Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Persediaan Daging Ayam pada Pedagang Daging Ayam Pasar Kosambi Karawang Dinah Siti Rubai’ah Adawiyah; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Jurnal Ekonomi Efektif Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v7i3.48956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persediaan daging ayam pada pedagang di Pasar Kosambi Karawang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan populasi sebanyak 14 pedagang daging ayam. Sampel dipilih berdasarkan kesediaan pedagang untuk diwawancarai, yaitu Pak Subagja dan Ibu Neng, yang merupakan pedagang daging ayam broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasok utama daging ayam berasal dari daerah CKM. Namun, untuk Bu Neng mempunyai lebih dari satu pemasok, seperti dari Subang dan Purwakarta. Pemasok CKM menjadi pemasok utama karena harga murah dan kualitas bagus. Pemasok Subang menjadi alternatif kedua jika stok di pemasok CKM tidak ada, untuk pemasok Purwakarta hanya sesekali melakukan pemesanan disana. Kenaikan harga tertinggi terjadi pada bulan Maret, April, Juni, dengan harga dada ayam Rp 55.000/kg. Permintaan ikut meningkat dengan stok 8-9 kuintal untuk pak subagja sedangkan untuk Bu Neng hanya 2 kuintal. Untuk penurunan harga terjadi pada bulan Oktober dengan harga dada ayam Rp 42.000/kg. Permintaan ikut menurun menjadi 4-5 kuintal untuk Pak Subagja sedangkan untuk Bu Neng 1 kuintal. Pedagang mengelola persediaan dengan menerapkan safety stock dan reorder agar tidak mengalami kehabisan stok. Cara penanganan persediaan dengan menggunakan metode LIFO dengan cara menjual stok lama terlebih dahulu untuk usaha Pak Subagja. Sedangkan untuk usaha Bu Neng menggunakan metode FIFO dengan cara menjual stok baru terlebih dahulu.
Analisis Harga Pokok Produksi dalam Menentukan Harga Jual dan Laba pada UMKM Sayapku Natalya Puspawangi Nurhanifah; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Jurnal Ekonomi Efektif Vol. 7 No. 3 (2025): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JEE.v7i3.48987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi yang telah dilakukan oleh UMKM Sayapku, perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing, dan perhitungan harga pokok dalam menentukan harga jual pada UMKM Sayapku. Dengan menggunakan metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan memperoleh data dari hasil observasi dan wawancara dengan pemilik UMKM. tantangan yang dihadapi UMKM Sayapku dalam menentukan harga jual yang tepat, di tengah persaingan pasar fast food yang kompetitif. Fried chicken sebagai produk unggulan memiliki potensi besar, namun perhitungan harga pokok produksi yang tidak mencakup semua komponen biaya menjadi kendala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing untuk combo 1 yang terdiri dari tiga potong sayap ayam dan satu bungkus nasi naik menjadi Rp. 11.241 dan harga jual perporsi Rp. 15.000 ataupun naik menjadi Rp. 16.000 dengan markup 35%. Metode full costing memberikan hasil yang lebih rinci dengan mencakup semua biaya, termasuk biaya saus BBQ dan depresiasi, yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Pendekatan ini membantu UMKM Sayapku menetapkan harga jual yang lebih akurat dan kompetitif, sekaligus mendukung keberlanjutan usaha dan pencapaian laba yang diinginkan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan metode full costing dan cost-plus pricing efektif untuk meningkatkan akurasi perhitungan harga jual dan laba. Hal ini penting bagi UMKM untuk bersaing di pasar, memastikan keberlanjutan usaha, dan mencapai tujuan bisnis yang lebih efektif.
Pengaruh Financial Self Control dan Fanatisme Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Penggemar NCT di Kabupaten Karawang Hikmah Fauziyah; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 6 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i6.7754

Abstract

This study aims to analyze the influence of Financial Self Control and Fanaticism on the Consumptive Behavior of NCT fans in Karawang Regency. The descriptive verification method was used with samples selected randomly through simple random sampling, involving respondents who were NCT fans in Karawang Regency. Data collection was carried out using a questionnaire with research instruments that had been tested for validity and reliability. The results of the study based on descriptive analysis showed that Financial Self Control was in the very good category, reflected in the respondents' ability to manage finances and postpone non-urgent purchases. Fanaticism showed a very high category, seen from the enthusiasm and strong emotional attachment to NCT. Consumptive Behavior was in the high category, marked by the tendency to buy both official and unofficial merchandise for emotional satisfaction. Correlation analysis revealed no significant relationship between Financial Self Control and Fanaticism, indicating that the two variables run independently. Partially, Financial Self Control was proven to have a significant negative effect on Consumptive Behavior, indicating that the better a person's financial control, the lower their consumptive behavior. While Fanaticism has a significant positive effect, indicating that the higher a person's fanaticism, the higher the tendency to behave consumptively. Simultaneous analysis shows that Financial Self Control and Fanaticism together have a significant influence on Consumptive Behavior. In conclusion, a high level of fanaticism encourages consumptive behavior, while good financial management can reduce it. These two factors together play an important role in shaping the consumption patterns of NCT fans. Practical implications of the study include the importance of financial education for K-Pop fans to prevent excessive consumptive behavior, including financial management training and understanding of priority needs.
Analisis Car Free Day dalam Meningkatkan Pendapatan UMKM di Karangpawitan Karawang Jamal Handitia Putra; Dedi Mulyadi; Santi Pertiwi Hari Sandi
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 8 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i8.7929

Abstract

This research aims to analyze how Car Free Day (CFD) activities can increase the income of MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Karangpawitan, Karawang. The research method uses a qualitative descriptive approach with purposive sampling technique. From a total population of 155 MSME owners, 38 respondents were selected based on specific criteria: they must have been selling in the area for at least two years, were willing to be interviewed, and represented one to two similar types of MSMEs. The research findings show that CFD has a significant impact on increasing MSME income. MSME owners who have other business locations experienced income increases ranging from 25% to 85%, while MSME owners based in Karangpawitan recorded increases of up to 700%. The highest increases occurred in December at 50% and April at 49%, coinciding with year-end holidays and Eid al-Fitr celebrations. Enterprises related to children’s entertainment and culinary sectors experience the most significant growth. This research reveals that CFD not only serves as a public space for social and sports activities but also becomes a strategic opportunity for MSMEs to increase their income and expand their market reach.