Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Fish Protech

KARAKTERISTIK KIMIA DAN ORGANOLEPTIK NUGGET RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DENGAN SUBSTITUSI SURIMI IKAN KEMBUNG (Rastrelliger sp.) Yusra, Yusra; Asnani, Asnani; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11599

Abstract

ABSTRACT         This research aims to study the effect of mackerel surimi substitution and the chemical composition of the nuggets. This study uses a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments namely P1 (control) (100% crab meat: 0% surimi mackerel), P2 (70% crab meat: 30% mackerel surimi), P2 (crab meat 60%: mackerel surimi 60%) and P4 (50% crab meat: 50% mackerel surimi). The results of crab nugget research substituted with mackerel surimi obtained the best treatment organoleptic test obtained at P2 treatment with a fairly good panelist assessment. The best organoleptic test was found in the P2 treatment with the values of the color, aroma, texture, and taste parameters respectively 7.2, 6.2, 7.2 and 7.2. The highest crab fish substitution surimi crab nugget crab test on the P4 treatment with the value of water content, protein content and fat content was 45.25%. 29.79% and 4.61% respectively. Keywords: small crab, mackerel, nuggets, surimi, organoleptic test.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh substitusi surimi ikan kembung dan komposisi kimia nugget. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yaitu P1 (kontrol) (100% daging rajungan : 0% surimi ikan kembung), P2 (daging rajungan 70% : surimi ikan kembung 30%), P2 (daging rajungan 60% : surimi ikan kembung  60%) dan P4 (daging rajungan 50% : surimi ikan kembung 50%). Hasil penelitian nugget rajungan yang disubstitusikan dengan surimi ikan kembung diperoleh perlakuan terbaik uji organoleptik diperoleh pada perlakuan P2 dengan penilaian panelis yang cukup baik. Rerata uji organoleptik terbaik terdapat pada perlakuan P2 dengan nilai parameter warna, aroma, tekstur, dan rasa berturut-turut adalah 7,2, 6,2, 7,2 dan 7,2. Uji kimia nugget rajungan substitusi surimi ikan kembung tertinggi pada perlakuan P4 dengan nilai kadar air, kadar protein dan kadar lemak berturut-turut 45,25%. 29,79% dan 4,61%.Kata kunci: rajungan, ikan kembung, nugget, surimi, uji organoleptik.
PENGARUH PERBANDINGAN IKAN TEMBANG (Sardinella sp.) DAN TEPUNG TAPIOKA TERHADAP NILAI SENSORI DAN KIMIA KERUPUK IKAN Armin, Armin; Ibrahim, Mohamad Nuh; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11609

Abstract

The Effect of Comparison of Sardinella (Sardinella sp.) and Tapioca Flour to Sensory and Chemical Value of Fish Crackers ABSTRACT         The aim of this study was to determine the ratio of sardinella and tapioca flour to sensory quality, proximate composition, and rising volume of fish cracker fish crackers. This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of (four) treatments, namely by comparison of sardinella and tapioca flour with concentrations: 40%:60%(P1), 45%:55%(P2), 50%:50%(P3), and 55%:45%(P4). Data gathered were statistically analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) at 0.5% significance level, if there were significant differences, the analysis was continued using DMsRT   (Duncan Multiple Range Test). The results showed that the effect of the ratio of sardinella and tapioca flour on the sensory (quality of color, aroma, and crispness), proximate composition, and fish cracker rising volume had a significant effect. While other sensory attributes were not significantly different. The highest proximate composition in P3 with water content, protein, fat and ash  6,92%, 19,69% , 8,33% and 4,48% respectively. The highest value of the rising volume is shown in P1 with 91.28%. Keywords: Sardinella (Sardinella sp.),  sensory, proximate, rising volume.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari ikan tembang dan tepung tapioka terhadap kualitas sensori, komposisi proksimat, dan daya kembang kerupuk ikan.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri  dari 4 (empat) perlakuan yaitu dengan perbandingan ikan tembang dan tepung tapioka pada konsentrasi berturut-turut:40%:60% (P1), 45%:55% (P2), 50%:50% (P3) dan 55%:45% (P4).  Data yang terkumpul secara statistik dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Varians) pada taraf nyata 0,5%, jika terdapat perbedaan nyata analisis dilanjutkan menggunakan DMRT (Duncam Multiple Test Range). Hasil menunjukkan bahwa pengaruh perbandingan ikan tembang dan tepung tapioka terhadap kualitas sensori (warna, aroma dan kerenyahan), komposisi proksimat dan uji fisik berpengaruh nyata. Atribut sensori rasa tidak menunjukkan perbedaan nyata. Komposisi proksimat terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P3 yaitu kadar air 6,92%, kadar protein 19,69%, kadar lemak 8,33% dan kadar abu 4,48%. Komposisi volume pengembangan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P1 dengan nilai 91,28%.Kata kunci: Ikan Tembang (Sardinella sp.), Sensori, Proksimat, Volume Pengembangan
KOMPOSISI KIMIA DAN NILAI SENSORIK STIK IKAN TUNA (Thunnus sp.) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BUAH MANGROVE (Bruguiera gymnorrhiza) Dina, Dina; Asnani, Asnani; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11600

