Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengembangan LKPD Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik: Systematic Literature Review Aji Ibnu Khair; Pujianto; Heru Kuswanto
Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/62cewh07

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran fisika. Berbagai penelitian telah mengembangkan LKPD untuk mendukung keterampilan tersebut, namun hasil mengenai kelayakan dan efektivitasnya masih beragam. Oleh karena itu, diperlukan kajian komprehensif terkait efektivitas LKPD dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan dan efektivitas pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pembelajaran fisika dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA. Pencarian data dilakukan secara komprehensif pada basis data Scopus untuk publikasi dari tahun 2009 hingga 2025. Sebanyak 16 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode deskriptif kualitatif  terhadap aspek validitas dan kepraktisan LKPD yang dikembangkan dalam masing-masing artikel. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai validitas LKPD berada di atas 74,7% dan secara kualitatif dinyatakan praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD layak digunakan dalam proses pembelajaran karena telah memenuhi kriteria kelayakan isi, kebahasaan, dan kemudahan penggunaan. Sebagian besar studi melaporkan peningkatan keterampilan berpikir kritis dalam kategori sedang hingga tinggi setelah penerapan lembar kerja peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa lembar kerja peserta didik berpotensi menjadi perangkat pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik,. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis yang signifikan bagi guru fisika dalam merancang e-LKPD maupun LKPD kontekstual yang terstandarisasi di era Kurikulum Merdeka.
Design of an MPPT Monitoring System for a Solar Power Plant Based on the Internet of Things Using ESP32 and Thing Speak Pujianto Pujianto; M Zaky Zaim Muhtadi; Miranda Odilia Lambiombir
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 6 No. 2 (2026): May 2026
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v6i2.565

Abstract

This study designed and implemented an Internet of Things (IoT)-based telemetry system to monitor electrical parameters in a solar power plant (SPP) installation equipped with a Maximum Power Point Tracking (MPPT) controller. The system was developed using an ESP32 microcontroller connected to an EPever MPPT controller via RS485-based Modbus RTU communication, which then transmits data in real-time over a WiFi network to the ThingSpeak cloud platform for storage, visualization, and remote monitoring. The research method used was descriptive-experimental, covering hardware and software design, communication testing, and operational data acquisition. The observed parameters included input voltage, input current, output voltage, output current, discharge voltage, and discharge current. Test results over the time range of 10:10–17:00—comprising seven sample points with non-uniform intervals—showed a maximum input voltage of 18.35 V with a current of 0.66 A at 13:00, reflecting optimal irradiation conditions, a maximum output voltage of 12.27 V, and relatively stable discharge parameters within a voltage range of 12.64–14.45 V and a current range of 0.05–0.19 A, serving as an indicator of the MPPT controller’s power regulation effectiveness. Analysis of the ThingSpeak graph confirmed that the input voltage pattern followed the daily irradiance curve, the dynamic response of the output voltage to irradiance fluctuations, and the identification of transient anomalies requiring further confirmation with an irradiance sensor. These findings indicate that the ESP32- and ThingSpeak-based telemetry system is suitable for use as an effective and economical PV system monitoring solution, with recommendations for further research including continuous data acquisition at fixed intervals, the addition of a pyranometer, and comparative validation with reference measurement instruments.
Co-Authors Aan Aidil Fitran yansa Achmad Basuki Ade Wulandari Agus Wahyu Triatmo Ahmad Awaludin Saputra Aji Ibnu Khair Ali Mahmudi Alkodri, M. Nang Alyaris, Dewa Aminatun, Tien Andhika Darussalam Anton Mulyono Azis Arthalia Wulandari, Ika Astrie Kusuma Dewi Aziza Egi Firmansyah Bayu Setiaji Bila, Firwinca Budi Hidayat Budi Utomo Chalidia Nurin Hamdani Dadan Rosana Damayanti, Anastasya Danang Prabowo Dedi Irawan Eka Ridhawati Ermawati, Yuli Fanny Anggita Fatin, Rahma Nabila Febriawan, Rangga Ferdiansyah Fitra Mardiana, Fitra Fitra Setiawan, Dimas Fitriah Fitriah Fransiska, Hera Hasbullah Thabrany Heru Kuswanto Husein, Muhammad Nur Ika Arthalia Wulandari, Ika Arthalia Imroatus Solikhah Isnania, Affini Salsabilla Kemalasari Siregar, Gunayanti L. Juneau, Janelle M Zaky Zaim Muhtadi M. Andre Kurnia Median Agus Priadi Meiza Khoirunissa Michael Ong Miranda Odilia Lambiombir Muhammad Hilmi Muhammad Miftahul Huda Mujito Musta'ana Mustaqim Sila, Edwar Mustika Natasya Aisah Septiani Novita Wulandari Nurkholis, Muhammad Iqbal Pipin Asmawita Prabowo, Danang Purnama Sari, Arini Rahman, Yohanes Tri Laksana Ranolat, Susana ReifalindraA.P Renaldi, Chendi Rendy Juniar Dewa Alyaris RiaImro’atus.S1 Risnawati Valentina, Risnawati Rizal Muntaha Rizkia Zahratul Jannah Rojif Mualim Shelvia Utary Siregar, Guna Yanti Suhendra Suwartiningsih, Suwartiningsih Suyud Widodo, Suyud Swasono Rahardjo Utruja, Nur Alifahtul Vickrie Ardy Wasis Waskito Adi Wibowo, Lutfi Wijaya, Alpin Yudan Hermawan Yuli Ermawati