggunakan metode Marshall untuk mengetahui karakteristik daricampuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat goni tambahan yang disebabkanmeningkatnya derajat aspal optimum dengan 0,05% serat dan kemudian menurunsampai serat goni tambahan 0,07%. Dalam kadar aspal optimum, campuran dengan%serat 0,05 menunjukkan yang terbaik karakteristik marshall dibandingkan dengantingkat variasi. Nilai IRS adalah 96,27% yang memiliki terkecil optimum nilai kadaraspal adalah 7,1%.
Perbandingan Aplikasi Program Microsoft Project, Project Libre dan Gantt Project Dalam Penjadwalan Proyek Konstruksi Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v10i2.83

Abstract

Untuk membuat penjadwalan suatu proyek dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menghindari terjadinya kesalahan. Ketelitian yang dibutuhkan untuk membuat penjadwalan suatu proyek tidaklah sama. Oleh karna itu diperlukan aplikasi program yang dapat membantu pembuatan jadwal. Terdapat berbagai jenis aplikasi program untuk penjadwalan proyek diantaranya Microsoft Project, Project Libre, dan Gantt Project. Ketiga aplikasi program ini mempunyai kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Pada penelitian ini akan dibahas cara menggunakan aplikasi program untuk membuat penjadwalan proyek dan membandingkan kelebihan dan kelemahan tiga aplikasi program dengan menggunakan 12 kategori menurut J.D Witt. Hasil penelitian menunjukan kemampuan yang dimiliki oleh Project Libre sangat mirip dengan kemampuan yang dimiliki Microsoft Project. Tetapi Projecr Libre memiliki keunggulan lebih dari Microsoft Project karna merupakan aplikasi program yang open source dan tidak berbayar. Sedangkan kemampuan yang dimiliki Gantt Project masih jauh dari kemampuan yang dimiliki oleh Microsoft Project dan Project Libre. Hal ini dikarnakan Gantt Project merupakan aplikasi program khusus penjadwalan saja. Namun Gantt Project merupakan aplikasi program yang tidak berbayar dan open source sehingga source codenya dapat dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja aplikasi program dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada aplikasi program.
Analisa Kerusakan Jalan Beton (Studi Kasus Jalan Arifin Ahmad Kota Dumai) Sony Adiya Putra; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 1 (2020): Januari -Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur yang sangat penting dalam rangka mendukung proses implementasi pembangunan perkotaan adalah sarana transportasi. Jalan Arifin Ahmad merupakan jalan nasional yang menghubungkan kota-kota yang melewati Jalan Arifin Ahmad, salah satu Kota Dumai-nya dengan Kabupaten Bengkalis. selain itu wilayah sekitarnya sebagai pusat industri dan pariwisata. Metode yang digunakan dalam perhitungan kerusakan adalah metode kaku Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu sistem penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, luas kerusakan yang terjadi dan dapat dijadikan referensi dalam upaya pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Arifin Ahmad di kota Dumai. Dari perhitungan hubungan antara jenis kendaraan tinggi dengan nilai kerusakan jalan. Kemudian hasil survey didapatkan kerusakannya adalah kerusakan plat dibagi, kerusakan tepi retak, kerusakan memanjang dan melintang, kerusakan tekuk, kerusakan patah dan ketahanan retak kerusakan. Untuk mengurangi kerusakan jalan di sekitar Jalan Arifin Ahmad dilakukan perawatan rutin secara berkala dari instansi terkait.
Analisa Pengaruh Kecepatan Kendaraan Terhadap Derajat Kejenuhan di Jalan Perkotaan pada Kawasan Pendidikan (Studi Kasus: Jalan Depan Universitas Pendidikan Indonesia) Mutia Lisya; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i2.238

