Claim Missing Document
Check
Articles

Kinerja Marshall Immersion pada Campuran Asphalt Concrete Binder Course (Ac-Bc) dengan Penambahan Limbah Buttom Ash Sebagai Subtitusi Agregat Halus Lesmana, Arief; Abrar, Aidil; Abdillah, Nuryasin
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.719

Abstract

Asphalt is one of the materials used for road construction. To reduce the amount of need for asphalt, namely by minimizing the use of asphalt base materials, or by increasing the quality of asphalt in the mixture by adding additional ingredients in the mixture that can overcome the weaknesses of asphalt. Waste management, The use of solid fuels in the form of coal as an energy source produces bottom ash and fly ash waste, which can cause environmental pollution. This study aims to examine the effect of using bottom ash as a substitute for fine aggregate on stability, melting (flow), voids in the mixture (VIM), voids in mineral aggregate (VMA), voids filled with asphalt (VFA) and Marshall quotient of asphalt concrete mixtures. This research was conducted in the laboratory of the Dumai High School of Technology, using asphalt content of 6%, 8% and 10% with each grade representing 4 samples of test objects. From the research it was found that the use of bottom ash waste as a substitute for fine aggregate in asphalt mixtures affected the Flow, VIM, and VFA values which were not included in the specifications determined by the 2010 Revision 3 binamarga. The use of bottom ash waste as a substitute for fine aggregate in the AC-BC asphalt mixture cannot be used because the high VIM value makes the asphalt bleed and the low VFA value causes the asphalt mixture to become hollow or porous so that the asphalt mixture is not airtight and easily destroyed.
Kinerja Marshall Immersion pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) dengan Limbah Bottom Ash Sebagai Substitusi Agregat Halus Rifaidi, Muhammad; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2024): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i1.736

Abstract

The use of solid fuel in the form of coal as an energy source produces bottom ash and fly ash waste, which can cause environmental pollution. This research aims to examine the effect of using bottom ash as a substitute for fine aggregate on stability, flow, voids in the mixture (VIM), voids in mineral aggregate (VMA), ), voids filled with asphalt (VFA) and the Marshall Quotient of asphalt concrete mixtures. This research was carried out in the Dumai College of Technology laboratory, using asphalt levels of 6%, 8% and 10% with each level representing 4 samples of test objects. From the research it was found that the use of bottom ash waste as a substitute for fine aggregate in the asphalt mixture affected the Flow, VIM and VFA values which were not included in the specifications determined by Bina Marga Revision 3 of 2010.
Evaluasi Kondisi dan Teknik Perbaikan Jalan Menggunakan Metode PCI dan SDI Aulia Rahman, Rangga; Abdillah, Nuryasin; Abrar, Aidil
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1099

Abstract

Jalan utama Dumai–Pelintung merupakan prasarana transportasi darat yang mencakup seluruh bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya, yang diperuntukkan bagi lalu lintas. Kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Dumai–Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, berdampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat sebagai pengguna jalan, terutama karena kerusakan tersebut terjadi secara berulang. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan analisis kondisi jalan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) yang memiliki rentang nilai 0 hingga 100 dengan kriteria sebagai berikut: baik (good), memuaskan (satisfactory), sedang (fair), buruk (poor), sangat buruk (very poor), parah (serious), dan gagal (failed). Selain itu, analisis juga dilakukan menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), yang melibatkan empat unsur utama sebagai acuan perhitungan, yaitu persentase luas retakan, lebar retakan, jumlah lubang, dan kedalaman bekas roda. Berdasarkan hasil analisis kondisi ruas jalan Dumai–Pelintung menggunakan metode PCI, diperoleh nilai 67,5, yang mengindikasikan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi sedang (fair). Sementara itu, berdasarkan metode SDI, tingkat persentase kondisi jalan pada ruas jalan Dumai–Pelintung adalah 44, yang menunjukkan bahwa jalan tersebut berada dalam kondisi baik.
Analisa Produktivitas Alat Berat Bulldozer Pada Pelaksanaan Pekerjaan Timbunan Peningkatan Jalan Simpang Batang – Lubuk Gaung Santika Putri, Fezi; Abdillah, Nuryasin; Azis, Azwan
SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil Vol. 3 No. 2 (2025): SLUMP TeS : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/slumptes.v3i2.1116

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi yang sudah semakin baik membuat kebutuhan akan alat berat pada setiap proyek konstruksi semakin tinggi. Alat berat memiliki nilai efisiensi yang tinggi. Namun, biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan alat berat cukup mahal. Oleh karena itu, pemilihan penggunaan alat berat sangat berpengaruh terhadap efisiensi pekerjaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat berat bulldozer untuk dapat menentukan durasi dan total harga penggunaan alat berat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini merujuk pada analisa bina marga alat berat. Dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan didapat untuk alat berat bulldozer type CAT D3C didapatkan waktu siklus sebesar 2,923 menit dengan nilai produktivitas sebesar 24,285 m3/jam. Sedangkan untuk alat berat bulldozer type CAT D6D didapatkan waktu siklus sebesar 1,817 menit dengan nilai produktivitas sebesar 83,095 m3/jam. Total biaya yang dibutuhkan pada penggunaan alat berat bulldozer untuk dapat menyelesaikan pekerjaan timbunan dengan volume 57.285,45 M3 dapat diselesaikan dalam 67 hari dengan menggunakan 2 buah alat berat bulldozer yaitu 1 unit small bulldozer Caterpillar D3C dan 1 unit medium bulldozer Caterpillar D6D dengan biaya sebesar Rp 749.857.300,00.
Evaluation of Environmental Risk from Heavy Metals in Sediments in Port Areas Yusrizal; Abdillah, Nuryasin; Hendrizal, Andri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.8760

