Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI TERMAL RUANG LUAR DESA WISATA DIENG WONOSOBO Hermawan, Hermawan; Prianto, Eddy; Setyowati, Erni
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 2 (2014): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v1i2.245

Abstract

Kenyamanan Termal ruang luar sama pentingnya dengan kenyamanan termal ruang dalam bangunan sesuai dengan fungsi ruang luar tersebut. Desa Dieng di Kabupaten Wonosobo merupakan desa wisata di daerah pegunungan yang mempunyai kondisi termal spesifik. Evaluasi Termal Ruang Luar Desa Wisata difungsikan untuk mengetahui kondisi termalnya sehingga dapat mengoptimalisasikan fungsi ruang luar sesuai dengan kondisi termalnya. Penelitian ini menggunakan pengukuran termal di lapangan dengan menggunakan alat pengukur termal, kemudian menganalisa data-data hasil tabulasi dengan standart termal Effective Temperature. Variabel yang diteliti adalah temperatur udara, kelembaban udara, kecepatan angin pada bagian-bagian ruang luar seperti permukaannya, efek kondisi lingkungan pada masing-masing tipe ruang luar. Hasil yang didapat adalah termal tipe ruang luar yang rapat dengan kondisi bangunan lebih tinggi dibanding dengan tipe ruang luar yang lapang.
AUDIT ENERGI PADA RUMAH TINGGAL BER ARSITEKTUR KONVENSIONAL DAN MODERN Prianto, Eddy; Muhammad, Huda; Putri, Paskalia Utari
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 2 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i2.346

Abstract

Kebutuhan rumah semakin meningkat di tengah keterbatasan lahan. Dan kebutuhan energy selalu parallel dengan pertumbuhan penduduk yang menuntut suatu tempat yang nyaman untuk beraktivitas. Rumah yang berhasil menyediakan ruang principal untuk bermukim, merupakan salah satu syarat dari konsep compact house. Apakah rumah kecil selalu signifikan dengan tingkat kebutuhan energinya? Bagaimana mengukur untuk mengeefesienkan tingkat kebutuhan energy menurut ISO 50001?Pengamatan lapangan dan kajian audit energy menurut ISO 50001 merupakan pilihan langkap dalam penelitian ini terhadap 5 sampel rumah ber arsitektur Konvensional dan Modern di kota Semarang.Hasil yang didapat dalam penelitian ini : pertama, Yang membedakan aplikasi konsep Compact House pada rumah Konvensional dan modern terletak pada tingkatan/hirarki persyaratannya. Kedua, bahwa pilihan lokasi dan status pekerjaan penghuni rumah sangat berpengaruh pada tingkat besaran konsumsi energy listrik dalam rumah tinggal. Besaran rumah tidaklah selalu signifikan dengan besaran konsumsi energy listrik untuk rumah ber Arsitektur Konvensional maupun Modern, dan ketiga, aspek kebutuhan untuk mendinginkan ruangan masih merupakan alasan dominan dalam meningkatnya konsumsi daya listrik dalam kedua type rumah tinggal.
KAJIAN PRINSIP COMPACT HOUSE DESIGN PADA RUMAH BER ARSITEKTUR KONVENSIONAL DI SEMARANG Putri, Paskalia Utari; Prianto, Eddy
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 3 (2016): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i3.349

Abstract

Konsep compact house sebenarnya telah lama diterapkan pada disain-disain rumah tinggal di Indonesia, dimana gerakan ini pernah menjadi fenomena karena munculnya gerakan sosial Tiny House Movement di Amerika di sekitar tahun 1978. Keterbatasan lahan dan kebutuhan rumah yang meningkat memposisikan disain dengan konsep ini perlu diperhatikan kembali. Ada 4 (empat) aspek terbentuknya konsep compact house, yaitu aspek keragaman ruang, furniture, pewarnaan dan pemakaian sekat yang tepat.Penelitian dengan mengambil sampel rumah ber arsitektur konvensional di semarangakan telah dikaji secara deskriptif analisis. Dan hasilnya adalah secara prinsip seluruh obyek pengamatan memenuhi kriteria compact house, terutama aspek suatu ruang yang digunakan beragam fungsi, dan hanya aspek furniture lah yang masih memilki satu fungsi.
RESPON IKLIM TROPIS LEMBAB PADA BANGUNAN CAGAR BUDAYA (APLIKASI KRITIK ARSITEKTUR NORMATIF PADA STATSIUN PONCOL SEMARANG) Prianto, Eddy; Setyoaji, Sigit Ashar
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 2 No 3 (2015): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v2i3.363

