Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Pendidikan (Hakikat, Pendekatan, Strategi, Model, Tahapan, dan Faktor yang Memengaruhi) Iwan Sanusi; Ade Een Khaeruniah; Siti Aini Latifah Awaliyah
Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1, No. 1 (Mei 2024) Idarotuna: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan dan UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/idarotuna.v1i1.3823

Abstract

This study aims to find out theoretically about the concept of policy implementation in education, because without understanding the concepts and theories at a practical level it will be difficult to achieve the stated policy goals, and the phenomena that occur between expectations and reality are contradictory. This research study uses a qualitative approach based on the literature study. The results of the research are, to achieve the success of the goal of implementing policies in education, it is necessary to pay attention to and understand the concept and meaning of policy implementation, approaches, strategies, models, stages of the process, measurement criteria, and the factors that influence the success of policies in education.
Pendekatan Aplikasi Hadits Soft: Efektivitas Pembelajaran Hadits Berbasis Digital di Pondok Pesantren Al Basyariyah, Bandung Nur'aeni, Ulvah; Taja, Nadri; Muhammad, Giantomi; Sanusi, Iwan
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 13, No 2 (2024): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v13i2.13900

Abstract

Integrasi teknologi digital di pesantren telah banyak diteliti, dengan fokus pada manfaatnya dalam pembelajaran, manajemen, dan branding. Namun, beberapa pesantren tetap berhati-hati dengan perubahan ini. Penelitian ini menyelidiki efektivitas penggunaan aplikasi Hadits Soft dalam pengajaran Hadits di Pondok Pesantren Al-Basyariyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen tipe single subject design untuk menguji peningkatan hasil pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft. Sampel terdiri dari 54 siswa laki-laki dan perempuan dari kelas 5 TMI (setara dengan kelas 2 SMA) yang mencapai nilai pre-test tertinggi. Para santri dibagi menjadi 15 kelompok dan diberikan laptop yang telah terinstal aplikasi Hadits Soft. Mereka diajarkan tentang kitab-kitab rujukan utama (kutub as-Sittah, As-Sab'ah, at-Tis'ah), cara mencari Hadits, menentukan kualitas Hadits, mengidentifikasi rantai perawi (sanad), menilai kualitas perawi, menentukan kuantitas Hadits, dan melakukan munasabah Hadits untuk memahami istilah-istilah tertentu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Untuk mengentahui peningkatan pengetahuan ilmu Hadits dilakukan uji n-gain dan menunjukkan skor akhir 0,77 dengan kategori tinggi. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Hadits dengan menggunakan aplikasi Hadits Soft di pesantren secara signifikan berkontribusi pada pengetahuan santri di Pondok Pesantren Al-Basyariyah.
Implementasi Profil Pelajar Pancasila Guna Pencegahan Tindak Perundungan Siswa Nurhakim, Haditsa Qur'ani; Sanusi, Iwan; Nur'aeni, Ulvah; Muhammad, Giantomi
Tapis: Jurnal Penelitian Ilmiah Vol 8 No 2 (2024): Tapis : Jurnal Penelitian Ilmiah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat of Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tapis.v8i2.9438

Abstract

The world of education is a forum where people are educated and formed in very basic ways so that they can live their lives better. Education units in Indonesia, especially at the junior high school level, are at the forefront of shaping the character of their students at school. However, the implementation of the learning process at school will not run smoothly as desired by parents and the school. When students are at school there will always be jokes with their friends, but those who speculate when joking are out of bounds. Character development is very important to change the characters of today's alpha generation which still have to be managed extraordinarily. The support from the government for the P5 Program is directly proportional to the objectives of the Pancaila principles, especially the 2nd principle. The existence of the P5 program aims to reduce cases of bullying in schools driven by the driving teachers at the school. This research method uses descriptive which defines what conditions or phenomena exist. The approach is qualitative. The results of this research are to prevent bullying among students. Bullying is a serious problem in the world of education because it can mislead students' parents.
Peningkatan Keterampilan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menelusuri Hadis Menjadi Bahan Ajar melalui Pelatihan Aplikasi Hadits Soft Iwan Sanusi; Ulvah Nur'aeni; Haditsa Qur’ani Nurhakim
Ta’dib : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Kegurusn Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v14i1.7893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas pelatihan penggunaan Aplikasi Hadits Soft dalam meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menelusuri dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar. Subjek penelitian adalah 20 guru PAI SMA di Kota Bandung yang mengikuti pelatihan praktis. Keterampilan mereka diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test, dan dianalisis menggunakan rumus N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam keterampilan peserta. Rata-rata skor pra-tes adalah 61, sementara rata-rata skor pasca-tes meningkat menjadi 96, menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 73,58%. Analisis N-Gain menunjukkan bahwa 55% peserta mengalami peningkatan keterampilan maksimal (N-Gain = 1,00), 30% menunjukkan peningkatan tinggi hingga sedang (N-Gain antara 0,60–0,80), dan 15% berada dalam kategori sedang-rendah (N-Gain = 0,50–0,75). Tidak ada peserta yang mencatat N-Gain negatif, stagnan, atau rendah (< 0,30). Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan keterampilan yang tinggi dengan menggunakan Aplikasi Hadits Soft. Pelatihan ini secara efektif memfasilitasi pemahaman peserta tentang fitur teknis seperti pencarian kata kunci, klasifikasi hadits berdasarkan kualitas sanad dan matan, serta navigasi digital buku hadits. Studi ini menunjukkan bahwa pelatihan menggunakan Aplikasi Hadits Soft secara signifikan meningkatkan keterampilan guru PAI dalam meneliti dan menganalisis hadits untuk mengembangkan bahan ajar.
Konsep Uswah Hasanah dalam Pendidikan Islam Iwan Sanusi; Andewi Suhartini; Haditsa Qur'ani Nurhakim; Ulvah Nur'aeni; Giantomi Muhammad
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 1 No 1 (2024): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v1i1.3523

