Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pendidikan (Hakikat, Pendekatan, Strategi, Model, Tahapan, dan Faktor yang Memengaruhi) Iwan Sanusi; Ade Een Khaeruniah; Siti Aini Latifah Awaliyah
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 1 (Mei 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i1.3823

Abstract

This study aims to find out theoretically about the concept of policy implementation in education, because without understanding the concepts and theories at a practical level it will be difficult to achieve the stated policy goals, and the phenomena that occur between expectations and reality are contradictory. This research study uses a qualitative approach based on the literature study. The results of the research are, to achieve the success of the goal of implementing policies in education, it is necessary to pay attention to and understand the concept and meaning of policy implementation, approaches, strategies, models, stages of the process, measurement criteria, and the factors that influence the success of policies in education.
Pendekatan Aplikasi Hadits Soft: Efektivitas Pembelajaran Hadits Berbasis Digital di Pondok Pesantren Al Basyariyah, Bandung Nur'aeni, Ulvah; Taja, Nadri; Muhammad, Giantomi; Sanusi, Iwan
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 13, No 2 (2024): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v13i2.13900

Abstract

Integrasi teknologi digital di pesantren telah banyak diteliti, dengan fokus pada manfaatnya dalam pembelajaran, manajemen, dan branding. Namun, beberapa pesantren tetap berhati-hati dengan perubahan ini. Penelitian ini menyelidiki efektivitas penggunaan aplikasi Hadits Soft dalam pengajaran Hadits di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen tipe single subject design untuk menguji peningkatan hasil pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft. Sampel terdiri dari 54 siswa laki-laki dan perempuan dari kelas 5 TMI (setara dengan kelas 2 SMA) yang mencapai nilai pre-test tertinggi. Para santri dibagi menjadi 15 kelompok dan diberikan laptop yang telah terinstal aplikasi Hadits Soft. Mereka diajarkan tentang kitab-kitab rujukan utama (kutub as-Sittah, As-Sab'ah, at-Tis'ah), cara mencari Hadits, menentukan kualitas Hadits, mengidentifikasi rantai perawi (sanad), menilai kualitas perawi, menentukan kuantitas Hadits, dan melakukan munasabah Hadits untuk memahami istilah-istilah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Untuk mengentahui peningkatan pengetahuan ilmu Hadits dilakukan uji n-gain dan menunjukkan skor akhir 0,77 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft di pesantren secara signifikan berkontribusi pada pengetahuan santri di Pondok Pesantren Al-Basyariyah.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Guna Pencegahan Tindak Perundungan Siswa Nurhakim, Haditsa Qur'ani; Sanusi, Iwan; Nur'aeni, Ulvah; Muhammad, Giantomi
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 8 No 2 (2024): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v8i2.9438

Abstract

The world of education is a forum where people are educated and formed in very basic ways so that they can live their lives better. Education units in Indonesia, especially at the junior high school level, are at the forefront of shaping the character of their students at school. However, the implementation of the learning process at school will not run smoothly as desired by parents and the school. When students are at school there will always be jokes with their friends, but those who speculate when joking are out of bounds. Character development is very important to change the characters of today's alpha generation which still have to be managed extraordinarily. The support from the government for the P5 Program is directly proportional to the objectives of the Pancaila principles, especially the 2nd principle. The existence of the P5 program aims to reduce cases of bullying in schools driven by the driving teachers at the school. This research method uses descriptive which defines what conditions or phenomena exist. The approach is qualitative. The results of this research are to prevent bullying among students. Bullying is a serious problem in the world of education because it can mislead students' parents.
Peningkatan Keterampilan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menelusuri Hadis Menjadi Bahan Ajar melalui Pelatihan Aplikasi Hadits Soft Iwan Sanusi; Ulvah Nur'aeni; Haditsa Qur’ani Nurhakim
Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Kegurusn Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v14i1.7893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan penggunaan Aplikasi Hadits Soft dalam meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menelusuri dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar. Subjek penelitian adalah 20 guru PAI SMA di Kota Bandung yang mengikuti pelatihan praktis. Keterampilan mereka diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan peserta. Rata-rata skor pra-tes adalah 61, sementara rata-rata skor pasca-tes meningkat menjadi 96, menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 73,58%. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa 55% peserta mengalami peningkatan keterampilan maksimal (N-Gain = 1,00), 30% menunjukkan peningkatan tinggi hingga sedang (N-Gain antara 0,60–0,80), dan 15% berada dalam kategori sedang-rendah (N-Gain = 0,50–0,75). Tidak ada peserta yang mencatat N-Gain negatif, stagnan, atau rendah (< 0,30). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan keterampilan yang tinggi dengan menggunakan Aplikasi Hadits Soft. Pelatihan ini secara efektif memfasilitasi pemahaman peserta tentang fitur teknis seperti pencarian kata kunci, klasifikasi hadits berdasarkan kualitas sanad dan matan, serta navigasi digital buku hadits. Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan menggunakan Aplikasi Hadits Soft secara signifikan meningkatkan keterampilan guru PAI dalam meneliti dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar.
Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam Iwan Sanusi; Andewi Suhartini; Haditsa Qur'ani Nurhakim; Ulvah Nur'aeni; Giantomi Muhammad
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 1 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i1.3523

