Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Katarak Di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu Deni Ikhwan; Nur Febrianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 3: Maret 2025 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i3.7207

Abstract

Katarak merupakan keadaan dimana lensa mata bersifat opasitas (tidak tembus cahaya) dan merupakan penyebab dominan masalah sosio-medis yaitu kebutaan di seluruh dunia. Penyebab utama katarak adalah usia, tetapi banyak hal lain yang terlibat seperti faktor keturunan, kongenital, penyakit sistemik, penggunaan obat tertentu khususnya steroid dan gangguan pertumbuhan. Satu-satunya terapi untuk penderita katarak adalah operasi atau pembedahan. Pembedahan pada penyakit katarak saat ini bisa dilakukan dalam beberapa menit saja, namun bagi sebagian orang pembedahan menjadi salah satu stressor bagi mereka. Dimana sebuah stressor ini dapat menimbulkan rasa cemas pada klien. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui penelitian deskriptif untuk mngetahui gambaran tingkat kecemasan pasien pre operasi katarak Sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 41 responden, sebagian besar yaitu 18 orang (43,90%) mengalami kecemasan sedang, 26,83 % mengalami kecemasan sedang, 19,51% mengalami kecemasan berat dan sebagian kecil yaitu 9,76% tidak mengalami kecemasan (normal). Kesimpulan dari hasil penelitian ini sebagian besar responden yaitu 18 orang (43,90%) mengalami kecemasan sedang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi mahasiswa lainnya untuk pengembangan penelitian selanjutnya, bagi RSU Anutapura Palu sebagai salah satu cara meningkatkan pemberian edukasi kesehatan dan mempertahankan perencanaan keperawatan pada pasien pre operasi katarak agar tingkat kecemasan dapat diturunkan.
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Management pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Relationship between Family Support and Self Management in Type 2 Diabetes Mellitus Patients at Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Province Nur Febrianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7736

Abstract

Diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, yang seiring waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Tujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self management pada pasien Diabetes melitus tipe 2 di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan coss-sectional, populasi adalah pasien Diabetes melitus tipe 2, sampel sebanyak 30 responden, dilakukan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Hasil penelitian adalah sebagian besar dukungan keluarga baik sebanyak 25 responden (83.3%), hal ini didukung dengan data semua pasien diantar keluarga sebanyak 30 responden (100%). Sebagian besar self management cukup sebanyak 21 responden (70%). Hal ini didukung dengan jadwal berobat atau kunjungan pasien 1 bulan sekali sebanyak 23,3%. Berdasarkan hasil dari pengujian uji statistik chi square didapatkan nilai ? value=0.593 menunjukan bahwa secara statistik tidak ada hubungan signifikan antara hubungan dukungan keluarga dengan self management pada pasien Diabetes melitus tipe 2. Diskusi: Dukungan keluarga yang baik tidak mempengaruhi self management. Sekalipun keluarga mendukung terkait pengobatan dan perawatan pasien di rumah maupun pada saat kunjungan berobat ke pelayanan Kesehatan, namun jika self management atau manajemen diri dari pasien kurang dan pasien tersebut yang tidak mau berubah maka tidak akan terjadi perubahan dan mempengaruhi kesembuhan pasien. Kesimpulan penelitian ini adalah keluarga pasien bisa memberikan dukungan kepada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 agar meningkatkan self management sehingga bisa meningkatkan Kesehatan pasien serta menambah infromasi pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan bisa mencegah keparahan pada penyakit Diabetes Melitus tipe 2.
Upaya Pencegahan Terjadinya Diabetes Melitus Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala: Efforts to Prevent Diabetes Mellitus in Labuan Lelea Village, Labuan District, Donggala Regency Nur Febrianti; Rabiah; Muhammad Asrum; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8411

