Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Development of an E-Module Based on 3D Pageflip Professional on the Concept of Vibration and Wave Melisa Damayanti R. Saleh; Tirtawaty Abdjul; Mohamad Jahja; Mursalin; Ritin Uloli; Asri Arbie
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.9138

Abstract

This e-module based on 3D Pageflip Professional can support and facilitate students in the learning process. This research aims to determine the quality of the E-module based on validity, practicality, and effectiveness. The method used is Research and Development (R & D) with a 4D model. This research was conducted in class VIII, namely Class VIII.1 and Class VIII.2, at SMP Negeri 1 Telaga Jaya. Data collection techniques are carried out through observation, questionnaires, tests, and data analysis using descriptive analysis. The research results show that the validity determined through media expert validation reached 3.69 and material expert 3.77, obtaining valid criteria. The practicality is determined through learning implementation, reaching 90% with very good criteria, and student response reaching 87% with good criteria. The effectiveness is determined through student activity, reaching 89% with good criteria and student learning outcomes with an N-Gain value of 0.8 with high N-Gain criteria. Based on the research results, the E-module based on 3D Pageflip Professional is suitable for use and meets the valid, practical, and effective criteria.
Development of Teaching Module Based on Independent Learning to Optimize Students' Conceptual Knowledge on the Motion Topic Amna Abdullah; Mursalin; Muhammad Yusuf; Trisnawaty Junus Buhungo; Supartin
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 2 (2025): February
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i2.10056

Abstract

Teaching modules are independent curriculum bodies which replace learning plans. This study aims to development of teaching module based on independent learning to optimize students’ conceptual knowledge on the motion topic. The development of teaching modules using the ADDIE model consists of five stages: analysis, design, development, and implementation. This research used 15 class VII students as teachers at SMP Negeri 3 Satap Tabongo. Based on the validation results from three validators, the average percentage for the teaching module was 81.25%, which was in the very valid category and suitable for use in learning the motion topic. Based on the practicality of the Independent Curriculum-Based Teaching Module to optimize students' conceptual knowledge, it meets the practicality criteria with a score of 93.18% for teachers and student activities of 91.67%.and the results of the student responses were very good. Based on the effectiveness of the Independent Curriculum Based Teaching Module to optimize students' conceptual knowledge, it meets the criteria for effectiveness.
Vertical Sediment Drilling Technique in Fish-Pond Areas of Lake Limboto Muhlis Ali; Raghel Yunginger; Septiana Kurniasari; Indriati Martha Patuti; Idawati Supu; Nurfitri Abd Gafur; Mursalin Mursalin; Mohamad Jahja; Andi Indra Wulan Sari Ramadani
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/biochephy.v6i1.1906

Abstract

Lake Limboto in Gorontalo is an essential ecosystem for local communities, particularly fishermen, yet fish-pond activities have increased sedimentation and accelerated the lake's degradation. Effective conservation efforts require sediment-characterization analysis, including vertical sediment profiles in pond areas, which has been limited by the lack of appropriate drilling techniques. This study aims to evaluate a vertical sediment-sampling technique in fish-pond zones using a survey method and shallow drilling with an XY-1A spindle-type drilling machine at depths of 1–15 meters. The results indicate that drilling stability is strongly influenced by the structural integrity of the machine's support base, particularly due to water currents and waves in the lake. This drilling technique is recommended for sediment sampling in Lake Limboto, especially in pond areas, and contributes to the advancement of sediment-drilling methods in similar aquatic environments.
Eksplorasi Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran IPA untuk Menguatkan Self-Regulated Learning Siswa: Studi di SMP Negeri 1 Batudaa Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Citron Supu Payu; Abdul Haris Odja; Nurhalisa Sambel; Muznawaty Pilobu; Altri Rahmadhani Lanio; Ramli R. Ali
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana pemanfaatan media digital dalam pembelajaran IPA dapat menguatkan Self-Regulated Learning (SRL) siswa di SMP Negeri 1 Batudaa dengan memotret kecenderungan SRL pada delapan dimensi inti serta mengidentifikasi area intervensi yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain survei cross-sectional. Instrumen SRL terdiri dari 24 butir (3 butir per dimensi: efikasi diri, motivasi, perencanaan/manajemen waktu, metakognisi & monitoring, strategi tugas & upaya, pengaturan lingkungan, dukungan sosial digital, emosi negatif) dengan skala respons empat tingkat; skor emosi negatif dibalik untuk menjaga interpretasi “semakin tinggi = semakin baik”. Hasil menunjukkan profil SRL kategori sedang secara keseluruhan, dengan kekuatan relatif pada efikasi diri dan motivasi, diikuti metakognisi serta perencanaan/manajemen waktu. Strategi tugas, pengaturan lingkungan, dan dukungan sosial digital berada pada tingkat sedang dan memerlukan optimalisasi. Emosi negatif muncul sebagai aspek terlemah, menandakan kebutuhan penguatan regulasi emosi. Temuan ini menyiratkan bahwa integrasi media digital seperti simulasi interaktif, modul/asessment berbasis platform, dan alat kolaboratif berpotensi menumbuhkan strategi perencanaan, monitoring, refleksi, serta dukungan sosial-digital, sekaligus mengurangi hambatan emosional. Disimpulkan bahwa peta profil SRL ini dapat menjadi dasar perancangan ekosistem pembelajaran IPA berbasis media digital yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan di konteks sekolah.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbantuan Quiziz terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya di SMP Kelas VII Sitria Jau; Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Dewi Diana Paramata; Nurhayati Nurhayati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4562

