Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM READSI DI DESA MOLOWAHU KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Abdul Fahmi A. Rasyid; Yanti Saleh; Agustinus Moonti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 1, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i1.18958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program readsi di Desa Molowahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program readsi yang ada di Desa Molowahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Molawahu dari bulan Agustus tahun 2022. Metode pengambilan sampel menggunakan  rumus slovin. Sehingga jumlah sampel yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu sebesar 60. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data  primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan analisis efektivitas. Hasil penelitian pelaksanaan program readsi yang ada di Desa Molowahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo pelaksanaannya telah cukup efektif dilaksanakan. Hal ini diperkuat dari hasil analisis masing-masing indikator dari efektivitas program readsi yang terdiri atas :1) Effort (Upaya), 2) Cost-Efficiency (Efisiensi Biaya), 3) Result (Hasil), 4) Cost –Effectiveness (Efektivitas Biaya), dan 4) Impact (Dampak), keseluruhan variabel memiliki nilai efektivitas sebesar 58.95% - 61.74%. Artinya jika merujuk pada standar ukuran efektivitas menurut Litbang Dedagri untuk melihat tingkat pencapaian efektivitas adalah pengaruh atas sesuatu yang dilakukan, maka program readsi yang ada telah cukup efektif dalam pelaksanaannya di Desa Molowahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Faktor-faktor pendukung pelaksanaan program readsi :1)Adanya dukungan dari pemerintah baik pusat maupun daerah. 2) Adanya kelembagaan yang dibentuk. 3) Tersedianya dana/anggaran. Faktor penghambat dalam efektifnya pelaksanaan program readsi di Desa Molowahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo ini. Faktor tersebut adalah: 1) tingkat pemahaman para petani yang belum secara optimal. 2) Pengetahuan dan wawasan merupakan salah satu faktor penghambat dalam jalannya pemberdayaan. 3) Lambatnya pengadaan alat mesin untuk peralatan petani. 4) Diakibatkan oleh bibit yang kurang bagus dan cuaca yang tidak menentu seperti banjir, serangan hama, dan sebagainya.
DAMPAK PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) PADA PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA BULOTA KECAMATAN TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Musdalifah Musdalifah; Mahludin H Baruwadi; Agustinus Moonti
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 7, NO 1, 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v7i1.18954

Abstract

Memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pendapatan rumah tangga Petani Padi sawah di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, dan mengetahui dampak program pekarangan pangan lestari (P2L) pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan Metode Survei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 dengan populasi penelitian sebanyak 30 petani dan sampel diambil dari jumlah populasi (Sampel Total). Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan rumah tangga dan analisis deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan dampak program pekarangan pangan lestari pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan: Pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga jaya Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 63.306.656/musim. Dampak program pekarangan pangan lestari berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dampak yang diberikan sebesar 5%.
Optimalisasi Manajemen Rantai Pasok Beras Dalam Menjaga Ketahanan Pangan (Studi Kasus Perum Bulog Kantor Cabang Gorontalo) Amita Djama; Ria Indriani; Agustinus Moonti
Media Agribisnis Vol. 7 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v7i1.3199

Abstract

Dalam menjalankan tugas yang diamanatkan oleh pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dengan melakukan pengadaan dan pengelolaan persediaan beras, BULOG mengalami beberapa kendala seperti keterbatasan pemasok dan kurangnya minat masyarakat terhadap beras BULOG. Tujuan penelitian untuk mengetahui kondisi rantai pasok beras dan mengoptimalisasi persediaan beras pada Perum BULOG Kantor Cabang Gorontalo. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2022. Metode yang digunakan yaitu studi kasus dengan pendekatan kuantitatif. Menggunakan teknik analisis FSCN dan EOQ. Hasil penelitian menunjukkan: 1) kondisi rantai pasok dengan enam elemen pendukung telah terintegrasi dengan baik karena semua anggota rantai sudah bekerja sesuai tupoksinya, 2) jumlah persediaan beras BULOG mencapai tingkat optimal pada kombinasi jumlah pembelian beras premium sejumlah 75.494,49 kg dengan frekuensi pembelian 2× setahun, penghematan sebesar 49.341.206,76,-, safety stock 889.250 kg dan ROP 965.000 kg, dan untuk beras medium optimal pada jumlah pembelian 857.108,48 kg dengan frekuensi pembelian 3× setahun, penghematan 83.755.037,64,-, safety stock 41.566.500 kg dan ROP 44.250.000 kg. Maka dapat disimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan penelitian, perusahaan sebaiknya lebih meningkatkan manajemen rantai pasok dan sebaiknya menggunakan metode EOQ dalam mengelola persediaan untuk mencapai hasil yang efisien.
Evaluasi Kinerja Penyuluh Di Masa Covid-19 Di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo Desy Rahmawati; Yuriko Boekoesoe; Agustinus Moonti
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.784

