Claim Missing Document
Check
Articles

PROSES SELEKSI TAMBAHAN DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA: TINJAUAN DARI PERSPEKTIF ILMU PEMERINTAHAN Dini Yuliani; Erlan Suwarlan; Irfan Nursetiawan; Regi Refian Garis
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 3 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i3.12737

Abstract

Kepemimpinan memiliki peran yang krusial dalam pemerintahan desa.  Kepala desa yang efektif harus mampu menjadi perekat yang menghubungkan antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pihak lain untuk mencapai tujuan pembangunan desa. Melalui kepemimpinan yang kuat, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik. Sehingga proses pemilihan kepala desa merupakan salah satu bentuk konkrit pelaksanaan demokrasi pada tingkat lokal dengan melibatkan banyak pihak. Jika terjadi situasi khusus yang memerlukan pemilihan kepala desa pengganti antar waktu, dan perlu adanya proses seleksi tambahan.  Proses seleksi tambahan harus sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk di dalam prosesnya ada keterlibatan perguruan tinggi. Dengan harapan adanya keterlibatan akademisi dapat menjadi lebih profesional, objektif, dan transparan.  Dilihat dari perspektif ilmu pemerintahan, proses seleksi tambahan dalam pemilihan kepala desa memberikan banyak keunikan yang menarik dan berdampak pada perkembangan ilmu pemerintahan.  Kajian dan pemahaman tentang proses ini dapat memperkaya literatur ilmu pemerintahan dan menjadi pijakan bagi pengembangan pemerintahan desa yang lebih efektif, responsif, dan berdaya saing.
STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN PANGANDARAN DALAM PENINGKATAN PELESTARIAN SENI DAN KEBUDAYAAN GUNA MEWUJUDKAN VISI PANGANDARAN JUARA MENUJU WISATA BERKELAS DUNIA YANG BERPIJAK PADA NILAI KARAKTER BANGSA Arie Budiawan; Aan Anwar Sihabudin; Regi Refian Garis
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 2 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i2.10846

Abstract

Strategi Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam Peningkatkan Pelestarian Seni dan Kebudayaan guna mewujudkan visi Pangandaran Juara Menuju Wisata Berkelas Dunia Yang Berpijak Pada Nilai Karakter Bangsa adalah bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan kebudayaan daerah yang digambarkan dengan indikator penyelenggaraan festival seni dan budaya, jumlah karya budaya yang direvitalisasi dan inventarisasi, serta jumlah cagar budaya yang dikelola secara terpadu, sekaligus berperan sebagai salah satu sektor yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan pembangunan kepariwisataan yang sekaligus berperan sebagai salah satu sector yang memberikan kontribusi terhadap perkembangan perekonomian daerah. Adapun metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penggunaan metode deskriptif kualitatif dalam penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menjabarkan dalam rangka upaya mendorong peningkatan pengembangan seni dan kebudayaan potensi daerah yang sesuai RPJMD Kabupaten Pangandaran Tahun 2021-2026 yakni Pangandaran Juara Menuju Wisata Berkelas Dunia Yang Berpijak Pada Nilai Karakter Bangsa”. Perumusan strategi terdiri dari pengembangan misi, identifikasi faktor eksternal (peluang dan ancaman), menentukan faktor internal (kekuatan dan kelemahan), menyusun tujuan jangka panjang, menghasilkan strategi alternatif, dan memilih strategi yang tepat untuk dilaksanakan. Dengan demikian pengembangan pelestarian untuk memanfaatkan potensi seni dan kebudayaan guna mendorong perkembangan pariwisata dengan memperhatikan kelestarian nilai-nilai budaya adat istiadat, mutu dan keindahan lingkungan alam untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Namun ada beberapa permasalahan diantaranya yaitu belum optimalnya intensitas penyelenggaraan festival seni dan budaya, belum optimalnya upaya dalam menarik penyelenggaraan kegiatan festival, kurangnya inovasi dalam penyelenggaraan festival seni dan budaya, belum optimalnya promosi Kabupaten Pangandaran sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai festival, kemudahan bagi penyelenggara festival dalam menyelenggarakan event, belum optimalnya benda, situs dan kawasan cagar budaya yang dilestarikan (30 pada tahun 2020), belum optimalnya jumlah cagar budaya yang dikelola secara terpadu (30) pada tahun 2020), belum ditetapkannya situs dan kawasan cagar budaya di Kabupaten Pangandaran, belum optimalnya perhatian dinas teknis terhadap cagar budaya dan terbatasnya SDM;
Efektivitas Pengadaan Barang dan Jasa Oleh BUMDes dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Regi Refian Garis; Aan Anwar Sihab; Windi Ayu Tiarani
Musamus Journal of Public Administration Vol 3 No 1 (2020): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v3i1.3137