Abstract

Chemical Composition and Sensoric Value of Tuna Fish Sticks (Thunnus sp.) with Addition of Mangrove Flour (Bruguiera gymnorrhiza)ABSTRACT         This study aims to determine the effect of the addition of mangrove flour to sensory properties and water content and protein content of tuna sticks. This study used a Completely Randomized Design (CRD) with a combination of the use of fish meat and mangrove flour (from total stick ingredients) in a row: 50: 0% (I50M0), 45: 5% (I45M5), 40:10% (I40M10), and 35:15% (I35M15). The results showed the addition of mangrove flour with different concentrations significantly affected the sensory properties of color, aroma, texture, appearance and water content and protein content of tuna sticks but did not significantly affect the taste sensory attributes. The sensory attributes of color, aroma, texture, appearance, water content and protein content obtained the highest average values were 7.08, 6.07, 7.03, 6.6, 9.52 respectively and 14.58 while the sensory attributes of taste obtained the highest average values around 6.71. The combination of the use of fish meat and mangrove flour on the color and aroma sensory attributes of the I35M15 treatment is preferred while the sensory attributes of the texture, taste, and appearance of I40M10 are preferred. Keywords: Bruguiera gymnorrhiza, mangroves, sensoric, Thunnus sp., tuna sticks.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung mangrove terhadap sifat sensorik dan komposisi kimia stik ikan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan kombinasi penggunaan daging ikan dan tepung mangrove (dari total bahan stik) berturut-turut:50:0 % (I50M0), 45:5 % (I45M5), 40:10 % (I40M10), dan 35:15 % (I35M15). Hasil penelitian menunjukkan penambahan tepung mangrove dengan konsentrasi yang berbeda berpengaruh nyata terhadap sifat sensorik warna, aroma, tekstur, kenampakan dan kadar air serta kadar protein stik tuna namun tidak berpengaruh nyata pada atribut sensorik rasa.  Nilai rerata tertinggi pada atribut sensorik warna, aroma, tekstur, kenampakan, kadar air  dan kadar protein berturut-turut yaitu 7.08, 6.07, 7.03, 6.6, 9.52 dan 14.58 sedangkan pada atribut sensorik rasa diperoleh nilai rerata tertinggi sekitar 6,71. Kombinasi penggunaan daging ikan dan tepung mangrove pada atribut sensorik warna dan aroma perlakuan I35M15 lebih disukai sedangkan pada atribut sensorik tekstur, rasa dan kenampakan I40M10 lebih disukai dibandingkan pada perlakuan I35M15.Kata kunci: Bruguiera gymnorrhiz, mangrove, sensorik, stik tuna, Thunnus sp. 
ANALISIS MUTU KERANG DARAH (Anadara granosa) ASAP YANG DIKEMAS VAKUM DAN NON VAKUM PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG Yoni, Yoni; Isamu, Kobajashi Togo; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11611

