Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Digitalisasi Pemasaran dan Keuangan pada UMKM Almeidah Food di Desa Siwarak Kabupaten Purbalingga Dyah Supriatin; Karunia Zuraidaning Tyas; Siti Nasiroh; Devi Yuliana Sari; Abdul Nur Fansyah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/drzwft20

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam perekonomian nasional dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto sebesar 61% dan penyerapan tenaga kerja mencapai 97%. Namun, pesatnya perkembangan teknologi menuntut pelaku UMKM untuk beradaptasi melalui digitalisasi agar tetap kompetitif. Almeidah Food, sebuah usaha mikro pengolah nanas di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga menghadapi kendala dalam pemasaran digital dan system pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual sehingga menghambat perluasan pasar dan efisiensi usaha. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan: sosialisasi, pelatihan pemasaran digital dan system keuangan berbasis excel serta google sheet, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi digital dan kemampuan manajerial Almeidah food agar mampu memasarkan produk secara daring dan mengelola keuangan secara sistematis. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengelola marketplace, penggunaan website usaha, serta penerapan system keuangan digital. Selain itu, penjualan produk meningkat sekitar 30% setelah pelatihan. Kesimpulannya, digitalisasi terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas manajemen dan daya saing UMKM di pedesaan secara berkelanjutan karena mitra kini mulai menerapkan pencatatan digital rutin setiap minggu serta pemanfaatan marketplace sebagai kanal pemasaran tetap.
PENERAPAN TEKNOLOGI ROCKET STOVE SEBAGAI SOLUSI PEMBAKARAN SAMPAH MINIM ASAP DI DESA PELUMUTAN Rifnan Jati Permana; Dyah Supriatin; Mareta Ardiningtyas; Sidiq Ali Mustofa; Gayuh Tahta Loka; Triningsih Triningsih; Awan Arafik; Afifah Apriana Wulandari; Winda Rahayu; Sukirman Sukirman; Martin Hendrawan; Septi Indriyani
ADIMA Jurnal Awatara Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2026): Juli
Publisher : Awatara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61434/adima.v4i3.366

Abstract

Permasalahan sampah di Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, masih menghadapi keterbatasan sarana pengelolaan sehingga pembakaran terbuka menjadi salah satu praktik yang ditemukan di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan rocket stove sebagai teknologi pembakaran sampah yang lebih terarah dan berpotensi meminimalkan asap. Metode kegiatan meliputi identifikasi permasalahan, persiapan material, pembuatan alat, uji coba pembakaran, evaluasi, dan pengenalan teknologi kepada masyarakat. Rocket stove dibuat menggunakan material yang tersedia di lingkungan sekitar, kemudian diuji melalui pengamatan proses penyalaan, kestabilan api, aliran udara, proses pembakaran, dan kondisi asap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa satu unit rocket stove berhasil dibuat dan dapat digunakan untuk pembakaran dalam ruang yang lebih terkontrol. Secara visual, asap terlihat lebih sedikit ketika pembakaran berlangsung dengan baik dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, kegiatan belum menggunakan instrumen pengukuran emisi sehingga tingkat pengurangan asap belum dapat dinyatakan secara kuantitatif. Penerapan ini menunjukkan potensi rocket stove sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung pengelolaan sampah di tingkat masyarakat, dengan tetap memperhatikan pemilahan material, keamanan, dan prinsip pengurangan sampah.
OPTIMALISASI KINERJA KARYAWAN MELALUI K3 DAN DISIPLIN KERJA Rofik Priyanto; Dyah Supriatin
Perwira Journal of Economics & Business Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/fjd1c028

Abstract

The development of the use of high-tech machines in the manufacturing industry increases the complexity of the risk of work accidents so that the implementation of occupational safety and health (K3) and work discipline become important factors in improving employee performance. Although the relationship between K3, work discipline and performance has been widely researched, studies on the wood processing industry with high work risk characteristics are still relatively limited. PT Sumber Graha Sejahtera Purbalingga was chosen as the research object because it is a plywood manufacturing company that uses large-scale production machines and still faces problems with compliance with the use of personal protective equipment (PPE), work discipline and the risk of work accidents. These conditions are the basis for research to provide empirical evidence regarding the influence of K3 and work discipline on employee performance in high-risk industries. This research uses a quantitative approach with a census method of 85 employees as respondents. Data analysis was carried out using the Ordinary Least Square (OLS) approach through multiple linear regression with the help of SPSS. which begins with testing the measurement model (outer model) and structural model (inner model) to test the relationship between variables. The research results show that occupational safety and health and work discipline have a positive and significant effect on employee performance, both partially and simultaneously. The coefficient of determination (R²) value of 0.210 indicates that 21% of the variation in employee performance can be explained by these two variables, while the remaining 79% is influenced by other factors outside the research model. These findings provide an empirical contribution regarding the importance of optimizing the implementation of K3 and work discipline in improving employee performance in the wood-based manufacturing industry which is characterized by high work risks.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, STRES KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN Dyah Supriatin; Shella Rizqi Amelia; Yuki Intania Roshela
Perwira Journal of Economics & Business Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v1i1.12