Abstract

Dua permasalahan yang melatar belakangi perlunya dilakukan Kritik Arsitektur pada bangunan Cagar Budaya, Pertama, bahwa bangunan yang telah masuk dalam list Cagar Budaya ini tentunya telah terbukti memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan kebudayaan. Dan salah satu penyebab keawetan suatu bangunan adalah tingkat kekuatan element bangunannya dalam merespon cuaca. Kedua, bagaimanakah sebaiknya kita menyampaikan kritik pada suatu obyek cagar budaya ?Statsiun poncol merupakan salah satu Cagar Budaya di Kota Semarang. Bangunan karya Henry Maclaine Pont yang dibangun sekitar tahun 1914 dan berlokasi tidak jauh dari tepi pantai kota Semarang. Dengan Kritik Normatif terhadap element-element iklim setempat (pancaran sinar matahri, kelembaban, aliran udara dan curah hujan), didapatkan informasi disain arsitektur berbahan baja yang teraplikasi pada style arsitektur modern secara dominan dan berkualitas ‘ekstrime’ walau lokasinya rawan korosi.
ZONA NYAMAN BERAKTIFITAS IBADAH DI KAWASAN KOTA LAMA SEMARANG Carera, Adela; Prianto, Eddy; Supriyadi, Bambang
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 3 (2016): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i3.375

Abstract

Terciptanya kenyamanan thermal penghuni bangunan di kawasan Kota Lama Semarang selain tergantung pada tingkat aktifitas dan jenis pakaiannya, juga tergantung pada empat faktor iklim lainnya (aspek suhu, kelembapan, kecepatan udara, suhu rata-rata radiasi). Kondisi eksisting saat ini Bangunan Ibadah di Kawasan ini mengaplikasikan sistem penghawaan gabungan yaitu dengan penggunaan Penghawatan buatan (AC) dan penghawaan alami (lubang ventilasi). Metode pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengukuran dilakukan terhadap aktivitas beribadah secara berlangsung dengan karakter pakaian lengan pendek. Dan untuk pengolahan datanya menggunakan software Ingvar Holmer yang mengacu pada teori PMV. Hasil dari penelitian ini adalah; pertama kondisi kenyamanan thermal tercipta pada aktivitas ibadah di pagi hari dari pada aktivitas ibadah di siang hari. kedua, area tempat duduk yang nyaman dalam gedung terletak pada zona tempat duduk yang dekat dengan lubang ventilasi.
STUDI CFD DAN IN-SITU TERHADAP GERAKAN UDARA INTERIOR DARI EFFEK PILIHAN MODEL JENDELA JUNGKIT Harianja, Bernard; Prianto, Eddy; Setiabudi, Wahyu
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 3 No 3 (2016): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v3i3.379

Abstract

Profil gerakan udara yang masuk dalam bangunan disebabkan banyak faktor element arsitektur, diantaranya adalah bentuk jendelanya. Pengamatan terkait ini telah banyak dilakukan, baik yang dilakukan secra manual di lapangan ataupun dilakukan dengan simulasi CFD. Keakurasian suatu program simulasi dapat dibandingkan hasil pengukurannya dengan hasil pengamatan lapangan. Pada tulisan ini memiliki dua tujuan, pertama, yaitu menvalidasi dan mengetahui tingkat keakuratan beberapa teknik pengamatan penelitian in-situ (obyek pemodelan dan obyek ruangan skala 1:1 dan pensimulasian dari program komputasi CFD Ecotect. Dan tujuan kedua adalah mengetahui effek bukaan jendela jungkit yang dilakukan dengan dua metode tersebut terhadap tingkat kecepatan udaradidalamnya. Hasilnya dari pengamatan ini menunjukan bahwa bahwa skala keakuratan alat ukur seharusnya diperbandingkan dengan tingkat kalibrasi tertentu dari suatu program simulasi. Sedangkan terkait aplikasi model bukaan jendela, ternyata pilihan jendela jungkit sudut 30 lebih direkomendasikan dari pada sudut 45.
DISAIN ASRAMA SEKOLAH SMP ISLAM TERPADU YATAAMA AL-FIRDOUSI GUNUNG PATI - SEMARANG (LAPORAN KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Prianto, Eddy; Sujono, Bambang; Indarto, Eddy; Setyowati, Erni; Hardiman, Gagok; Sukawi, Sukawi; Septana, Septana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 4 No 2 (2017): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v4i2.424