Abstract

Quality Analysis of Smoked Cockle Shells (Anadara granosa) with vacuum and nonvacuum packaging techniques in room temperatureABSTRACT         This study aims to determine the effect of packaging factors and storage time on organoleptic values, total bacterial counts and chemical analysis of smoked cockle shells. The characteristics tested were sensory, water content, total bacterial count (TPC) and the value of the PAH compound (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) smoked cockle shells. This study uses a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 6 treatments V1L1 (vacuum packaging technique, 2 days storage time), V2L1 (nonvacuum packaging technique, 2 days storage time), V1L2 (vacuum packaging technique, length of storage time 4 days), V2L2 (non-vacuum packaging technique, 4 days storage time), V1L3 (vacuum packaging technique, 6 days storage time), V2L3 (non-vacuum packaging technique, 6 days storage time) and replications three times. Data from observations were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) at a level of 95%, if there is a significant difference (P> 0.05) then a further test was performed with a DMRT (Duncan Multiple Range Test) tests at a 95% significance level. The results obtained showed that the packaging technique and the storage time of smoked cockle shells had a very significant effect on the sensory value which included appearance, aroma, and taste, but the texture sensory had a real effect and on the fungus, sensory had no significant effect. The best results for sensory assessment are in the V1L1 treatment which has a value of appearance 7.62, aroma 7.64, taste 7.93 and texture 7.42. The best treatment on the total number of bacteria (TPC) showed the best value, namely V1L1 treatment with a value of 1.1 x 103 CFU / ml. The best treatment in chemical tests is in the treatment V1L1 with a moisture content value of 45.26%, while for the value of the PAH compound (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) the value is the same, <0.51 ppm both for vacuum and nonvacuum packaging techniques. Keywords: Cockle shells (Anadara granosa). Smoke, packaging, storage, room temperatureABSTRAKPenelitian ini bertujuan Untuk mengetahui  pengaruh faktor kemasan dan lama penyimpanan terhadap nilai organoleptik, jumlah total bakteri dan analisis kimia kerang darah asap. Karakteristik yang diuji yaitu sensori, kandungan kadar air, jumlah total bakteri (TPC) dan nilai  senyawa PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) kerang darah asap. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan V1L1 (Teknik pengemasan vakum, lama waktu penyimpanan 2 hari), V2L1 (Teknik penemasan non vakum, lama waktu penyimpanan 2 hari), V1L2 (Teknik penemasan vakum, lama waktu penyimpanan 4 hari), V2L2 (Teknik penemasan non vakum, lama waktu penyimpanan 4 hari), V1L3 (Teknik penemasan vakum, lama waktu penyimpanan 6 hari),V2L3 (Teknik penemasan non vakum, lama waktu penyimpanan 6 hari) dan ulangan sebanyak tiga kali. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf  95%, apabila terdapat beda nyata (P>0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf nyata 95%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa teknik pengemasan dan waktu penyimpanan kerang darah asap memberikan pengaruh sangat nyata terhadap nilai sensori yang meliputi kenampakan, aroma, dan rasa, tetapi pada sensori tekstur memberikan pengaruh nyata dan pada sensori jamur berpengaruh tidak nyata. Hasil terbaik untuk penilaian sensori terdapat pada perlakuan V1L1 dimana memiliki nilai kenampakan 7,62, aroma 7,64, rasa 7,93 dan tekstur 7,42. Perlakuan terbaik pada jumlah total bakteri (TPC)  menunjukkan nilai terbaik yaitu perlakuan V1L1 dengan nilai 1,1 x 103 CFU/ml . Perlakuan terbaik pada uji kimia terdapat pada perlakuan V1L1 dengan nilai kadar air 45,26 %, sedangkan untuk nilai  senyawa PAH (Polycyclic Aromatic Hydrocarbon) nilainya sama yaitu <0,51 ppm baik yang teknik pengemasan vakum maupun non vakum.Kata kunci: kerang darah (Anadara granosa). pengasapan, pengemasan, penyimpanan, suhu ruang
PENGARUH PERBEDAAN BAHAN PENGASAP TERHADAP UJI SENSORIK DAN KANDUNGAN GIZI KERANG DARAH (Anadara granosa ) ASAP Kiro, Muhammad Zul Sudrajat; Isamu, Kobajashi Togo; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11602

