Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERAN GURU PAI DALAM MENCEGAH PAHAM RADIKALISME BAGI SISWA DI MTS IRSYADUL ANAM KIYUDAN SELOMARTANI KALASAN SLEMAN YOGYAKARTA Saprialman Saprialman; Ferianto Ferianto; Yuli Salis Hijriyani; Khairil Aswan
ANSIRU PAI : Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 2 (2022): JURNAL ANSIRU PAI
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ansiru.v6i2.14777

Abstract

This research departs from the phenomenon of radicalism that occurs in society, especially in the world of education. The understanding of radicalism is an understanding that must be immediately overcome and avoided from students because it is contrary to the Islamic religion which is rahmatan lil 'alamin and not in accordance with the purpose of organizing Islamic education itself. The focus of the problem in this study is "the role of Islamic Religious Education teachers in preventing radicalism for students". This research is a qualitative research with a descriptive-qualitative type of research. The subjects of his research were PAI teachers, principals and caregivers of Irsyadul Anam Islamic boarding schools as well as advisors at MTs Irsyadul Anam. Data analysis was carried out with interactive models from Miles and Huberman, namely, data condensation, display data, and conclusion drawing/verifications. The results showed that the role of PAI teachers in preventing radicalism for students at MTs Irsyadul Anam Kiyudan Selomartani Kalasan Sleman Yogyakarta can be seen from three aspects, namely: (1) Delivery of Islamic Learning Materials. (2) Application of Learning Methods, and (3) Assistance in Extracurricular Activities. 
Manajemen Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam Mengelola SMK Bhinneka Karawang Adriansyah Putra Arya; Sya’roni Ma’shum; Saprialman Saprialman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan visioner atau visionary leadership adalah gaya kepemimpinan yang terfokus pada visi, misi dan tujuan jangka panjang yang dapat memberikan arahan dan inspirasi bagi suatu organisasi maupun tim yang dipimpinnya. SMK Bhinneka Karawang merupakan sekolah strategis yang terletak di pusat Kota Karawang dan merupakan salah satu sekolah unggul serta telah menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan, memiliki bursa kerja khusus dan professional dalam dunia usaha dunia industri. Penelitian ini telah diakukan pada bulan mei hingga bulan juli 2023. Berlokasi di SMK Bhinneka Karawang Jalan Kertabumi No. 42, Kelurahan Karawang Kulon, Kec. Karawang Barat, Karawang, Jawa barat. Metode penelitian yang akan digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bersifat kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa hasil analisis data yang telah dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan beberapa indikator yaitu, Perencanaan Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dalam mengelola SMK Bhinneka Karawang, Pengorganisasian Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah, Pelaksanaan Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah dan Pengawasan Kepemimpinan Visioner Kepala Sekolah. Kepemimpinan visioner kepala sekolah SMK Behineka Karawang memberikan pengaruh yang baik dalam memajukan visi misi sekolah dan memberikan kontribusi yang sangat efektif dalam menunjang pendidikan.
Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Bersekolah Bagi Calon Peserta Didik Baru Di SMP IT Al-Ridwan Lukmanul Hakim Ramdhani; Sya’roni Ma’shum; Saprialman Saprialman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Upaya kepala sekolah dalam menghadapi persaingan untuk merekrut peserta didik baru, metode penelitian yang dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Peran kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan yang ada dituntut untuk melakukan berbagai inovasi dengan berbagai penyesuaia, sesuai dengan kebutuhan yang ada dan segala perencanaan yang matang. Sudah menjamurnya Lembaga Pendidikan yang berdiri membuat banyaknya pilihan bagi para peserta didik baru untuk bersekolah,sudah seharusnya kepala sekolah untuk bisa mengantisipasi itu semua, maka harus ada Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam memikat hati para calon siswa baru tersebut, bisa dengan memiliki strategi promosi yang bagus,kerja sama dengan pihak lain ataupun yang lainnya
Optimizing Hypnotherapy-Based Counseling in Secondary Schools: Implications for Islamic Education Policy Ferianto, Ferianto; Saprialman, Saprialman; Supardi, Edi; Gani, Ruslan Abdul; Sein, Lau Han; Hajimasamae, Muhammatkasibudi
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i3.pp1829-1845