Abstract

Based on the results of observations, it is known that there are several problems in the effectiveness of the procurement of goods and services by Hegardanadyaksa Village-Owned Enterprises in increasing the Original Income of Hegarmanah Village, Cidolog District, Ciamis Regency. This research uses descriptive qualitative research method, the length of this research is 10 months with the technique of collecting data through library research, field studies, observation, and interviews. The primary data sources in this study were 14 people. Data processing techniques / data analysis through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on the results of the study it can be concluded that: 1) The effectiveness of the procurement of goods and services by Hegardanadyaksa Village- Owned Enterprises in increasing the Original Income of Hegarmanah Village, Cidolog District, Ciamis Regency has not been carried out properly because there are still obstacles to be faced, this is due to lack of direction to the management, low compliance and obedience of the board in carrying out their duties. 2) The obstacles faced are low human resources, low compliance and obedience of administrators in carrying out their duties, lack of direction to the management, price competition and business competition and there is still a tug of interest. 3) The efforts made are including the board in educational activities and training seminars and workshops and providing regular guidance to the board, adding venture capital and improving the quality of goods and service quality, inviting all administrators to be willing to be placed in any position and inviting all administrators to more appreciating and respecting the determination of positions, recruiting managers as needed, providing guidance to administrators.
Evaluasi Kinerja Pemerintah Desa Dalam Pembangunan Fisik Regi Refian Garis; Ai Rahma Navily
Musamus Journal of Public Administration Vol 3 No 2 (2021): Musamus Journal of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v3i2.3372

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah lemahnya evaluasi yang dilakukan oleh Badan Permusyawaratan Desa dalam kinerja Kepala Desa, belum optimalnya pembangunan sehingga pelaksanaan pembangunan tidak tepat sasaran dan tidak terealisasikan dengan yang sudah direncanakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Evaluasi Kinerja Pemerintah Desa Dalam Pembangunan Fisik di Desa Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui Evaluasi Kinerja, Untuk mengetahui hambatan-hambatan Evaluasi Kinerja, Untuk mengetahui upaya-upaya dalam Evaluasi Kinerja. Penelitian ini menggunakan persepektif pendekatan kualitatif. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Kepala Desa Cikalong, Kasi Perencanaan, Sekretaris Desa, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa, Anggota Badan Permusyawaratan Desa sebanyak 2 orang, Karang Taruna, Ibu PKK , Masyarakat Desa Cikalong sebanyak 4 orang sehingga informan dalam penelitian ini terdapat tiga belas (13) informan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa; Evaluasi Kinerja Kepala Desa Oleh Badan Permusyawaratan Desa Dalam Pembangunan Fisik belum berjalan secara optimal terdapat pembangunan yang dalam perencanaannya akan dilaksanakan pembangunan tetapi pada pelaksanaannya tidak dilakukan oleh karena itu evaluasi yang dilakukan oleh BPD belum sepenuhnya terlaksana dan tidak melakukan evaluasi secara rutin pada saat pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut terealisasikan atau diselesaikan, Hambatan yang dihadapi dalam Evaluasi Kinerja Kepala Desa Oleh Badan Permusyawaratan Desa Dalam Pembangunan Fisik ialah kurangnya kerjasama antar berbagai pihak sehingga terjadi miskomunikasi dan pelaksanaan pembangunan tidak berjalan dengan baik, dan minimnya sumber daya manusia yang menjadi pekerja dalam pembangunan fisik, Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yang dihadapi yaitu: berkoordinasi terhadap pihak yang bersangkutan terjalin dengan baik, BPD mengadakan rapat rutin yang melibatkan Pemerintah Desa demi membangun kesadaran dan pemahaman Pemerintah Desa, dan melibatkan masyarakat dalam mendiskusikan pelaksanaan pembangunan
Evaluasi Kebijakan Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam Penanganan Dampak Covid - 19 Regi Refian Garis; Linda Desfirani
Musamus Journal of Public Administration Vol 4 No 1 (2021): Musamus Journal Of Public Administration
Publisher : Department of State Administration - Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpa.v4i1.3586

