Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberian Pisang Raja Terhadap Nyeri Pada Keluarga Ny. Y Dengan  Hipertensi Di Desa Pulau Tinggi Musrianti Musrianti; Indrawati Indrawati; Putri Eka Sudiarti
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Desember 2024
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i1.110

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah diatas batas normal yaitu sistolik ≥ 140 dan diastolik ≥ 90 mmHg. Penderita hipertensi jika tidak rutin melakukan pengecekan tekanan darah, penderita tidak akan menyadari bahwa dirinya memiliki tekanan darah tinggi karena umumnya penderita hipertensi tidak merasakan tanda dan gejala. Pemberian dukungan dan membuat keputusan terkait penatalaksanaan yang dapat dilakukan oleh penderita hipertensi juga peran dari keluarga sangat penting. Salah satu pengobatan nonfarmakologis yaitu pemberian pisang raja pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan dengan pemberian pisang raja pada penderita hipertensi. Penelitian dilakukan pada tanggal 21-23 Agustus 2024, implementasi pemberian pisang raja 100 gram 2 kali sehari dilakukan pada pagi dan siang sebelum makan yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Hasil penelitian didapatkan penurunan tekanan darah dengan perbandingan sebelum pemberian TD : 170/100 mmHg mengalami penurunan hingga hari ketiga didapatkan TD : 130/90 mmHg. Diharapkan klien selalu memperhatikan kesehatannya dengan melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin, istirahat yang cukup, mengonsumsi pisang raja untuk membantu menjaga tekanan darah klien selalu terkontrol.
Penerapan Latihan Pursed Lips Breathing Terhadap Perubahan Respiratory Rate Pasien Pneumonia Di RSUD Arifin Achmad Rima Mustika; Riani Riani; Putri Eka Sudiarti
Excellent Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v3i2.155

Abstract

Pneumonia is an infectious disease that affects the lower respiratory tract with signs and symptoms such as coughing and shortness of breath. Pneumonia, or inflammation of the lungs, can cause various serious impacts, including complications such as lung abscess, empyema, pleural effusion, respiratory failure, and even death. In addition, pneumonia can also cause pulmonary fibrosis and bronchiectasis, and increase the risk of kidney failure if complications such as sepsis occur. In An.M, the main complaint felt was that the mother said that 3 days ago before entering the hospital she had a cough with phlegm, shortness of breath and difficulty in expelling phlegm. The purpose of this scientific paper is to obtain an overview of nursing care by providing pursed lips breathing exercises. This study uses a direct observation method in assessing, analyzing data, and diagnosing patients with Pneumonia with one respondent, carried out at HCU Anggrek. The results of this nursing care showed that breathing began to return to normal. This shows that pursed lips breathing exercises can provide changes to breathing in Pneumonia patients. It is hoped that patients can apply pursed lips breathing exercises routinely with the hope that breathing in patients will return to normal.  
Pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) Untuk Menurunkan Gangguan Integritas Kulit Saniyyah Elfadl; Putri Eka Sudiarti; Gusman Virgo
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.171

Abstract

Skin integrity disorders are conditionsin which individuals are at risk of damage to the epidermis and dermislayers of the skin. These skin integrity disordersinclude rough, dry, itchy skin with a blackish color andsmall crackson the skin. If left untreated, this will cause the skin tobecome inflamed or even infected.An. N's complaints include dry, rough, itchy, scaly skin with a darkened appearance sincehe began undergoing regular blood transfusions due to his thalassemia condition.This study used direct observation methods to assess,analyze data, and diagnose patients with dry skin with one respondent, An.. It was conducted in the Thalassemia room of Arifin Achmad Regional General Hospital in Riau Province. The purpose of this scientific workis to obtain an overview ofskin integrity with the application of virgin coconut oil. The results of this nursing care showed a decrease in skin integrity disorders from a scale of 3to a scale of 0 after 3 days of treatment. This indicates that the application of virgincoconut oil can reduce skin integrity disorders in children. It is hoped that patients and their families willapply Virgin Coconut Oil to dry skin to obtain better results so that the skin returns to normal.
Pemberian Terapi Kombinasi Water Tepid Sponge Dan Kompres Aloevera Terhadap Penurunan Suhu Anak Dengan Demam Rika Febriana; Putri Eka Sudiarti; Gusman Virgo
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.186