Abstract

Penelitian ini muncul dari permasalahan rendahnya hasil belajar siswa dan belum efektifnya pemahaman konsep gaya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh pendekatan deep learning berbantuan quiziz terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi gaya di SMP Negeri 1 Bulango Utara. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, berupa nonequivalent control group design sebagai rancangan penelitiannya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa pada kelas eksperimen serta 22 siswa pada kelas kontrol, dengan pemilihan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tes hasil belajar yang meliputi pretest dan posttest sebanyak 20 soal pilihan ganda dan juga didukung lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t test, serta uji N-Gain, yang dibantu oleh IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berbantuan quiziz berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan kelas kontrol tanpa quiziz. Sebelum analisis lebih lanjut, dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasilnya menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 78,00, sedangkan kelas kontrol sebesar 68,41. Nilai N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,6527, juga lebih tinggi daripada kelas kontrol yang memperoleh nilai 0,4800. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan deep learning berbantuan quiziz mampu meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA pada Siswa SMP Eka Dilla Ahyani Daintau; Dewi Diana Paramata; Abdul Haris Odja; Mursalin Mursalin; Nova Elysia Ntobuo; Frida Maryati Yusuf
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4573

Abstract

Studi ini dilakukan selama semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Bulango Selatan. Fokus penelitian adalah bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan bantuan AI dapat berdampak pada pemahaman konsep IPA siswa SMP. Eksperimen quasi digunakan untuk melakukan penelitian ini. Penelitian menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak sebanding. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bulango Selatan, yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 siswa dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol sebanyak 19 siswa. Tes sebelum dan sesudah pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data. Terdapat 25 soal pilihan ganda dalam tes yang mencakup ranah kognitif Taksonomi Bloom dari C1 hingga C6. Pada kelas eksperimen diterapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Artificial Intelligence (AI), sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, Mann–Whitney, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan AI dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen memiliki peningkatan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Oleh karena itu, model PBL berbantuan AI efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji penerapan model ini pada materi dan jenjang pendidikan yang berbeda guna memperkuat temuan penelitian.
Pengembangan Instrumen Tes Hasil Belajar Fisika Dasar Materi Temperatur dan Kalor Wahyuni Nurnaningsih; Dewi Diana Paramata; Abdul Haris Odja; Mursalin; Trisnawaty Junus Buhungo; Ritin Uloli
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8360

Abstract

Ketersediaan instrumen penilaian yang valid dan reliabel menjadi faktor penentu yang sangat berpengaruh terhadap baik atau tidaknya kualitas evaluasi pembelajaran yang dijalankan. Pengembangan instrumen tes hasil belajar yang terstandar pada materi Temperatur dan Kalor menjadi fokus utama penelitian ini, dengan sasaran mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA yang mengikuti mata kuliah Fisika Dasar. Model ADDIE yang terdiri atas tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation dipilih sebagai kerangka kerja dalam penelitian ini yang menggunakan metode Research and Development (R&D). Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Universitas Negeri Gorontalo dilibatkan sebagai responden dalam uji coba terbatas maupun uji coba luas yang dilakukan setelah instrumen sebelumnya mendapatkan validasi dari para ahli. Para ahli memberikan penilaian kelayakan yang sangat tinggi terhadap instrumen yang dikembangkan, dengan skor rata-rata mencapai 92,31%. Koefisien reliabilitas sebesar 0,93 yang tergolong kategori sangat tinggi berhasil diraih bersama 30 butir soal yang dinyatakan valid sebagai hasil dari uji coba terbatas yang telah dilakukan. Tingkat kesukaran yang proporsional, daya beda yang baik, serta pengecoh yang efektif menjadi tiga temuan utama yang terungkap dari hasil analisis butir soal pada instrumen yang dikembangkan. Uji coba luas yang dilakukan setelah proses revisi membuktikan bahwa instrumen mampu menghasilkan 26 butir soal pilihan ganda yang valid dengan tingkat reliabilitas yang tetap stabil di angka 0,93. Instrumen akhir yang dihasilkan memiliki tingkat kesukaran yang seimbang, daya beda yang baik, serta efektivitas pengecoh yang optimal, sehingga kemampuannya dalam mengukur hasil belajar mahasiswa secara akurat tidak perlu diragukan lagi. Pengukuran hasil belajar pada materi Temperatur dan Kalor dapat dilakukan secara lebih akurat menggunakan instrumen yang telah dikembangkan karena telah memenuhi standar kualitas instrumen evaluasi, baik dari aspek kelayakan maupun reliabilitasnya.