Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Descriptive Analysis on Writing Exercises in The English Textbook on Students’ At The Tenth Grade of SMA Negeri 1 Gido in 2022/2023 Selfin Indah Sari Zendrato; Hasrat sozanolo Harefa; Afore Tahir Harefa; Yasminar Amaerita Telaumbanua
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4280

Abstract

Writing exercises can be used to introduce students to a literary text, to motivate and help them to create their understanding of the text, and articulate their own interpretation of the text. Writing exercise is primarily on grammar, students will get good marks if the texts are free from errors or have only just very few errors. Therefore, the objectives of this research were to know the types of writing exercises in the English textbook and to know the compatibility based on the syllabus. The method used in this research was descriptive qualitative. This research is about content analysis design. The data was collected by using documentation. The steps to analyze the exercises are reading the exercises suggested by the syllabus, identifying the number of writing exercises in English textbook and classifying based on the competency and skill which emphasizes in the exercise.After observing the English textbook, then matching it with the 2013 curriculum, the researcher found several types of writing exercises and counted the compatibility with the syllabus. First, the researcher found 4 types of writing exercises in the English textbook, which is (a) Completing texts/sentences, (b) Writing sentence dealing with grammar, (c) Writing short functional text, and (d) Developing vocabulary into sentences. Second, the compatibility of writing exercises in English textbook with the syllabus, the result show that the percentages offer to the schema of quality classification by Arikunto is 71%. It means the score is good, and the textbook can be used as a media in the learning process. From this result, it can be concluded that this textbook compatible with the 2013 curriculum and can be recommended as teaching-learning media in the class.
THE DESCRIPTION OF STUDENTS’ ABILITY IN ORDERING ADJECTIVE ON DESCRIPTIVE TEXT MATERIAL AT THE SEVENTH GRADE OF UPTD SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI UTARA IN 2022/2023 selamat putra jayazega; Yasminar Amaerita Telaumbanua; Hasrat Sozanolo Harefa; Riswan Zega
Jurnal Tunas Pendidikan Vol 6 No 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1352

Abstract

Writing descriptive is the activity to give an information to the other, which aims to describe things, people, places. Adjective order is included as the language feature on descriptive text material. Qualitative research method is the method that was used for this research. The focuses of this research was to find out the students’ ability in ordering adjective on descriptive text material and to determine the factors affecting the students’ ability in ordering adjective on descriptive text material. Furthermore, the informant of the research were 21 students of Class VII-C of UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara in 2022/2023. Then, the students’ worksheet and the interview sheets were the instruments that were used for the research. Based on the instrument, it was found that the students’ average got the score very poor (52%) and followed by poor score (48%), and no one of the students who achieved good or excellent score in ordering adjective. Furthermore, the factors of the students’ ability were caused by two factors, namely: factor of lacking of knowledge, and factor of lacking of vocabulary. After conducting the analysis, the ability of the students in class VII-C of UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara in ordering adjective were low. Then the factor influence the students’ ability in ordering adjective were lacking of knowledge and lacking of vocabulary. The teacher’s action is important to the students in increasing the students’ knowledge in learning English, particularly in adjective order.
THE DESCRIPTION OF STUDENTS’ ABILITY IN ORDERING ADJECTIVE ON DESCRIPTIVE TEXT MATERIAL AT THE SEVENTH GRADE OF UPTD SMP NEGERI 2 GUNUNGSITOLI UTARA IN 2022/2023 jayazega, selamat putra; Telaumbanua, Yasminar Amaerita; Harefa, Hasrat Sozanolo; Zega, Riswan
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1352