Abstract

Salah satu bentuk aktifitas Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi seorang dosen adalah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Yayasan Yataama Al-Firdousi merupakan mitra dari kegiatan ini, mereka memiliki lahan yang direncanakan untuk mengembangkan area kampus pendidikan berbasis Islam. Diawal tahun 2016 pengelola yayasan memohon pada dosen Departement Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang untuk mewujudkan sebuah document perencanaan bangunan Asramanya. Teknis pelaksanaan kegiatan ini, diawali dengan survey lapangan dan bimbingan teknis perencanaan arsitektur hingga terwujudnya document disain bangunan Asrama berarsitektur Islam. Pesantren atau bangunan asrama berbasis islam ini ditandai dengan 3 karakter : pewarnaan warna hijau, atap bangunan entrance berbentuk kubah dan lengkungan pada balok diantara pilar-pilarnya. Sedangkan effesiensi ruang diaplikasikan dengan bentuk bangunan bersusun, dimana bagian bawah untuk aktifitas makan dan belajar dan bagian atasnya untuk hunian.
STUDI TIPOLOGI RUMAH VERNAKULAR PANTAI DAN GUNUNG (STUDI KASUS DI KABUPATEN DEMAK DAN KABUPATEN WONOSOBO) Hermawan, Hermawan; Prianto, Eddy; Setyowati, Erni
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 5 No 3 (2018): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v5i3.473

Abstract

Pengelompokkan karakteristik bangunan diperlukan agar diketahui tipologi arsitektur sehingga penelitian lanjutan dapat mendasarkan pada studi tipologi tersebut. Indonesia mempunyai dua wilayah yang berbeda iklimnya sehingga terdapat dua kelompok tipe bangunan berdasarkan iklim. Lokasi penelitian di daerah pantai Demak dan gunung di wilayah Kabupaten Wonosobo. Tipologi dilihat berdasarkan material dinding, atap, jenis atap, usia bangunan dan orientasi. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan dokumentasi. Analisis menggunakan prosentase. Hasil penelitian memperlihatkan rumah vernakular di daerah pantai menggunakan material batu bata dan kayu, sedangkan di daerah gunung, rumah tinggal menggunakan material dinding batu kali dan kayu.
STUDI EVALUASI MODEL BENTUK ATAP DAN FENOMENA KEBAKARAN PENYEBAB LISTRIK PADA RUMAH TINGGAL MENENGAH KE BAWAH DI PEMUKIMAN PADAT Rahmat, Amat; Prianto, Eddy; Sasongko, Setia Budi
Jurnal Arsitektur ZONASI Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Arsitektur Zonasi Oktober 2018
Publisher : KBK Peracangan Arsitektur dan Kota Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jaz.v1i2.13560

Abstract

Abstract: This research study discusses the phenomenon of fires that occur in several major cities in Indonesia in residential buildings in dense residential areas. In the case of this fire will be evaluated a variety of data on the cause of fire due to short circuit from electricity and record photos of objects typology of the form of residential roofs that burned around the location of the results of reports and documentation of publications media sources both newspapers and online media. Examples of cases of fire that were evaluated and discussed were taken from 2015 and 2018. Keyword: Roof Forms, Causes of Electricity, Homes Abstrak: Studi penelitian ini membahas tentang fenomena kebakaran yang terjadi di beberapa kota besar di Indonesia pada bangunan rumah tinggal yang ada di kawasan pemukiman padat. Pada kasus kebakaran ini akan dievaluasi berbagai data penyebab timbulnya api akibat hubungan arus pendek dari listrik dan merekam foto objek tipologi bentuk atap rumah tinggal yang terbakar di sekitar lokasi hasil dari laporan serta dokumentasi sumber media publikasi baik koran maupun media online. Contoh kasus kejadian kebakaran yang dievaluasi dan menjadi pembahasan diambil dari tahun 2015 sampai dengan bulan Juli 2018.    Kata Kunci: Bentuk Atap, Penyebab Listrik, Rumah Tinggal
Prediksi Kenyamanan Termal dengan PMV di SMK 1 Wonosobo Hermawan, Hermawan; Prianto, Eddy; Setyowati, Erni
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 1 No 1 (2014): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v1i1.229

