Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pendapatan Pedagang Sayuran Di Pasar Tradisonal Kota Gorontalo Dalam Kondisi Pandemi dan Pasca Pandemi Covid-19 Kelengon, Marliani; Bempah, Irwan; Moonti, Agustinus
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i1.1065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Pendapatan pedagang sayuran di pasar tradisional saat pandemi dan pasca pandemi Covid-19. 2) Untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang sayuran di pasar tradisional selama pandemi dan pasca pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan di Pasar Sentral Kota Gorontalo yang merupakan pasar terbesar di Provinsi Gorontalo. Waktu penelitian dilaksanakan selama 3 bulan terhitung mulai dari bulan Oktober - Desember 2022. Hasil penelitian menunjukan 1) Rata-rata pendapatan pedagang sayuransaat pandemi sebesar Rp. 128.669 dansesudah pandemi sebesar Rp. 211.306 /hari. Artinya pendapatan pedagang sayuran saat pandemi 40 persen lebih kecil dibandingkan pasca pandemic. 2) Faktor yang mempengaruhi pendapatan saat pandemi Covid-19 yang terdiri dari modal, jam kerja dan lama usaha secara simultan bepengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang sayuran.Secara parsial aspekmodal berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang sayur pada saat pandemic, sedangkan lama usahadan jam keja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pendapatan pedagang sayuran.Pada kondisi pasca pandemic, faktor yang signifikan mempengaruhi pendapatan pedagang sayuran adalah modal, dan jam kerja.
STRATEGI PENGEMBANGAN OLAHAN PRODUK BERBAHAN DASAR JAGUNG PULUTDALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA MULYONEGORO Halid, Amir; Moonti, Agustinus; Madjid, Tarisa; Nai, Gufrana Mukhlisa; Yusup, Nurhayati; Syukur, Rafiq Ramdan; Bayhaqi, Yody
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulyonegoro Village is one of the corn-producing villages located in Pulubala District, the corn produced is hybrid corn, pulut corn and sweet corn. Based on these problems, there is a need for creativity and innovation in the utilization of corn in Mulyonegoro Village. In Mulyonegoro Village, farmers and MSME actors were chosen as the targets for this activity because given the large opportunities to improve skills in processing corn into a product that can add to the economy of the people in Mulyonegoro Village. The availability of raw materials, time and place is seen as a big capital, so that through this activity other needs in the form of production tools and marketing media as a complement will be provided by MBKM KKN Students. The purpose of this activity is to increase people's income by providing innovation in the utilization of corn into a contemporary product. Counseling and training took place at the Mulyonegoro Village Office, the target of this activity was BUMDES and communities that have MSMEs in Mulyonegoro Village. The method used is Community Development, namely conducting counseling and mentoring in the manufacture of processed pulut corn products. The result of this activity is to increase the income of the people of Mulyonegoro Village and to introduce corn products as an agricultural product that can be processed into various types of food that are ready to be marketed.
PEMANFAATAN WORTEL MENJADI VEGETABLE CHOCOLATE Baruadi, Deswita Pitrianti; Lasim, Fadila; Isima, Surzenli; Yusup, Hasnianti S; Moonti, Agustinus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknologi Pertanian Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki banyak sayur-sayuran serta buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan segar memeiliki banyak kandungan air dan mineral yang tinggi. Selain itu, sayuran juga memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan  seperti sumber serat dan vitamin. Dalam perkembangan teknologi pangan yang pesat, konsep makanan sehat dan lezat menjadi tren yang semakin populer. Salah satu inovasi dalam bidang ini adalah penggabungan antara wortel dan cokelat, yang dikenal sebagai "cokelat wortel". Cokelat wortel adalah produk unik yang menggabungkan manfaat kesehatan dari wortel dengan kelezatan cokelat, menciptakan makanan penutup yang tidak hanya enak tetapi juga bernutrisi. Metode yang digunakan pada pembuatan wortel menjadi vegetable chocolate dilakukan dengan menggunakan teknik pekerjaan. Dalam hal ini vegetable chocolate bisa memajukan keterampilan kewirausahaan, menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi tekanan ekonomi.
Village development performance catalyst based on village fund priorities in plant and animal food security in the Tomini Bay Area Hippy, Mohammad Zubair; Aisyah R, ST.; Boekoesoe, Yuriko; Saleh, Yanti; Moonti, Agustinus; Mustafa, Ramlan; Machieu, Siti Rahmatia
AGROMIX Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v16i1.5871

