Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penyuluhan Tentang Pembelajaran Berpusat Pada Anak Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah Gunarjo S. Budi; Yoan Theasy; Pri Ariadi Cahya Dinata
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.05

Abstract

Abstract The aim of this service activity is to provide insight into child-centred learning as well as training in skills in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory to elementary school (SD) teachers for science in Tangkiling, Central Kalimantan Province. The service method used is discussion and practice, then the steps for implementing the service include; 1) stage of preparation and development of training materials; 2) the stage of providing child-centred learning materials; 3) the stage of providing skills training in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory, and 4) the discussion, practice and mentoring stage. The results of this service show that the counseling carried out can increase teachers' knowledge of child-centered learning and teachers' abilities in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory for science. Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan wawasan mengenai pembelajaran yang berpusat pada anak serta pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Mata pelajaran IPA di Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah. Metode pengabdian yang digunakan berupa diskusi dan praktik, kemudian langkah-langkah pelaksanaan pengabdian meliputi; 1) tahap penyusunan dan pengembangan materi pelatihan; 2) tahap pemberian materi pembelajaran yang berpusat pada anak ; 3) tahap pemberian pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual, dan 4) tahap diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa penyuluhan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan guru-guru terhadap pembelajaran yang berpusat pada anak dan kemampuan guru dalam menggunakan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual Mapel IPA.
Sosialisasi Pengenalan dan Penggunaan Aplikasi CANVA dalam Membuat Media Pembelajaran yang Menarik Bagi Guru Sekolah Dasar Indra Perdana; Yoan Theasy; Syarah Veniaty; Rahmat Winata; Muhammad Rizaldi; Fajar; Kristanoval
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 3 Nomor 2, Desember 2
Publisher : PT. Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/

Abstract

The socialization of the introduction and use of the Canva application aims to improve the ability of elementary school teachers to create interesting and interactive learning media. Interesting learning media can increase student motivation and the effectiveness of the teaching and learning process. This community service activity was carried out at Elementary School 1 Pahandut Palangka Raya involving 25 teachers as participants. Through the workshop method, participants were given an understanding of Canva's features and how to use them to design learning media. This activity has several stages, including: Presentation: Introduction to the Canva application, available features, and its benefits in education, Demonstration: Showing the steps for using Canva to create learning media, Practice: Teachers are invited to create their own learning media with guidance from the facilitator, and Discussion: Question and answer session to explore the use of Canva. The results of the activity showed an increase in teacher skills in using the application, as well as high enthusiasm for applying technology in the teaching and learning process. It is hoped that with the implementation of this application, the learning process can be more interesting and effective, and increase student motivation in learning. This activity also opens up opportunities for follow-up in the form of further mentoring and training.    Abstrak Sosialisasi Pengenalan dan Penggunaan Aplikasi Canva bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan motivasi siswa dan efektivitas proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Pahandut Palangka Raya dengan melibatkan 25 guru sebagai peserta. Melalui metode workshop, peserta diberikan pemahaman tentang fitur-fitur Canva dan cara memanfaatkannya untuk desain media pembelajaran. Kegiatan ini memiliki beberapa tahap antara lain:  Presentasi: Pengenalan aplikasi Canva, fitur-fitur yang tersedia, dan manfaatnya dalam pendidikan, Demonstrasi: Menunjukkan langkah-langkah penggunaan Canva untuk membuat media pembelajaran, Praktik: Guru diajak untuk membuat media pembelajaran sendiri dengan bimbingan dari fasilitator, dan Diskusi: Sesi tanya jawab untuk mendalami penggunaan Canva. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi, serta antusiasme yang tinggi untuk menerapkan teknologi dalam proses belajar mengajar. Diharapkan, dengan penerapan aplikasi ini, proses pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan efektif, serta meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk tindak lanjut dalam bentuk pendampingan dan pelatihan lebih lanjut.
Pembelajaran Berbasis TPACK Berbantuan Program Crocodile Physics terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika Theasy, Yoan; Bustan, Andi; Dinata, Pri Ariadi Cahya; Nawir, M.; Suhartono, Suhartono; Hutahaean, Saulim DT.; Mustika, Maya; Sandi, Gloria Anjelina
Variabel Vol 7, No 2 (2024): OCTOBER 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/var.v7i2.5995