Abstract

Berbagai permasalahan dalam penyaluran Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam penanganan dampak Pandemi COVID-19. Ditemukan beberapa indikator permasalahan diantaranya yaitu : 1) Belum adanya aturan yang dipakai dalam penyaluran secara teknis BPNT tingkat desa di Desa Muktisari, 2) Kesulitan pendanaan dan sulit tanggap dalam pemutakhiran atau pengupdatean data 3) Pelaporan Pertanggungjawaban dari Agen yang cenderung lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang terkait dengan hasil evaluasi pelaksanaan dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis, dengan melihat atau mengukur evaluasinya menggunakan Kriteria evaluasi seperti Sumber Daya Aparatur (SDA), Kelembagaan, Sarana, Prasarana Dan Teknologi, Finansial dan Regulasi . Penelitian ini menggunakan Metode atau pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi (pengamatan) langsung dilapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penentuan informan ditentukan secara Purposive, yaitu dengan melihat kesesuaian calon informan dengan informasi yang dibutuhkan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Penelitian ini menujukkan bahwa dari hasil evaluasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis menunjukkan bahwa program ini sudah dijalankan dengan cukup baik, namun meskipun begitu masih ada catatan yang menjadi kekurangan ataupun kelemahan dalam program ini sehingga diperlukan perbaikan untuk keberhasilan dan kemaksimalan dari tujuan program Penyaluran BPNT itu sendiri.
Peran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dalam Menciptakan Effective Development di Kabupaten Ciamis Febrianti, Adinda Ratna; Purnamasari, Syara; Garis, Regi Refian; Yuliani, Dini
Jurnal Administrasi Karya Dharma Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Administrasi Karya Dharma (September 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Karya Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Regional Development Planning Agency is the government agency responsible for spatial planning and research. The main task of Bappeda is to assist Governors, Regents and Mayors to carry out research in the area of ​​regional government development planning. One important factor in the success of regional development planning is the existence of a competent institution or work unit, as well as a reliable information system to support it. Musrenbang is one way of implementing development in the regions where regional development planning functions as a guideline for development implementation and a benchmark for measuring regional development performance. The success of the development process was greatly helped by the existence of a Musrenbang communication system which included the Musrenbang as one of the media that could absorb people's aspirations. This research was conducted at the Regional Development Planning Agency of Ciamis Regency, with the object being development in Ciamis Regency where the purpose of this research was to find out the extent of the role of Bappeda of Ciamis Regency in regional development and to find out the inhibiting factors in carrying out coordination planning and implementation of development.
INOVASI SOSIAL PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS DI KELURAHAN CIGEMBOR Zakiyyah, Nurul; Taufik, Otong Husni; Garis, Regi Refian; Sahadi, Sahadi; Sunarti, Neti
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 2 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i2.15151