Abstract

The purpose of this research is to analyze the influence of leadership style, work stress and work conflict on employee performance at ELTI Gramedia Purwokerto, Yogyakarta and Solo. The results obtained indicate that leadership style significantly influence employee performance, this is evidenced by the sig value. the count is smaller than 0.05, ie 0,000 <0.05. Job stress has a significant effect on employee performance, this is evidenced by the sig value. the count is smaller than 0.05, ie 0,000 <0.05. Work conflicts have not significant effect on employee performance, this is evidenced by the sig value. the count is higher than 0.05, ie 0,104 >0.05. Leadership Style, Working Stress and Working Conflicts have a proportion of influence on employee performance of 54% while the remaining 46% is influenced by other variables that are not in the linear regression model.
MEMBANGUN BRANDING DI ERA DIGITAL PELATIHAN BAGI ANGGOTA PKK DESA SENON KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA SEBAGAI UPAYA PEMBEKALAN KETERAMPILAN PEMASARAN ON LINE UMKM Dyah Supriatin; Destin Alfianika Maharani; Siti Nasiroh; Hima Barima; Mundiyani Mundiyani; Dinnas Purnomo
Perwira Journal of Community Development Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v1i1.35

Abstract

Sasaran dalam pengabdian masyarakat dilaksanakan pada PKK desa Senon. Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga. pada anggota PKK yang mempuyani usaha home industry /sudah mempunyai produk tetapi belum memberi brand atau merek produknya tersebut. Hal inilah yang menarik minat kami untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan mengambil judul “Membangun Branding di Era Digital Pelatihan Bagi Anggota PKK Desa Senon. Kecamatan Kemangkon Kabupaten Purbalingga Sebagai Upaya Pembekalan Keterampilam tujuanya agar anggota PKK dapat mengembangkan produknya dan berani bersaing di era digital sekarang. Merek atau branding adalah tidak hanya merk ataupun nama dagang dari suatu produk, jasa, ataupun industri. Branding dalam sebuah produk merupakan hal yang penting karena sebuah brand dapat mewakili dari barang / jasa pada suatu produk.
PELATIHAN MANAJEMEN KEUANGAN BAGI ANGGOTA PKK DESA KARANGTENGAH KECAMATAN KEMANGKON KABUPATEN PURBALINGGA SEBAGAI UPAYA PEMBEKALAN KETRAMPILAN WIRAUSAHA DAN PENGUATAN UMKM Dyah Supriatin; Shella Rizqi Amelia; Agustin Rian Pratiwi; Anastasia Anggarkusuma Arofah; Dinnas Purnomo
Perwira Journal of Community Development Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak pelaku UMKM yang mengelola usahanya tanpa memiliki dasar pengetahuan maupun ketrampilan mengenai manajemen usaha dan manajemen keuangan yang baik. Tidak jarang usaha hanya dijalankan dengan mengandalkan insting dan pengalaman saja. Aspek-aspek manajemen usaha yang meliputi perencanaan usaha, pengorganisasian, implementasi, dan pengendalian usaha menjadi sesuatu yang jarang diperhatikan, padahal hal tersebut sangat penting dalam membangun dan mengembangkan usaha. Demikian pula dengan pengelolaan keuangan usaha, banyak UMKM yang tidak melakukan pembukuan formal terhadap usahanya. Perhitungan laba sering dilakukan dengan sederhana tanpa melakukan analisis biaya secara memadai. Misalnya usaha yang menggunakan bahan baku/bahan mentah yang diambil dari lahan sendiri dan melibatkan anggota keluarga sendiri, biasanya tidak memasukkan komponen tersebut sebagai biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja dalam penghitungan formal biaya.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT CATUR SENTOSA ADIPRANA, TBK CABANG PURWOKERTO dyah supriatin
Perwira Journal of Economics & Business Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : UNPERBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjeb.v2i1.61

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PT. Catur Sentosa Adiprana, Tbk Cabang Purwokerto. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih besar dari 0,05, yaitu 0,159 > 0,05. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih besar dari 0,05, yaitu 0,381 > 0,05. Budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini dibuktikan dengan nilai sig. hitung lebih kecil dari 0,05, yaitu 0,000 < 0,05. Gaya kepemimpinan, motivasi kerja dan budaya organisasi memiliki proporsi pengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 5,8% sedangkan sisanya 94,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak berada dalam model regresi linier. Kata kunci: gaya kepemimpinan, motivasi kerja, budaya organisasi dan kinerja pegawai.
PELATIHAN MANAJEMEN USAHA KECIL PADA PELAKU UMKM DESA KRANGEAN PURBALINGGA Dyah Supriatin; Siti Maesaroh; Destin Alfianika Maharani
Perwira Journal of Community Development Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v3i1.176