Abstract

Diabetes Mellitus sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan terjadinya Diabetes Mellitus. Metode penyuluhan dengan menggunakan media power point dan leaflet, dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2024 di Desa Labuan Lelea. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, mendengarkan materi yang disampaikan, serta pada sesi tanya jawab banyak masyarakat yang mengajukan pertanyaan. Pada sesi evaluasi, masyarakat bisa menjawab sesuai dengan materi yang dipaparkan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan lancar dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya penyakit Diabetes Mellitus.
Pencegahan Penyakit Hipertensi Pada Lansia Melalui Gerakan Program PATUH di Desa Bomba Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi: Prevention of Hypertension in the Elderly Through the PATUH Program Movement in Bomba Village, Marawola District, Sigi Regency Sri Yulianti; Nur Febrianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8486

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang paling rentan disebabkan tidak lagi produktif secara ekonomi, masalah kesehatan dan memerlukan pendampingan (caregiver). Kerentanan pada lansia akibat penurunan fungsi imun dan penyakit degenerative diantaranya hipertensi. Tujuan dilakukam pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pencegahan terjadinya hipertensi. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dengan dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flip chart dan leaflet. Hasil Di dapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Hipertensi. Didapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Hipertensi, sebagian besar Masyarakat Desa Bomba belum memahami penyebab terjadinya Hipertensi dan Bagaimana cara pencegahan penyakit Hipertensi. Pada saat setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit Hipertensi sebagian Masyarakat banyak bertanya terkait Hipertensi, setelah itu diberikan penjelasan dan masyarakat dapat memahami terkait penyakit Hipertensi
Penyuluhan Kesehatan Tentang Tuberkulosis (TB) Di Desa Mantikole Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah: Health Education on Tuberculosis (TB) in Mantikole Village, Dolo Barat District, Sigi Regency, Central Sulawesi Sri Yulianti; Nur Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8492

Abstract

Penyakit Tuberkulosis disebabkan oleh suatu kuman dari kelompok Mycobacterium yaitu Mycobacterium Tuberculosis. Infeksi Tuberkulosis berkembang ketika bakteri masuk melalui droplet di udara. Ketika kuman Tuberkulosis sampai terpapar pada paru-paru, maka menjadi penularan jika seseorang kontak langsung dengan penderita Tuberkulosis. Tujuan dilakukan pengabdian kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pencegahan terjadinya penyakit Tuberkulosis. Metode pengabdian kepada Masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dengan dilakukan penyuluhan kesehatan dengan flip chart dan leaflet. Hasil didapatkan Di dapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Tuberkulosis Sebagian besar masyarakat Desa Mantikole belum memahami penyebab terjadinya Tuberkulosis dan bagaimana cara pencegahan penyakit Tuberkulosis. Pada saat setalah diberikan penyuluhan tentang penyakit Tuberkulosis sebagian masyarakat banyak bertanya terkait penyakit Tuberkulosis, setelah itu diberikan penjelasan dan masyarakat dapat memahami terkait penyakit Tuberkulosis.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Di Desa Mantikole Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi: Health Education on Stunting in Mantikole Village, Dolo Barat District, Sigi Regency Rabiah; Nur Febrianti; Sri Yulianti; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8519

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan di mana tinggi badan anak lebih rendah dari rata-rata untuk usianya karena kekurangan nutrisi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada ibu selama kehamilan atau pada anak saat sedang dalam masa pertumbuhan Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Stunting. Metode penyuluhan dengan menggunakan media power point dan leaflet, dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2024 di Desa Mantikole. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, menyimak dan memperhatikan materi yang disampaikan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana sesuai dengan waktu yang direncanakan dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya Stunting.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Hipertensi Di Desa Labuan Lelea Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala: Health Education on Hypertension in Labuan Lelea Village, Labuan District, Donggala Regency Nur Febrianti; Rabiah; Muhammad Asrum; Rosita
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8520