Abstract

Kota Bandung juga dikenal sebagai Kota Pendidikan. Jalan raya Kota Bandung khususnya sepanjang jalan Dr. Setiabudi merupakan salah satu ruas jalan yang menjadi kawasan pusat pendidikan. Disepanjang ruas jalan Dr. Setiabudi terdapat beberapa perguruan tinggi salah satunya adalah Universitas Pendidikan Indonesia. Kendaraan keluar masuk kampus menjadi salah satu penyebab terjadinya antrian serta tundaan pada jalan tersebut terutama pada jam sibuk saat mahasiswa pergi dan pulang kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan. Didapatkan model persamaan hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Sukajadi ke Lembang Y = 0,7121 – 0,0274.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 79,57% dan thitung = 17,4448 dan ttabel = 2,011. Model persaman hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Lembang menuju Sukajadi Y = 1,3526 – 0,0577.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,6849 dan perbandingan nilai thitung = 62,6998 dan ttabel = 2,001
SUSTAINABLE LIFESTYLE DAN PEMANFAATAN LIMBAH ANORGANIK DI SMP MUHAMMADIYAH KOTA DUMAI Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Saputra, Juni; Abdillah, Nuryasin; Hafrida, Lis; Simanullang, Sanco
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 3 (2023): Inovasi Sosial dan Penguatan Kapasitas Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i3.1555

Abstract

A lot of waste is generated from students' activities while at school. A simple effort that can be made to minimize waste at school is to recycle inorganic waste. Students need to be given training on waste management. In this community service program, the training participants were 36 class VII students of Muhammadiyah Middle School, Dumai City. The method of service activities uses lecture, discussion and practice methods. The activity steps are a lecture to explain the study of waste, types and sources of waste, waste management using the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle), then continued with questions and answers, demonstrations and practices for recycling inorganic waste (bottles, cans and cardboard) into useful product. This training program can increase female students' awareness, especially regarding waste recycling, so that in the long term it is hoped that it can minimize waste and improve the skills of Muhammadiyah Middle School students in making ecobrick-based creativity
INOVASI EKONOMI KREATIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN SABUN CUCI PIRING DI PKK RT 06 KELURAHAN JAYA MUKTI KOTA DUMAI Fitra, Fitra; Mesra, Trisna; Abdillah, Nuryasin; Melliana, Melliana; Azmi, Azmi; Hafrida, Lis; Simanullang, Sanco; Faisal, Rudi
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 8 No. 1 (2024): Kolaborasi Inovasi, Edukasi, dan Pemberdayaan Menuju Penguatan Kapasitas Masyar
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v8i1.1802

Abstract

The dish soap-making training conducted for the women of PKK RT 06 in Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, aimed to enhance their skills and knowledge in the creative economy sector. The activity involved 40 participants and included both theoretical and practical sessions, where participants were taught about ingredients, the soap-making process, and safety and hygiene techniques. The training results showed significant improvements in participants' knowledge and skills. Before the training, most participants lacked basic knowledge of dish soap-making. After the training, they were able to independently produce high-quality soap. This training also strengthened the camaraderie and cooperation among PKK members. However, participants faced challenges in sourcing raw materials. To address this, future training should focus on practical solutions such as providing information on affordable raw material sources and marketing strategies. The sustainability of this training is crucial, with government and stakeholder support needed to help participants develop their dish soap businesses sustainably. This training demonstrates that with the right methods and high motivation, the community can develop new skills beneficial for improving family economies.
PENENTUAN KEY PERFORMANCE INDICATORS DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM (STUDI KASUS PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI DUMAI) Mesra, Trisna; Fitra, Fitra; Abdillah, Nuryasin; Faisal, Rudi; Melliana, Melliana; Nurlaila, Qomaratun
SIGMA TEKNIKA VOL 7, NO 1 (2024): SIGMATEKNIKA, VOL. 7, N0. 1, JUNI 2024
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v7i1.6164

Abstract

Dumai College of Technology, as the only Technical Higher Education Institution in Dumai City, continues to be determined to always improve its performance. The Industrial Engineering study program seeks to make improvements to improve the quality of education, besides that it is also necessary to measure performance as an effort to improve performance in every aspect of the study program's performance. This research is related to the performance assessment of the Industrial Engineering study program at the Dumai College of Technology using the Performance Prism method. This method has five aspects, namely top and bottom are stakeholder satisfaction which is obtained from distributing questionnaires and stakeholder contribution which is obtained by interviews which are used to identify study program objectives which are then used to identify strategies, processes and capabilities. Key Performance Indicators (KPI) for the Industrial Engineering Study Program which has been formed from the processes and capabilities that have been identified are 19 KPIs