Abstract

Di antara faktor penyebab terjadinya dekadensi moral peserta didik adalah minimnya keteladanan dari orang tua, guru, individu dan komunitas masyarakat, dan para pemimpin. Era supra informasi ini pun memberikan dampak yang cukup signifikan, sebab peserta didik dihadapkan pada peniruan melalui media masa dan elektronik, dan termasuk manusia mempunyai fitrah ghazirah yang cenderung meniru orang lain. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang konsep dan hakikat uswah hasanah dalam perspektif pendidikan Islam sudah menjadi suatu keniscayaan dikuasai yang kemudian diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswah hasanah (keteladanan yang baik) menjadi salah satu komponen inti dalam transformasi konten pendidikan Islam yang berlandaskan pada Q.S. Al-Ahzab: 21 dan hadis bahwa akhlak Rasulullah saw. adalah Alquran. Uswah hasanah dianggap sebagai metode pendidikan Islam yang paling efektif dan berpengaruh pada kebiasaan, sikap, hingga menjadi tindakan. Urgensi konsep uswah hasanah dalam kehidupan adalah sebagai bukti ketaatan pada Allah dan Rasulullah saw. Dan bangsa yang berperadaban baik dimulai dari individu yang baik. Adapun pengembangan model penanaman nilai karakter melalui peneladanan dapat dilakukan dengan keteladanan dan pembiasaan baik yang disengaja ataupun tidak. Serta, implikasi pedagogi metode uswah hasanah ini  menunjukkan bahwa pendidik adalah pewaris pada nabi, pendidikan adalah uswah hasanah, dan keteladanan itu dimulai dari diri sendiri.  
Implementasi Model Pembelajaran Design for Change untuk Meningkatkan Pemahaman Keterampilan Mengajar Santri : Penelitian di Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung Ulvah Nuraeni; Giantomi Muhammad; Iwan Sanusi; Nadri Taja
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman santri Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung dalam keterampilan mengajar, namun daripada itu terdapat program masa bakti yang mengharuskan santri untuk berkiprah di masyarakat dengan mengajar di berbagai lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri dalam menguasai keterampilan mengajar dengan menggunakan model pembelajaran aktif berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri antara sebelum dan sesudah pelatihan model pembelajaran Design for Change berbasis teknologi yang merupakan bagian dari model pembelajaran Problem Based Learning yang utama. Ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 83,2319 dan nilai rata-rata postest sebesar 92,9658. Dikuatkan dengan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai < 0,001 pada uji pretest dan postest yang dilakukan, sehingga jika dinyatakan Nilai Signifikan (sig) pada Based on Mean < 0,05, menandakan data tidak homogen. Terlihat bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah materi model pembelajaran disampaikan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keterampilan mengajar.
RELEVANSI DEEP LEARNING DENGAN HIDDEN CURRICULUM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PAI Giantomi Muhammad; Desfita Irmayanti; Iwan Sanusi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.864

Abstract

The deep learning approach is currently a focus of national education policy because it emphasizes active student involvement, deepening understanding of the material, and the ability to relate learning to everyday life. This approach includes elements of meaningful learning, mindful learning, and joyful learning. In line with this, the hidden curriculum exists as an unwritten curriculum that implicitly shapes student norms, values, attitudes, and behavior through school culture. Deep learning and the hidden curriculum play an important role in character formation, particularly in Islamic Religious Education (PAI) subjects that emphasize the internalization and practice of Islamic values. This study aims to examine the relevance of deep learning and the hidden curriculum in character formation in PAI learning. The method used is a literature review with a qualitative approach, analyzed through thematic synthesis. The results show that the collaboration of deep learning and the hidden curriculum can strengthen the formation of character and noble morals of students in PAI learning.
Pengaruh Project Based Learning terhadap Hasil Belajar PAI Siswa SMA Al-Hadi Kota Bandung Rozma Septi Arsyliany; Iwan Sanusi
Bandung Conference Series: Islamic Education 417-424
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.24120

