Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS PEMBELAJARAN IPS PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SMP BABUSSALAM PAGELARAN KABUPATEN MALANG MUHAMMAD FATHUL IHSANI; Hamidi Rasyid
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 2 No 2 (2024): Vol 2 No 2 ( 2024 ): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perubahan kurikulum yaitu dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum Merdeka, sehingga peneliti akan menganalisis pembelajaran IPS di sekolah dengan adanya perubahan kurikulum tersebut yang peneliti lakukan di SMP Babussalam. Tujuan dari penelitian ini adalah peneliti ingin mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan oleh guru pada mata pembelajaran IPS dengan menggunakan Kurikulum Merdeka di SMP Babussalam. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah kualitatif dengan jenis deskriptif, dimana peneliti akan mendeskripsikan dari hasil yang peneliti temukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini adalah guru sudah melakukan perencanaan dengan baik yaitu dengan membuat ATP dan Modul Ajar. Setelah itu guru IPS mengimplementasikan pembelajaran IPS sesua dengan yang ada di ATP dan Modul Ajar sedangkan pada proses evaluasi pembelajaran guru melakukan evaluasi secara menyeluruh baik evaluasi kognitif, Afektif dan Psikomotor.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA CANVA PADA PENUGASAN MATA PELAJARAN IPS KELAS 8 DI SMP PESANTREN NURUL FALAH DAMPIT Hamidi Rasyid; lusiver bawiko
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 3 No 2 (2025): Vol 3 No 2 ( 2024 ): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/jipsos.v3i2.7830

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Canva dalam penugasan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VIII di SMP Pesantren Nurul Falah Dampit dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta menggunakan triangulasi teknis untuk mendapatkan keabsahan data. Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pemanfaatan media pembelajaran visual yang interaktif seperti Canva. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan Canva mampu meningkatkan kreativitas siswa, memperbaiki hasil belajar, dan memperkaya variasi tugas yang diberikan guru. Media ini mendorong siswa untuk mengekspresikan pemahaman materi secara visual yang menarik dan informatif. Secara keseluruhan, Canva terbukti efektif dalam menunjang pembelajaran IPS yang interaktif, dinamis, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.
IMPLEMENTASI GELAR KARYA DAN POJOK BACA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DI SDN 02 KADEMANGAN Yulia Eka Yanti; Tety Nur Cholifah; Hendra Rustantono; Vika Cahya Intani; Niken Annur Habibah; Reka Revianti; Nur Aida Salsabila; Ridha Nazillatul Laili; Vivin Nur Kholifah; Hamidi Rasyid
Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): JULI 2026
Publisher : FIP UNIRA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/eduabdimas.v5i3.10742

Abstract

At SDN 02 Kademangan, teaching and learning activities still introduce very little Lolak culture and traditions to students. Learning at school focuses more on academic aspects and does not provide sufficient space for the introduction and understanding of local cultural values. This activity not only aims to introduce and preserve local culture, but also to improve students' overall literacy skills. Apart from that, this program is also expected to encourage active participation by the community and parents in cultural education, as well as forming students' characters who love and appreciate their culture more. Implementation methods include planning and preparation, organizing and decorating the event, evaluating the work, closing and documenting. With this activity, students' reading interest in local culture-based material has increased. In addition to increasing cultural literacy, students' general literacy skills, such as reading, writing and speaking, also experience development. In the reading corner, students read folk tales and other materials, which not only enriches their knowledge but also improves their reading ability.
MENGEMBANGKAN POTENSI DESA REJOYOSO MELALUI BUDIDAYA MAGGOT SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK Yulia Eka Yanti; Tety Nur Cholifah; Hendra Rustantono; Hamidi Rasyid; Fahmanisatul Rodiyah; Muhammad Abdul Aziz
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Tipis Wiring Vol 3 No 1 (2024): Tepis Wiring: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unversitas Islam Raden Rahmat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/tepiswiring.v3i1.4212

Abstract

Rejoyoso Village has the potential to utilize organic waste from leftover household activities. However, the people of Rejoyoso Village are less motivated to develop skills regarding organic waste processing. This is because people have no interest in or understanding of waste management. The aim of the KKN-T 16 UNIRA Rejoyoso Village activity program in 2024 is to utilize household organic waste effectively and innovatively and improve residents' skills in waste management. This KKN-T activity was carried out for 40 days with 16 participants in Rejoyoso Village, Bantur District. The activity stages are observation and identification of potential problems, processing observation data, program planning, implementation, which includes Focus Group Discussion (FGD), carrying out location permits, preparing tools and materials, carrying out socialization, and training on organic waste management through maggot cultivation. The final stage is monitoring and evaluating the results of the activities. The conclusion of this activity is that by empowering the community, people can broaden their knowledge and develop their skills through cultivating maggots in Rejoyoso Village, Bantur District, as an alternative use of organic waste.