Abstract

Mahasiswa sebagai calon guru Fisika profesional yang kompeten haruslah memiliki pemahaman konsep serta keterampilan dalam pembelajaran Fisika, karena banyak kejadian atau fenomena yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan sekitar yang sangat berkaitan dengan Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep Fisika mahasiswa, dan melatih keterampilan praktikum dalam Laboratorium Virtual melalui penggunaan program Crocodile Physics dengan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan satu kelas untuk diteliti yang diberi perlakuan dengan memanfaatkan program Crocodile Physics sebagai media pembelajaran. Subjek penelitian yaitu mahasiswa Program studi Pendidikan Fisika Tahun Ajaran 2023/2024 sebanyak 23 orang. Pengambilan data dilakukan dua kali yaitu sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) melakukan treatment, kemudian untuk melihat peningkatan pemahaman konsep fisika mahasiswa dilakukan uji t dan N-Gain. Hasil analisis data untuk uji t berpasangan dilakukan dengan SPSS, dengan hasil nilai sig. (2-tailed) adalah sebesar <0,001 kurang dari 0,05 (sig. (2-tailed) < 0,05), artinya terdapat perbedaan yang nyata antara pre-test dan post-test. Kemudian hasil analisis data menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman konsep mahasiswa memperoleh kriteria tinggi dengan skor N-Gain sebesar 0,71. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dalam penggunaan program Crocodile Physics sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dengan menggunakan pendekatan berbasis TPACK.Kata Kunci:TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge); Pemahaman Konsep; Crocodile PhysicsTPACK-Based Learning Assisted by the Crocodile Physics Program to Improve the Understanding of Physics ConceptsABSTRACTStudents as prospective competent professional Physics teachers must have an understanding of concepts and skills in learning Physics because many events or phenomena are contained in daily life and the surrounding environment that are closely related to Physics. This research aims to improve students' ability to understand Physics concepts and train practicum skills in the Virtual Laboratory through the use of the Crocodile Physics program with the TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) approach. This type of research was descriptive research. This study used one class to be researched which was treated by utilizing the Crocodile Physics program as a learning medium. The research subjects were 23 students of the Physics Education Study Program for the 2023/2024 Academic Year. Data collection was carried out twice, namely before (pretest) and after (post-test) treatment, then to see an improvement in student's understanding of physics concepts, t-test and N-Gain were carried out. The results of data analysis for the paired t-test were carried out with SPSS, with the results of the sig value. (2-tailed) is <0.001 less than 0.05 (sig. (2-tailed) < 0.05), meaning that there was a real difference between the pre-test and post-test. Then the results of the data analysis showed that the improvement in students’ understanding of concepts obtained high criteria with an N-Gain score of 0.71. Therefore, it can be concluded that there was a positive influence in the use of the Crocodile Physics program as a learning medium in improving the ability of conceptual understanding using a TPACK-based approach.
Penyuluhan Tentang Pembelajaran Berpusat Pada Anak Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah Budi, Gunarjo S.; Theasy, Yoan; Dinata, Pri Ariadi Cahya
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0202.05

Abstract

Abstract The aim of this service activity is to provide insight into child-centred learning as well as training in skills in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory to elementary school (SD) teachers for science in Tangkiling, Central Kalimantan Province. The service method used is discussion and practice, then the steps for implementing the service include; 1) stage of preparation and development of training materials; 2) the stage of providing child-centred learning materials; 3) the stage of providing skills training in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory, and 4) the discussion, practice and mentoring stage. The results of this service show that the counseling carried out can increase teachers' knowledge of child-centered learning and teachers' abilities in using laboratory equipment and utilizing the PhET application as a Virtual Laboratory for science. Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan wawasan mengenai pembelajaran yang berpusat pada anak serta pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual kepada guru-guru Sekolah Dasar (SD) Mata pelajaran IPA di Tangkiling Provinsi Kalimantan Tengah. Metode pengabdian yang digunakan berupa diskusi dan praktik, kemudian langkah-langkah pelaksanaan pengabdian meliputi; 1) tahap penyusunan dan pengembangan materi pelatihan; 2) tahap pemberian materi pembelajaran yang berpusat pada anak ; 3) tahap pemberian pelatihan keterampilan penggunaan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual, dan 4) tahap diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil dari pengabdian ini menunjukan bahwa penyuluhan yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengetahuan guru-guru terhadap pembelajaran yang berpusat pada anak dan kemampuan guru dalam menggunakan alat-alat laboratorium dan pemanfaatan aplikasi PhET sebagai Laboratorium Virtual Mapel IPA.
Sosialisasi Pengenalan dan Penggunaan Aplikasi CANVA dalam Membuat Media Pembelajaran yang Menarik Bagi Guru Sekolah Dasar Perdana, Indra; Theasy, Yoan; Veniaty, Syarah; Winata, Rahmat; Rizaldi, Muhammad; Fajar, Fajar; Kristanoval, Kristanoval
Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Mitra Teras: Jurnal Terapan Pengabdian Masyarakat, Volume 3 Nomor 2, Desember 2
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/teras.0302.05