Abstract

The Effect of  Smoke Material Difference to Sensory Testing and The Nutrient Content of Cockle shells (Anadara granosa) Fumigation ABSTRACT         This research is to determine the effect of fumigation with shell and coconut husks to sensory value and the nutritional value of cockle shells (Anadara granosa) fumigation. The tested samples have divided into three treatments and three repeated remixes with coconut fiber, coconut shell, and a mixture of coir and coconut shell for 40 minutes, therefore, this research was designed with a completely random design. The effect of the fumigation differentiation on sensory testing and cockle shell nutrient content (Anadara granosa) fumigation has done after the validator. The results showed that sensory value based on panelist data showed no apparent effect on aroma, a real effect on color, flavor, and texture. The result of a presentative nutritional test is likely to vary creatively during the total duration of each of the forty minutes, based on the best treatment of water content P1U1, P2U2, and P3U2 consecutive 34.34%; 43.81%; 43.69%, ash content 3.40%; 2.38%;; 2.49%, carbohydrate 5.97;  4.47% ; 5.95%, Protein 15.42%; 18.54% ; 21.25%, and  fat  1.18%; 1.12%; 1.75%. Keywords: Anadara granosa, fumigation, sensory, nutrition.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh pengasapan dengan bahan pengasap tempurung dan sabut kelapa terhadap nilai sensorik dan nilai gizi kerang darah (Anadara granosa) asap. Sampel yang diuji dibagi menjadi tiga perlakuan dan tiga kali ulangan diantaranya pengasapan dengan sabut kelapa (P1), tempurung kelapa (P2) serta campuran sabut dan tempurung kelapa (P3) selama 40 menit oleh sebab itu penelitian ini di desain dengan rancangan acak lengkap. Pengaruh perbedaan bahan pengasap terhadap uji sensorik dan kandungan gizi kerang darah(Anadara granosa) asap dilakukan setelah pengasapan. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai sensorik berdasarkan data panelis menunjukan berpengaruh tidak nyata terhadap aroma, berpengaruh nyata terhadap warna, rasa dan tekstur. Nilai hasil uji gizi secara keseluruhan   cenderung variatif selama total lama pengasapan empat puluh  menit berdasarkan perlakuan terbaik yaitu kandungan air P1U1, P2U2, dan P3U2 berturut turut 34,34% ; 43,81% ; 43,69 %, Kadar abu 3,40% ; 2,38% ;2,49%, Karbohidrat 5,97 ; 4,47%; 5,95 %, Protein 15,42 %; 18,54%; 21,25 %, dan Lemak 1,18; 1,12%; 1,75 %.Kata kunci: Anadara granosa, pengasapan, sensorik, gizi.
KARAKTERISTIK KIMIA TEPUNG SILASE LIMBAH IKAN TUNA (Thunnus sp.) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG JAGUNG Safitra, Safitra; Asnani, Asnani; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Fish Protech Vol. 3 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfp.v3i1.11607