Abstract

Optimizing Hypnotherapy-Based Counseling in Secondary Schools: Implications for Islamic Education Policy. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of hypnotherapy in Islamic value-based individual counseling to improve self-regulation, emotional resilience, and learning motivation among secondary school students. Method: The study used a mixed-method approach with a convergent design, combining pre-post test quantitative data with qualitative data from interviews, observations, and documentation. Quantitative data were collected using self-regulation and concentration scales, academic anxiety scales, and learning motivation scales. Qualitative data were obtained through semi-structured interviews, participatory observations, and document studies. Findings: Quantitative results showed a significant increase in self-regulation, emotional resilience, and learning motivation, as well as a significant decrease in academic anxiety. Meanwhile, qualitative findings revealed three main themes: (1) students felt calmer, more focused, and more capable of controlling their emotional resilience after participating in hypnotherapy sessions, (2) counselors emphasized the importance of consistently implementing Islamic value-based standard operating procedures (SOPs), and (3) there were administrative and ethical challenges, including the need for parental consent and school schedule adjustments. Conclusion: The integration of quantitative and qualitative data shows that hypnotherapy is effective in supporting students' emotional and academic readiness, particularly in improving self-regulation, emotional resilience, and learning motivation. However, the implementation of this strategy requires attention to ethical, regulatory, and Islamic education policy aspects so that it can be applied sustainably and relevant to the counseling service needs in secondary schools. Keywords: hypnotherapy, individual counseling management, islamic education.
Strategi Manajemen Pendidikan Berbasis Aswaja dalam Pembentukan Habitus Keislaman Santri: Studi Sosiologi Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Yatim Nahdlatul Ulama Karawang Taufik Mustofa; Muhamad Faizin; Hinggil Permana; Saprialman Saprialman; Neng Barkah Aprilianti; Intan Despiani
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.730

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi manajemen pendidikan berbasis Ahlussunnah wal Jama‘ah (Aswaja) dalam pembentukan habitus keislaman santri di Pondok Pesantren Yatim Nahdlatul Ulama Karawang. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi kasus sosiologi pendidikan Islam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap kegiatan dan kebijakan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan habitus keislaman santri dilakukan melalui empat strategi utama: (1) penyusunan kurikulum yang menanamkan nilai Aswaja, (2) pembiasaan ibadah dan akhlak dalam kehidupan asrama, (3) keteladanan kiai sebagai figur moral dan simbol otoritas spiritual, serta (4) inovasi manajemen yang adaptif terhadap perkembangan sosial. Nilai-nilai Aswaja seperti tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), i‘tidal (adil), dan tasamuh (toleran) menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan praktik pendidikan. Strategi ini terbukti efektif dalam menanamkan karakter religius yang kontekstual, moderat, dan berkelanjutan di tengah perubahan sosial masyarakat.
Pengaruh Evaluasi Pembelajaran terhadap Peningkatan Kompetensi Siswa Sekolah Dasar Maulana Agung Syaifie; Ilham Fahmi; Saprialman Lubis
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 2 (2026): April - Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.2.2026.8599

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya evaluasi pembelajaran yang efektif sebagai dasar pengambilan keputusan pendidikan guna meningkatkan kualitas kompetensi siswa sekolah dasar secara menyeluruh, baik pada aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik di era pembelajaran yang menuntut peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tingkat hubungan antara evaluasi pembelajaran dan kompetensi siswa melalui analisis korelasi serta besarnya kontribusi evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan kompetensi siswa melalui analisis regresi linear sederhana. Pendekatan kuantitatif diaplikasikan dalam riset ini, dengan metode survei sebagai pilihan. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang mana siswa menjadi objek pengamatan. Data dikumpulkan melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta didukung oleh dokumentasi. Uji validitas instrumen menggunakan korelasi product moment menunjukkan bahwa seluruh item memiliki nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,361), sehingga seluruh butir pernyataan dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,87 untuk variabel evaluasi pembelajaran dan 0,89 untuk variabel kompetensi siswa, sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Untuk menganalisis data, digunakan teknik regresi linear sederhana guna menelaah korelasi serta efek antara variabel penilaian pembelajaran dan kompetensi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara evaluasi pembelajaran dengan kompetensi siswa dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,743 yang termasuk kategori kuat, serta nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,552. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 5,876 lebih besar dari t tabel 2,048 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini menyiratkan bahwa penerapan penilaian pembelajaran yang terstruktur dan berkesinambungan mampu menaikkan mutu luaran pembelajaran siswa. Dapat disimpulkan bahwa semakin optimal pelaksanaan penilaian pembelajaran, semakin tinggi pula tingkat kompetensi siswa yang diraih. Oleh karena itu, para pendidik disarankan untuk merancang dan mengeksekusi penilaian pembelajaran secara efisien demi memaksimalkan peningkatan kompetensi peserta didik.
Analisis Pengaruh Kode Etik Tenaga Kependidikan Terhadap Kompetensi Kepribadian Staff Administrasi Sekolah di Lembaga Pendidikan Islam M. Hafiyyan; Astuti Darmiyanti; Saprialman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4376