Abstract

This study was motivated by the low level of student engagement in Islamic Religious Education (PAI) learning, which has resulted in suboptimal learning outcomes. The Project Based Learning (PjBL) model is considered an innovative learning approach that promotes active student participation through project-based activities. This study aimed to examine the effect of the PjBL model on the learning outcomes of Grade X students in Islamic Religious Education at SMA Al Hadi Bandung City. A quantitative approach with a quasi-experimental method employing a nonequivalent control group design was used. The sample consisted of 28 students in the experimental class and 27 students in the control class. Data were collected through observations, interviews, documentation, pretests, posttests, and questionnaires. The data were analyzed using normality and homogeneity tests, followed by an independent sample t-test. The findings revealed that the average pretest scores were 72.10 for the experimental class and 74.51 for the control class. Following the implementation of the PjBL model, the average posttest scores increased to 90.04 and 82.81, respectively. The hypothesis testing produced a significance value of 0.000 (<0.05), indicating that the implementation of the Project Based Learning model had a statistically significant effect on students' learning outcomes in Islamic Religious Education. These findings suggest that the PjBL model can serve as an effective student-centered learning approach to improve learning outcomes in Islamic Religious Education. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berdampak pada belum optimalnya hasil belajar. Model Project Based Learning (PjBL) dipandang sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mampu meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa melalui kegiatan berbasis proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model PjBL terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X di SMA Al Hadi Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 28 siswa pada kelas eksperimen dan 27 siswa pada kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tes (pretest dan posttest), serta angket. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 72,10 dan kelas kontrol sebesar 74,51. Setelah penerapan model PjBL, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 90,04 pada kelas eksperimen dan 82,81 pada kelas kontrol. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model Project Based Learning terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X di SMA Al Hadi Kota Bandung. Temuan ini menunjukkan bahwa model PjBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar PAI melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Internalisasi Nilai Tabayyun Etika Verifikasi Informasi Dalam Buku Siswa Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA Kelas XI: Studi Literatur Kurikulum Merdeka dan Tafsir Surah Al-Hujurat Ayat 6 Muhammad Rizky Nursusanto; Iwan Sanusi
Bandung Conference Series: Islamic Education 953-960
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25995

Abstract

The rapid development of digital technology has increased the spread of information, including misinformation and hoaxes. This condition highlights the importance of tabayyun as an Islamic ethical principle for verifying information before accepting or disseminating it. This study aims to analyze the internalization of tabayyun values in the Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti textbook for Grade XI Senior High School in the Merdeka Curriculum. This research employed a qualitative approach with a library research method. The primary data were obtained from the Grade XI PAI textbook and Ibn Kathir’s interpretation of Surah Al-Hujurat verse 6, while secondary data were collected from relevant books and scientific journals. Data were analyzed using content analysis. The findings indicate that the values of tabayyun are reflected in the topics of critical thinking, maintaining proper speech, and social media ethics. However, these values have not been explicitly integrated with the concept of tabayyun based on Surah Al-Hujurat verse 6, and operational guidance for information verification is still limited. Therefore, strengthening the integration of tabayyun values in learning materials is necessary to support students critical thinking and digital literacy.
Pemanfaatan YouTube sebagai Media Pembelajaran Al-Quran Hadis dalam Menumbuhkan Minat Belajar Pada Siswa Kelas VIII MTs Al-Marfu’ah Garut Imas Nurkhopipah; Asep Dudi Suhardini; Iwan Sanusi
Bandung Conference Series: Islamic Education 1166-1175
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.26334

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya minat belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran Al-Quran Hadis serta perlunya inovasi media pembelajaran yang lebih interaktif untuk mengatasi kejenuhan siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran, dampaknya terhadap minat belajar, serta faktor pendukung dan penghambatnya di MTs Al-Marfu’ah Garut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi kepada kepala sekolah, guru Al-Quran Hadis, dan siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan melalui penyusunan RPP berbasis teknologi dan pemilihan konten yang relevan. Pelaksanaan berjalan secara interaktif, dan terbukti mampu menumbuhkan minat belajar yang ditandai dengan peningkatan perhatian, rasa senang, serta keaktifan siswa. Faktor pendukung berupa fasilitas sekolah dan kemampuan digital guru, sedangkan penghambat berupa gangguan jaringan, iklan, dan keterbatasan perangkat. Kata Kunci: Pemanfaatan YouTube, Media Pembelajaran Al-Quran Hadis, Minat Belajar. Abstract. This study was motivated by the suboptimal learning interest of eighth-grade students in the Quran and Hadith subject, and the need for more interactive learning media to overcome student boredom. The objectives are to describe the use of YouTube as a learning medium, its impact on learning interest, as well as supporting and inhibiting factors at MTs Al-Marfu’ah Garut. This research employed a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving the principal, Quran and Hadith teacher, and eighth-grade students. The results show that planning is carried out through IT-based lesson plans and relevant content selection. Implementation runs interactively and effectively fosters learning interest, marked by increased attention, enjoyment, and active participation. Supporting factors include school facilities and teachers’ digital competence, while obstacles include network instability, advertisements, and limited equipment. Keywords: Use of YouTube, Quran and Hadith Learning Media, Learning Interest.