Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

FASILITASI ANALISIS LINGUISTIK FORENSIK BAHASA SAMAWA DALAM MENDUKUNG PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI KABUPATEN SUMBAWA Juanda Juanda; Sri Sugiarto; Nur Ifansyah; Endra Syaifuddin
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa memegang peranan strategis dalam proses pembuktian hukum, khususnya dalam perkara yang menggunakan komunikasi digital sebagai sumber alat bukti. Dalam masyarakat multibahasa seperti Indonesia, penggunaan bahasa daerah dalam komunikasi elektronik sering kali menimbulkan tantangan interpretatif bagi aparat penegak hukum. Oleh karena itu, kegiatan pendampingan ini bertujuan memberikan bantuan keahlian bahasa Sumbawa kepada penyidik dalam menafsirkan dan menganalisis percakapan berbahasa daerah yang digunakan sebagai alat bukti dalam tindak pidana narkotika. Kegiatan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu identifikasi data kebahasaan, penerjemahan percakapan dari bahasa Sumbawa ke dalam bahasa Indonesia, analisis semantik dan pragmatik, analisis konteks komunikasi, serta penyusunan keterangan ahli berdasarkan pendekatan linguistik forensik. Pendekatan tersebut digunakan untuk mengungkap makna eksplisit maupun implisit yang terkandung dalam tuturan para pihak yang terlibat dalam percakapan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa analisis linguistik forensik mampu menjelaskan hubungan antarpartisipan, pola komunikasi, tujuan interaksi, serta indikasi koordinasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tindak pidana. Selain itu, keterlibatan ahli bahasa memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjelaskan konteks sosial dan budaya yang melatarbelakangi penggunaan bahasa daerah, sehingga dapat meminimalkan potensi kesalahpahaman dalam penafsiran bukti digital. Temuan ini menunjukkan bahwa linguistik forensik tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ilmiah untuk mengungkap makna kebahasaan, tetapi juga sebagai mekanisme pendukung yang efektif dalam meningkatkan kualitas penyidikan dan pembuktian pidana. Oleh karena itu, kolaborasi antara kalangan akademisi dan aparat penegak hukum perlu terus diperkuat guna mengoptimalkan pemanfaatan keahlian bahasa daerah dalam sistem peradilan pidana.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA INTERAKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS SISWA DI SMK NEGERI 3 SUMBAWA SRI SUGIARTO; Erisya Jannah; Syamsul Bahril
Jurnal Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal kependidikan (On progress)
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model problem-based learning berbantuan media interaktif dapat dijadikan salah satu alternatif solusi peningkatan keterampilan menulis siswa. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) dengan dukungan media pembelajaran interaktif dalam hal peningkatan keterampilan menulis teks negosiasi di jenjang SMK. Motivasi studi ini didasarkan pada rendahnya capaian belajar siswa dalam keterampilan menulis teks negosiasi akibat penggunaan metode pembelajaran konvensional dan media yang tidak kontekstual. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan post-test only control group design, yang melibatkan dua kelompok siswa kelas X di SMK Negeri 3 Sumbawa. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diberi perlakuan model PBL berbasis media interaktif memperoleh skor rata-rata yang lebih tinggi (79,9) dibandingkan kelompok kontrol (72,6). Uji regresi dan uji-t mengonfirmasi bahwa perlakuan memberikan pengaruh signifikan terhadap capain belajar siswa. Nilai Adjusted R² sebesar 0,134 menunjukkan kontribusi perlakuan terhadap peningkatan capaian belajar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi PBL dan media interaktif secara efektif meningkatkan keterampilan menulis teks negosiasi serta menumbuhkan kemandirian dan keterlibatan siswa. Studi ini merekomendasikan adopsi pendekatan serupa dalam kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat vokasional.