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup seseorang. Salah satu lembaga pendidikan yang cukup terkenal adalah lembaga pendidikan Islam. Di lembaga pendidikan ini, terdapat tenaga kependidikan yang bertugas mengelola administrasi sekolah. Kode etik tenaga kependidikan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kompetensi kepribadian staff administrasi sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kode etik tenaga kependidikan terhadap kompetensi kepribadian staff administrasi sekolah di lembaga pendidikan Islam. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, metode ini akan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamati perilaku staff administrasi sekolah dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan kode etik yang telah ditetapkan. Wawancara dilakukan dengan menanyakan langsung kepada staff administrasi sekolah tentang pengaruh kode etik terhadap kompetensi kepribadian mereka. Hasil analisis data akan diolah menjadi sebuah laporan yang menggambarkan pengaruh kode etik terhadap kompetensi kepribadian staff administrasi sekolah di lembaga pendidikan Islam. Kata Kunci: Kode Etik, Kompetensi Kepribadian, Staff Administrasi.
Pengaruh Kepemimpinan Pembelajran, dan Etika Profesi Terhadap Kinerja Mengajar Guru Muhamad Rafly Faisal; Astuti Darmiyanti; Saprialman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4388

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kedepannya dan menganalisis pengaruh secara parsial kepemimpinan pembelajaran dan etika profesi terhadap kinerja mengajar guru. Jenis penelitian yang di lakukan peneliti ini menggunakan metode studi literatur, jurnal, prosiding dan websitel. Kepemimpinan pembelajaran dan etika profesi terhadap kinerja mengajar guru merupakan elemen penting dalam meningkatkan kualitas Pendidikan. Agar kepemimpinan pembelajaran dan etika profesi terhadap kinerja mengajar guru meningkat kualitas Pendidikan yang efektif, harus merumuskan dan mengartikulasi tujuan pembelajaran, membimbing pengembangan, perbaikan dan proses pembelajaran, mengevaluasi kinerja guru dan mengembangkannya, dan mengembangkan program pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan. Dalam menciptakan kepemimpinan pembelajaran dan etika profesi terhadap kinerja mengajar guru di perlukan hubungan sinergis dengan seluruh warga sekolah. Kata Kunci: Kepemimpinan Pembelajaran, Etika Profesi dan Kinerja Mengajar Guru
Strategi Kepala Sekolah dalam Mewujudkan Kesadaran Multikultural di Sekolah Menengah Atas Rafif Zaki Rabbani; Hinggil Permana; Saprialman; Chindy Shamantha; Hilman Akhmad Sadikin
Journal of Educational Administration and Leadership Vol. 5 No. 4 (2026): Vol 5 Issue 4 (2026) in Progress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v5i4.605

Abstract

Penelitian tentang strategi kepala sekolah dalam mewujudkan kesadaran multikultural penting dilakukan karena sekolah menjadi ruang utama pembentukan sikap toleran dalam masyarakat majemuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi kepala sekolah dalam mewujudkan kesadaran multikultural di Sekolah Menengah Atas melalui pendekatan manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan memilih artikel, buku, dan dokumen akademik yang relevan dengan strategi kepala sekolah, manajemen pendidikan, pendidikan multikultural, budaya sekolah, dan kesadaran multikultural. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap sumber ilmiah yang memenuhi kriteria relevansi, kebaruan, dan kelengkapan informasi. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tema, interpretasi, sintesis naratif, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam membangun kesadaran multikultural tampak melalui penyusunan kebijakan inklusif, penguatan visi sekolah, pengintegrasian nilai keberagaman dalam kurikulum, pelibatan guru dan warga sekolah, pembiasaan budaya toleran, serta pengawasan terhadap pelaksanaan program multikultural. Temuan ini juga memperlihatkan bahwa kesadaran multikultural berkembang lebih efektif ketika nilai toleransi tidak hanya diajarkan dalam pembelajaran, tetapi juga diwujudkan dalam interaksi, keteladanan, layanan sekolah, kegiatan kelembagaan, dan penguatan kapasitas guru secara berkelanjutan. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya kepala sekolah mengembangkan kepemimpinan yang responsif terhadap keberagaman agar sekolah mampu menjadi ekosistem pendidikan yang adil, terbuka, harmonis, partisipatif, bebas dari praktik diskriminatif, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam kehidupan sosial multikultural masa kini secara berkelanjutan
Pengaruh Kelengkapan Sarana dan Prasarana Perpustakaan Terhadap Minat Kunjungan Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Karawang Yeni Agustin; Ajat Rukajat; Saprialman Saprialman
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 4 No. 2 (2026): Edisi Januari- Juni In Press
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v4i2.121

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya minat kunjungan siswa ke perpustakaan di MAN 2 Karawang. Kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi minat siswa untuk berkunjung ke perpustakaan sebagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan, tingkat minat kunjungan siswa, serta pengaruh kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan terhadap minat kunjungan siswa di MAN 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 87 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan berada pada kategori sedang sebesar 67,81%, sedangkan minat kunjungan siswa berada pada kategori sedang sebesar 63,21%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi < 0,001 dengan nilai t hitung sebesar 7,375, sehingga terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kelengkapan sarana dan prasarana perpustakaan terhadap minat kunjungan siswa. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,390 menunjukkan bahwa variabel X memengaruhi variabel Y sebesar 39%.