Abstract

The socialization of the introduction and use of the Canva application aims to improve the ability of elementary school teachers to create interesting and interactive learning media. Interesting learning media can increase student motivation and the effectiveness of the teaching and learning process. This community service activity was carried out at Elementary School 1 Pahandut Palangka Raya involving 25 teachers as participants. Through the workshop method, participants were given an understanding of Canva's features and how to use them to design learning media. This activity has several stages, including: Presentation: Introduction to the Canva application, available features, and its benefits in education, Demonstration: Showing the steps for using Canva to create learning media, Practice: Teachers are invited to create their own learning media with guidance from the facilitator, and Discussion: Question and answer session to explore the use of Canva. The results of the activity showed an increase in teacher skills in using the application, as well as high enthusiasm for applying technology in the teaching and learning process. It is hoped that with the implementation of this application, the learning process can be more interesting and effective, and increase student motivation in learning. This activity also opens up opportunities for follow-up in the form of further mentoring and training. Abstrak Sosialisasi Pengenalan dan Penggunaan Aplikasi Canva bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam menciptakan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Media pembelajaran yang menarik dapat meningkatkan motivasi siswa dan efektivitas proses belajar mengajar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Pahandut Palangka Raya dengan melibatkan 25 guru sebagai peserta. Melalui metode workshop, peserta diberikan pemahaman tentang fitur-fitur Canva dan cara memanfaatkannya untuk desain media pembelajaran. Kegiatan ini memiliki beberapa tahap antara lain: Presentasi: Pengenalan aplikasi Canva, fitur-fitur yang tersedia, dan manfaatnya dalam pendidikan, Demonstrasi: Menunjukkan langkah-langkah penggunaan Canva untuk membuat media pembelajaran, Praktik: Guru diajak untuk membuat media pembelajaran sendiri dengan bimbingan dari fasilitator, dan Diskusi: Sesi tanya jawab untuk mendalami penggunaan Canva. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi, serta antusiasme yang tinggi untuk menerapkan teknologi dalam proses belajar mengajar. Diharapkan, dengan penerapan aplikasi ini, proses pembelajaran dapat menjadi lebih menarik dan efektif, serta meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Kegiatan ini juga membuka peluang untuk tindak lanjut dalam bentuk pendampingan dan pelatihan lebih lanjut.
Penerapan Model Inquiry Learning pada Materi Pesawat Sederhana untuk Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Psikomotor Siswa SMP Marbun, Diah Ananta Sari; Farcis, Fenno; Theasy , Yoan
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2024): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v6i1.12172