Abstract

Evaluasi Kinerja Penyuluh di masa Pandemi Covid-19 Berdasarkan Perspektif Petani Padi di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo, di bimbing oleh Yuriko Boekoesoe dan Agustinus Moonti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi kinerja penyuluh pertanian di masa Covid-19 berdasarkan perspektif petani padi di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan September 2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis skala likert. Analisis Skala likert dapat dilihat bahwa evaluasi kinerja penyuluh pertanian di masa Covid-19 berdasarkan perspektif petani padi di Desa Ilomangga Kecamatan Taongo Kabupaten Gorontalo menggunakan indicator persiapan penyuluhan pertanian, pelaksanaan penyuluhan pertanian dan evaluasi dan pelaporan penyuluhan pertanian berada dalam kategori sangat tinggi. Hal ini berarti walaupun dalam masa pandemic Covid-19 di Desa Ilomangga Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo penyuluh tetap melaksanakan penyuluhan pertanian walaupun tidak melakukan penyuluhan kepada semua anggota kelompok tani hanya saja melakukan penyuluhan pada perwakilan anggota-anggota kelompok tani dengan tetap mematuhi protocol kesehatan Covid-19.
Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa (Kud) Hikmat Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo Desriyanti Rasyid; Yanti Saleh; Agustinus Moonti
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.797

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk 1) faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pengembangan Koperasi Unit Desa (KUD) Hikmat Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatana Kota Gorontalo. 2) strategi pengembangan Koperasi Unit Desa (KUD) Hikmat Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipatan Kota Gorontalo. Penelitian ini dilakukan di KUD Hikmat Kelurahan Molosipat U Kecamatan Sipata Kota Gorontalo. Analisis yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan strategi yang dapat diterapkan di daerah penelitian untuk meningkatkan usaha koperasi unit desa. Strategi pengembangan koperasi unit desa Hikmat Keluarahan Molosipat U Kecamatan Sipatan Kota Gorontalo memiliki kekuatan dan peluang sifatnya saling menguntungkan dengan cara menggantungkan semua kekuatan memanfaatkan peluang sehingga dapat mengembangkan kopreasi unit desa dengan baik.
Analisis Saluran Pemasaran dan Pendapatan Usaha Tani Jagung di Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo Nurhayati Mangge; Amir Halid; Agustinus Moonti
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v2i2.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis saluran pemasaran usaha tani jagung di Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo, 2) Menganalisis pendapatan usaha tani jagung di Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Jenis sumber data yang digunakan dalam penelitian yaitu data primer dan sekunder. Teknik penarikan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Analisis Saluran Pemasaran dan Metode Analisis Pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Saluran pemasaran di Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo hanya terdapat dua saluran pemasaran yaitu petani-pedagang besar-pedagang antar pulau, Nilai farmer’s share terbesar ada pada saluran pemasaran I yaitu 84,44 dan yang paling kecil ada pada saluran pemasaran II yaitu 77,78. Jika nilai farmer’s share >70%, maka pemasaran dapat dikatakan efisien dan sebaliknya jika farmer’s share kurang dari <70%, maka saluran pemasaran tidak efisien. Dari jumlah sampel sebanyak 42 sampel, diketahui hasil keuntungan dan pendapatan usaha tani jagung di Desa Bukit Aren Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo sebesar Rp918.035.033, dengan rata-rata pendapatan per petani yaitu sebesar Rp21.857.926.
Potensi Pasar Pupuk Organik Masyarakat Perkotaan di Gorontalo: Tinjauan Aspek Pengetahuan dan Perilaku Nurdin Nurdin; Agustinus Moonti; Siswatiana R. Taha; Echan Adam; Rival Rahman
JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 8 No. 3 (2023)
Publisher : Department of Agribusiness, Halu Oleo University Jointly with Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia - Indonesian Society of Agricultural Economics (PERHEPI/ISAE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37149/jia.v8i3.611

Abstract

This research aims to describe changes in the use of organic fertilizers in urban communities, both from the point of view of knowledge and behavior. This research was conducted in the period from February to April 2022. The population is urban in Gorontalo Province, with a random sample of 172 people with various professional characteristics. The research variables include people's perceptions, knowledge, and behavior regarding using organic fertilizers. Data were analyzed using descriptive statistics. The results showed that 95.3% of the urban community's perception of a suitable type of fertilizer chose organic fertilizer over non-organic fertilizer, and from the aspect of knowledge, as much as 69.8% knew the benefits of using organic fertilizer, both for plants and the environment and economic benefits. From the behavioral aspect, 83.7% of people are used to using organic fertilizers, and 62.8% prefer to use organic fertilizers compared to other fertilizers. The market potential for organic fertilizer for urban communities in Gorontalo Province based on aspects of knowledge and behavior is relatively high so that marketing can target urban communities. Communities can use agricultural shops with good reputations or images to obtain or trade organic fertilizers.
Strategi Pengembangan Agribisnis Komoditas Cabai Rawit Di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo Sandri Saliko; Supriyo Imran; Agustinus Moonti
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.813