Abstract

Chemical characteristics of Silage Flour from Tuna Fish Waste (Thunnus sp.) with cornflour additionABSTRACT         The purpose of this study was to determine the chemical characteristics and the effect of the addition of cornflour to tuna waste silage flour.  This study used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments, namely TS1 (5% addition to corn flour), TS2 (10% adding corn flour), TS3 (15% adding corn flour), TS4 (20% adding cornflour)  ) and repeat three times.  Data from observations were analyzed using ANOVA (Analysis of Variance) at a level of 95%, if there is a real difference (P> 0.05) then a further test was performed with a DMRT (Duncan Multiple Range Test) tests at a 95% level.  The results showed that the effect of adding cornflour to fish waste silage flour had a significant effect on the chemical content test value.  The results of the chemical test of the silage flour show water content between 10.4% -8.4%, ash content of 24.2% -7.9%, protein content of 47.5% -43.3%, and fat content of 4.6  % -2.1%. Keywords: Silage flour, tuna waste (Thunnus sp.), Cornflour and proximate composition.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik kimia  dan pengaruh penambahan tepung jagung pada tepung silase limbah ikan tuna. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan yaitu perlakuan TS1 (5% penambahan tepung Jagung), TS2 (10% penambahan tepung jagung), TS3   (15% penambahan tepung jagung), TS4 (20% penambahan tepung jagung) dan ulangan sebanyak tiga kali. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf  95%, apabila terdapat beda nyata (P>0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf nyata 95%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh penambahan tepung jagung pada tepung silase limbah ikan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai uji kandungan kimia. Hasil uji kandungan kimia tepung silase menunjukkan kadar air antara 10,4%-8,4%, kadar abu 24,2%-7,9%, kadar protein 47,5%-43,3%, dan kadar lemak 4,6%-2,1%.Kata kunci: Tepung silase, limbah ikan tuna (Thunnus sp.), tepung jagung serta komposisi proksimat
KARAKTERISTIK FISIK SURIMI IKAN NILA (Oreochromis sp. ) BERDASARKAN PERBEDAAN PROSES PENCUCIAN MENGGUNAKAN NaHCO3 DAN NaCl Laode Muhamad Hazairin Nadia; Illian Elvira; La Ode Huli; Wa Ode Nafilawati; Sri Rejeki; Waode Nilda Arifiana Effendy
Jurnal Fish Protech Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Fish Protech Vol. 5 No. 2 Oktober 2022
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v5i2.28303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik surimi ikan nila (Oreochromis sp.) dengan perbedaan proses pencucian menggunakan NaHCO3 dan NaCl. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor perlakuan yaitu pencucian lumatan daging ikan nila yang terdiri dari   4 taraf perlakuan dan masing - masing dilakukan 3 kali pengulangan, perlakuannya yaitu perlakuan A (kontrol atau tanpa NaHCO3 dan NaCl),perlakuan B (NaHCO30,4% dan NaCl 0,3%), perlakuan C (NaHCO30,5% dan NaCl 0,3%) dan perlakuanD (NaHCO30,6% dan NaCl 0,3%). Parameter fisik yang diuji yaitu rendemen, derajat putih, Water Holding Capacity (WHC), uji lipat (folding test) dan uji gigit (teeth cutting test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencucian dengan NaHCO3dan NaCl berpengaruh nyata terhadap nilai parameter fisik (kekuatan gel, derajat putih, WHC, uji lipat dan uji gigit) surimi ikan nila (p<0,05). Hasil rendemen tertinggi surimi ikan nila pada perlakuanD sebesar (34,98%), sedangkan terendah pada perlakuan A (33,13%). Hasil pengukuran dari parameter fisik menunjukkan bahwa perlakuan D sebagai perlakuan terbaik dengankekuatan gel 690,24 g.cm, derajat putih 66,94%, WHC 68,46%, uji lipat 4,89 dan uji gigit 8,75. Kata Kunci: ikan nila, karakteristik fisik, NaCl, NaHCO3, surimi
PENGARUH METODE THAWING YANG BERBEDA TERHADAP MUTU SENSORI DAN PROKSIMAT KERANG POKEA (Batissa violacea var. celebensis von. Martens 1897) BEKU Nurfila, Nurfila; Isamu, Kobajashi Togo; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 7, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v7i1.48109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode thawing yang berbeda terhadap mutu sensori dan proksimat kerang pokea beku. Parameter yang diamati yaitu analisis sensori (kenampakan, aroma, dan tekstur), dan analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar protein, kadar lemak dan karbohidrat). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA), jika hasil analisis menunjukan berbeda nyata maka dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu thawing menggunakan air hangat (P1), thawing menggunakan perendaman air (P2), dan thawing menggunakan suhu ruang (P3), dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil analisa sensori dari thawing daging kerang pokea beku berpengaruh nyata terhadap kenampakan, aroma, dan tekstur, sedangkan hasil analisa proksimat daging kerang pokea thawing berpengaruh nyata terhadap kadar lemak. Nilai sensori terbaik pada perlakuan (P1) dimana nilai kenampakan, bau dan tekstur masing-masing 7,4, 7,1, dan 6,5. Uji proksimat menunjukan bahwa perlakuan P2 mempunyai nilai kadar protein dan karbohidrat tertinggi yaitu 16,49% dan 0,78%. Selanjutnya pada perlakuan (P3) menunjukan kadar air dan kadar abu tertinggi masing-masng yaitu 71,18% dan 1,66%. Kadar lemak tertinggi pada perlakuan (P1) yaitu 11,90%.
Kajian Cara Pengolahan, Karakterisasi Mutu Sensori Dan Proksimat Gurita (Octopus sp.) Kering Di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi Yani, Safitri; Ibrahim, Mohammad Nuh; Rejeki, Sri
Jurnal Fish Protech Vol 7, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v7i1.48111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara pengolahan, karakteristik mutu sensori dan proksimat Gurita (Octopus Sp.) Kering di Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 sumber keragaman berdasarkan tempat produksi di 3 lokasi desa yang berbeda dengan pengulangan pengambilan sampel sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh di analisis menggunakan anlisis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) jika terdapat pengaruh antar perlakuan. Hasil menunjukkan nilai sensori berpengaruh nyata terhadap kenampakan, aroma, rasa, dan tekstur, sedangkan hasil penelitian proksimat berpengaruh nyata terhadap kadar air, abu, dan lemak serta tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein. Kisaran nilai proksimat masing-masing untuk kadar air, kadar protein, kadar lemak, dan kadar abu adalah 29,70% - 25,36%, 47,06% - 45,02%, 5,60% - 4,58% dan 12,06 % - 9,03%.