Abstract

Inquiry Learning adalah model pembelajaran yang melibatkan seluruh kemampuan peserta didik untuk mencari dan menemukan pemecahan dari suatu permasalahan yang dipertanyakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan psikomotor peserta didik dalam proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran inquiry learning pada materi pesawat sederhana dan mengetahui ketuntasan hasil belajar kognitif peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran inquiry learning pada materi pesawat sederhana. Penelitian ini adalah penelitian praeksperimen dengan model one shot case study. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP di Palangkaraya yang terdiri dari 9 kelas. Sampel dalam penelitian ini diambil secara acak (random sampling). Kelas yang terpilih sebagai sampel penelitian adalah kelas VIII-6 dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan keterampilan psikomotor peserta didik dan tes hasil belajar kognitif dengan jumlah 40 soal. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan psikomotor peserta didik setelah pembelajaran dengan model inquiry learning pada materi pesawat sederhana dari 25 peserta didik yang mengikuti tes, terdapat 3 peserta didik dengan kategori sangat baik, 8 peserta didik dengan kategori baik, 8 peserta didik dengan kategori cukup baik, dan 6 peserta didik dengan kategori kurang baik. Hasil belajar kognitif peserta didik dari 29 peserta didik yang mengikuti tes diperoleh 22 peserta didik tuntas dan 7 peserta didik tidak tuntas. Ketuntasan klasikal peserta didik dinyatakan tuntas karena diperoleh 75,86% peserta didik yang tuntas dan mencapai standar ketuntasan klasikal yang ditetapkan yaitu >75%. TPK yang tuntas sebanyak 25 dari 33 TPK dengan persentase TPK 75,76%. Hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran inkuiri dapat memfasilitasi hasil belajar kognitif dengan lebih baik daripada keterampilan psikomotor. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menyusun lembar kerja peserta didik yang lebih sistematis agar kegiatan penyelidikan ilmiah dapat dipahami oleh seluruh siswa.
Penggunaan E-LKPD Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Gaya dan Hukum Newton Sumarno, Salsabla Maulani; Bustan, Andi; Theasy, Yoan
Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 7 No. 2 (2025): Bahana Pendidikan: Jurnal Pendidikan Sains
Publisher : Pendidikan Fisika FKIP UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/bpjps.v7i2.19475

Abstract

Rendahnya hasil belajar peserta didik pada materi gaya dan Hukum Newton di salah satu MTs di Kota Palangka Raya menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran IPA. Hal ini disebabkan oleh dominasi metode ceramah, minimnya keterlibatan aktif peserta didik, serta belum digunakannya media pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan hasil belajar setelah menggunakan E-LKPD berbasis problem based learning; (2) mengetahui besar peningkatan hasil belajar setelah menggunakan E-LKPD berbasis problem based learning; (3) mengetahui tingkat keefektifan pembelajaran setelah menggunakan E-LKPD berbasis problem based learning; dan (4) mengetahui perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang menggunakan E-LKPD berbasis problem based learning dengan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan desain non-equivalent control-group design. Sampel dipilih menggunakan teknik simple random sampling, yang menghasilkan peserta didik kelas VII-A sebagai kelas kontrol dan peserta didik kelas VII-F sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar kognitif dalam bentuk 35 butir soal pilihan ganda. Teknik analisis data meliputi uji N-Gain, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis (analisis komparatif dua sampel independen). Hasil penelitian menunjukkan: (1) adanya peningkatan hasil belajar dengan nilai rata-rata meningkat dari 42,86 (pretest) menjadi 80,20 (posttest); (2) besar peningkatan hasil belajar digambarkan dengan skor rata-rata N-Gain sebesar 0,64 yang masuk dalam interpretasi sedang; (3) tingkat keefektifan pembelajaran tercermin dari persentase skor rata-rata N-Gain sebesar 64,00% yang berada dalam interpretasi cukup efektif, meskipun dari sisi waktu kurang efektif karena membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan metode konvensional; dan (4) hasil uji hipotesis menunjukkan perbedaan antara kedua kelas (thitung = –3,68 < –ttabel = –2,00). Dengan demikian, E-LKPD berbasis problem based learning terbukti dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Secara teoritis, temuan ini mendukung pentingnya pembelajaran berpusat pada peserta didik melalui pemecahan masalah nyata. Secara praktis, penelitian ini memberikan wawasan bagi guru dalam merancang pembelajaran menggunakan E-LKPD berbasis problem based learning.
TRAINING ON DEVELOPING CHEMISTRY EXPERIMENT PROCEDURES BASED ON THE SURROUNDING ENVIRONMENT FOR CHEMISTRY MGMP TEACHERS IN PALANGKA RAYA CITY Fatchiyatun Ni’mah; Abudarin; Maya Erliza Enggraeni; Anggi Ristiyana Puspita Sari; Yoan Theasy; Triliyansi; Adimetha Diraja Tangkasiang; Grecya Agustin M. Marpaung
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 13 No. 2 (2025): Journal Balanga Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v13i2.24445