Abstract

Writing descriptive is the activity to give an information to the other, which aims to describe things, people, places. Adjective order is included as the language feature on descriptive text material. Qualitative research method is the method that was used for this research. The focuses of this research was to find out the students’ ability in ordering adjective on descriptive text material and to determine the factors affecting the students’ ability in ordering adjective on descriptive text material. Furthermore, the informant of the research were 21 students of Class VII-C of UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara in 2022/2023. Then, the students’ worksheet and the interview sheets were the instruments that were used for the research. Based on the instrument, it was found that the students’ average got the score very poor (52%) and followed by poor score (48%), and no one of the students who achieved good or excellent score in ordering adjective. Furthermore, the factors of the students’ ability were caused by two factors, namely: factor of lacking of knowledge, and factor of lacking of vocabulary. After conducting the analysis, the ability of the students in class VII-C of UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Utara in ordering adjective were low. Then the factor influence the students’ ability in ordering adjective were lacking of knowledge and lacking of vocabulary. The teacher’s action is important to the students in increasing the students’ knowledge in learning English, particularly in adjective order.
Peran kebijakan organisasi dalam pengembangan budaya organisasi yang efektif pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Harefa, Hasrat; Lahagu, Palindungan; Zebua, Emanuel; Waruwu, Eliyunus
Tuhenori: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : PT Delada Cahaya Masagro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62138/tuhenori.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kebijakan organisasi dalam membentuk dan mengarahkan budaya organisasi yang efektif di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa di Sekretariat Daerah Kabupaten Nias. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan tiga informan utama melalui wawancara mendalam, yaitu Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Subbagian Pengelolaan Pengadaan Barang dan Jasa, dan Fungsional Pengelola Barang dan Jasa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan dukungan perangkat lunak NVivo, serta diuji keabsahannya melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan organisasi yang diterapkan sangat efektif dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, dan integritas dalam proses pengadaan barang dan jasa. Kebijakan ini juga berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional dan pengembangan keterampilan anggota tim. Implikasi penelitian ini mencakup peningkatan standar etika, pengembangan profesional berkelanjutan, serta adopsi teknologi baru untuk memperkuat transparansi dan efisiensi. Penelitian ini juga menyarankan perlunya perumusan kebijakan yang lebih inklusif dan peraturan yang lebih ketat untuk mendukung praktik pengadaan yang adil dan transparan.  Kesimpulan penelitian mengindikasikan bahwa kebijakan organisasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Nias telah berhasil membentuk budaya kerja yang transparan, akuntabel, profesional, dan inklusif, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja dan citra organisasi secara keseluruhan.
Deskripsi Respon Siswa Dalam Memberikan Saran Melalui Kemampuan Berbicara Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Gido Tahun 2021/2022 Ndraha, Chrisda Artina; Telaumbanua, Yasminar Amaerita; Harefa, Afore Tahir; Harefa, Hasrat Sozanolo; Laoli, Adieli; Maru’ao, Nursayani
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v20i2.841

Abstract

Meminta dan memberi saran merupakan materi yang mengandung ungkapan tentang ekspresi meminta, memberi dan menanggapi saran dan respon menerima atau menolak ssaran. Materi ini erat kaitannya dengan kemampuan berbicara, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitiannya adalah tanggapan yang diberikan siswa di dalam percakapan meminta dam memberi saran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tanggapan yang digunakan siswa dalam materi meminta dan memberi saran serta mengelompokkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi siswa ketika memilih tanggapan yang diberikan dalam percakapan meminta dan memberi saran. Berdasarkan data yang diperoleh dari respon tertulis siswa dan wawancara peneliti menemukan bahwa setiap siswa mempunyai jawaban yang berbeda-beda dan memiliki alasannya masing-masing. Peneliti menemukan bahwa siswa tersebut mempunyai faktor-faktor yang menghambat mereka dalam menentukan jawaban mereka sehingga peneliti menggunakan pengelompokan yang terdapat di dalam jurnal handayani.  Sehingga 15 siswa tersebut dapat dikelompokkan menjadi tujuh kelompok, yaitu 3 siswa yang tidak percaya diri, 1 siswa yang tidak memiliki motivasi pribadi, 2 siswa yang takut salah, 3 siswa yang takut diejek. /terintimidasi, 1 orang siswa yang lingkungannya tidak mendukung, 4 orang siswa yang pendidiknya tidak kompeten, 1 orang siswa yang tidak sesuai fasilitas.
Improving the Students’ Speaking Ability by Using Suggestopedia Method at the Eighth Grade of SMP Negeri 1 Mandrehe in 2022/2023 Dawolo, Ardianus; Maru’ao, Nursayani; Harefa, Hasrat Sozanolo; Zebua, Okniel
Journal Of Education And Teaching Learning (JETL) Vol. 5 No. 3 (2023): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v5i3.1522