Abstract

This research aims to evaluate the concentration and distribution of heavy metals in sediment in the Port area of ​​PT Pelindo Dumai Branch, which is one of the main ports in Riau Province, Indonesia. Heavy metals such as cadmium, copper, lead, mercury and zinc are known to have significant toxic effects on maritime ecosystems and can accumulate in the food chain, potentially endangering aquatic life and human health. The research methodology involves taking sediment samples from various points around the port area, which are then analyzed using spectroscopic techniques to determine heavy metal concentrations. The results showed that the concentration of heavy metals in sediments varied, with zinc having the highest concentration (average 0.019724 mg/L), followed by copper, lead, cadmium, and mercury. This variation indicates the existence of diverse sources of pollution and uneven distribution in the port area. Although cadmium and mercury concentrations are relatively low, they still raise concerns due to their high toxicity and potential accumulation in the food chain. These results emphasize the need for more intensive environmental monitoring and targeted risk management to reduce the negative impacts of heavy metals on maritime ecosystems and human health. This research provides an important scientific basis for mitigation efforts in port areas, which are crucial to ensuring the sustainability of ecosystems and the well-being of communities that depend on marine resources.
PEMBUATAN KERIPIK DARI KELADI LIAR SEBAGAI JAJANAN OLAHAN KELOMPOK PKK DI KELURAHAN BUKIT NENAS S, Juni; Arif, Muhammad; Fitra, Fitra; Abdillah, Nuryasin; Marbun, Novri Jenita; Wiroto, Noto
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 1 (2023): Transformasi Digital, Penguatan Kapasitas, dan Akselerasi Pemberdayaan Masyarak
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i1.1312

Abstract

Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kelompok PKK (Gerakan Kesejahteraan Keluarga) Desa Bukit Nenas Kota Dumai. Dari observasi lapangan, teridentifikasi tiga permasalahan mitra, yang pertama berkaitan dengan jenis produk olahan atau makanan ringan yang akan dibuat, membutuhkan penciptaan inovasi produk yang baru dan menarik untuk pemasarannya. Isu kedua terkait dengan proses produksi, pengemasan, dan pemasaran produk makanan ringan yang akan dijual oleh kelompok PKK Bukit Nenas. Isu ketiga menyangkut target dan positioning produk yang akan dijual ke masyarakat, serta kemampuan untuk mempromosikannya melalui berbagai saluran media sosial untuk meningkatkan penjualan. Dari permasalahan tersebut maka diambil keputusan untuk memproduksi produk makanan ringan berbahan dasar talas liar yang dapat dengan mudah didapatkan di sekitar Bukit Nenas dan Kota Dumai. Tujuan akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK di unit Program Kerja Ekonomi (Pokja). Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan pelatihan dan workshop untuk membantu meningkatkan manajemen produksi dan pemasaran produk snack keripik talas liar, karena rata-rata ibu-ibu PKK Bukit Nenas kurang memahami usaha makanan ringan. Program ini melibatkan pendampingan dan telah memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan bagi mitra, memungkinkan mereka untuk mengolah dan memasarkan keripik talas liar melalui media sosial, sehingga meningkatkan pendapatan ibu-ibu PKK Bukit Nenas.
EDUKASI SISWA SEKOLAH DASAR MENGENAI JAJANAN SEHAT Febrina, Wetri; Abdillah, Nuryasin; Indrawan, Surya; Harfrida, Elisa; Srihandayani, Susy
Jurnal Pengabdian Kompetitif Vol. 1 No. 2 (2022): Inovasi Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan UMKM dan Komunitas
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/pengabdiankompetif.v1i2.1160

Abstract

Kegiatan membeli jajanan pada jam istirahat sekolah adalah sebuah kegiatan yang umum dilakukan oleh siswa sekolah, terutama siswa Sekolah Dasar. Tak heran jika kehadiran pedagang kaki lima yang menjual jajanan banyak ditemukan di seputaran sekolah. Kenyataan banyak siswa yang membeli jajanan masih sering dijumpai. Hal ini tentunya wajib diwaspadai, karena jajanan yang dibeli di luar lingkungan sekolah berada di luar pengawasan sekolah, sehingga baik mutu, kandungan nutrisi dan kebersihannya menjadi tidak terjamin. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengedukasi mitra, dalam hal ini adalah siswa SD Negeri 003 Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat supaya lebih mengenal tentang jajanan sehat dan meningkatkan kewaspadaan mereka akan bahaya bahan kimia dalam jajanan anak. Selesai kegiatan diberikan semacam post test untuk melihat perbandingan perubahan pengetahuan mereka tentang pentingnya memilih jajanan sehat.