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui faktor faktor yang mempengaruhi pengembangan agribisnis komoditas cabai rawit di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo 2) Menentukan strategi pengembangan komoditas agribisnis cabai rawit di Desa Lamu Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif untuk menjawab rumusan masalah satu dan rumusan masalah dua dengan menggunakan teknik pendukung yang akan menguraikan masalah multi factor dan multi kriteria yang kompleks menjadi suatu hirarki dengan menggunakan Analisis Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Faktor Internal dan Faktor Eksternal mengenai strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan cabai rawit dilihat pada kekuatan dan peluang dalam kelemahan dan menghadapi ancaman. Berdasarkan dari hasil analisis data menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) strategi yang digunakan dalam pengembangan komoditas cabai rawit di desa lamu kecamatan tilamuta kabupaten boalemo yaitu tingkat prioritas tujuan dimana peningkatan produksi dengan tingkat persentase 41,50%, kemudian tingkat peran strategi dimana memberikanbantuan kepada petani dengan tingkat persentase 35,10%, selanjutnya actor yang paling berperan adalah petani dengan tingkat persentase 35,80%.
Evaluasi Penyuluh Dalam Pelaksanaan Program Readsi Di Desa Paris Kecamatan Mootilango Siti Nuraisyah Rauf; Yanti Saleh; Agustinus Moonti
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.817

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelayanan penyuluhan pertanian (services), pelayanan sumber permodalan / keuangan (input), dan sistem pemasaran petani (market linkages)pada program READSI penyuluhan dalam pemberdayaan petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango. Metode penelitian menggunakan tehnik analisis deskriptif. Tekhnik pengambilan sampel dalam penelitian yaitu menggunakan disproportionate stratified random sampling dengan sampel berjumlah 64 petani. Hasil Penelitian bahwa Evaluasi program READSI penyuluhan dalam pemberdayaan petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango yaitu Pelayanan penyuluhan pertanian (services) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 83.44%. Pelaksanaan Demo inovasi/teknologi memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta namun seringkali materi demo alsintan diganti dengan materi pembuatan pupuk maupun pengendali OPT organik. Evaluasi pelayanan sumber permodalan / keuangan (input) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani Di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan sangat baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 83.44%. Kegiatan pemberdayaan petani melalui sekolah lapang. Materi-materi SL antara lain : tentang cara pembibitan, cara penanaman yang baik dan benar, cara pemeliharaan tanaman, cara pemupukan yang benar, cara pemberian pestisida yang ramah lingkungan, cara pembuatan pupuk kompos, dan manajemen ilmu tanah. Evaluasi sistem dan pemasaran petani (market linkages) pada program READSI dalam Pemberdayaan Petani di Desa Paris Kecamatan Mootilango dilakukan dengan baik kepada petani dengan persentase rata-rata sebesar 78.54%. Petani di Desa Paris memiliki administrasi kelompok namun seluruh kelompok dan anggota tidak melakukan simpan pinjam. Dampaknya pengadaan Adm Umum dan Administrasi Keuangan Kelompok, Penetapan Jadwal pertemuan Bulanan Kelompok
Pengaruh Karakteristik Sosial Ekonomi Penyuluh Terhadap Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo Megawati Saleh; Supriyo Imran; Agustinus Moonti
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : 1) tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo, 2) pengaruh karakteristik sosial ekonomi penyuluh pertanian terhadap tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo. Lokasi penelitian di Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian Kota Gorontralo dilaksanakan mulai bulan Januari sampai bulan Maret. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan kuisioner. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu secara sensus artinya seluruh populasi penyuluh pertanian, sehingga jumlah sampel 33 penyuluh pertanian. Metode analisis data yang digunakan 1) metode pemberian skor, 2) metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian di Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian Kota Gorontalo tergolong Sedang dengan skor 21,12 dan presentase sebesar 78%, 2) karakteristik sosial ekonomi penyuluh yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, pengalaman, jumlah tanggungan keluarga, jarak tempuh WKPP dan pendapatan secara simultan berpengaruh terhadap pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian, sedangkan secara parsial hanya umur, jumlah tanggungan keluarga dan pendapatan berpengaruh signifikan sedangkan tingkat pendidikan, pengalaman dan jarak tempuh WKPP berpengaruh tetapi tidak signifikan, 3) tidak terdapat pengaruh antara tingkat pendidikan, pengalaman dan jarak tempuh WKPP dengan tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian. Terdapat pengaruh antara umur, tanggungan keluarga dan pendapatan dengan tingkat keberhasilan pelaksanaan tugas pokok penyuluh pertanian.