Abstract

Introduction: Food security programs have become a strategic issue that consistently attracts the attention of various levels of government, including village governments, as regulated in the Minister of Village, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration of the Republic of Indonesia. Thus, this program will create sustainable food security, which is also a measure of the success of rural development. Methods: This research is a quantitative study. The data source in this research is primary data obtained through the distribution of questionnaires to the district government, villages, and farmers, in accordance with the sample calculation requirements of 213 farmers, as well as through interviews and field observations. The data analysis techniques used are descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM) PLS. Results: (1) village development performance, resource management, collaboration and creativity of the farmer-breeder community is on fairly good criteria (2) resource management has a positive and significant effect on collaboration, resource management has a positive and significant effect on the creativity of farmer-breeders, resource management has a positive but insignificant effect on village development performance, collaboration has a positive and significant effect on village development performance, the creativity of farmer-breeders has a positive and significant effect on village development performance, resource management through collaboration has a positive and significant effect on village development performance, the creativity of farmer-breeders has a positive and significant effect on village development performance. Conclusion: collaboration and creativity of farmer-breeders are good mediating variables as they can enhance the influence of resource management on village development performance based on the priorities of village funds in plant and animal food security.
Dampak Penggunaan Keuangan Digital Dan Akses Keuangan Terhadap Pertumbuhan Umkm Talasa, Jihan; adam, echan; Moonti, Agustinus
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i7.8468

Abstract

The purpose of this research is to find out the use of digital finance and financial access to the growth of MSMEs, the method used in this study is a quantitative method using primary data, distributing questionnaires and then interviewing MSME actors who use digital finance This type of research is explanatory research research which intends to explain the position of the variables being studied and determine the influence of one variable with one variable others by using SEM (Strucural Equation Modeling) PLS (Partial Least Squares) data analysis. This research was conducted in the district of Gorontalo City with a total of 50 respondents who use digital finance. The results of this study show that the use of digital finance affects the growth of MSMEs with sufficient financial access.this shows that the use of digital finance with sufficient financial access can increase the growth of MSMEs in Gorontalo Province.
DAMPAK PROGRAM PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) PADA PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA BULOTA KECAMATAN TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Musdalifah, Musdalifah; Baruwadi, Mahludin H; Moonti, Agustinus
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 8, NO 1, 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.18330

Abstract

Memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis pendapatan rumah tangga Petani Padi sawah di Desa Bulota, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, dan mengetahui dampak program pekarangan pangan lestari (P2L) pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan Metode Survei. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2022 dengan populasi penelitian sebanyak 30 petani dan sampel diambil dari jumlah populasi (Sampel Total). Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan rumah tangga dan analisis deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan dampak program pekarangan pangan lestari pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan: Pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga jaya Kabupaten Gorontalo sebesar Rp. 63.306.656/musim. Dampak program pekarangan pangan lestari berdampak pada peningkatan pendapatan rumah tangga petani padi sawah di Desa Bulota Kecamatan Telaga Jaya Kabupaten Gorontalo, dampak yang diberikan sebesar 5%.
Strategi Pemasaran Minyak Kelapa Murni (VCO) pada UMKM Segar Alam di Desa Otopade Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo Puhi, Lusiana; Halid, Amir; Moonti, Agustinus
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2024): Januari 2024
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v2i4.103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal pada pemasaran produk minyak kelapa murni (VCO) di UMKM Segar Alam, serta merumuskan formulasi alternatif strategi pada pemasaran produknya. Penelitian ini dilakukan di Desa Otopade Kecamatan Bongomeme Kabupaten Gorontalo sejak bulan November hingga Januari Tahun 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan faktor eksternal pemasaran UMKM Segar Alam terdiri atas: Kekuatan adalah bahan baku mudah didapat; Kelemahannya kapasitas alat produksi masih terbatas; Peluang yang dimiliki UMKM Segar Alam perdagangan global semakin terbuka; Ancaman adanya pesaing produk VCO yang sama. Adapun alternatif strategi yaitu dengan cara: menggunakan media sosial untuk mempromosikan VCO ke pasar global, menyajikan testimoni konsumen untuk menarik minat dan kepercayaan, menjalin kerjasama dengan pemerintah untuk memperluas area pemasaran, menjalin kemitraaan dengan dengan toko kesehatan dan produk organik khususnya di daerah-daerah strategis agar bisa lebih bersaing, serta meningkatkan volume produksi dengan memanfaatkan jejaring distributor untuk mendapatkan  harga yang baik.
Analyzing the Impact of Land Resource Dimension on Konjac (Amorphophallus onchophyllus) Yield and Land Suitability Criteria Using PLS-SEM and Boundary Line Methods In Gorontalo, Indonesia Nurdin, Nurdin; Pembengo, Wawan; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Rahman, Rival; Suparwata, Dewa Oka; Angelia, Ika Okhtora; Azis, Muhammad Arief; Arsyad, Silviana; Dude, Suyono; Zakaria, Fauzan; Bagu, Fitria S.; Apriliani, Silvana; Mokoginta, Meity M.; Pade, Satriawati; Rajib, Md. Mijanur Rahman; Hakiman, Mansor
AGRIVITA Journal of Agricultural Science Vol 48, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Brawijaya in collaboration with PERAGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17503/agrivita.v41i0.4861

