Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MUQTASID

REFORMASI EKONOMI BERBASIS BAGI HASIL BELAJAR DARI SISTEM EKONOMI SOSIALIS Santoso, F. Setiawan
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 2, No 2 (2011): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v2i2.193-207

Abstract

Pengalaman ekonomi sosialis yang dianut oleh Uni Soviet (USSR) dan Republik Rakyat Cina (RRC) dapat menjadi pelajaran bagi Negara-negara muslim melaksanakan ekonomi non-ribawi dan berbasis bagi hasil. Fokus dari penelitian ini adalah sistem ekonomi sosialis pasar dalam mengatasi isu-isu reformasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Isu kordinasi antara birokrasi pemerintah dan kebebasan pasar ternyata masih menjadi hambatan bagi pertumbuhan ekonomi yang optimal. Birokrasi yang panjang telah berpengaruh terhadap kepekaan reaksi pasar kedua untuk merespon pergerakan ekonomi global
Analisis Perjanjian Modal Ventura Pola Bagi Hasil antara Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kompilasi Hukum Ekonomi Islam Santoso, F. Setiawan
Muqtasid: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 2 (2016): MUQTASID: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah
Publisher : IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/muqtasid.v7i2.137-148

Abstract

One resolution of moral hazard in venture capital (CV) is clarity and certainty in his Covenant. This article about it by analyzing the juridical basis of the Covenant pattern for CV results within the scope of KUHPerdata and KHES of mudarabah in solving CV. With this initial exploration is expected to be able to make a donation to the religious courts in Indonesias practitioners who still recognize both the economic problems of the Sharia in the settlement that became his authority. Both views do not differ greatly in resolving issues of venture capital can even complement each other’s weaknesses in deciding the problems of venture capital