Abstract

The Training on Developing Chemistry Experiment Procedures Based on the Surrounding Environment for Chemistry MGMP Teachers in Palangka Raya City aims to address the limited implementation of laboratory practices in schools due to inadequate facilities and the high cost of chemical reagents. The activity was conducted on June 21, 2025, involving 35 teachers, 8 lecturers, and 7 students, divided into two sessions: a material delivery session (in the lecture hall) and a practical session (in the Chemistry Education Laboratory, Faculty of Teacher Training and Education, UPR). The main objective of this community service program (PKM) is to increase teachers’ motivation to innovate in laboratory practices and to enhance their skills in designing experimental procedures using alternative materials from the surrounding environment. During the training, various examples of chemistry experiments were demonstrated, utilizing easily accessible and inexpensive materials as substitutes for reagents. The activity concluded with an independent assignment for teachers to design environmentally based experiments. Overall, this program successfully introduced practical and sustainable solutions to improve the quality and frequency of chemistry laboratory practices in schools. Evaluation results showed that the partner teachers (chemistry subject teachers) demonstrated strong motivation and were able to develop experimental designs by utilizing materials from the surrounding environment.
Peningkatan Literasi Digital Guru Sekolah Menengah Pertama Melalui Pemanfaatan Canva Serta Chat GPT AI Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Inovatif Bentuk Video Animasi Perdana, Indra; Theasy, Yoan; Dinata, Pri Ariadi Cahya
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v2p9sw89

Abstract

Integrasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pendidikan telah membuka peluang untuk inovasi pembelajaran yang lebih efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan literasi digital guru Sekolah Menengah Pertama melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan menggunakan dan memanfaatkan aplikasi Canva serta Chat GPT AI dalam membuat dan menyusun media pembelajaran berbasis teknologi digital di kelas. Metode partisipasi, yaitu tim pengabdian melakukan partisipasi aktif untuk memberikan kegiatan sosialisasi pengetahuan kepada guru-guru mengenai pentingnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar di kelas, kemudian materi bagaimana memanfatkan teknologi melalui aplikasi Canva serta Chat GPT AI; (2) Pelatihan, yaitu tim pengabdi memberikan pelatihan keterampilan kepada guru-guru untuk membuat media pembelajaran berupa video animasi;(3) Evaluasi Kegiatan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada peserta pelatihan diakhir kegiatan untuk mengetahui tingkat kepuasan mitra pengabdian. Hasil pengabdian dari program kemitraan kegiatan ini efektif meningkatkan sumber daya manusia serta meningkatkan kesiapan guru-guru dalam menghadapi tuntutan pendidikan di era digital.
Penguatan Literasi Sains melalui Kegiatan Praktikum IPA pada Siswa SMPN 10 Palangka Raya Pebriyanto, Yunus; Willi Wardhana, Vinsen; Theasy, Yoan
Al-Khidmah Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): JANUARI-APRIL
Publisher : Institute for Research and Community Service (LPPM) of the Islamic University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jak.v6i1.5091

Abstract

SMP Negeri 10 Palangka Raya is an educational institution located within the administrative area of Palangka Raya City, Central Kalimantan Province; however, access to the school is only possible via river transportation. This geographical condition has contributed to limited development of students’ human resource capacities, particularly due to the inadequate availability of supporting facilities such as reliable internet access. Consequently, the school lags behind other institutions of the same level in terms of scientific literacy. In response to these challenges, the implementation team conducted a community service program as part of the Tri Dharma of Higher Education, focusing on strengthening students’ scientific literacy through hands-on science practicum activities. The program included providing students with practical learning experiences and donating laboratory equipment to enhance the effectiveness of science learning. The community service activities were carried out through four main stages: observation and coordination, socialization, mentoring and evaluation, and program sustainability planning. Based on the evaluation results, students demonstrated highly positive responses toward the activities. This indicates that the intervention through practicums and the provision of laboratory facilities successfully offered meaningful learning experiences, broadened students’ scientific perspectives, and contributed significantly to the improvement of their scientific literacy.