Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PRESISI UJI ANTIHIPERURISEMIA IN VITRO BERDASARKAN PENGUKURAN SERAPAN PADA DUA PANJANG GELOMBANG Liliek Nurhidayati; Dian Ratih Laksmitawati; Riska Eka Putri
Kartika : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Jenderal Achmad Yani, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/kjif.v3i2.102

Abstract

ABSTRAK Metode yang digunakan dalam skrining obat antihiperurisemia in vitro berdasarkan pada kemampuan suatu bahan menghambat enzim xantin oksidase dalam mengubah substrat xantin menjadi asam urat. Para peneliti mengukur aktivitas antihiperurisemia berdasarkan asam urat yang terbentuk atau xantin yang tersisa. Untuk mengetahui presisi kedua pengukuran tersebut, telah dilakukan pengujian aktivitas antihiperurisemia alopurinol berdasarkan pengukuran serapan pada panjang gelombang 291 nm dan 268 nm. Pada kondisi optimum diperoleh simpangan baku relatif persen penghambatan berdasarkan jumlah asam urat yang terbentuk 0,24-1,30%, sedangkan berdasarkan sisa xantin adalah 0,25-2,39%. Kata kunci : pengambatan, xantin oksidase, in vitro, alopurinol, presisi  ABSTRACT The method used in in vitro antihiperurisemia drug screening based on the ability of a substance  to inhibit the xanthine oxidase enzyme in converting the substrate xanthine to uric acid. The researchers measured the hyperuricemia treatment activity based on the formation of uric acid or the remaining xanthine. To determine the precision of the measurements, antihiperurisemia activity of allopurinol was conducted by measuring absorption at a wavelength of 291 nm and 268 nm. At the optimum conditions, the  relative standard deviation of percent inhibition based on the amount of uric acid was 0.24 to 1.30%, while based on the rest of the xanthine was 0.257 to 2.39%. Keywords : inhibition, xanthine oxidase, in vitro, allopurinol, precision
Inisiasi Ekonomi Kreatif Produksi Minuman Probiotik Pada Kelompok Masyarakat Penggerak Bank Sampah Kota Depok Marwati, Umi; Laksmitawati, Dian Ratih; Nurhidayati, Liliek; Noor, Laili Savitri
SULUH: Jurnal Abdimas Vol 4 No 1 (2022): SULUH: Jurnal Abdimas Agustus
Publisher : FEB-UP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/suluh.v4i1.3293

Abstract

Salah satu upaya peningkatan daya tahan tubuh adalah meningkatkan kesehatan saluran cerna dengan minuman kesehatan probiotik. Pembuatan minum kesehatan ini memerlukan teknik sederhana yang dapat dipraktekkan pada kelompok masyarakat. Masyarakat penggerak bank sampah adalah kelompok masyarakat yang peduli lingkungan melalui kegiatan pemilahan sampah sesuah konsep 3R (reuse, reduce dan recycle). Sebagai usaha untuk meningkatkan potensi diri dalam kesehatan dan ekonomi dilakukan inisiasi ekonomi kreatif melalui penyuluhan dan pelatihan produksi minuman probiotik selama 2 hari. Kegiatan partisipasi aktif terdiri dari edukasi dan praktek langsung. Hasil menunjukkan edukasi meningkatkan pemahaman responden mengenai kesehatan produk probiotik dan perhitungan dasar bisnis sebanyak 12 persen. Sebanyak 100% kelompok responden yang terbagi menjadi 3 kelompok berhasil membuat minuman probiotik menggunakan peralatan hibah dari kegiatan ini. Kegiatan ini berpotensi meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat penggerak bank sampah. Diperlukan dukungan standarisasi produksi dan pendampingan berkelanjutan oleh para akademisi dan pemerintahan khususnya di wilayah kota Depok.
Peningkatan Aktivitas Antimikroba Ekstrak Nanas (Ananas comosus (L.). Merr) dengan Pembentukan Nanopartikel Deni Rahmat; Dian Ratih L.; Liliek Nurhidayati; Meilda Ayu Bathini
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2016): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v1i5.45

Abstract

Bonggol nanas (Ananas comosus (L.). Merr) mengandung enzim bromelain dengan kadar tertinggi dibandingkan bagian nanas lainnya. Salah satu fungsi enzim bromelain adalah sebagai antimikroba. Ekstrak bonggol nanas dibuat dalam bentuk nanopartikel dengan menggunakan kitosan kemudian dikeringkan dengan metode freeze drying. Serbuk kering ekstrak ditentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) terhadap Staphylococcus aureus. Nanopartikel ekstrak kering dilakukan uji ukuran partikel, zeta potensial, dan morfologi partikel. Nanopartikel ekstrak kemudian diformulasikan ke dalam bentuk sediaan gel. Tiap formula dilakukan uji mutu fisik antara lain organoleptik, homogenitas, viskositas dan sifat alir dan uji mutu kimia (pH). Hasil penelitian menunjukkan nanopartikel ekstrak memiliki ukuran partikel 60,8 nm dan bentuk partikel kering sferis. Ekstrak bonggol nanas memiliki KHM pada konsentrasi 1,25%. Gel formula IV menunjukkan DDH tertinggi yaitu 62,5 mm dan memiliki viskositas dan pH yang stabil. Dengan demikian pembuatan nanopartikel pada ekstrak bonggol nanas dapat meningkatkan aktivitas antimikroba dalam sediaan gel untuk penggunaan secara topikal
Pengaruh pelatihan pembuatan minuman probiotik serta efikasi diri terhadap minat usaha kelompok masyarakat pendiri bank sampah di kota Depok Umi Marwati; Laili Savitri Noor; Dian Ratih Laksmitawati; Liliek Nurhidayati
AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Vol 4 No 2 (2022)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/akurasi.v4i2.491

Abstract

This study aimed to determine the effect of counseling and training on the manufacture of probiotic-based health drinks as well as the self-efficacy ability of members of the community group waste management in the city of Depok on the interest in the probiotic beverage business. The 68 respondents included members of the Dahlia Pirus waste bank group (Pondokjaya Village, Cipayung District), Mekar Peduli waste bank (Krukut Sub-district, Limo District) and the Villa Tanah Baru waste bank (Tanah Baru, Beji). This activity involves students. The research method uses multiple regression analysis. The research results show that training has a positive and significant effect on business interest, but self-efficacy has a negative and insignificant effect on business interest.