Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tumou Tou

IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 SINONSAYANG MINAHASA SELATAN Wolter Weol
Tumou Tou Volume IV, Nomor 1, Januari 2017
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.703 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan: (1) Pengimplementasian MBS pada Sekolah Menengah Pertama, (2) Faktor yang menunjang pengimplementasian MBS, (3) Faktor yang menghambat pengimplementasian MBS, (4) Solusi yang dilakukan dalam pengimplementasian MBS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Prosedur dan teknik pengumpulan data: (1) observasi, (2) wawancara tidak terstruktur (3) studi dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri dilengkapi dengan wawancara tidak terstruktur, kamera foto, dan catatan lapangan. Selanjutnya, data dianalisis dengan cara: mereduksi data, display data, dan pengecekan keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan: (1) pengimplementasian manajemen berbasis sekolah belum berjalan seperti yang diharapkan karena banyak data dan dokumen tidak tersedia, antara lain: RKAS dan RPS, diadopsi dari sekolah lain tanpa direvisi, prinsip transparansi dan akuntabilitas tidak dilaksanakan, fungsi-fungsi manajemen belum dilaksanakan secara benar, komunitas sekolah kurang memahami MBS; (2) faktor yang menghamabat antara lain: tidak dilakukan dilakukan analisa SWOT, Sosialisasi belum optimal, sistem monitoring dan evaluasi tidak optimal, sarana dan prasarana belum memadai, lemahnya budaya peningkatan mutu secara holistik, kurangnya pengembangan diri para tenaga pendidik, minimnya tenaga administrasi, kurangnya pemahaman tentang MBS oleh komite sekolah dan masyarakat; (3) faktor yang menunjang dalam pengimplementasian MBS, yaitu adanya SDM pendidik dan tenaga kependidikan, tersedianya dana BOS dan partisipasi orang tua, adanya struktur kepemimpinan sekolah, sebagian besar tenaga pendidik berkualifikasi akademik strata satu, dan telah disertifikasi sebagai guru profesional, adanya struktur komite sekolah, animo masyarakat untuk menyekolahkan anak sangat besar; (4) Upaya-upaya yang dilakukan dalam pengimplementasian MBS yaitu mempelajari secara mendalam berbagai regulasi tentang manajemen pendidikan, mengadakan pembinaan terhadap para tenaga pendidik dan administrasi, mengikutsertakan tenaga pendidik dalam kegiatan pelatihan, melibatkan komite dan orang tua siswa dalam pengembangan sekolah.Berdasarkan kesimpulan di atas maka disarankan yaitu: (1) perlu adanya sosialisasi dan edukasi kepada komunitas sekolah tentang manajemen berbasis sekolah; (2) melakukan analisa SWOT, (3) mengoptimalisasikan potensi sekolah; (4) perlu adanya peningkatan mutu sumber daya manusia.
Transformasi Pengucapan Syukur: Identitas dan Relasi Sosial Era Pandemi Covid-19 di Tomohon Wolter Weol; Nency Aprilia Heydemans; Fienny Maria Langi
Tumou Tou Vol. 8 No. 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.599 KB) | DOI: 10.51667/tt.v8i1.474

Abstract

This paper describes the transformation of gratitude: identity and social relations during the Covid-19 pandemic era in Tomohon. The expression of gratitude to God Almighty (Opo Empung Wailan Wangko) was inherited from the ancestors of the Tou (people) of Minahasa for the yields obtained in the form of offerings. This one gratitude is done every one person in social relations and cultural integration. This article aims to analyze the transformation of gratitude carried out in Tomohon during the Covid-19 Pandemic era. This study reveals the social identity theory from the sociological paradigm by Steph Lawler (2014) which functions as a relationship between relatives as individuals, which in this study is called family, basudara. The article data uses field research with the method of observation and in-depth interviews. The results of the research are expected to help the government and society in preventing Covid-19 so as to minimize consumptive lifestyles and maintain distance. There are three values ​​that are useful for building life, namely the value of brotherhood, mutual cooperation (mapalus) and spirituality.