Abstract

Speaking ability is one of the ability to produce language in English learning. There are some problems that students faced when speaking, namely: lack of vocabulary, difficulty in conveying their ideas, rarely to speak, incorrect pronunciation, and the strategy that used by the teacher that monotous and bored. These problems could solve by using suggestopedia method. This research aimed to improve the students’ speaking ability by using suggestopedia method at the eighth grade of SMP Negeri 1 Mandrehe in 2022/2023. The researcher conducted this research by using Classroom Action Research (CAR). Instrument of the research were observation sheets, field notes and oral test. In Cycle I, the average percentage of the researcher's completed activities was 80% (good), and the percentage of the students' completed activities was 64,50% (enough). In this cycle, the students could not achieve the Minimum Competence Criterion (MCC) of 70, students' average score was 54 (less). All the students scored ? 70, with the highest score was 80 and the lowest score was 30. Furthermore, in Cycle II, the average percentage of the researcher's completed activities was 96% (excellent), and the students' completed activities was 89,50% (excellent). In this cycle, the students had achieved the Minimum Competence Criterion (MCC) of 70, the students' average score was 79 (good). None of the students scored ? 70, with the highest score was 90 and the lowest score was 65. Based on the results of this research, the researcher concluded that Suggestopedia Method could improve the students' speaking ability at the eighth grade of SMP Negeri 1 Mandrehe in 2022/2023.
The Effect of Time Token Strategy on Students’ Speaking Ability at the Eighth Grade of SMP Negeri 1 Sogaeadu Hasrat Harefa; Delima Buaya
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v5i2.2867

Abstract

Abstrak Berbicara dapat didefinisikan sebagai kegiatan produktif dimana seorang siswa berkomunikasi dengan siswa lain untuk mencapai tujuan tertentu atau mengungkapkan pendapat, maksud, harapan dan sudut pandang, dengan skor Minimum Criterion Competence (MCC) adalah 65. Pada kenyataannya, siswa dapat tidak mencapai PKS karena siswa kekurangan kosa kata, siswa tidak dapat mengungkapkan pendapatnya dengan menggunakan ekspresi bertanya dan memberi pendapat, dan guru bahasa Inggris masih menggunakan metode konvensional dalam proses belajar-mengajar. Berdasarkan kondisi di atas, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan Strategi Time Token dalam pembelajaran berbicara. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sogaeadu tahun 2020. Peneliti mengambil sampel sebanyak 40 siswa dengan menggunakan Teknik Cluster Sampling. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah Tes Lisan. Tes tersebut divalidasi oleh tiga validator dan dinyatakan valid dan reliabel. Kemudian peneliti memberikan pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kelas kontrol untuk mengetahui normalitas data dan homogenitas sampel. Setelah melakukan penelitian, peneliti menganalisis data dan hasilnya menunjukkan: (1) Nilai rata-rata kemampuan siswa pada pre-test kelas eksperimen adalah 43 dan pada kelas kontrol adalah 41. (2) Nilai rata-rata dari kemampuan siswa pada post-test kelas eksperimen adalah 75 dan pada kelas kontrol adalah 60. (3) Hasil pengujian hipotesis, peneliti menemukan bahwa thitung = 9,2308 sedangkan ttabel = 3,841. Karena ttabelthitung (3.841<9.2308), maka disimpulkan Ha diterima. (4) Terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan berbicara khususnya dalam bertanya dan memberikan pendapat dengan menggunakan Strategi Time Token Kata Kunci: Strategi Time Token, Keterampilan Berbicara Abstract Speaking can be defined as a productive activity which a student communicate with the other students to achieve certain goals or express opinions, intentions, hopes and point of view, with the Minimum Criterion Competence (MCC) score is 65. In reality, the students could not achieve the MCC since the students were lack of vocabulary, the students were unable to express their opinion by using expression asking and giving opinion, and the English teacher still used conventional method in teaching speaking skill. Based on conditions above, the researcher conducted a research by using Time Token Strategy in teaching speaking.. The population of the research was the eighth grade of SMP Negeri 1 Sogaeadu in 2020. The researcher took samples which consisted of 40 students by using Cluster Sampling Technique. The instrument used in collecting the data was oral test. The result shows: (1) The mean score of the students’ ability in pre-test of experimental class was 43 and in control class was 41. (2) The mean score of the students’ ability in post-test of experimental class was 75 and in control class was 60. (3) The result of testing hypothesis, the researcher found that tcount = 9,2308 while ttable = 3,841. Because ttable<tcount (3,841<9,2308), it is concluded that Ha is accepted. (4) Briefly, there is an effect of time token strategy on students’ speaking ability at the eighth grade of SMP Negeri 1 Sogaeadu Keywords: Time Token Strategy, Speaking Skill
The Descriptive Analysis of the Students’ Ability in Writing Factual Report Text by Using Mind Mapping at the Eleventh Grade of SMK Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli in 2022/2023 Agus Yedija Lase; Hasrat Sozanolo Harefa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 1 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i1.5653