Abstract

Kenyamanan Termal merupakan kondisi pikir seseorang terhadap lingkungannya. Dewasa ini telah banyak penelitian kenyamanan termal yang menggunakan kenyamanan termal adaptif dikarenakan bahwa PMV (Predicted Mean Vote) tidak cocok untuk ruang yang berventilasi alami. PMV hanya cocok untuk ruang yang berventilasi buatan (AC). Salah satu ruang laboratorium komputer di SMK 1 Wonosobo menggunakan gabungan ventilasi alami dan buatan sehingga perlu diverifikasi apakah PMV berlaku di ruang dengan ventilasi gabungan di SMK 1 Wonosobo. Metode yang digunakan menggunakan metode kuantitatif dengan berdasar pada teori PMV dari Fanger. Kondisi Iklim diukur menggunakan alat-alat pengukur iklim. Software yang digunakan adalah Software ASHRAE yang berdasar pada teori PMV. Hasil yang didapat bahwa prediksi kenyamanan termal di SMK 1 agak hangat (agak tidak nyaman)
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdi kusuma, Abdi Abdul Malik Adela Carera Agung Budi Sardjono Agung Dwiyanto Almesa Yuli Hasyyati, Almesa Yuli Amalia Alifiani, Amalia Amalia, Alifiani, Amalia, Amat Rahmat Anisa Anisa Ansari, Vira Arman Susilo Arta Okta listiani, Arta Okta ashim furqoni Astuti, Margaretnaning Dyah Atiek Suprapti Bagus Wicaksono Bakhtiar Bakhtiar Bambang Irawanto Bambang Setioko Bambang Sujono Bambang Supriyadi bambang suyono Bharoto Bharoto Carera, Adela desy ratna Dewantoro, Fajar Dewantoro, Fajar Dewi Murti Sari, Dewi Eddy Hermanto Eddy Indarto Edy Darmawan Eko Budihardjo Erni Setyowati Furqoni, Ashim Gagoek Hardiman Hardiman, Gagok Hari Utama Harianja, Bernard Hendro Trilistyo Henry Soleman Raubaba, Henry Soleman HERMAWAN Hermawan Hermawan Hidayatullah, Muhammad Irsyad Hilda, Syarifa ichsan ahmadi Ikhwanul Ahfadz, Ikhwanul Jono Wardoyo jumratul akbar, jumratul Kusuma, Aditya Arya Margaretnaning Dyah Astuti Maria Carizza Pandora Raharjo MARIA ROSITA MAHARANI Muh Nur Muhammad Sahid Indraswara Muhammad, Huda Pandora Raharjo, Maria Carizza Pratama, Riza Adi Putri, Paskalia Utari Raharja, Maria Carizza Pandora Rahmadhani, Arisca Dian Rahmat, Amat Ruliyanto Ruliyanto, Ruliyanto Rusmaharani, Diyah Sahid, M salsabella, Syeril Satrio Nugroho Septana Bagus Pribadi Septana, Septana Septana, Septana Setia Budi Sasongko Shofie, Athia Shofie, Athia Maulida Tsania Sigit Ashar Setyoaji, Sigit Ashar Sinaga, Gabriela Maibana Siti Zahra Arafah sukawi sukawi Titien Woro Murtini Totok Roesmanto Utama, Hari Vira Ansari Wahyu Setia Budi Widiastuti, Ratih Windarta, Jaka Yoga Pratama, Syndu Muhammad Young, Hepi Duchovny Zafira, Salma Hafni