Abstract

Demam menjadi salah satu tanda dan gejala yang sering muncul pada anak-anak, dikatakan demam apabila terjadi peningkatan suhu tubuh diatas normal yaitu >37,5 ℃. Jika anak mengalami demam maka anak akan mudah rewel bahkan sampai menangis. Tujuan karya ilmiah ners ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan dengan pemberian terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera. Penelitian ini menggunakan metode desain studi kasus yang dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 08-10 Mei 2025 dengan sampel yaitu  satu responden yang dilakukan di Ruangan Anggrek RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Pada An. A keluhan utama pasien mengatakan demam, badan terasa panas, keluarga pasien mengatakan anaknya demam sejak 5 hari, demam turun naik, pasien tampak lemas, T : 38,8 ℃, dari keluhan yang dirasakan oleh pasien maka dirumuskan diagnosa hipertermia b.d proses penyakit (infeksi) d.d suhu tubuh diatas nilai normal. Salah satu intervensi yang tepat untuk menurunkan suhu pada An. A adalah terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera. Implementasi dilakukan selama 3 hari berturut-turut yang dilakukan pada pagi hari selama ±20 menit. Hasil asuhan keperawatan ini didapatkan adanya penurunan suhu menjadi 37,10C yang diukur menggunakan termometer. Hal ini menunjukkan bahwa terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera dapat menurunkan suhu tubuh pada anak. Diharapkan pasien dan keluarga mengaplikasikan terapi water tepid sponge dan kompres aloe vera secara rutin dengan harapan suhu tubuh menjadi normal.
Pemberian Jus Mengkudu Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Hipertensi Oktarisa Oktarisa; Indrawati Indrawati; Putri Eka Sudiarti
Excellent Health Journal Vol. 4 No. 1 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v4i1.191

Abstract

Seseorang yang memiliki tekanan darah tinggi, akan menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi penyakit antara lain : penyakit jantung, gagal jantung kongestif, stroke, gangguan penglihatan, gagal ginjal, gagal jantung, bahkan komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan keperawatan dengan pemberian jus buah mengkudu terhadap penurunan nyeri pada penderita hipertensi di Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 25-27 Juni 2025 dengan sampel 1 responden yaitu Ny N. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi langsung, pemeriksaan fisik, dan pengukuran tekanan darah. Alat yang dipakai dalam pengumpulan data mencakup lembar kajian keperawatan keluarga dan alat untuk mengukur tekanan darah (sfigmomanometer dan stetoskop) .Keluhan utama yang dirasakan oleh Ny. N yaitu mengeluh sakit kepala, tengkuk terasa sakit dan berat terasa seperti ditusuk tusuk, di bagian kepala dan tengkuk dengan skala nyeri 5. Tekanan darah: 173/92 mmHg. Diagnosa yang muncul yaitu manajemen kesehatan keluarga tidak efektif berhubungan dengan kompleksitas program keperawatan. Intervensi yang diberikan peneliti  adalah  pemberian jus mengkudu. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan tekanan darah setelah diberikan jus buah mengkudu sebanyak dua kali sehari selama tiga hari berturut-turut yaitu hari pertama tekanan darah sebelum diberikan jus buah mengkudu yaitu 176/101 mmHg dan hari ketiga turun menjadi 157/88 mmHg dan nyeri juga berkurang  dari skala 5 menjadi skala 2. Diharapkan Ny. N selalu mengontrol tekanan darah dan mengonsumsi jus buah mengkudu jika tekanan darah  meningkat dalam mengatasi nyeri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI SMPN 5 TAMBANG Siti Aisyah; Putri Eka Sudiarti; Fitri Apriyanti
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4, Nomor 2, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i2.56435

Abstract

Kekerasan seksual dalam arti yang lebih luas merupakan perilaku seksual yang tidak diinginkan, remaja sering kali rentan terhadap kekerasan, termasuk kekerasan seksual, karena kurangnya pemahaman tentang hak-hak mereka. Banyak kasus kekerasan seksual saat ini dianggap sebagai hal yang normal karena masih kurangnya pengetahuan dan kesadaran tentang kekerasan seksual, sehingga mengakibatkan rendahnya perilaku anak dalam melakukan pencegahan terhadap kekerasan seksual untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja dengan perilaku pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan di SMPN 5 Tambang. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 104 siswa remaja putri SMP menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan Uji Chi-Square. Hasil analisa univariat diperoleh bahwa sebanyak 87 responden (83,7%) memiliki tingkat pengetahuan baik, dan sebanyak 57 responden (54,8%) memiliki perilaku pencegahan kekerasan seksual yang positif. Hasil Uji Chi-Square diperoleh p-value sebesar 0,042 menandakan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan. Diharapkan adanya program pendidikan di sekolah yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan remaja dalam melindungi diri mereka dari kekerasan seksual.