Abstract

The current land suitability criteria for konjac are incomplete and fail to consider land dimensions and quality, which influence optimal yield. This research aims to develop criteria for konjac land suitability based on the dimensions, quality, and characteristics of selected land. In Gorontalo Province, Indonesia, 131 land units were surveyed to obtain data on the quality and characteristics. Selection of land dimensions, quality, and characteristics using Structural Equation Modeling (SEM) with Partial Least Squares (PLS). Meanwhile, the optimum yield and distinguished land suitability criteria for konjac plants using the boundary line method. The results indicated that intrinsic and extrinsic dimensions determined the new land suitability criteria. In the intrinsic dimension, land quality was assessed based on root conditions, oxygen availability, nutrient availability, nutrient retention, and sodicity. For the extrinsic dimension, land quality only comprised temperature, water availability, land preparation, and erosion hazard. Land characteristics in the intrinsic dimension consisted of soil drainage, texture, bulk density, particle density, porosity, pH, organic C, CEC, base saturation, total N, available P, and exchangeable K. For the extrinsic dimension, land characteristics included slope, soil erosion, surface rocks, and rock outcrops. The highest optimum yield of konjac was 9.17 t/ha, and the lowest was 6.69 t/ha, respectively.
KERENTANAN PANGAN DAN PENGHIDUPAN MASYARAKAT LOKAL KARENA PAPARAN PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN BONE BOLANGO DAN BOLAANG MONGONDOW SELATAN: Vulnerability Of Food And Local Communities Livelihood Regarding The Exposure To Climate Change In Bone Bolango And South Bolaang Mongondow Regency Suparwata, Dewa Oka; Mokoginta, Meity Melani; Djibran, Moh. Muchlis; Ervandi, Mohamad; Koto, Arthur Gani; Nurdin; Rahman, Rival; Adam, Echan; Moonti, Agustinus; Fatmawati; Gomes, Lucio Marcel
Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan Vol. 21 No. 2 (2025): Jurnal Agrisistem: Seri Sosek dan Penyuluhan
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v21i2.632

Abstract

Variabilitas dan perubahan iklim mengakibatkan terjadinya kesenjangan pola penghidupan masyarakat khususnya dalam memproteksi ketersediaan pangan, kesehatan, jejaring sosial, dan bencana alam. Ada banyak hal yang telah direkomendasikan untuk masyarakat lokal, namun memahami pola kehidupannya sebagai bagian dari mitigasi dan adaptasi perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kerentanan penghidupan masyarakat lokal karena paparan perubahan iklim di kawasan Teluk Tomini. Penelitian menggunakan pendekatan survei yang dilaksanakan pada Agustus - Oktober 2024 di Bone Bolango Provinsi Gorontalo dan Bolaang Mongondow Selatan Provinsi Sulawesi Utara. Sampel penelitian berjumlah 200 orang petani pada klaster komoditi pangan utama (padi dan jagung). Data penelitian dianalisis dengan analisis Livelihood Vulnerability Index-Intergovernmental Panel on Climate Change (LVI-IPCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kerentanan penghidupan di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan lebih rentan dibandingkan dengan Kabupaten Bone Bolango, dengan nilai indeks LVI 0,343 (rentan) berbanding 0,294 (cukup rentan), yang ditunjukkan dari tingginya nilai indeks sub-komponen bencana alam dan keragaman iklim, kesehatan, pangan, dan sosio-demografi. Demikian juga LVI-IPCC memiliki kerentanan lebih tinggi dengan nilai indeks 0,026 berbanding -0,006 pada eksposur dan kapasitas adaptif; dan indeks ketahanan pangan Kabupaten Bone Bolango lebih tahan dibandingkan dengan Bolaang Mongondow Selatan. Meningkatnya eksposur terkait variabilitas iklim dan bencana alam yang dibarengi dengan menurunnya kapasitas adaptif masyarakat berdampak pada kerentanan pola penghidupan di Bolaang Mongondow Selatan yang terpengaruh paparan perubahan iklim. Temuan ini mengimplikasikan bahwa penguatan kapasitas adaptif sangat penting dalam mengurangi kerentanan penghidupan akibat peningkatan eksposur, olehnya pola penghidupan masyarakat lokal perlu terintegrasi strategis dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim setiap daerah di kawasan Teluk Tomini.
Analisis Pendapatan Jagung Pipilan Basah dan Pipilan Kering Pada Petani di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara Aziz, Windy Abdul; Boekoesoe, Yuriko; Moonti, Agustinus
Economics and Digital Business Review Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk :Mengetahui besar pendapatan petani jagung biji basah dan jagung biji kering di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara dan Menganalisis perbandingan pendapatan petani jagung di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara dari Bulan April hingga Bulan Juni Tahun 2024. Data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitudata primer. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan Analisis Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan pendapatan usahatani jagung biji kering dan jagung biji basah yang ada di Kecamatan Sumalata Kabupaten Gorontalo Utara memiliki pendapatan yang berbeda. Dimana jagung biji basah lebih tinggi pendapatannya yaitu sebesar Rp. 20.263.862/Petani dan Rp. 9.941.306/Ha. Sedangkan untuk jagung biji kering yaitu Rp. 6.431.982/Petani. dan Rp. 3.889.501/Ha.