Abstract

Salah satu penyakit yang cukup berbahaya hingga mendapatkan julukan The Silent Killer, Hipertensi atau yang biasa dikenal dengan darah tinggi sangat perlu mendapatkan perhatian dari setiap individu. Hal ini dikarenakan hipertensi dapat menyerang setiap orang tanpa adanya tanda yang muncul pada tubuh. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik pada tubuh seseorang lebih dari atau sama dengan 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari atau sama dengan 90 mmHg. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Hipertensi. Metode penyuluhan dengan menggunakan media power point dan leaflet, dilaksanakan pada tanggal 6 Desember 2024 di Desa Labuan Lelea. Hasil pengabdian adalah masyarakat datang sesuai waktu yang ditentukan, menyimak dan memperhatikan materi yang disampaikan. Kesimpulan kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana sesuai dengan waktu yang direncanakan dan diharapkan masyarakat bisa mencegah terjadinya Hipertensi
Penyuluhan Penatalaksanaan program CERDIK untuk mencegah komplikasi pada penyandang diabetes melitus di Desa Sibedi kecamatan Marawola Kabupaten Sigi: Counseling on the Management of the CERDIK program to prevent complications in people with diabetes mellitus in Sibedi village, Marawola sub-district, Sigi Regency Sri Yulianti; Nur Febrianti; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i9.8608

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit kronik mengakibatkan progresif sehingga ditandai dimana tubuh mengalami ketidakseimbangan atau gangguan pada sistem metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein, sampai mengakibatkan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Tujuan dilakukan. Tujuan dilakukam pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan untuk pencegahan terjadinyapenyakit diabetes melitus melalui program CERDIK. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara sosialisasi dengan dilakukan penyuluhan kesehatan dengan media flip chart dan leaflet. Hasil Di dapatkan bahwa sebelum diberikan penyuluhan terkait materi Diabetes Melitus. Sebagian besar masyarakat Desa Sibedi belum memahami penyebab terjadinya Diabetes Melitus dan bagaimana cara pencegahan penyakit Diabetes Melitus. Pada saat setelah diberikan penyuluhan tentang penyakit Diabetes Melitus sebagian masyarakat banyak bertanya terkait penyakit Diabetes Melitus, setelah itu diberikan penjelasan dan masyarakat dapat memahami terkait penyakit Diabetes Melitus.
Penerapan Terapi Uap Cajuputi Aethoreleom Sebagai Intervensi Keperawatan Pada Lansia Dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Akibat ISPA Dikelurahan layana indah Wilayah Kerja Puskesmas Talise: Cajuputi Steam Therapy Aethoreleom as a Nursing Intervention for the Elderly with Ineffective Airway Clearance Due to Acute Respiratory Infection in Layana Indah Subdistrict, Talise Community Health Center Work Nirmalasari Nirmalasari; Rabiah; Nur Febrianti
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) - Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.8774

Abstract

nfeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi pada lansia akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh dan perubahan fisiologis terkait usia. Salah satu masalah keperawatan yang sering timbul adalah gangguan bersihan jalan napas tidak efektif akibat akumulasi sekret yang sulit dikeluarkan. Terapi uap dengan minyak kayu putih menjadi salah satu alternatif non-farmakologis yang dapat membantu mengencerkan lendir dan mempermudah pengeluarannya melalui batuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas terapi uap minyak kayu putih dalam menangani gangguan tersebut pada lansia penderita ISPA. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan keperawatan gerontik pada seorang lansia laki-laki berusia 76 tahun. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan terapi uap dua kali sehari, edukasi batuk efektif, posisi semi-fowler, dan pemantauan tanda vital serta suara napas. Hasil menunjukkan adanya perbaikan bertahap, ditandai dengan batuk yang lebih efektif, penurunan ronki, dan pernapasan yang lebih lega. Masalah keperawatan dinyatakan teratasi pada hari ketiga. Kesimpulannya, terapi uap minyak kayu putih efektif sebagai terapi pendukung yang aman, mudah, dan murah untuk membantu mengatasi gangguan bersihan jalan napas pada lansia dengan ISPA. Terapi ini disarankan untuk diintegrasikan dalam praktik keperawatan rutin di layanan kesehatan tingkat pertama, serta diteliti lebih lanjut secara kuantitatif dengan jumlah sampel yang lebih besar.