Abstract

Dalam kebersihan lingkungan tidak akan luput dari karakter penduduk lingkungan sekitarnya. Penduduk yang sangat berpengaruh dalam kebersihan lingkungan. Sayangnya penduduk belum peka terhadap pentingnya menjaga kebersihan ligkungan. Di dalam kebersihan lingkungan masalah pokok nya adalah mengenai sampah, maka dari itu sampah memerlukan penanganan yang bijaksana. Jika tidak ditangani secepatnya sampah bisa menjadi pokok permasalahan yang sangat merugikan penduduk sekitar serta kenyamanan di lingkungan tempat tinggal penduduknya sendiri. Inovasi sosial pengelolaan sampah berbasis komunitas ini di latarbelakangi oleh kurangnya kesadaran masyarakat, akan dampak positif dan negatif dari sampah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui inovasi pengelolaan sampah berbasis komunitas oleh Kelurahan Cigembor Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik pengolahan/analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, serta penyajian data . Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti menarik kesimpulan sebagai berikut Proses difusi inovasi pada program Bank Sampah Kelurahan Cigembor Kecamtan Ciamis Kabupaten Ciamis belum diikuti secara optimal sesuai dengan karakteristik inovasi menurut Rogers yang dibagi menjadi 4 elemen yaitu : Inovasi, Saluran Komunikasi, Jangka Waktu, Sistem Sosial. Inovasi sosial pengelolaan sampah berbasis komunitas akan berjalan optimal mengacu pada keempat elemen tersebut. Keywords: Inovasi, Pengelolaan Sampah, Komunitas, Bank Sampah. 
Peran Komunitas Masyarakat Dalam Mewujudkan Kemandirian Desa Sukamulya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis Dea Nurgiawan; Dini Yuliani; Otong Husni Taufiq; Regi Refian Garis
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the author's curiosity about how the role of the community in realising village independence. The purpose of this research is to find out the role of the community in realising village independence. The method used in this research is qualitative research method with descriptive type. The data collection techniques in this research are observation, interview, and documentation. The data analysis technique used is interactive analysis consisting of three flows, namely: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity checking is done by triangulation. Triangulation is the process of finding conclusions by rechecking from various angles. Based on the results of the research and discussion that: 1) The role of the community in realising the independence of Sukamulya Village, Baregbeg Sub-district, Ciamis Regency has not fully run optimally. 2) The obstacles faced by the community in realising the independence of Sukamulya Village, Baregbeg District, Ciamis Regency are lack of information and confirmation and lack of understanding and the same agreement 3) The efforts made in overcoming these obstacles are carried out by dialogue and deliberation and providing input to the village government so that information can reach the community. Keywords: Community, Village Government, Village Independence
EFEKTIVITAS MAL PELAYANAN PUBLIK DI KABUPATEN PANGANDARAN Regi Refian Garis; Sabila Niqa Afuwwan Toha; Asep Nurdin Rosihan Anwar
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran merupakan inovasi pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi pelayanan publik di Kabupaten Pangandaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaiaman Efektivitas Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil penelitian di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangandaran bahwa efektivitas pada Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Pangandaran belum berjalan dengan optimal. Hal ini dibuktikan dengan beberapa indikator yang belum optimal yaitu pada indikator stuktur organisasi yaitu stuktur yang masih mengikuti stuktur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan, indikator lingkungan interen yaitu mengenai belum optimalnya sumber daya manusai yang ada, dan indikator keterbukaan informasi masih belum optimalnyaa sosialisasi kepada masyarakat mengenai Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pangndaran. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teori menurut Sutrisno (2018:90) yaitu Karakterisitk Organisasi, Karakteristik Lingkungan, Karakterisitik Karyawan, dan Kebijakan Praktik Manajemen. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Peran BUMDes Dalam Mendukung SDGs di Desa Sindangsari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Muhamad Ilham Firdaus; Regi Refian Garis; Asep Nurdin Rosihan Anwar
Papsel Journal of Humanities and Policy Vol. 1 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : PAPSEL Research and Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) is the government's effort to reduce poverty and improve community welfare. One way to achieve this goal is through the development of Village-Owned Enterprises (BUMDes). BUMDes is a tool to improve the economy and welfare of village communities. The aim of this research is to determine the role of Village-Owned Enterprises in supporting the achievement of the objectives of the Sustainable Development Goals program in Sindangsari Village, Cikoneng District, Ciamis Regency. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data was obtained in this research through observation, documentation and interviews with 11 informants, namely the village head, village secretary, BPD chairman, BUMDes director, BUMDes secretary, BUMDes supervisor, and 5 community leaders. The results of the research show that two of the five role indicators according to Siagian have not worked optimally, including the role as a pioneer and as an implementer himself. So it can be concluded that the role of BUMDes Bhinekasari Mandiri in supporting the Sustainable Development Goals (SDGs) has not gone well.   Keywords: Sustainable Development Goals; BUMDes; Role