Abstract

Di antara faktor penyebab terjadinya dekadensi moral peserta didik adalah minimnya keteladanan dari orang tua, guru, individu dan komunitas masyarakat, dan para pemimpin. Era supra informasi ini pun memberikan dampak yang cukup signifikan, sebab peserta didik dihadapkan pada peniruan melalui media masa dan elektronik, dan termasuk manusia mempunyai fitrah ghazirah yang cenderung meniru orang lain. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang konsep dan hakikat uswah hasanah dalam perspektif pendidikan Islam sudah menjadi suatu keniscayaan dikuasai yang kemudian diimplementasikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep uswah hasanah (keteladanan yang baik) menjadi salah satu komponen inti dalam transformasi konten pendidikan Islam yang berlandaskan pada Q.S. Al-Ahzab: 21 dan hadis bahwa akhlak Rasulullah saw. adalah Alquran. Uswah hasanah dianggap sebagai metode pendidikan Islam yang paling efektif dan berpengaruh pada kebiasaan, sikap, hingga menjadi tindakan. Urgensi konsep uswah hasanah dalam kehidupan adalah sebagai bukti ketaatan pada Allah dan Rasulullah saw. Dan bangsa yang berperadaban baik dimulai dari individu yang baik. Adapun pengembangan model penanaman nilai karakter melalui peneladanan dapat dilakukan dengan keteladanan dan pembiasaan baik yang disengaja ataupun tidak. Serta, implikasi pedagogi metode uswah hasanah ini  menunjukkan bahwa pendidik adalah pewaris pada nabi, pendidikan adalah uswah hasanah, dan keteladanan itu dimulai dari diri sendiri.  
Implementasi Model Pembelajaran Design for Change untuk Meningkatkan Pemahaman Keterampilan Mengajar Santri : Penelitian di Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung Ulvah Nuraeni; Giantomi Muhammad; Iwan Sanusi; Nadri Taja
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 2 No 1 (2025): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v2i1.6163

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman santri Pondok Pesantren Al Basyariyah Bandung dalam keterampilan mengajar, namun daripada itu terdapat program masa bakti yang mengharuskan santri untuk berkiprah di masyarakat dengan mengajar di berbagai lembaga pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman santri dalam menguasai keterampilan mengajar dengan menggunakan model pembelajaran aktif berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman santri antara sebelum dan sesudah pelatihan model pembelajaran Design for Change berbasis teknologi yang merupakan bagian dari model pembelajaran Problem Based Learning yang utama. Ditunjukkan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 83,2319 dan nilai rata-rata postest sebesar 92,9658. Dikuatkan dengan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai < 0,001 pada uji pretest dan postest yang dilakukan, sehingga jika dinyatakan Nilai Signifikan (sig) pada Based on Mean < 0,05, menandakan data tidak homogen. Terlihat bahwa terdapat perubahan yang signifikan sebelum dan sesudah materi model pembelajaran disampaikan yang menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keterampilan mengajar.
RELEVANSI DEEP LEARNING DENGAN HIDDEN CURRICULUM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PAI Giantomi Muhammad; Desfita Irmayanti; Iwan Sanusi
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.864

Abstract

The deep learning approach is currently a focus of national education policy because it emphasizes active student involvement, deepening understanding of the material, and the ability to relate learning to everyday life. This approach includes elements of meaningful learning, mindful learning, and joyful learning. In line with this, the hidden curriculum exists as an unwritten curriculum that implicitly shapes student norms, values, attitudes, and behavior through school culture. Deep learning and the hidden curriculum play an important role in character formation, particularly in Islamic Religious Education (PAI) subjects that emphasize the internalization and practice of Islamic values. This study aims to examine the relevance of deep learning and the hidden curriculum in character formation in PAI learning. The method used is a literature review with a qualitative approach, analyzed through thematic synthesis. The results show that the collaboration of deep learning and the hidden curriculum can strengthen the formation of character and noble morals of students in PAI learning.