Abstract

Perencanaan bisnis yang tepat sangat diperlukan mulai dari pemasaran, pembukuan, branding, serta bagaimana cara menciptakan dan mengupgrade produk agar menjadi kreatif dan inovatif. Konsistensi menjadi sentuhan terakhir yang menentukan keberhasilan suatu usaha. Oleh karena itu salah satu upaya untuk turut serta dalam meningkatkan kemampuan manajerial pelaku UMKM adalah dengan mengadakan pelatihan Manajemen Usaha Kecil atau MUK bagi UMKM. Maksud dilakukannya pelatihan ini adalah untuk turut serta memotivasi dan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di bidang manajemen usaha dan menambah wawasan dan pengetahuan peserta mengenai beberapa strategi yang bisa dilakukan pelaku UMKM dalam pengembangan usahanya. Secara keseluruhan peserta dapat berpartisipasi dengan baik dengan tingkat kehadiran 100% dan juga sungguh-sungguh dalam menyimak materi yang disampaikan. Serta dapat memberikan pendapat dan pertanyaan selama jalannya pelatihan.Dari kegiatan pelatihan ini peserta diharapkan mampu berkompeten dalam mengelola dan mengatur berkembangnya usaha di masa sekarang terlebih dan yang akan datang agar dapat naik kelas. Naik dan turunnya suatu usaha tergantung pada keputusan yang dibuat, sehingga dapat beradaptasi dengan kondisi yang ada pada saat ini.  
Dorong Pelaku UMKM Maju Dengan Pelatihan Pembukuan Keuangan di Desa Cendana Kec. Banjarnegara Kab. Banjarnegara Ghonimah Zumroatun Ainiyah; Dyah Supriatin
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i1.263

Abstract

Pelaku usaha kecil di Desa Cendana, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara masih menganggap remeh pembukuan serta tidak adanya pemisahan antara harta usahanya. Sebagian besar masyarakat yang berada di Desa Cendana merupakan pelaku UMKM, diantaranya adalah UMKM sale pisang madu, UMKM combro kering, UMKM Tempe Kedelai, UMKM Olahan Tempe Kedelai dan UMKM olahan durian. Tujuan dari kegiatan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada pelatihan pembukuan keuangan sderhana bagi pelaku UMKM adalah mampu membuat pembukuan sendiri agar sistematis dan tertib dalam melakukan pencatatan keuangan sehingga terukur pemasukan, pengeluaran serta keutungan yang diperoleh serta mengetahui perkembangan usahanya. Berdasarkan ilustrasi di atas, pelaku UMKM membutuhkan pemahaman dan praktik tentang pentingnya pencatatan/pembukuan laporan keuangan sederhana untuk UMKM yang dapat mendukung kegiatan bisnis sehingga usaha bisnisnya mereka dapat lebih berkembang di masa yang akan datang. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan usahanya melalui pembukuan/pencatatan sederhana yang mudah diaplikasikan sehingga meningkatkan motivasi dalam bekerja.
SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN UNTUK IBU RUMAH TANGGA DI DESA LEDUG KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS Shella Rizqi Amelia; Agustin Riyan Pratiwi; Anastasia Anggarkusuma Arofah; Retno Pangestu; Dyah Supriatin; Lia Widya Pangestika
Perwira Journal of Community Development Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Unperba Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54199/pjcd.v4i1.269

Abstract

Ibu rumah tangga sangat berperan penting memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian nasional, namun sebagian besar mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan rumah tangga dan berdampak pada perekonomian domestik (rumah tangga). Secara umum, persoalan yang dihadapi oleh ibu rumah tangga meliputi kesulitan mengatur keuangan, tidak pernah ada perencanaan keuangan, dan salah dalam pengambilan keputusan keuangan. Banyak ibu rumah tangga yang memegang kendali keuangan dalam rumah tangga tanpa memiliki dasar pengetahuan maupun keterampilan dalam pengelolaan keuangan dengan baik. Tidak jarang ketika memegang uang mereka cenderung menghabiskan untuk sesuatu yang sifatnya hanya komsumtif dan tidak mempertimbangkan untuk dana darurat, tabungan masa depan, kesehatan dan pendidikan. Dalam rumah tangga baiknya juga menerapkan aspek manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan pengendalian, hal tersebut sangat penting dalam kesiapan untuk menghadapai ketidakpastian di masa yang akan datang. Demikian pula dengan pengelolaan keuangan, masih banyak ibu rumah tangga yang menghabiskan pendapatan rumah tangga tanpa perhitungan yang baik. Mungkin melakukan perhitungan dengan konsumsi berdasarkan asas kebutuhan bukan keinginan, namun banyak hal yang dilewatkan meraka seperti menabung untuk dana darurat, kesehatan, dan masa pensiun dan yang lainnya.