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan siswa dalam menulis teks factual report dengan menggunakan mind mapping di kelas sebelas SMK Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Jumlah sampel sebanyak 18 siswa. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data adalah tes menulis dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan ada empat (4) siswa memiliki nilai Sangat Baik (22%), Lima (5) siswa mendapat nilai Baik (27%), enam (6) siswa mendapat nilai Rata-rata (33%), dan tiga (3) siswa mendapat nilai Buruk (18%), Dalam kemampuan mereka dalam menulis teks factual report dengan menggunakan mind mapping. Kemudian, faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam menulis teks laporan faktual dengan menggunakan mind mapping didominasi oleh faktor kepribadian terutama dari faktor domain afektif. Akhirnya, berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas sebelas SMK Swasta Kristen BNKP Gunungsitoli masih belum mampu menulis teks paragraph dengan baik dan faktor yang mempengaruhi siswa dalam menulis adalah faktor kepribadian, terutama dari faktor domain afektif.
Descriptive Analysis of Students’ Response in English Teaching Learning in Asking and Giving Opinion at Eighth Grade of UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli in 2022/2023 Desberkat Hulu; Hasrat Sozanolo Harefa; Kristof Martin Efori Telaumbanua; Afore Tahir Harefa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6501

Abstract

Bentuk interaksi antara guru dan siswa tergolong interaksi kelompok dengan individu, interaksi ini digambarkan oleh siswa sebagai kelompok dengan individu, artinya seorang guru melakukan kegiatan meminta dan memberi pendapat sehingga memungkinkan interaksi berjalan dengan baik di lingkungan sekolah dan proses kegiatan belajar, yang akan menimbulkan respon dari siswa. Respon adalah umpan balik yang diterima siswa atas pembelajaran yang telah mereka pelajari. Masalah dalam penelitian ini yaitu sulitnya respon siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan wawancara dan dari hasil wawancara tersebut peneliti menganalisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa dan untuk menjelaskan faktor penyebab kesulitan respon siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris dalam meminta dan memberikan pendapat di kelas delapan UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 32 siswa dari kelas VIII-D. Berdasarkan hasil, dimana beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami, menerjemahkan, mengemukakan pendapat atau ide dalam bahasa Inggris. Faktor penyebab respon siswa sulit adalah penggunaan metode yang monoton atau ceramah yang mengakibatkan siswa kurang aktif, kurangnya kosa kata sehingga siswa kesulitan menyusun kalimat dan mengungkapkannya dalam bahasa Inggris, kurang percaya diri. Akhirnya berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa respon siswa terhadap pembelajaran bahasa Inggris di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli rendah sehingga harus ditingkatkan lagi terutama dalam menanggapi pertanyaan atau memberikan pendapat dari guru dimana siswa harus menjawab dengan menggunakan Bahasa Inggris.
An Analysis of Factors Influence Students’ Speaking Performance at the Eleventh Grade of SMK Negeri 1 Gunungsitoli in 2022/2023 Yarman Zalukhu; Hasrat Sozanolo Harefa; Elwin Piarawan Piarawan Zebua; Trisman Harefa
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6502

Abstract

Berbicara adalah keterampilan berbahasa yang bertujuan untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan secara lisan sebagai proses komunikasi kepada orang lain. Berbicara adalah proses interaksi dalam suatu situasi untuk membangun makna yang meliputi mengolah, memproduksi, dan menerima informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Fokus penelitian ini adalah analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penampilan berbicara siswa di kelas sebelas SMK Negeri 1 Gunungsitoli dan peneliti akan menyelidiki penampilan berbicara siswa untuk bertanya dan memberi pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara siswa kelas XI SMK Negeri 1 Gunungsitoli dan menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berbicara siswa kelas XI SMK Negeri 1 Gunungsitoli. Jumlah keseluruhan sampel adalah 20 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data adalah tes dan wawancara. Berdasarkan hasil, peneliti menemukan ada 7 siswa yang mencapai nilai baik, sedangkan ada 13 siswa yang mencapai nilai rendah dalam penampilan berbicara. Faktor yang paling mempengaruhi kemampuan berbicara siswa disebabkan kurangnya kosakata, kurangnya tata bahasa, kurang percaya diri, kurangnya pengucapan, lingkungan, kurangnya motivasi, dan kurikulum yang lebih sedikit lebih menekankan masalah teks daripada berbicara. Akhirnya, berdasarkan temuan, dapat disimpulkan bahwa siswa kelas sebelas SMK Negeri 1 Gunungsitoli mampu tidak semua siswa mampu berbicara dengan baik.